Breaking News
light_mode

Ingin Hijrah Puluhan Orang Hapus Tato di Masjid Djauharotul Imamah Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
  • visibility 324

 

Dengan menghapus tato, orang-orang ini seakan keluar dari masa jahiliah menuju hijrah kembali ke jalan Allah menjadi pribadi yang lebih baik.

PATI – Puluhan orang
memenuhi Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan
Pati, Sabtu (8/1/2022). Mereka ingin menghapus tatonya. Kebetulan hari itu
sedang dilangsungkan kegiatan hapus tato gratis. Kegiatan kolaborasi sejumlah
organisasi sosial.

Ada sekitar 40 peserta,
baik laki-laki maupun perempuan, yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini
digelar secara kolaboratif oleh berbagai komunitas, di antaranya Dawwam
Semarang, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pati Raya, Mualaf Center Indonesia Peduli,
dan Pati Berani Hijrah.

Sigit Dwika, warga Bangsri,
Kabupaten Jepara, adalah salah satu peserta hapus tato gratis ini. Pemuda 20
tahun ini memiliki tato di dada dan kedua lengannya.

“Kalau dibilang sakit,
dilaser seperti ini ya sakit. Tapi saya ingin menghapus tato karena merasa ini
tuntutan agama,” ujar pemuda yang mengaku sudah tiga tahun menimba ilmu di
Pondok Pesantren Al-Muniroh Jepara ini.

Sigit mengatakan, ia
memiliki tato di tubuhnya sejak 2017 lalu. Dulu dia membuat tato karena
terpengaruh pergaulan. Ketika itu semua teman-temannya bertato.

Ketika mendapat informasi
dari temannya di pesantren mengenai kegiatan hapus tato gratis ini, dia tak
berpikir panjang. Lagipula, sebelumnya dia sudah pernah mendapat treatment
hapus tato. Kali ini adalah yang keempat. Sebab memang, tato tidak bisa
langsung hilang dengan satu kali tindakan laser.

Pendiri Dawwam Semarang,
Alfian Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya diundang ke Pati karena memang punya
layanan hapus tato keliling.

“Selain di Semarang kami
sudah di Weleri, Salatiga, Jepara, Kudus, dan Pati. Di Pati sendiri ini sudah
kali ketiga. Kami adakan sebulan sekali, sejak November lalu,” tutur dia.

Alfian mengatakan, karena
hanya dua mesin laser yang tersedia, peserta dibatasi hanya 40 orang per
kegiatan. Mesin tidak boleh diforsir agar tidak cepat rusak.

Keterbatasan jumlah mesin
jadi kendala untuk perluasan jangkauan. Sebab, tato di tubuh seseorang
rata-rata baru bisa terhapus sepenuhnya setelah lima sampai 10 kali tindakan
laser picosure atau YAG laser.

“Jadi kalau hari ini 40
orang. Peserta bulan depan juga masih orang-orang yang sama,” kata dia.

Alfian menyebut, seandainya
ada dermawan yang bersedia berdonasi untuk pembelian unit mesin hapus tato, hal
itu akan sangat membantu gerakan ini.

“Kalau di Pati punya mesin
sendiri, tiap minggu bisa treatment 40 orang. Sangat bermanfaat. In syaa Allah
bisa jadi ladang berkhidmat pada sesama,” ujar dia.

Ia menyebut, harga mesin
laser untuk menghapus tato ini bervariasi. Namun, berdasarkan pertimbangan
kualitas, yang ia rekomendasikan adalah mesin dengan harga Rp 30 juta ke atas.

Bagaimanapun, dengan
keterbatasan yang ada saat ini, Alfian tetap membuka kesempatan seluas-luasnya
bagi masyarakat yang ingin menghapus tato.

Penanggung jawab kegiatan
hapus tato di Masjid Djauharotul Imamah, Bagus, bersyukur animo masyarakat
untuk mengikuti kegiatan ini sangat baik.

“Pihak Dawwam minta 30
peserta. Kurang dari tiga hari kami sudah dapat peserta sebanyak itu. Bahkan
saat ini di grup sudah ada 80 peserta. Dan yang hari ini ditreatment 40 peserta.
Kami menjaring peserta lewat media sosial,” kata pria yang bergiat di komunitas
Pati Berani Hijrah ini.

Menurut Bagus, kebanyakan
peserta memiliki motivasi agar kembali bersih dan ibadahnya diterima.

“Istilahnya mereka ini
berhijrah, dari jahiliyah kembali ke jalan Allah. Langkah kecil ini semoga
diridhai Allah,” harap dia. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    Kemandirian Ekonomi dan Pendidikan Jadi Isu Konfercab NU Pati 2019

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati bakal berlangsung (7/2/2019) pekan depan. Acara reorganisasi itu bakal digelar di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Pakis Kecamatan Tayu, dengan mengusung tema “Satu Abad Menuju Kemandirian NU”, dalam konferensi itu isu-isu penting bakal dibahas. Diantaranya soal kemandirian ekonomi dan pendidikan. Ketua Konfercab PCNU 2019, Jamal Ma;mur […]

  • DPRD Pati Catat Poin Penting dalam Pembahasan RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Catat Poin Penting dalam Pembahasan RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Gerindra DPRD Pati menyampaikan sejumlah catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati Tahun 2025-2029. Hal ini disampaikan setelah mendengarkan penjelasan Bupati Pati terkait Raperda tersebut. Menurut Yeti Kristianti, anggota DPRD Pati Fraksi Partai Gerindra, RPJMD harus menjadi instrumen teknis yang efektif mewujudkan kesejahteraan […]

  • Berhasil Gagalkan Eskpor Ilegal Motor Bodong ke Timor Leste

    Berhasil Gagalkan Eskpor Ilegal Motor Bodong ke Timor Leste

    • calendar_month Jum, 28 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

      konferensi pers ungkap kasus gudang motor bodong di Gadingrejo, Juwana Personel Polres Pati dan Polda Jawa Tengah patut diapresiasi. Sebab berhasil menggagalkan upaya ekspor illegal kendaraan tanpa dokumen ke Timor Leste. Hal ini sekaligus membongkar bisnis gelap yang telah berjalan selama tiga tahun ini PATI – Jajaran Polda Jawa Tengah dan Polres Pati berhasil […]

  • Jadi Manusia Berguna dari Pramuka

    Jadi Manusia Berguna dari Pramuka

    • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Dalif Rodliyatul Ghurrok punya pengalaman berharga saat mengikuti berbagai kegiatan pramuka. Perempuan yang sekarang menjadi Ketua Dewan Racana Putri IAIN Kudus ini belajar menjadi manusia yang berguna dalam kegiatan-kegiatan yang sering diikutinya. Salah satunya tentang kepedulian, kata Dalif, baik terhadap sesama maupun lingkungan sekitar. Dalif mengingat itu saat mengikuti sebuah kemah beberapa waktu lalu. ”Saat […]

  • Lestari Moerdijat ; Ratu Kalinyamat Pejuang Sejati untuk Negeri

    Lestari Moerdijat ; Ratu Kalinyamat Pejuang Sejati untuk Negeri

    • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menjadi motor penggerak pengusulan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional Generasi muda perlu diperkenalkan sosok Ratu Kalinyamat secara utuh. Sebagai pemimpin perempuan yang sangat penting, bahkan pada masa itu berhasil membangun poros maritim nusantara. JEPARA – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menegaskan, Kanjeng Ratu Kalinyamat bukan mitos. Namun, tokoh […]

  • Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul 10 Syuro Mbah Mutamakkin Kajen Pati Digelar 16-26 Juni 2026, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.488
    • 0Komentar

    PATI – Masyarakat Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, akan kembali menggelar peringatan Haul 10 Syuro Syekh Ahmad Mutamakkin 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tahunan tersebut akan berlangsung selama 11 hari, mulai 16 hingga 26 Juni 2026, dengan berbagai agenda keagamaan, sosial, dan budaya. Berdasarkan susunan acara yang telah diumumkan panitia, rangkaian kegiatan diawali pada Selasa […]

expand_less