Breaking News
light_mode

Kader Ansor Jati Kudus Dapat Pencerahan Demokrasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
  • visibility 222
Suasana rutinan GP Ansor PAC Jati Kudus bersama Abdul Jalil
KUDUS – Obrolan yang sedang aktual
digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jati. Menghadirkan cendekiawan
muslim sekaligus budayawan Kudus, Abdul Jalil, kader-kader muda NU ini mengupas
perihal sistem demokrasi yang semakin populer di akhir dasawarsa abad ke 20
ini.

Seperti diketahui, demokratisasi
menjadi salah satu isu yang paling populer dalam perbincangan sehari-hari.
Indikasi nyata dari kepopuleran isu itu adalah berlipat gandanya jumlah negara
yang menganut sistem pemerintahan demokratis. Negara yang awalnya tidak
demokratis, serta merta merubah haluan negaranya menjadi demokratis.

Abdul Jalil menjelaskan,
demokrasi substansinya sebuah proses pemilihan yang melibatkan banyak orang
untuk mengangkat seseorang menjadi memimpin. Dan tentu saja yang akan mereka
angkat atau pilih hanyalah orang yang mereka sukai.

”Mereka tidak boleh dipaksa untuk
memilih suatu sistem ekonomi, sosial atau politik yang tidak mereka kenal atau
tidak mereka sukai. Mereka berhak mengontrol dan mengevaluasi pemimpin yang
melakukan kesalahan, berhak mencopot dan menggantinya dengan orang lain jika
menyimpang,” terangnya Sabtu (5/1/2019) malam lalu, di Masjid Sabilul Muttaqin
Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kudus.

Demokrasi, lanjut Kaprodi Ekonomi
Islam IAIN Kudus itu, sering diartikan sebagai penghargaan terhadap hak-hak
asasi manusia, partisipasi dalam pengambilan keputusan dan persamaan hak di
depan hukum. Dari sini kemudian muncul idiom-idiom demokrasi, seperti egalite
(persamaan), equality (keadilan), liberty (kebebasan), human right (hak asasi
manusia) dan lainnya. Secara normatif, Islam menekankan pentingnya ditegakkan
amar ma’ruf nahi munkar bagi semua orang, baik sebagai individu, anggota
masyarakat maupun sebagai pemimpin negara. Doktrin tersebut merupakan prinsip
Islam yang harus ditegakkan dimana pun dan kapan saja, supaya terwujud
masyarakat yang aman dan sejahtera.
Foto bersama kader GP Ansor PAC Jati

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor
Jati Noor Khoiri menambahkan, sistem demokrasi menjadi cara untuk mewujudkan
good governance. Para kader Ansor, khsusnya Jati akan menghadapi pesta
demokrasi pada tahun ini. Baik itu pemilihan legislatif maupun presiden. Namun
demikian, agenda politik ini jangan sampai membuat kader Ansor terbelah.

”Harus tetap kompak dan solid.
Kader juga harus membedakan kepentingan politik dan masyarakat atau
organisasi,” kata Khoiri kemarin.

Dalam menyikapi pesta demokrasi
saat ini, katanya, diharapkan agar saling tepo seliro satu dengan yang lain.
Berbeda sudut pandang politik, berpecah belah jangan. Ini hanya sebuah hajatan
politik musiman.

”Memilih pemimpin adalah hal yang
mutlak kita lakukan. Mari kita bersama menumbuh kembangkan semangat
wathoniyyah. Mari memilih  pemimpin yang
amanah yang mendedikasikan kekuasanya untuk negara dan rakyat. Cita-cita besar
kita adalah mewujudkan negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr,”
paparnya. (aro/has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    Penyair Top Yudhistira Massardi Gelorakan Gairah Sastra di Kampus STAI Syekh Jangkung Pati

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kegiatan Senandung Cinta 7 Kampus Pantura di STAI Syekh Jangkung Pati  Dunia sastra di Kabupaten Pati mendapat sentuhan dari para penyair kenamaan tanah air. Adalah Yudhistira Massardi dan Renny Djajoesman dengan agenda tur “Senandung Cinta 7 Kampus Pantura” yang turut mampir ke Kampus STAI Syekh Jangkung Pati. PATI – Dua penyair kenamaan Yudhistira Massardi dan […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    Wakil Ketua DPRD Pati: Tayangan TV Lecehkan Pesantren, Pemerintah Pusat Harus Bertindak!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Penayangan program televisi swasta yang dianggap melecehkan pesantren memicu reaksi keras dari DPRD Kabupaten Pati. Bambang Susilo, Wakil Ketua II DPRD Pati yang juga kader NU, mengecam tayangan tersebut dan mendesak pemerintah pusat untuk mengambil tindakan tegas. “Harapannya segera diusut tuntas. Pemerintah pusat saya kira bertanggung jawab karena yang menayangkan televisi nasional. Harus […]

  • Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap

    Persipa Pati Waspadai Kebangkitan PSCS Cilacap

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa jelang laga melawan PSCS Cilacap, meminta agar pemainnya mewaspadai kebangkitan PSCS Cilacap yang di pertandingan sebelumnya meraih hasil buruk.

  • Menebas Pegunungan Sampah

    Menebas Pegunungan Sampah

    • calendar_month Sab, 28 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Foto bersama usai diskusi soal penanganan sampah  Malam tadi saya belajar banyak dari para petugas sampah. Mereka berpikir sangat sederhana, jika dengan gerobak kecil saja bisa mengelola sampah dan menghasilkan uang, apalagi dengan armada truk yang bisa mengangkut lebih banyak sampah, pasti lebih menguntungkan. Bertemu mereka jangan pernah berharap akan mendengar pemikiran-pemikiran muluk. Kepada wakil […]

  • Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Persijap Jepara dihajar Persis Solo dengan skor 5-2 Rekor tak pernah kalah Persijap atas Persis Solo patah. Rekor tak pernah kalah selama babak grup Liga 2 musim ini juga patah. Persijap dibantai 5-2. Kekalahan pahit yang harus menjadi cambuk untuk bangkit.  SOLO – Gol cepat itu seperti meruntuhkan kepercayaan diri pemain. Penonton di rumah (seperti […]

  • Aksi “Mageri Segoro 2025”, Bupati Pati Tanam Mangrove Bersama Forkopimda di Pantai Banyutowo

    Aksi “Mageri Segoro 2025”, Bupati Pati Tanam Mangrove Bersama Forkopimda di Pantai Banyutowo

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Komitmen untuk melestarikan wilayah pesisir diwujudkan melalui aksi penanaman mangrove yang berlangsung di Pantai Idola Banyutowo, Dukuhseti, pada Rabu (15/10). Bupati Pati, Sudewo, bersama jajarannya terjun langsung dalam program “Mageri Segoro Tahun 2025” yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pati. Bupati Pati, Wakil […]

expand_less