Breaking News
light_mode

Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 7 Des 2018
  • visibility 236

 

SUMBER FOTO : INSTAGRAM EXPLOREJEPARA

Setiap orang punya cara menikmati malam pergantian tahun. Ada yang senang
menyemut di pusat kota, menyaksikan pesta musik dan meniupkan terompet. Membuat
bising dan riuh jalanan.



Ada
pula yang menikmatinya dengan bersantai di teras rumah. Berkumpul bersama
keluarga atau teman, sambil bakar-bakar jagung, main kartu, atau gitaran sambil
melantunkan suara sumbangnya. Semua tentu asyik. Momen pergantian tahun memang
sayang jika hanya dilewatkan dengan tidur-tiduran saja kan.



Namun,
ada yang perlu kamu ketahui. Mungkin ini bisa menginspirasi untuk rencana
kegiatan malam tahun baruan kalian. Cobalah menghabiskan malam tahun baru
dengan camping di puncak bukit. Menikmati hawa dingin pegunungan, derit suara
jangkrik, dan rasakan kesunyian yang menenangkan.



Salah
satu tempat yang menarik adalah di Gardu Pandang Puncak Jehan. Tempat ini
berada di Desa Kunir Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Dari pusat Kota Jepara,
kurang lebih bisa ditempuh selama satu jam perjalanan. Jangan khawatir, jalanan
menuju kawasan wisata instagramable di daerah Jepara bagian utara ini sudah
mulus. Pokoknya enak. 
Spot swafoto favorit




Di
tempat wisata yang dikelola swadaya anak muda setempat itu terbilang cocok
untuk menikmati malam pergantian tahun baru yang dijamin tak biasa. Panorama
Gardu Pandang Puncak Jehan ini terbilang cukup menarik. Hamparan tebing-tebing
tinggi yang hijau sudah dipastikan akan memanjakan mata pengunjung. Selain itu,
sudut-sudut Gardu pandang Puncak Jehan juga dilengkapi dengan aneka spot foto
yang dijamin instagramable.



Di
area Gardu Pandang Puncak Jehan, kini juga mulai tumbuh bunga beraneka rupa.
Pengelolanya memang sengaja menanam bunga untuk memberikan kesan kelestarian
alam. Selain itu bunga-bunga beraneka rupa dan warna tersebut juga menjadi daya
tarik tersendiri bagi pengunjung yang menggemari swafoto.



Gardu
Pandang Puncak Jehan ini terletak di kawasan Pegunungan Muria sebelah utara.
Pemandangan menarik tidak hanya di puncaknya saja. Dari gerbang menuju Gardu
Pandang Puncak Jehan, pengunjung akan berjalan kaki melintasi hutan pinus yang
cukup lebat. Kurang lebih 20 menit berjalan kaki. Jika tak mau berkeringat,
bisa naik sepeda motor. Pengelola menyediakan fasilitas ojek. Tarifnya Rp 5
ribu sudah termasuk parkir.



Tempat
ini juga memiliki daya tarik untuk dijadikan wisata camping. Apalagi saat malam
tahun baru. Dari atas gardu pandang, pengunjung akan melihat gemerlap
lampu-lampu yang jauh. Lampu-lampu itu terpancar dari sudut kota Jepara, Keling
hingga Donorojo. Gemerlap lampu dari PLTU Tanjung Jati B juga terlihat.
Pemandangan alam sejauh mata memandang


”Saat
malam pergantian tahun begini malah semakin menarik,” kata Fathul Muin,
pengelola wisata Gardu Pandang Puncak Jehan ini. Pengunjung yang mau camping,
bisa melihat kerlap-kerlip pesta kembang api. Tidak hanya satu tempat pesta
kembang api.



”Pesta
kembang api di Bangsri, Kelet, dan daerah sekitar akan sangat jelas terlihat
dari puncak ini,” katanya lagi. Bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan,
pengunjung juga bisa sambil menikmati malam dengan ngopi. Desa Kunir memiliki
produk kopi sendiri. Kopi jenis robusta atau di kenal dengan kopi Klethis



Untuk
bisa bermalam di Gardu Pandang Puncak Jehan ini, setiap pengunjung ditarif  Rp 5 ribu. Itu sudah mendapatkan fasilitas
berupa kamar mandi dan air bersih. Untuk peralatan camping pengunjung memang
harus membawa sendiri. (lil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepara Terima Penghargaan Adipura Kencana

    Jepara Terima Penghargaan Adipura Kencana

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta  Adipura Kencana disabet Kota Jepara. Penghargaan tertinggi kota terbersih ini menjadi kado manis bagi komitmen menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Prestasi membanggakan diraih Kabupaten Jepara. Daerah berjuluk Kota Ukir itu meraih penghargaan Adipura Kencana sebagai kota sedang terbersih di Indonesia tahun 2022. Di Jawa Tengah, hanya Jepara yang mendapatkan penghargaan […]

  • Bisa Belajar Sabar

    Bisa Belajar Sabar

    • calendar_month Sab, 3 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Nasta Helmia Putri Kesukaan pada dunia kecantikan, membuat Nasta Helmia Putri mantap memilih jurusan kecantikan kulit. Hal itu diperkuat dengan dorongan dari kedua orang tuanya. Hingga akhirnya, Tata sapaan akrab gadis berambut hitam lurus itu, benar-benar mantap berlabuh di jurusan tata kecantikan SMKN 3 Pati. Selain bisa belajar soal kecantikan, gadis kelahiran Jepara, 16 Februari […]

  • Polresta Pati Gandeng Media Perangi Hoaks dan Jaga Kondusifitas Daerah

    Polresta Pati Gandeng Media Perangi Hoaks dan Jaga Kondusifitas Daerah

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 242
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggandeng media untuk memerangi hoaks dan menjaga kondusifitas daerah. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menekankan pentingnya peran wartawan sebagai penyeimbang informasi digital, terutama dalam menangkal hoaks dan konten provokatif di media sosial. Hal ini disampaikan dalam forum sarasehan dan silaturahmi bertajuk “Ngopi Bareng Media” bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

  • Komisi B DPRD Pati Dampingi Audiensi Petani Kendeng, Sepakat Tolak Tambang

    Komisi B DPRD Pati Dampingi Audiensi Petani Kendeng, Sepakat Tolak Tambang

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati turut mengawal audiensi antara Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) dan Bupati Pati di Kantor Bupati Pati. Audiensi ini dipimpin oleh tokoh masyarakat Kendeng, Gunretno, dengan tujuan menyampaikan aspirasi terkait pelestarian lingkungan dan penolakan aktivitas pertambangan di kawasan Kendeng. Beberapa anggota Komisi B DPRD Pati seperti Kamari dan […]

  • Pemkab Pati Lakukan Antisipasi Banjir dengan Normalisasi Sungai Sentul

    Pemkab Pati Lakukan Antisipasi Banjir dengan Normalisasi Sungai Sentul

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi risiko banjir menjelang musim penghujan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengerukan atau normalisasi sungai di beberapa titik yang berpotensi meluap, termasuk Sungai Sentul di Kecamatan Jakenan. Bupati Pati, Sudewo, mengungkapkan hal ini saat melakukan monitoring di dua lokasi pengerukan sungai, yaitu di Desa […]

expand_less