Breaking News
light_mode

Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
  • visibility 142


Anggota tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati usai menjuarai lomba tingkat nasional


Prestasi membanggakan datang lagi dari Kota Nasi Gandul. Masih dari pelajar SMA, kali ini giliran SMAN 2 Pati yang membikin harum nama kota pinggiran ini, melalui prestasinya di lomba musikalilasai puisi tingkat nasional 2018, yang diselenggarakan balai bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 
Di ballroom Hotel Mercury Jakarta, akhir bulan kemarin, enam
siswa-siswi SMAN 2 Pati membuat takjub seisi ruangan. Menampilkan musikalisasi
puisi dari WS Rendra, berjudul Pertanyaan
Penting
, dan puisi Ahmadun Yosi Herfanda Nyanyian Seorang Pecinta, SMAN 2 pati dinobatkan sebagai juara
pertama lomba musikalisasi puisi yang digelar balai bahasa kementrian
pendidikan dan kebudayaan.
Menyingkirkan 34 pesaing dari 34
provinsi. SMAN 2 Pati mewakili Provinsi Jawa Tengah. Termasuk SMA di kota-kota
besar seperti Jakarta. Di bidang kesenian ini, sekolah yang berada di Jalan
Ahmad Yani ini boleh dibilang menjadi salah satu unggulan.
Tak heran, prestasi itu sekaligus
menahbiskan tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati sebagai salah satu yang paling
berprestasi. Sejak keikutsertaannya kali pertama di tahun 2014, SMAN 2 Pati
sudah dua kali menjadi juara 1, yaitu pada 2015 dan tahun ini. Sementara di
tahun 2017, mereka meraih juara ketiga. Dan di 2016 tak bisa ke tingkat
nasional, karena tak bisa menjadi yang nomor satu di tingkat provinsi.
Namun, prestasi di tahun ini menjadi
salah satu pengalaman menarik dan paling dikenang bagi SMAN 2 Pati, selain
karena persiapannya menuju lomba tingkat nasional yang lumayan menguras tenaga
dan fikiran, usai dinobatkan menjadi juara, mereka langsung diboyong menjadi
pengisi acara dadakan di kongres bahasa 28 Oktober lalu di Hotel Sahid Jakarta.
Tampil di depan orang-orang penting
membuat mereka sedikit grogi. Kongres itu sendiri dihadiri oleh para menteri,
duta besar negara sahabat, hingga para sekda di seluruh Indonesia yang mewakili
daerahnya masing-masing.
”Nyaris tanpa persiapan khusus.
Setelah diumumkan juara, langsung diboyong ke kongres bahasa. Cek sound
sebentar, lalu tampil. Lumayan lima menit yang mendebarkan. Namun sukses
menghibur hadirin,” kata Endah Yuli Winarni, guru kesenian SMAN 2 Pati.
Perjuangan Berat
Sebelumnya, perjuangan untuk bisa
ikut lomba musikalisasi puisi diakui lumayan berat. Tantangannya selain
regenerasi pemain, juga soal membuat instrumen musik. Bagi Yuli, membuat
instrumen musik biasa semisal pop, dengan instrumen untuk musikalisasi puisi
sangat berbeda. Lebih menantang untuk musikalisasi puisi.
Karena, kata Yuli, dalam
menciptakan musiknya harus memahami ilustrasi alur cerita puisi tersebut.
Dinamika musiknya juga berbeda. ”Kadang harus bongkar pasang lagi dalam
mengaransemen musik, kalau dicoba-coba rasanya kurang enak,” jelas alumni S1
pendidikan musik Unnes ini.
Apalagi seperti memusikalisasi
puisi milik WS Rendra yang berjudul  Pertanyaan Penting, puisi tersebut
berkisah tentang rakyat yang kalah. Seperti kasus Marsinah, tentu nada-nada
yang harus disuguhkan adalah nada yang bisa memainkan emosi para penonton.
Nada-nada yang mengajak penonton ikut bersedih sekaligus membangkitkan
emosional penonton.
”Yang seperti itulah sulitnya.
Apalagi waktu yang disediakan juga lumayan singkat,” imbunya.
Setelah memenangi di tingkat
provinsi, panitia lomba nasional langsung mengirimkan naskah puisi-puisi yang
menjadi pilihan untuk dimusikalisasi. Jeda waktu yang ada langsung
dimaksimalkan.
”Kurang lebih dua pekan sampai satu
bulanan lah instrumen untuk musikalisasi benar-benar matang, dan bisa
ditampilkan. Beruntung kami memiliki anggota anak-anak yang cerdas yang bisa
cepat menerima perubahan-perubahan nada, dan memainkan sesuai instrumen musik
yang diharapkan,” papar perempuan yang berasal dari keluarga pemusik ini. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rica-Rica Ndole, Menu Makan Siang Favorit di Kota Pati

    Rica-Rica Ndole, Menu Makan Siang Favorit di Kota Pati

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KULINER – Jika sedang berada di Kota Pati Jawa Tengah jangan lupa untuk menyantap menu makan siang satu ini, rica-rica bebek di warung Nadhira Mas Dwi Rendole Desa Muktiharjo Kecataman Margorejo. Alamat warung ini tepatnya Jalan Pati – Gembong, KM 3 Rendole Muktiharjo. Sekitar 6 menitan dari Stadion Joyokusumo Pati. Di warung yang terkenal dengan […]

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

  • Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    Bupati Pati Tekankan Kesiapsiagaan DPUTR Hadapi Bencana 

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI  – Bupati Pati, Sudewo, Senin (28/4/2025), memberikan pengarahan kepada seluruh staf Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati di Aula DPUTR. Pengarahan tersebut dihadiri oleh Kepala DPUTR, Riyoso, pejabat struktural, dan seluruh staf DPUTR. Sudewo menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan responsivitas staf DPUTR, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti banjir atau kerusakan jalan. […]

  • Imbang 1-1 Lawan PSDS Deli Serdang, Persipa Pati Kecewa Tapi Tetap Syukuri Poin Satu

    Imbang 1-1 Lawan PSDS Deli Serdang, Persipa Pati Kecewa Tapi Tetap Syukuri Poin Satu

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    PATI – Pertandingan Persipa Pati melawan PSDS Deli Serdang dalam lanjutan Liga Nusantara musim 2025/2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (3/1/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Moch Soebroto, Magelang, menghasilkan satu poin untuk masing-masing tim. Gol Persipa Pati dicetak oleh Gada Ramadhan, sedangkan PSDS Deli Serdang mencatat gol melalui Tri […]

  • Kekeringan Parah di Tiga Kecamatan Pati, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Air Bersih

    Kekeringan Parah di Tiga Kecamatan Pati, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Air Bersih

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 145
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Hariscandra, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memprioritaskan pengiriman air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Hal ini disampaikan Danu dalam rapat penetapan status tanggap darurat kekeringan yang dipimpin Pj Bupati Pati, Sujarwanto Dwiatmoko. Danu menyoroti kondisi tiga kecamatan yang mengalami kekeringan parah, yaitu Jakenan, Jaken, dan Pucakwangi. […]

  • AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    AJI Desak Polda Jateng Limpahkan Kasus Serat.id ke Dewan Pers

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    LAMPUNGPRO.COM Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Kepolisian Jawa Tengah untuk segera melimpahkan kasus pelaporan portal media Serat.id ke Dewan Pers. Bukan sebaliknya melakukan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada jurnalis Serat.id Zakki Amali pada tanggal 13 November 2018. AJI berpandangan pelaporan terhadap produk jurnalistik mengancam kebebasan pers dan prinsip-prinsip demokrasi. Pelaporan yang dilakukan oleh Rektor Universitas […]

expand_less