Breaking News
light_mode

Geng Motor Sadis Meresahkan Warga Diringkus Polres Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 2 Apr 2022
  • visibility 196

 

Polres Pati menunjukkan barang bukti terkait geng motor yang meresahkan masyarakat.

Polres Pati berkomitmen menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Tidak ada ruang bagi pembuat onar di Kabupaten Pati, seperti halnya geng motor sadis Headless ini. Dengan sigap polisi langsung membekuk mereka.

PATI – Dua orang pentolan geng motor di Kabupaten Pati berhasil dibekuk jajaran Polres Pati. Geng yang diberi nama Headless ini sering kali melakukan pengroyokan dan pengrusakan. Dua anggota geng motor itu merupakan remaja tanggung berusia 18 tahun.

Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing mengungkapkan mereka adalah RAF (18) dan DAT (18). Geng motor ini mempunyai puluhan anggota dan selalu main keroyokan ketika beraksi.

“Geng ini tergabung dari beberapa anak muda yang ada di Pati. Anggotanya masih lingkup sekitar puluhan anak. Mulai menjurus ke geng-geng motor. Mereka bawa celurit dalam aksinya,” jelas Kapolres dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Jumat (1/4/2022)

Para remaja tersebut, biasanya mencari mangsa di malam hari. Mereka cederung menyerang korban yang berkendara sendirian.

“Modusnya, mereka berburu orang-orang yang berkendara, pulang sendirian, dan berusaha mengambil barang yang dipunyai para korban,” imbuhnya.

Menurut keterangan pelaku, lanjut Kapolres, mereka telah melakukan aksi pengrusakan dan pengroyokan di sejumlah lokasi berbeda di antaranya ada di Jalan Kembangjoyo, Jalan Simpang Lima Pati, Perempatan Jago, Muktiharjo, dan di Jembatan Tanjang Pati.

“Untuk korban yang saat ini kita proses satu orang, tetapi ini masih berkembang terus. Dari pengakuan yang bersangkutan telah melakukan enam kali di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. Mereka melakukan dengan keadaan mabuk,” papar Kapolres.

Selain berhasil meringkus dua anggota geng motor, polisi juga berhasil mengankan barang bukti yakni satu unit sepeda motor, mobil, celurit, serta batu bata merah.

“Anak muda yang tergabung geng motor ini, mereka juga ada di bawah umur juga. Kita lakukan tindakan cepat, karena ini cukup meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Untuk diketahui geng motor ini belum memiliki atribut khusus ketika berada di jalan raya. Sehingga cukup sulit dibedakan dengan pengendara lain. Meski begitu, pihak kepolisian bisa dengan cepat meringkus pentolan geng, yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Kita jerat dengan tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, Pasal 170 Ayat 1 KUHP. Ancaman hukuman lima tahun,” tegasnya.

Kedua remaja itu, lanjut Kapolres juga terkait dengan kejadian di Jembatan Tanjang beberapa waktu lalu, yang berimbas pada hilangnya nyawa pemuda asal Pati bagian utara, karena takut dikejar dan menceburkan diri di sungai. 

Sementara itu, salah satu pentolan geng motor mengaku menami headless, karena dalam kumpulan tersebut tidak memiliki pimpinan. Nama dan filosofi tersebut, nyaris mirip dengan salah satu anime buatan jepang tentang geng motor. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Karya SDN Pati Kidul 1 Tampilkan Tari hingga Karawitan

    Gelar Karya SDN Pati Kidul 1 Tampilkan Tari hingga Karawitan

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Siswa SDN Pati Kidul 1 saat gelar karya Sejumlah siswa SDN Pati Kidul 1 menampilkan berbagai kesenian. Mulai tari hingga karawitan. Kegiatan gelar karya ini diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. PATI – SDN Pati Kidul 01 menggelar kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni di halaman sekolah, Sabtu (14/1/2023).  Kegiatan dimeriahkan dengan bazaar yang […]

  • Persijap Lupa Cara Menang

    Persijap Lupa Cara Menang

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Laga antara PSG Pati melawan Persijap Jepara berakhir seri dengan skor 2-2 di Stadion Manahan Solo Entah apa yang terjadi pada Persijap Jepara. Tiga laga selalu berakhir seri. Yang paling buruk adalah pertandingan malam tadi. Kemenangan di depan mata sirna begitu saja. SOLO – Persijap Jepara meraih hasil buruk pada laga lanjutan Liga 2 melawan […]

  • Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    Di Bawah “Kanopi Persaudaraan”, Gereja dan Masjid di Winong Pati Gelar Sarasehan Paseduluran

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    PATI – Di Jalan Kolonel Sunandar Gang 6, Desa Winong, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dua bangunan tempat ibadah — Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong dan Masjid Al-Muqorrobin — berdiri tegak saling berhadapan. Bukan sekadar bertetangga, sebuah kanopi permanen selebar kurang lebih lima meter membentang di atas jalan, menghubungkan atap keduanya seolah menjadi simbol tangan […]

  • Pengabdian Masyarakat, Ansor Jati Gelar Pengobatan Gratis

    Pengabdian Masyarakat, Ansor Jati Gelar Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jum, 11 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    KUDUS – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Jati menggelar pengobatan gratis dan donor darah di Gedung Muslimat Desa Loram Weta, Jati. Sebanyak 320 warga antusias untuk mendatangi lokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan dan Rapat Kerja PAC GP Ansor Jati periode 2018-2020. Minggu (10/5/2018) sekitar pukul 19.00 dilangsungkan prosesi […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati : Harus Ada Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    Wakil Ketua DPRD Pati : Harus Ada Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 220
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap program reboisasi dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak lingkungan di Pegunungan Kendeng. Penanaman pohon dinilai dapat berfungsi sebagai resapan air, terutama saat musim hujan tiba. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendorong semua pihak untuk menanam bibit pohon keras. Menurutnya, sinergitas dibutuhkan agar seluruh […]

  • DPRD Pati Sorot Atribut Kampanye di Zona Terlarang, Minta Bawaslu Bertindak Tegas

    DPRD Pati Sorot Atribut Kampanye di Zona Terlarang, Minta Bawaslu Bertindak Tegas

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 209
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, menyoroti kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada 2024. Ia mempertanyakan keberanian para calon dalam memasang atribut kampanye di zona terlarang, seperti di sekitar sekolah dan masjid. “Yang terjadi ini kan sebenarnya kelihatan di depan mata. Itu ada di zona-zona yang dilarang, kok […]

expand_less