Breaking News
light_mode

Kabupaten Pati Sukseskan 3.000 Jejaring Desa Wisata Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
  • visibility 161
Pantai Kertomulyo Trangkil Pati dengan wisata hutan mangrove andalan/Instagram Pantai Kertomulyo

Kabupaten Pati siap menyukseskan target jejaring desa wisata secara nasional yang dicanangkan oleh Kemenparekraf. Saat ini sudah ada 4 desa wisata yang dimiliki Bumi MIna Tani. Tahun 2022 ada 13 calon desa wisata lagi.

PATI – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatf (Menparekraf) Sandiaga Uno, menargetkan 3.000 desa wisata yang ada di Indonesia terdaftar menjadi desa wisata di Jadesta (Jejaring Desa Wisata).

Dengan tumbuh dan berkembangnya desa wisata diharapkan akan menambah penghasilan masyarakat baik dari lapangan pekerjaan maupun pelaku UMKM serta menjadikan perekonomian di Indonesia bangkit.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan Perda No.2 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Desa Wisata dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah No. 53 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pemberdayaan Desa Wisata sebagai dasar pembentukan Desa Wisata di Kabupaten se-Jawa Tengah.

Desa Wisata mempunyai peranan penting untuk memajukan kesejahteraan masyarakat, memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, optimalisasi potensi ekonomi dan karakteristik daerah, serta mengangkat dan melindungi nilai-nilai budaya, agama, adat-istiadat, dan menjaga kelestarian alam.

Seorang pengunjung sedang menikmati hutan mangrove Pantai Kertomulyo Trangkil Pati/Instagram dinalupi__


Bahwa dalam rangka pemberdayaan desa wisata diperlukan kemandirian dan kesejahteraan melalui peningkatan pengetahuan, sikap, ketrampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta pemanfaatan sumber daya melalui penetapan kebijakan , program kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Tahapan pembentukan desa wisata sesuai regulasi yang ada diawali dari pencanangan, penilaian sampai dengan penetapan (SK Bupati). Klasifikasi desa wisata dibagi menjadi 4 kategori, yaitu rintisan, berkembang, maju dan berkelanjutan.

Setiap 4 tahun sekali desa yang telah ditetapkan menjadi desa wisata akan dinilai kembali untuk mengetahui perkembangan dan klasifikasi selanjutnya.

Kabupaten Pati telah memiliki 4 Desa Wisata yang telah mendapatkan SK  Bupati Pati, yaitu :

1. Desa Wisata Talun Kecamatan Kayen

2. Desa Wisata Mina Mangrove Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu

3. Desa Wisata Agro Pamelo Desa Bageng Kecamatan Gembong

4. Desa Wisata Pancasila Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal.

Pada tahun 2022 ada permohonan untuk menjadi desa wisata sejumlah 25 desa. Setelah dilaksanakan survey awal, pembinaan dan pendampingan tinggal 15 desa yang siap mengkuti proses pembentukan desa wisata.

Sampai batas akhir yang ditetapkan tinggal 13 desa yang siap mengikuti tahapan pembentukan desa wisata, meliputi :

1. Desa Pohgading Kec.Gembong;

2. Desa Klakahkasihan Kec. Gembong

3. Desa Sidomulyo Kec. Gunungwungkal;

4. Desa Gulangpongge Kec. Gunungwungkal;

5. Desa Sambiroto Kec. Tayu;

6. Desa Kertomulyo Kec. Trangkil;

7. Desa Mojoagung Kec. Trangkil;

8. Desa Tluwuk Kec. Wedarijaksa;

9. Batik Pati Desa Langgenharjo Kec. Juwana;

10. Desa Bakaran Wetan Kec. Juwana;

11. Desa Pekuwon Kec. Juwana;

12. Desa Larangan Kec. Tambakromo; dan

13. Desa Kedumulyo Kec. Sukolilo. 

Setelah tahapan penilaian selesai, dilanjutkan dengan proses administrasi klasifikasi desa wisata (rintisan, berkembang, maju dan berkelanjutan) sesuai hasil dari penilaian.

Berikutnya pada tahapan permohonan Surat Keputusan dari Bupati Pati sebagai dasar penetapan sebagai Desa Wisata Kabupaten Pati. Yang terakhir dari tahapan Pembentukan Desa Wisata adalah  Launching Penetapan Desa Wisata Kabupaten Pati oleh Bupati Pati yang direncanakan pada bulan Juni 2022. (hus)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    DPRD Pati Dorong Pemkab Permudah Perizinan Usaha, Beri Kemudahan Bagi UMKM

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 370
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hardi menilai bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu didorong agar dapat berkembang lebih pesat. “Kami berharap pemerintah daerah memberikan kemudahan akses dalam pengurusan […]

  • DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    DPRD Pati Dorong Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menekankan pentingnya pendampingan yang tidak hanya berupa pelatihan sesaat, melainkan juga dukungan berkelanjutan untuk kemajuan UMKM. “Pendampingan jangan hanya […]

  • Ketua DPRD Pati : Pastikan Seluruh Program Berjalan Sesuai Aturan

    Ketua DPRD Pati : Pastikan Seluruh Program Berjalan Sesuai Aturan

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.542
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan komitmen kuat untuk menjalankan seluruh fungsi dan tugasnya secara transparan serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kejaksaan Negeri. Kolaborasi ini memastikan bahwa seluruh proses legislasi, mulai dari […]

  • Loka POM Resmi Beroperasi di Grobogan, Layani Perizinan hingga Edukasi Masyarakat

    Loka POM Resmi Beroperasi di Grobogan, Layani Perizinan hingga Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.286
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Masyarakat Kabupaten Grobogan, Blora, dan Rembang kini tak perlu jauh-jauh lagi mengurus perizinan produk obat dan makanan. Pasalnya, Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) telah resmi berdiri dan beroperasi di wilayah Purwodadi, tepatnya di Jalan Purwodadi–Pati, bersebelahan dengan SD 10 Purwodadi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Loka POM Grobogan, Ronald Hatoguan Manik, menyatakan bahwa […]

  • Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    Edy Wuryanto Apresiasi Muhammadiyah dalam Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 249
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat semakin intensif di Kabupaten Grobogan. Muhammadiyah, dengan perannya mengelola delapan dapur MBG, menjadi penggerak penting dalam memperkuat pelayanan gizi anak sekolah. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Muhammadiyah sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini ia […]

  • Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    Satgas TMMD Buka Jalan Baru di Dua Dusun

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Salah satu kegiatan fisik dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 tahun 2018 adalah pembangunan jalan. Saat Pra TMMD para anggota yang masuk menjadi Satuan Penugasan (Satgas) TMMD membuka jalan yang menghubungkan dua dusun. Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan mengungkapkan, salah satu yang menjadi prioritas dalam sasaran […]

expand_less