Breaking News
light_mode

Dolanan Anak dari Muria Ramaikan Kemah Budaya Kemendikbud

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
  • visibility 153
Webinar persiapan kemah budaya

Dalam program kemah budaya yang digagas Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, dua kelompok muda dari Kudus bakal mempresentasikan ide pemajuan kebudayaan di Kawasan Pegunungan Muria.

KUDUS – Kabupaten Kudus turut mewarnai jalannya program Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021. Program KBKM sendiri merupakan ajang kebudayaan bergengsi tahunan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbud-Ristek RI). 

Dalam program tersebut, dua tim mewakili Kabupaten Kudus untuk mempresentasikan ide pemajuan kebudayaan di Kawasan Muria. Tim pertama yakni Kampung Budaya Piji Wetan dengan anggota Muhammad Farid, Hasyim Asnawi dan Nor Zahroh. Sedangkan tim kedua bernama KBPW Indonesia yang beranggotakan Umi Zakiyyatun Nafis, Muhammad Rifqi Bakhtiar dan Tsania Laila Maghfiroh.

Ketua KBPW Indonesia, Umi Zakiyyatun Nafis menjelaskan gagasannya spesifik untuk memecahkan masalah sosial di salah satu desa di kaki Gunung Muria. Ia menciptakan permainan anak yang berbasis pada cerita rakyat setempat, yaitu tentang Emprit Ganthil. Menurutnya, banyak kearifan nilai yang harus sampai kepada generasi sekarang, utamanya anak-anak agar bisa mengatasi masalah sosial, politik bahkan ekonomi desa.

“Melalui permainan yang kami ciptakan ini nantinya juga bisa memunculkan karakter anti korupsi, menciptakan keteraturan sosial dan tentu saja kelestarian budaya setempat,” jelas kader PAC IPPNU Dawe ini kepada Lingkar Muria.

Sementara itu, anggota tim Kampung Budaya Piji Wetan untuk KBKM 2021, Hasyim Asnawi dan Nor Zahroh, mengungkapkan gagasan mereka mencakup kawasan yang lebih luas. Kendati begitu, hasil purwarupa yang akan mereka hasilkan sama, yaitu permainan anak.

“Kami lebih luas karena gagasan utamanya ialah repatriasi jalur sutra ekonomi dan budaya di Kawasan eks-Selat Muria,” ujar Hasyim yang diamini oleh Nor Zahroh.

Permainan kami ini, imbuh Zahroh, ingin menghadirkan pengalaman masa lalu tentang selat muria kepada generasi muda. Bisa jadi semacam reka adegan, bagaimana proses perdagangan dan pertukaran budaya pribumi dengan orang-orang mancanegara di Kawasan Muria. 

“Manfaatnya selain edukasi untuk anak-anak, ini bisa jadi bahan imajenasi untuk pemangku kebijakan,” kata Zahroh. “Bahkan bisa jadi acuan perencanaan pembangunan daerah agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di segala aspek, baik itu lingkungan, sosial, ekonomi maupun budaya itu sendiri,” lanjutnya.

Selanjutnya, mereka meminta doa dan dukungannya dari masyarakat di Kawasan Muria Raya, khususnya Kabupaten Kudus. Mereka berharap bisa juara dan bisa mewujudkan berbagai upaya pemajuan kebudayaan daerah untuk kemakmuran seluruh warga Kudus dan Indonesia.

“Semoga juga jalan sukses itu dilancarkan sehingga bisa mendaftarkan Kawasan Muria sebagai warisan budaya yang diakui oleh UNESCO dan masyarakat internasional,” katanya berharap. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selesai DIbangun Pedagang Pasar Rogowongso Siap Kembali ke Pasar

    Selesai DIbangun Pedagang Pasar Rogowongso Siap Kembali ke Pasar

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jamin Jual Beli Tetap Ramai Pedagang Pasar Rogowongso masih menempati kios darurat Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih menempati kios darurat,  mengaku transaksi jual beli lebih ramai di pinggir jalan ketimbang di dalam pasar. Seperti yang dituturkan Atik, 45, pedagang sayuran ini mengaku jualannya lebih ramai saat menempati kios darurat yang […]

  • Melihat Pengusaha Kulit Lumpia di Dukuh Pilang, Tompomulyo

    Melihat Pengusaha Kulit Lumpia di Dukuh Pilang, Tompomulyo

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Ciptakan Lapangan Kerja, Berdayakan Ibu-ibu Tetangga Proses pembuatan kulit lumpia Supri sudah delapan tahun membuat kulit lumpia di Semarang. Dia sudah paham betul seluk beluk berbisnis kulit lumpia. Sampai akhirnya, pria lulusan SD ini nekat membuka usaha sendiri di kampung halamannya. Selain ingin suasana baru, Supri ingin memberdayakan tetangganya. Ada tumpukan tepung yang menggunung, ada […]

  • Komisi B DPRD Pati Apresiasi Rencana Pembangunan Pabrik Ikan

    Komisi B DPRD Pati Apresiasi Rencana Pembangunan Pabrik Ikan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan pabrik perikanan di Kabupaten Pati mendapat sambutan positif dari Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit. Pemerintah daerah tengah menjalin kerjasama dengan investor strategis, termasuk PT Sinar Mas Group dan investor dari Jakarta, untuk mewujudkan proyek ini. Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Sudewo pada 11 Juni 2025, terungkap rencana pembangunan […]

  • Perkuat Pengawasan dan Transparansi, DPRD Pati Gandeng Kejari dalam Sidak

    Perkuat Pengawasan dan Transparansi, DPRD Pati Gandeng Kejari dalam Sidak

    • calendar_month 56 menit yang lalu
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.616
    • 0Komentar

    PATI – Untuk memastikan seluruh tugas dan fungsinya berjalan sesuai koridor hukum, DPRD Kabupaten Pati resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Pati. Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan memperkuat mekanisme pengawasan. Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa kolaborasi ini dilakukan agar Kejari dapat terlibat aktif […]

  • Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    Musda DPD KNPI Pati Digelar, Noval Utoyo Aji Terpilih Secara Aklamasi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pati menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini berperan sebagai wadah krusial bagi lembaga kepemudaan di Pati guna menetapkan arah kepemimpinan baru serta memilih Ketua DPD KNPI Pati periode 2025–2028. Musda yang diikuti oleh 28 Organisasi Kepemudaan (OKP) […]

  • BRI Unit Jaken Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim dan Janda di Desa Manjang

    BRI Unit Jaken Salurkan Bantuan Sembako untuk Anak Yatim dan Janda di Desa Manjang

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PATI – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Jaken kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar dengan menyalurkan 10 paket bantuan sembako kepada anak yatim dan janda di Desa Manjang, Kecamatan Jaken, pada Jumat (10/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kepala BRI Unit Jaken, Erwin Baharudin, menyampaikan […]

expand_less