Breaking News
light_mode

Ingin Hijrah Puluhan Orang Hapus Tato di Masjid Djauharotul Imamah Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
  • visibility 278

 

Dengan menghapus tato, orang-orang ini seakan keluar dari masa jahiliah menuju hijrah kembali ke jalan Allah menjadi pribadi yang lebih baik.

PATI – Puluhan orang
memenuhi Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan
Pati, Sabtu (8/1/2022). Mereka ingin menghapus tatonya. Kebetulan hari itu
sedang dilangsungkan kegiatan hapus tato gratis. Kegiatan kolaborasi sejumlah
organisasi sosial.

Ada sekitar 40 peserta,
baik laki-laki maupun perempuan, yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini
digelar secara kolaboratif oleh berbagai komunitas, di antaranya Dawwam
Semarang, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pati Raya, Mualaf Center Indonesia Peduli,
dan Pati Berani Hijrah.

Sigit Dwika, warga Bangsri,
Kabupaten Jepara, adalah salah satu peserta hapus tato gratis ini. Pemuda 20
tahun ini memiliki tato di dada dan kedua lengannya.

“Kalau dibilang sakit,
dilaser seperti ini ya sakit. Tapi saya ingin menghapus tato karena merasa ini
tuntutan agama,” ujar pemuda yang mengaku sudah tiga tahun menimba ilmu di
Pondok Pesantren Al-Muniroh Jepara ini.

Sigit mengatakan, ia
memiliki tato di tubuhnya sejak 2017 lalu. Dulu dia membuat tato karena
terpengaruh pergaulan. Ketika itu semua teman-temannya bertato.

Ketika mendapat informasi
dari temannya di pesantren mengenai kegiatan hapus tato gratis ini, dia tak
berpikir panjang. Lagipula, sebelumnya dia sudah pernah mendapat treatment
hapus tato. Kali ini adalah yang keempat. Sebab memang, tato tidak bisa
langsung hilang dengan satu kali tindakan laser.

Pendiri Dawwam Semarang,
Alfian Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya diundang ke Pati karena memang punya
layanan hapus tato keliling.

“Selain di Semarang kami
sudah di Weleri, Salatiga, Jepara, Kudus, dan Pati. Di Pati sendiri ini sudah
kali ketiga. Kami adakan sebulan sekali, sejak November lalu,” tutur dia.

Alfian mengatakan, karena
hanya dua mesin laser yang tersedia, peserta dibatasi hanya 40 orang per
kegiatan. Mesin tidak boleh diforsir agar tidak cepat rusak.

Keterbatasan jumlah mesin
jadi kendala untuk perluasan jangkauan. Sebab, tato di tubuh seseorang
rata-rata baru bisa terhapus sepenuhnya setelah lima sampai 10 kali tindakan
laser picosure atau YAG laser.

“Jadi kalau hari ini 40
orang. Peserta bulan depan juga masih orang-orang yang sama,” kata dia.

Alfian menyebut, seandainya
ada dermawan yang bersedia berdonasi untuk pembelian unit mesin hapus tato, hal
itu akan sangat membantu gerakan ini.

“Kalau di Pati punya mesin
sendiri, tiap minggu bisa treatment 40 orang. Sangat bermanfaat. In syaa Allah
bisa jadi ladang berkhidmat pada sesama,” ujar dia.

Ia menyebut, harga mesin
laser untuk menghapus tato ini bervariasi. Namun, berdasarkan pertimbangan
kualitas, yang ia rekomendasikan adalah mesin dengan harga Rp 30 juta ke atas.

Bagaimanapun, dengan
keterbatasan yang ada saat ini, Alfian tetap membuka kesempatan seluas-luasnya
bagi masyarakat yang ingin menghapus tato.

Penanggung jawab kegiatan
hapus tato di Masjid Djauharotul Imamah, Bagus, bersyukur animo masyarakat
untuk mengikuti kegiatan ini sangat baik.

“Pihak Dawwam minta 30
peserta. Kurang dari tiga hari kami sudah dapat peserta sebanyak itu. Bahkan
saat ini di grup sudah ada 80 peserta. Dan yang hari ini ditreatment 40 peserta.
Kami menjaring peserta lewat media sosial,” kata pria yang bergiat di komunitas
Pati Berani Hijrah ini.

Menurut Bagus, kebanyakan
peserta memiliki motivasi agar kembali bersih dan ibadahnya diterima.

“Istilahnya mereka ini
berhijrah, dari jahiliyah kembali ke jalan Allah. Langkah kecil ini semoga
diridhai Allah,” harap dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    Versi Hitung Cepat Prabowo – Gibran Menang, Jamaah Dzikir di Pati Kompak Sujud Syukur

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 219
    • 0Komentar

    POLITIK – Perayaan kemenangan Pilpres 2024 terlihat sangat sejuk, seperti di Kabupaten Pati misalnya. Sekelompok orang dengan spontan melakukan aksi sujud syukur saat pasangan Prabowo – Gibran diperkirakan akan menang Pilpres 1 putaran dalam berbagai quick count alias hitung cepat. Hal ini dilakukan oleh Jamaah Dzikir dan Salawat Desa Srikaton Kayen, Pati. Sujud syukur dipimpin […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Soroti Pentingnya Pupuk Bersubsidi untuk Kemajuan Sektor Perikanan Budidaya

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Pati – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya. Hal ini mengingat potensi besar yang dimiliki Pati sebagai Kota Mina Tani, dengan garis pantai mencapai 60 kilometer yang sangat mendukung kegiatan perikanan budidaya. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menekankan pentingnya dukungan […]

  • DPRD Pati Terima Pandangan Umum Fraksi Terhadap Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Pati Terima Pandangan Umum Fraksi Terhadap Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna untuk menerima pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2024. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD, H. Ali Badrudin, SE, dihadiri Wakil Ketua, anggota DPRD, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan. Ketua […]

  • Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

      Bupati Kudus Hartopo memberi pemahaman terkait aksi gempur rokok ilegal Bupati Kudus Hartopo getol mengajak warga untuk ikut serta dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Bupati juga membeberkan beragam manfaat dari aksi itu untuk kesejahteraan bersama. KUDUS – Peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang berasal dari Kabupaten Kudus dijelaskan secara detail oleh […]

  • Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    Dibantu ISC, Akhirnya Jalanan Desa Kemiri Diterangi Cahaya Lampu

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Hati warga Dukuh Doyok, Desa Kemiri, Kecamatan Kunduran, Blora berbunga. Setelah bertahun-tahun jalanan desanya gelap gulita, mulai sekarang bisa bermandikan cahaya. Warga bisa leluasa beraktivitas di malam hari. Itu karena pada Sabtu (30/3/2019) Imam Suroso Center (ISC) bersama Imam Suroso, anggota DPR RI Komisi IX memberikan bantuan untuk pemasangan tiang lampu penerangan jalan umum (PJU). […]

  • Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.

    Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.016
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya. Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat […]

expand_less