Breaking News
light_mode

Dua Pemred Media Bakal Bedah Buku Prosa Jurnalisme Kudus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 290
ISTIMEWA

KUDUS – Terbitnya buku prosa jurnalisme berjudul “Yang Asing di Kampung Sendiri” langsung disambut dengan berbincangan yang dipastikan bakal gayeng. Buku prosa jurnalisme yang digadang pertama hadir di Kudus ini bakal dibedah di Gedung SBSN IAIN Kudus, pada Senin (10/12/2018). 
Acara bedah buku ini berlangsung pukul 09.00 hingga selesai. Acaranya gratis dan terbuka untuk umum. Sebagai pembedah karya anak-anak muda Kudus yang bergiat di bidang literasi ini, akan hadir dua pemred media sekaligus.
Pertama, dari media cetak, adalah Zaenal Abidin yang kini menjadi pemimpin redaksi di Radar Kudus. Sebuah koran lokal terbesar di eks Karesidenan Pati, yang juga anak perusahaan Jawa Pos. Sedangkan dari media online adalah Zakki Amali yang menjadi pemimpin redaksi Serat.id.     
Para pembedah juga datang dari akademisi. Dari akademisi, adalah Dr Moh Rosyid, dosen tetap IAIN Kudus yang banyak berkecimpung dalam penelitian sejarah maupun budaya. Tidak ketinggalan pula, moderator bedah buku ini akan menghadirkan penulis sekaligus peneliti asli Kudus yang banyak berkecimpung di Kota Pelajar Yogyakarta. Dia adalah Afthonul Afif, penulis buku “Ilmu Bahagia Menurut Ki Ageng Suryo Mentaram”. 
Sedikit tentang isi buku Yang Asing Di Kampung Sendiri, dalam pengantar editor.
———————————————————————
Melalui
tulisan “Yang Asing di Kampung Sendiri,” Mala membawa kita
mengunjungi sebuah desa tua di Kudus yang sedang mencoba mematut-matutkan diri
menjadi sebuah desa wisata yang salah satu strateginya adalah dengan mengangkat
kembali khazanah tradisi peninggalan leluhur mereka. Mula-mula dia mengajak
kita mengenali sebuah tradisi yang sudah dijalankan secara turun-temurun selama
ratusan tahun yang tidak mungkin akan kita temukan di desa-desa lain di
seantero Kudus, ritual “nganten mubeng.”
Tinjauan
kesejarahannya membangkitkan romantisme, membuat pembacanya tergoda untuk
membayangkan tahun-tahun awal ketika Islam baru masuk di kota ini.
Keutamaan-keutamaan dan tabu-tabu di balik tradisi dia sebutkan satu per satu,
dengan harapan mungkin dapat dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Namun,
dia ujung kisah dia menutupnya dengan getir:
“…tak
banyak tulisan yang mengabadikan cerita-cerita rakyat di daerah ini. Warga desa
yang memiliki kesadaran untuk menggali potensi-potensi desanya juga belum
banyak, untuk tidak mengatakannya tidak ada sama sekali. Mereka hanya
berlomba-lomba melaksanakan tradisi, sementara banyak situs warisan budaya
tidak tertedeksi atau bahkan hilang.”

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    Dua Remaja dari Tambakromo Diduga Gangster, Diamankan di Balai Desa Karaban

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    PATI – Dua remaja diduga terlibat aksi gangster di Balai Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu (7/12/2025) pukul 23.30 WIB, berhasil diamankan Polresta Pati dengan gerakan cepat. Sebelum diserahkan ke polisi, keduanya sudah berada dalam pengawasan warga setempat. Laporan tentang dugaan aksi gangster pertama kali beredar melalui media sosial dari warga. Menanggapi informasi itu, […]

  • DPRD Pati Terkendala Atasi Tambang Liar di Kendeng

    DPRD Pati Terkendala Atasi Tambang Liar di Kendeng

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pati pekan ini kembali menyoroti isu tambang liar di Pegunungan Kendeng. Masyarakat menilai kerusakan alam akibat aktivitas pertambangan menjadi salah satu penyebab bencana tersebut, yang melanda Kecamatan Tambakromo, Gabus, dan Winong. Bambang Susilo, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Dapil Pati Selatan, menyatakan bahwa dirinya menerima […]

  • Tips dan Resep Membuat Semur Telur Bacem Lezat dan Praktis

    Tips dan Resep Membuat Semur Telur Bacem Lezat dan Praktis

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 378
    • 0Komentar

      KULINER – Telur bacem merupakan salah satu hidangan tradisional yang lezat dan cocok sebagai lauk pelengkap nasi dan sayur. Berikut resep sederhana untuk membuat telur bacem dengan bumbu yang meresap sempurna. Bahan-Bahan : – 10 butir telur rebus (kupas kulitnya) – 1 gelas air kelapa – 1 liter air – 5 lembar daun salam […]

  • Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    Siswa SMAN 2 Pati Wakili Jawa Tengah di Parlemen Remaja 2025

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – Parlemen memegang peranan krusial sebagai pilar demokrasi. Lebih dari sekadar pengawas, parlemen adalah produsen undang-undang yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menyadari pentingnya peran ini, DPR RI menginisiasi Parlemen Remaja 2025 dengan tema besar “Generasi Pembaru Energi, untuk Indonesia Bebas Emisi”. Ajang ini dikemas dalam bentuk seleksi ketat untuk memilih 139 pelajar […]

  • Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    Polisi Ungkap Pabrik Mie Basah Berbahaya dengan Bahan Formalin di Boyolali

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.078
    • 0Komentar

    SEMARANG – Satgas Pangan yang berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap kasus produksi mie basah yang menggunakan formalin (formaldehida) sebagai bahan tambahan di Kabupaten Boyolali. Kasus ini mulai terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat pada tanggal 4 Maret 2026, yang menyatakan adanya dugaan peredaran mie […]

  • Peringatan HUT RI di RT 03 RW 02 Buludan Kajen: Upacara Bendera Unik Dipimpin oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga

    Peringatan HUT RI di RT 03 RW 02 Buludan Kajen: Upacara Bendera Unik Dipimpin oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    PATI – Warga RT 03 RW 02 Buludan Kajen, Kajen, merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik. Upacara bendera yang biasanya dipimpin oleh para pria, kali ini dipimpin oleh ibu-ibu rumah tangga. Ide ini muncul secara spontan dari Yuni Zulfa saat rapat persiapan lomba tujuhbelasan yang langsung disetujui oleh semua peserta rapat. “Misal […]

expand_less