Breaking News
light_mode

Desa Kajen dan Ceritanya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
  • visibility 323


Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.  

PATI – Komunitas
Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya
desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba
itu mengharuskan
pesertanya mengirimkan
materi dalam bentuk narasi tulis
yang dilengkapi foto
dan video
. Dengan materi tentang potensi budaya yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Founder Komunitas Kadjen Heritage Trail, Mohammad Zuli
Rizal menjelaskan
, penentuan tema yang diangkat oleh Tim berdasar pada tema yang sudah ditentukan
oleh panitia “Potensi Budaya Desaku dan Pengembanganya”. Yakni
mencakup kekayaan sejarah di masa lampau, pengelolaan situs sejarah &
peninggalan di masa sekarang, dan bentuk pewarisan dari budaya leluhur untuk
generasi penerus.

Salah satu titik tekan yang menjadi garapan dari
komunitas yang sudah berdiri se
jak
tahun 2017 dan memiliki pengalaman menjadi tour guide
memandu tamu istimewa dari dalam maupun luar negeri untuk menelusuri tempat
ataupun situs benda dan bangunan peninggalan Mbah Ahmad Mutammakin ini adalah
Masjid Jami’ Kajen.

Masjid Jami’ Kajen sudah berumur 300 tahun lamanya.
Terdapat Mimbar, Papan Bersurat, Dairoh Dzikir, & peninggalan – peninggalan
lainnya dari Mbah Ahmad Mutamakkin yang masih terjaga keasliannya dan sarat
akan makna didalamnya.  

Seperti ukiran simbol Kuntul Nucuk Mbulan (Bangau mematuk
bulan) yang terpahat dalam mimbar Masjid, mengandung maksud doa dari Mbah Ahmad
Mutamakkin kepada keturunan baik secara darah maupun yang melanjutkan
perjuangannya, semoga mampu menggapai cita-cita mulia dan menjadi insan bersih
dengan semangat pantang menyerah. Bulan sendiri dimaknai sebagai pertanda
sebuah kemuliaan atau kebaikan dalam bentuk apapun. Sedangkan kuntul  mempunyai makna pencerahan dari segala hawa
nafsu – ahli tirakat dan orang yang nrimo ing pandum (menerima dengan ikhlas
apapun yang diberikan).

 Menurut Zuli, Mbah
Ahmad Mutamakkin adalah sosok ulama’ yang tidak hanya ahli dalam keagamaan
saja, tetapi sangat lihai dan peka terhadap seni. Darah seniman
mengalir dalam diri
beliau. Hal tersebut dapat disaksikan secara nyata dalam bangunan masjid yang
beliau buat dengan desain interior begitu indah dan estetik.



 “Dalam penggarapan
film pendek atau video ini maupun narasi dan foto untuk mengikuti lomba, kami
mencoba merangkul semua elemen yang ada di Desa Kajen. Seperti IPNU KAJEN,
Islamic Center Masjid Kajen, Pemerintah Desa, dan ormas – ormas lainnya.
Jadinya, kita bersinergi bersama untuk mengharumkan Desa Kajen tercinta dalam
rangka mencoba mengenalkan kekayaan – kekayaan sejarah dan kebudayaannya,” ujar
Zuli di kediamannya di Desa Kajen, Margoyoso, Pati,
pertengahan September 2020.

“Kami berharap, untuk keberlanjutan dari ikhtiar bersama
ini nanti pada waktunya akan membuahkan hasil yang selama ini diimpikan –
impikan, yaitu berdirinya Museum Kebudayaan Kajen. Sehingga ada wadah sejarah
untuk peninggalan artefak Mbah Ahmad Mutammakin dan peninggalan kerajaan islam,
salah satunya Kerajaan Pajang. Keberadaan museum nantinya akan lebih memudahkan
para wisatawan dan peneliti sejarah mempelajari peninggalan benda kebudayaan
tersebut,
”
jelasnya. (hus)

Adapun video berupa film pendek yang berjudul “Mimpi
Besar untuk Desa Kecil Kajen”
bisa ditonton pada link YouTube : Cerita
Budaya Desaku : KAJEN KAB. PATI atau dapat diakses pada Chanel YouTube Jelajah
Pusaka Kajen #KadjenHeritageTrail
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    DPRD Pati Soroti Pendataan Pupuk Subsidi 2026, Minta Petani Proaktif

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyoroti proses pendataan alokasi pupuk subsidi tahun 2026 yang sedang dilakukan oleh Pemkab Pati. Proses pendataan ini berlangsung dari 22 September 2025 hingga 25 Oktober 2025. Hardi menyampaikan harapannya agar masyarakat petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk subsidi. Ia juga menekankan pentingnya pupuk bagi pertumbuhan tanaman. “Ketersediaan pupuk […]

  • Membanggakan, SDN 1 Wonorejo Wakili Jepara Jadi Sekolah Adiwiyata

    Membanggakan, SDN 1 Wonorejo Wakili Jepara Jadi Sekolah Adiwiyata

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

      Foto bersama setelah pelaksanaan penilaian Sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup Jepara di SDN 1 Wonorejo belum lama ini. Lingkar Muria, JEPARA – Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara telah menilai terkait komponen sekolah Adiwiyata belum lama ini. Dari situ, SDN 1 Wonorejo, Kecamatan Kota, berhak mewakili Kabupaten Jepara dalam ajang Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat […]

  • PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Ketua Askab PSSI Pati Jumani memimpin rapat kordinasi   Askab PSSI Pati sangat serius untuk memutar kompetisi usia muda yang menggandeng Liga Top Skor. Perangkat pertandingan disiapkan jauh hari untuk menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. PATI – Askab PSSI Pati menggelar rapat koordinasi bersama wasit dan pengawas pertandingan. Rapat dipimpin ketua Askab PSSI Pati Jumani. Hadir pula […]

  • Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    Petualangan di Liga 2 Belum Selesai

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Persipa Pati kalah di kandang melawan Gresik United 0-1 di Stadion Joyokusumo Pati (1/12/2023). Langkah menuju babak 12 besar praktis sudah tertutup, namun petualangan di Liga 2 belum selesai.

  • Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    Sering Bikin Macet, Kini Truk Pasir Tempati Terminal Lama Juwana

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Beberapa truk yang bermuatan pasir yang sebelumnya sering mangkal di Jalan WR Supratman, telah dialihkan ke Terminal Lama Juwana per Kamis (21/12/17) kemarin. Seperti diketahui, truk-truk yang mangkal sembarangan di pinggir jalan ini dikeluhkan warga. Sebab, keberadaannya mengganggu arus lalu lintas.    Pemindahan ini pun mendapat sambutan positif dari para supir […]

  • 200 Pendekar Pencak Dor di Kudus

    200 Pendekar Pencak Dor di Kudus

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Aksi salah satu pendekar dalam sebuah tarung bebas atau Pencak Dor di Kudus  KUDUS – Minggu pagi (5/1/2020) di Lapangan Merdeka, Wergu Kota, masyarakat Kudus berjubel. Mereka antusias ingin melihat Pencak Dor atau tarung bebas para pesilat. Pendekat silat datang dari berbagai daerah. Total ada 200 pendekar pencak silat yang ambil bagian. Dari Kudus diwakili […]

expand_less