Breaking News
light_mode

Hebat, SMAN 2 Pati Juarai Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional 2018

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Nov 2018
  • visibility 194


Anggota tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati usai menjuarai lomba tingkat nasional


Prestasi membanggakan datang lagi dari Kota Nasi Gandul. Masih dari pelajar SMA, kali ini giliran SMAN 2 Pati yang membikin harum nama kota pinggiran ini, melalui prestasinya di lomba musikalilasai puisi tingkat nasional 2018, yang diselenggarakan balai bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 
Di ballroom Hotel Mercury Jakarta, akhir bulan kemarin, enam
siswa-siswi SMAN 2 Pati membuat takjub seisi ruangan. Menampilkan musikalisasi
puisi dari WS Rendra, berjudul Pertanyaan
Penting
, dan puisi Ahmadun Yosi Herfanda Nyanyian Seorang Pecinta, SMAN 2 pati dinobatkan sebagai juara
pertama lomba musikalisasi puisi yang digelar balai bahasa kementrian
pendidikan dan kebudayaan.
Menyingkirkan 34 pesaing dari 34
provinsi. SMAN 2 Pati mewakili Provinsi Jawa Tengah. Termasuk SMA di kota-kota
besar seperti Jakarta. Di bidang kesenian ini, sekolah yang berada di Jalan
Ahmad Yani ini boleh dibilang menjadi salah satu unggulan.
Tak heran, prestasi itu sekaligus
menahbiskan tim musikalisasi puisi SMAN 2 Pati sebagai salah satu yang paling
berprestasi. Sejak keikutsertaannya kali pertama di tahun 2014, SMAN 2 Pati
sudah dua kali menjadi juara 1, yaitu pada 2015 dan tahun ini. Sementara di
tahun 2017, mereka meraih juara ketiga. Dan di 2016 tak bisa ke tingkat
nasional, karena tak bisa menjadi yang nomor satu di tingkat provinsi.
Namun, prestasi di tahun ini menjadi
salah satu pengalaman menarik dan paling dikenang bagi SMAN 2 Pati, selain
karena persiapannya menuju lomba tingkat nasional yang lumayan menguras tenaga
dan fikiran, usai dinobatkan menjadi juara, mereka langsung diboyong menjadi
pengisi acara dadakan di kongres bahasa 28 Oktober lalu di Hotel Sahid Jakarta.
Tampil di depan orang-orang penting
membuat mereka sedikit grogi. Kongres itu sendiri dihadiri oleh para menteri,
duta besar negara sahabat, hingga para sekda di seluruh Indonesia yang mewakili
daerahnya masing-masing.
”Nyaris tanpa persiapan khusus.
Setelah diumumkan juara, langsung diboyong ke kongres bahasa. Cek sound
sebentar, lalu tampil. Lumayan lima menit yang mendebarkan. Namun sukses
menghibur hadirin,” kata Endah Yuli Winarni, guru kesenian SMAN 2 Pati.
Perjuangan Berat
Sebelumnya, perjuangan untuk bisa
ikut lomba musikalisasi puisi diakui lumayan berat. Tantangannya selain
regenerasi pemain, juga soal membuat instrumen musik. Bagi Yuli, membuat
instrumen musik biasa semisal pop, dengan instrumen untuk musikalisasi puisi
sangat berbeda. Lebih menantang untuk musikalisasi puisi.
Karena, kata Yuli, dalam
menciptakan musiknya harus memahami ilustrasi alur cerita puisi tersebut.
Dinamika musiknya juga berbeda. ”Kadang harus bongkar pasang lagi dalam
mengaransemen musik, kalau dicoba-coba rasanya kurang enak,” jelas alumni S1
pendidikan musik Unnes ini.
Apalagi seperti memusikalisasi
puisi milik WS Rendra yang berjudul  Pertanyaan Penting, puisi tersebut
berkisah tentang rakyat yang kalah. Seperti kasus Marsinah, tentu nada-nada
yang harus disuguhkan adalah nada yang bisa memainkan emosi para penonton.
Nada-nada yang mengajak penonton ikut bersedih sekaligus membangkitkan
emosional penonton.
”Yang seperti itulah sulitnya.
Apalagi waktu yang disediakan juga lumayan singkat,” imbunya.
Setelah memenangi di tingkat
provinsi, panitia lomba nasional langsung mengirimkan naskah puisi-puisi yang
menjadi pilihan untuk dimusikalisasi. Jeda waktu yang ada langsung
dimaksimalkan.
”Kurang lebih dua pekan sampai satu
bulanan lah instrumen untuk musikalisasi benar-benar matang, dan bisa
ditampilkan. Beruntung kami memiliki anggota anak-anak yang cerdas yang bisa
cepat menerima perubahan-perubahan nada, dan memainkan sesuai instrumen musik
yang diharapkan,” papar perempuan yang berasal dari keluarga pemusik ini. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 350
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Wacana slot 8 pemain asing di Liga 1 musim 2024/2025 mendapat reaksi keras dari sejumlah pemain lokal. Bahkan diantara mereka ramai-ramai membuat #IniSepakbolaIndonesia dalam akun sosial media mereka. Postingan ini disinyalir karena para pemain lokal menolak wacana penambahan kuota pemain asing. Lantaran pemain lokal takut akan tergusur. Beberapa pemain lokal yang menyuarakan tagar […]

  • Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    • calendar_month Sab, 8 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

     Para punggawa Persipa Jr mendapat arahan dari Dewan Penyantun Askab PSSI Pati Joni Kurnianto di sela-sela latihan baru-baru ini. PATI – Fokus pemain menjadi sorotan bagi performa Persipa Jr. Dalam pertandingan terakhir melawan Persitema Jr, Lingga Widya dkk kecolongan di menit-menit awal. Hal itu yang akan ditekankan tim pelatih untuk diperbaiki. Hal itu diungkapkan pelatih […]

  • Marching Band Bahana Swara Sajikan Penampilan yang Memukau dengan Tema “Mission Impossible”

    Marching Band Bahana Swara Sajikan Penampilan yang Memukau dengan Tema “Mission Impossible”

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 237
    • 0Komentar

    PATI – Marching Band Bahana Swara (MBBS) MA Salafiyah Kajen kerapkali menampilkan berbagai macam tema yang unik. Pada acara kirab budaya 10 Muharram untuk memperingati haul Syekh Ahmad Mutamakkin di Desa Kajen tahun 2024 yang diadakan pada Selasa (16/7/2024), mereka memperkenalkan tema baru yang menarik, “Mission Impossible: The Way to Find the Truth.” Manajer MBBS, […]

  • DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    DPRD Pati Rilis Jadwal Kegiatan Bulan April 2026, Padat dengan Rapat dan Kunjungan Kerja

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.091
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati telah merilis agenda resmi kegiatan untuk bulan April tahun 2026. Jadwal yang telah ditetapkan ini memuat berbagai kegiatan penting, mulai dari rapat badan, rapat komisi, kunjungan kerja, hingga kegiatan pendidikan dan pelatihan yang akan berlangsung sepanjang bulan. Berikut adalah rincian lengkap agenda kegiatan DPRD Kabupaten Pati […]

  • Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Peristiwa itu melibatkan Gangster Tos Babalan dari Kabupaten Kudus dan Gangster Steam24boys dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kericuhan terjadi pada Rabu dini hari, (30/7/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Prawoto – Babalan, tepatnya di wilayah […]

  • Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Masa perbaikan untuk verifikasi faktual bagi partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 telah berakhir pada Senin (5/2) lalu. Namun dua parpol yang sebelumya dinyatakan persyaratannya kurang, belum menyerahkan perbaikan berkas pada KPU. Ketua KPU Kabupaten Pati, Much Nasich menuturkan, kedua partai tersebut PKPI dan PAN tidak menyerahkan perbaikan syarat-syarat untuk verifikasi […]

expand_less