Breaking News
light_mode

Halaqah Fiqih Peradaban di Kudus Kupas Masalah Minoritas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
  • visibility 280

 



Halaqah Fikih Peradaban digelar di Kudus

Halaqah Fikih Peradaban digelar di Aula Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an (PTYQ) Kudus, Minggu (13/11/2022). Mengkaji Fikih Siyasah dan masalah kaum minoritas. Menghadirkan sejumlah narasumber tokoh nasional.

KUDUS – Kegiatan Halaqah Fikih Peradaban dihadiri narasumber antara lain Hasyim Asy’ari SH MSi PhD (ketua Komisi Pemilihan Umum/KPU) RI, KH Ulil Abshar Abdalla (ketua Lakpesdam PBNU), dan KH Najib Bukhori Lc MTHI (wakil ketua Lembaga Bahsul Masail/ LBM) PBNU. Halaqah dipandu Prof Dr H Abdurrahman Kasdi (Rektor IAIN Kudus).

Halaqah dihadiri juga para kiai dan sejumlah tokoh antara lain KH Mc Ulinnuha Arwani, KH M Ulil Albab Arwani, KH Em Nadjib Hasan, KH A Badawi Basyir, KH A Ainun Na’im, KH Asyrofi Masyito, KH Nur Khamim, KH Ulinnuha, KH Amin Yasin, dan KH Aslim Akmal.

Hadir pula H M Hilmy, Kiai Syafi’i, KH Ahmad Nashih, Kiai Moh Mujab, Kiai M Islahul Umam, Kiai Naf’an, H Mawahib, KH Syihabuddin Muin, Kiai Kholilurrohman, Dasa Susila, Kiai Syaifuddin, Nyai Hj Chumaidah, Dr Hj Uma Farida dan Dr Malaiha Dewi.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari SH MSi PhD, mengutarakan, relasi Nahdlatul Ulama (NU) dengan Negara, yang perlu dicatat adalah perannya yang mengokohkan status (Indonesia, red) sebagai Negara Bangsa (Nation State).

“Indonesia (itu) bukan negara sekuler ekstrem, sebab spirit agama senantiasa melekat pada Negara Indonesia. Bahkan dalam teks-teks kebangsaan, pengadilan, pelantikan di Indonesia tidak pernah terlepas dengan narasi keagamaan, seperti ketuhanan; demi Tuhan, dalam keadilan Tuhan, dan lainnya,” tegasnya.

Dia mengemukakan, jika mengacu pada sudut pandang “mayoritas dan minoritas” dalam sistem pemilihan di Indonesia, pada dasarnya masih belum jelas. “Sistem pemilihan di Indonesia mengacu pada sistem yang proporsional. Dengan demikian, tidak jelas mana yang minoritas dan mana yang mayoritas,” paparnya.

Hak Pilih

Dan menurutnya, penting juga untuk dikemukakan terkait sistem pemilihan di Indonesia, antara lain soal hak pilih perempuan, penyandang disabilitas dan Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Indonesia secara demokrasi lebih maju dibanding Amerika dari sisi memberikan hak pilih perempuan. Amerika memberikan hak pilih terhadap perempuan baru berlangsung tahun 1970-an, sedangkan Indonesia sudah lebih dulu,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, pada mulanya ODGJ dan disabilitas mental tidak memiliki hak pilih. Kemudian pada 2019, Undang-undang (UU) menghapus ketentuan tersebut. “Kuantitas bukan acuan dalam menentukan minoritas – mayoritas. Secara ekonomi, misalnya, meskipun dipegang oleh segilintir orang yang secara kuantitas sedikit, namun secara pengaruh begitu besar,” katanya.

KH Ulil Abshar Abdalla, menyampaikan, bahwa fikih peradaban yang digagas oleh ketua PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), tak lain agar para kiai terlibat berbicara mengenai problematika Internasional.

“Selain halaqah ini, PBNU juga menggagas R-20 (yang baru selesai digelar belum lama ini, red). Sebuah forum diskusi antaragama yang diadakan dengan misi agar agama dapat menjadi solusi atas problematika dunia,” urainya.

Pengagum Imam Al-Ghazali itu menambahkan, bahwa problematika dunia sangat beragam, dan di antara berbagai problematika tersebut juga ada beberapa yang bersinggungan dengan agama.

“Salah satu konten yang menjadi sorotan adalah problematika yang bersinggungan dengan agama. Sehingga perlu ditemukan solusi agar agama menjadi jalan keluar, bukan sumber atas masalah itu sendiri,” ungkapnya. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koga Tsuruhara

    Profil Pemain Asing Persijap Jepara, Siap Naik Kasta Liga 1?

    • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    /  Koga Tsuruhara   Inilah profil dua pemain asing Persija Jepara asal Jepang. Kedua pemain yang direkrut masih berusia muda. Mereka sudah melanglang buana di berbagai liga di kawasan asia dan Eropa.   Berikut adalah profil pemain asing asal Jepang yang sudah diperkenalkan di sosial media resmi Persijap Jepara.    1. Koga Tsuruhara   Koga […]

  • Infrastruktur Dikebut, Wabup Pati Optimis Angka Kecelakaan Menurun

    Infrastruktur Dikebut, Wabup Pati Optimis Angka Kecelakaan Menurun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 793
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Candi di Mapolresta Pati, Senin (17/11/2025). Apel ini menandai kesiapan penguatan keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Pati. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Chandra menyoroti pentingnya infrastruktur yang memadai sebagai faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Bagaimanapun juga ketersediaan infrastruktur […]

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

  • Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.848
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketimpangan yang semakin lebar antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. Hal tersebut dikemukakannya dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, di mana ia menyoroti urgensi penanganan masalah ini. Menurut Edy, negara memiliki kewajiban berdasarkan konstitusi untuk menjamin kesejahteraan pekerja seluruh Indonesia. Ia […]

  • Bupati Pati Jembatani Dialog Buruh-Pengusaha, UMK Pati Naik Jadi Rp 2.485.000

    Bupati Pati Jembatani Dialog Buruh-Pengusaha, UMK Pati Naik Jadi Rp 2.485.000

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melakukan upaya menjembatani aspirasi buruh mengenai penyesuaian Upah Minimum Kabupaten (UMK) dalam pertemuan yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pati, senin (22/12/2025). Acara yang menghadirkan serikat pekerja dan pengusaha bertujuan untuk mencapai keputusan seimbang yang mengedepankan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga kelancaran iklim usaha. Bupati Pati Sudewo menyampaikan bahwa pihaknya telah […]

expand_less