Breaking News
light_mode

Hore!!! Apkasi Gelar Anugerah Jurnalistik 2022

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
  • visibility 274
Istimewa


Lomba jurnalistik kembali digelar Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Apkasi ingin mengapresiasi peran media dalam mendukung pembangunan di daerah-daerah. Tahun 2022 ini tema lomba yang ditentukan adalah Inovasi Daerah untuk Menarik Potensi Investasi Dalam dan Luar Negeri

JAKARTA – Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) kembali akan menggelar lomba tulis jurnalistik untuk wartawan/media, Anugerah Jurnalistik Apkasi (AJA) 2022. AJA adalah bentuk apresiasi dan komitmen APKASI dalam menjalin hubungan silahturahmi dengan media massa, serta mewujudkan dukungan konkrit bagi pembangunan di daerah-daerah melalui publikasi yang aktual, akurat, kritis dan konstruktif.

Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simandjorang menjelaskan, APKASI senantiasa mengapresiasi peran media massa dalam mempublikasikan pembangunan di daerah-daerah kabupaten sehingga terjalin kemitraan yang strategis antara Pemerintahan Kabupaten, media dan masyarakat maupun kordinasi dengan pemerintah pusat.

 “Media massa adalah mitra strategis bagi Apkasi sebagai sumber informasi sehingga perannya mendukung dalam koordinasi baik antar pemerintah daerah maupun dengan pemerintah pusat,” katanya. Karena itu sebagai mitra strategis, APKASI akan memberikan apresiasi tertinggi berupa Anugerah Jurnalistik melalui lomba tulis yang seleksinya akan digelar mulai April hingga akhir Juni 2022,” kata Sarman.

APKASI, lanjut Sarman, akan menentukan tema lomba yaitu “Inovasi Daerah untuk Menarik Potensi Investasi Dalam dan Luar Negeri”. Tema ini seìring dengan peran APKASI yang sedang menggiatkan peran Pemkab dalam memulihkan ekonomi di daerah melalui jejaring global.

“Melalui AJA ini diharapkan dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik yang lebih berkualitas, dan menggali potensi daerah dengan inovasi-inovasinya, berbagai persoalannya, membuka wawasan publik, serta kemungkinan solusi pemulihan ekonomi dan pembangunan di daerah” tutup Sarman.

Lomba tulis AJA ini dibuat dalam 2 kategori yaitu penulisan artikel (indepth) di media massa cetak dan media online. Masing-masing pemengan terbagi untuk juara I, II dan III, dengan total hadiah belasan juta rupiah. Lomba ini berlaku bagi seluruh media nasional dan lokal cetak/online yang sudah terdaftar di Dewan Pers.

Berikut ketentuan dan persyaratan umum lomba AJA 2022: 

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di media massa nasional atau lokal di Indonesia baik media cetak dan online

2. Karya yang didaftarkan harus pernah dipublikasikan atau disiarkan di media massa pada rentang waktu 1 Januari 2022 sampai dengan 25 Juni 2022.

3. Batas waktu pendaftaran dan penyerahan karya jurnalistik terakhir pada tanggal 25 Juni 2021 via Google Form yang bisa diakses di https://bit.ly/SubmitAJA2022 .

4. Semua karya yang dikirimkan ke panitia harus orisinal bukan terjemahan, saduran atau rangkuman. Jika ada ralat atau koreksi harus disertakan untuk menjaga akurasi karya. Seluruh peserta harus menyatakan bahwa karya jurnalistik yang didaftarkan benar–benar karya orisinal.

5. Jumlah karya yang dikirimkan bersifat tidak terbatas.

6. Peserta melampirkan fotokopi Kartu Pers dan KTP/SIM yang masih berlaku.

7. Karya jurnalistik yang memenangkan lomba jurnalistik ini akan menjadi hak milik Apkasi, dengan tetap menyebutkan nama media dan penulis/jurnalis di dalam publikasi yang dilakukan oleh Apkasi.

8. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Juri berhak untuk menolak suatu karya yang didaftarkan yang dianggap tidak memenuhi persyaratan. Juri berhak menarik kembali penghargaan yang diberikan bila karya yang memenangkan penghargaan ternyata terbukti hasil plagiat dan tidak orisinal.

9. Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba ini adalah karya jurnalistik berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

10. Karya yang dikirimkan murni merupakan tulisan jurnalistik dan memiliki nilai berita, bukan tulisan iklan atau advertorial. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satlantas Polresta Pati Ambil Langkah Cepat Atasi Kerawanan Kecelakaan di Ruas Jalan Pati-Kudus

    Satlantas Polresta Pati Ambil Langkah Cepat Atasi Kerawanan Kecelakaan di Ruas Jalan Pati-Kudus

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati segera bertindak menyikapi serangkaian kecelakaan lalu lintas di lokasi proyek peningkatan jalan Pati–Kudus, tepatnya di ruas Pati hingga Tugu Bandeng. Langkah cepat ini diambil menyusul dua insiden kecelakaan fatal yang terjadi pada Minggu, 28 September, dan Selasa, 30 September 2025, yang keduanya mengakibatkan korban jiwa. Pada Selasa […]

  • Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    Insan Kesehatan Pati Ziarah ke Makam RAA Soewondo, Kenang Jasa Pionir Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati bersama insan kesehatan di Pati melakukan ziarah ke makam RAA Soewondo, tokoh yang dianggap sebagai pionir dalam bidang pelayanan kesehatan di Bumi Mina Tani. Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa beliau dalam membangun layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pati. Aviani […]

  • Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    Sejarah Lengkap Tradisi Jembul Tulakan Jepara Bagian 1

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 24.759
    • 0Komentar

    JEPARA – Bagi masyarakat Jepara khususnya di wilayah utara pasti tidak asing dengan tradisi Jembul Tulakan. Jembul Tulakan merupakan sebuah tradisi budaya khas yang ada di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Jembul Tulakan adalah arak-arakan Jembul di desa Tulakan. Jembul Tulakan merupakan tradisi dalam acara sedekah bumi yang di selengggarakan oleh pemerintah desa Tulakan. […]

  • Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    Santuni Yatim, Utamakan Kebutuhan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan anak yatim digelar warga Desa Sirahan Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati (29/8/2020) bertepatan dengan 10 muharram. Total ada 75 anak yatim yang mendapat santunan. Di teras Masjid Baitur Rohim, raut muka puluhan anak-anak yatim itu nampak berseri. Bahagia. Pagi yang indah bagi mereka. Kegiatan santunan yatim ini rutin dilakukan. Kemarin dana yang terkumpul samlai […]

  • DPRD Pati Minta Masyarakat Jangan Takut Laporkan Pungli Sekolah

    DPRD Pati Minta Masyarakat Jangan Takut Laporkan Pungli Sekolah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Merebaknya isu pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah Kabupaten Pati memicu reaksi keras dari DPRD setempat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, langsung menginstruksikan Komisi D untuk mengambil tindakan cepat dan tegas. “Ada surat yang masuk ke DPRD, sehingga kami diperintah oleh Ketua untuk menindaklanjuti (laporan) pungutan-pungutan yang ada di sekolah, yang tidak resmi,” tegas […]

  • Harga Ketela Anjlok, Ketua Komisi B DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Tindakan

    Harga Ketela Anjlok, Ketua Komisi B DPRD Pati Desak Pemkab Ambil Tindakan

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PATI – Nasib petani ketela di Kabupaten Pati tengah memprihatinkan akibat harga jual yang terus merosot. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyoroti kondisi ini dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk segera turun tangan memberikan solusi. “Petani ketela sedang tidak baik-baik saja. Harga jatuh, sementara biaya produksi tetap tinggi. Pemkab Pati perlu segera hadir […]

expand_less