Breaking News
light_mode

Dolanan Anak dari Muria Ramaikan Kemah Budaya Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
  • visibility 223
Webinar persiapan kemah budaya

Dalam program kemah budaya yang digagas Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, dua kelompok muda dari Kudus bakal mempresentasikan ide pemajuan kebudayaan di Kawasan Pegunungan Muria.

KUDUS – Kabupaten Kudus turut mewarnai jalannya program Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021. Program KBKM sendiri merupakan ajang kebudayaan bergengsi tahunan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbud-Ristek RI). 

Dalam program tersebut, dua tim mewakili Kabupaten Kudus untuk mempresentasikan ide pemajuan kebudayaan di Kawasan Muria. Tim pertama yakni Kampung Budaya Piji Wetan dengan anggota Muhammad Farid, Hasyim Asnawi dan Nor Zahroh. Sedangkan tim kedua bernama KBPW Indonesia yang beranggotakan Umi Zakiyyatun Nafis, Muhammad Rifqi Bakhtiar dan Tsania Laila Maghfiroh.

Ketua KBPW Indonesia, Umi Zakiyyatun Nafis menjelaskan gagasannya spesifik untuk memecahkan masalah sosial di salah satu desa di kaki Gunung Muria. Ia menciptakan permainan anak yang berbasis pada cerita rakyat setempat, yaitu tentang Emprit Ganthil. Menurutnya, banyak kearifan nilai yang harus sampai kepada generasi sekarang, utamanya anak-anak agar bisa mengatasi masalah sosial, politik bahkan ekonomi desa.

“Melalui permainan yang kami ciptakan ini nantinya juga bisa memunculkan karakter anti korupsi, menciptakan keteraturan sosial dan tentu saja kelestarian budaya setempat,” jelas kader PAC IPPNU Dawe ini kepada Lingkar Muria.

Sementara itu, anggota tim Kampung Budaya Piji Wetan untuk KBKM 2021, Hasyim Asnawi dan Nor Zahroh, mengungkapkan gagasan mereka mencakup kawasan yang lebih luas. Kendati begitu, hasil purwarupa yang akan mereka hasilkan sama, yaitu permainan anak.

“Kami lebih luas karena gagasan utamanya ialah repatriasi jalur sutra ekonomi dan budaya di Kawasan eks-Selat Muria,” ujar Hasyim yang diamini oleh Nor Zahroh.

Permainan kami ini, imbuh Zahroh, ingin menghadirkan pengalaman masa lalu tentang selat muria kepada generasi muda. Bisa jadi semacam reka adegan, bagaimana proses perdagangan dan pertukaran budaya pribumi dengan orang-orang mancanegara di Kawasan Muria. 

“Manfaatnya selain edukasi untuk anak-anak, ini bisa jadi bahan imajenasi untuk pemangku kebijakan,” kata Zahroh. “Bahkan bisa jadi acuan perencanaan pembangunan daerah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di segala aspek, baik itu lingkungan, sosial, ekonomi maupun budaya itu sendiri,” lanjutnya.

Selanjutnya, mereka meminta doa dan dukungannya dari masyarakat di Kawasan Muria Raya, khususnya Kabupaten Kudus. Mereka berharap bisa juara dan bisa mewujudkan berbagai upaya pemajuan kebudayaan daerah untuk kemakmuran seluruh warga Kudus dan Indonesia.

“Semoga juga jalan sukses itu dilancarkan sehingga bisa mendaftarkan Kawasan Muria sebagai warisan budaya yang diakui oleh UNESCO dan masyarakat internasional,” katanya berharap. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Raci terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memasuki babak baru. Merasa geram dengan lambannya penanganan, sejumlah orang tua korban mendatangi Mapolresta Pati, Rabu (10/9/2025), untuk mendesak agar kasus tersebut segera diungkap dan pelaku ditangkap. Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci Aksi penyerangan […]

  • Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    Full Menyerang Persijap Gagal Kalahkan Persela Lamongan

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Statistik pertandingan yang seharusnya membuat Persijap Jepara menang minimal 3 gol lebih. Tampil agresif sepanjang 90 menit tidak mampu membuat Persijap Jepara mengamankan poin penuh di kandangnya. Bahkan hampir saja tim tamu Persela Lamongan membikin malu Laskar Kalinyamat. JEPARA – Data statistik di akhir pertandingan menunjukkan dominasi Persijap Jepara atas Persela Lamongan, Sabtu (1/10/2022) di […]

  • Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    Pati Bergelora, Ribuan Massa Dukung Ganjar-Mahfud di Kampanye Akbar

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PATI – Kampanye akbar untuk pasangan capres-cawapres 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang digelar di Lapangan Kayen, Pati. Kampanye yang diadakan pada siang kemarin (29/01/2024) berhasil menarik ribuan massa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati. Lapangan Kayen dipenuhi oleh atribut berwarna merah, bendera, dan poster yang dibawa oleh para peserta kampanye. Peserta kampanye juga […]

  • Motor vs Motor, Satu Meregang Nyawa

    Motor vs Motor, Satu Meregang Nyawa

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Kejadian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Pagi kemarin (2/3/2018) kecelakaan melibatkan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Tayu – Jepara turut Dukuh Bendokaton Desa Purwokerto Kecamatan Tayu. Dalam peristiwa itu, satu pengendara tewas saat sampai di rumah sakit Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kapolsek Tayu AKP Sayadi menuturkan, kejadiaan nahas […]

  • Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    Jalan Sehat Muslimat Pati, Deklarasikan Anti Hoax, Gibah dan Fitnah

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Bukan car free day, Alun-alun Simpanglima Kamis (7/3/2019) pagi penuh. Sepanjang mata memandang, jalanan di depan alun-alun penuh dengan ibu-ibu berbaju hijau dengan setelan kerudung warna putih. Mereka adalah ibu-ibu Muslimat NU Pati. Mereka sedang memperingati hari lahir (harlah) ke 73. Dalam peringatan itu digelar kegiatan jalan sehat. Selain jalan sehat, ibu-ibu ini […]

  • Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    Di Pati Dua Parpol Tak Serahkan Perbaikan

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Masa perbaikan untuk verifikasi faktual bagi partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019 telah berakhir pada Senin (5/2) lalu. Namun dua parpol yang sebelumya dinyatakan persyaratannya kurang, belum menyerahkan perbaikan berkas pada KPU. Ketua KPU Kabupaten Pati, Much Nasich menuturkan, kedua partai tersebut PKPI dan PAN tidak menyerahkan perbaikan syarat-syarat untuk verifikasi […]

expand_less