Breaking News
light_mode

Desa Kajen dan Ceritanya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
  • visibility 270


Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.  

PATI – Komunitas
Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya
desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba
itu mengharuskan
pesertanya mengirimkan
materi dalam bentuk narasi tulis
yang dilengkapi foto
dan video
. Dengan materi tentang potensi budaya yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Founder Komunitas Kadjen Heritage Trail, Mohammad Zuli
Rizal menjelaskan
, penentuan tema yang diangkat oleh Tim berdasar pada tema yang sudah ditentukan
oleh panitia “Potensi Budaya Desaku dan Pengembanganya”. Yakni
mencakup kekayaan sejarah di masa lampau, pengelolaan situs sejarah &
peninggalan di masa sekarang, dan bentuk pewarisan dari budaya leluhur untuk
generasi penerus.

Salah satu titik tekan yang menjadi garapan dari
komunitas yang sudah berdiri se
jak
tahun 2017 dan memiliki pengalaman menjadi tour guide
memandu tamu istimewa dari dalam maupun luar negeri untuk menelusuri tempat
ataupun situs benda dan bangunan peninggalan Mbah Ahmad Mutammakin ini adalah
Masjid Jami’ Kajen.

Masjid Jami’ Kajen sudah berumur 300 tahun lamanya.
Terdapat Mimbar, Papan Bersurat, Dairoh Dzikir, & peninggalan – peninggalan
lainnya dari Mbah Ahmad Mutamakkin yang masih terjaga keasliannya dan sarat
akan makna didalamnya.  

Seperti ukiran simbol Kuntul Nucuk Mbulan (Bangau mematuk
bulan) yang terpahat dalam mimbar Masjid, mengandung maksud doa dari Mbah Ahmad
Mutamakkin kepada keturunan baik secara darah maupun yang melanjutkan
perjuangannya, semoga mampu menggapai cita-cita mulia dan menjadi insan bersih
dengan semangat pantang menyerah. Bulan sendiri dimaknai sebagai pertanda
sebuah kemuliaan atau kebaikan dalam bentuk apapun. Sedangkan kuntul  mempunyai makna pencerahan dari segala hawa
nafsu – ahli tirakat dan orang yang nrimo ing pandum (menerima dengan ikhlas
apapun yang diberikan).

 Menurut Zuli, Mbah
Ahmad Mutamakkin adalah sosok ulama’ yang tidak hanya ahli dalam keagamaan
saja, tetapi sangat lihai dan peka terhadap seni. Darah seniman
mengalir dalam diri
beliau. Hal tersebut dapat disaksikan secara nyata dalam bangunan masjid yang
beliau buat dengan desain interior begitu indah dan estetik.



 “Dalam penggarapan
film pendek atau video ini maupun narasi dan foto untuk mengikuti lomba, kami
mencoba merangkul semua elemen yang ada di Desa Kajen. Seperti IPNU KAJEN,
Islamic Center Masjid Kajen, Pemerintah Desa, dan ormas – ormas lainnya.
Jadinya, kita bersinergi bersama untuk mengharumkan Desa Kajen tercinta dalam
rangka mencoba mengenalkan kekayaan – kekayaan sejarah dan kebudayaannya,” ujar
Zuli di kediamannya di Desa Kajen, Margoyoso, Pati,
pertengahan September 2020.

“Kami berharap, untuk keberlanjutan dari ikhtiar bersama
ini nanti pada waktunya akan membuahkan hasil yang selama ini diimpikan –
impikan, yaitu berdirinya Museum Kebudayaan Kajen. Sehingga ada wadah sejarah
untuk peninggalan artefak Mbah Ahmad Mutammakin dan peninggalan kerajaan islam,
salah satunya Kerajaan Pajang. Keberadaan museum nantinya akan lebih memudahkan
para wisatawan dan peneliti sejarah mempelajari peninggalan benda kebudayaan
tersebut,

jelasnya. (hus)

Adapun video berupa film pendek yang berjudul “Mimpi
Besar untuk Desa Kecil Kajen”
bisa ditonton pada link YouTube : Cerita
Budaya Desaku : KAJEN KAB. PATI atau dapat diakses pada Chanel YouTube Jelajah
Pusaka Kajen #KadjenHeritageTrail
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    Mengenal Tahu Aci Jajanan Lezat Khas Mahasiswa IAIN Kudus yang Populer Dari Masa ke Masa

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 875
    • 0Komentar

    KUDUS – Tahu aci merupakan jajanan kaki lima di pinggir jalan yang menjadi kegemaran mahasiswa di IAIN Kudus. Jajanan tahu aci ini terbilang cukup popular diantara para mahasiswa IAIN Kudus, karena rasa dan harganya yang terjangkau. Banyak mahasiswa menggemari jajanan dengan cita rasa asin gurih ini. Tahu aci tidak tenggelam di Tengah banyaknya jajanan pentol-pentol […]

  • Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru KONI Pati

    Anggota DPRD Pati, Danu Ikhsan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru KONI Pati

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Danu Ikhsan Hariscandra, memberikan ucapan selamat kepada pengurus KONI Kabupaten Pati periode 2024-2028 yang baru saja dilantik. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat bekerja lebih keras untuk mendorong pembinaan olahraga prestasi di Pati. “Semoga dapat bekerja lebih keras untuk mendorong pembinaan olahraga prestasi di Pati. Semoga […]

  • Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    Anggota DPRD Pati Minta Perlunya Ketegasan Limit Kapasitas Angkutan Barang

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati dari Fraksi PKS, Narso, menyoroti penurunan kondisi jalan di wilayah Pati. Menurutnya, kondisi jalan yang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah overloading kendaraan angkut barang. Narso menekankan pentingnya penegakan peraturan yang mendasari kapasitas angkut kendaraan. “Perlu adanya ketegasan atas peraturan yang mendasarinya,” tegas Narso. […]

  • Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    Bupati Haryanto Minta Camat Sisir Warga Miskin

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto saat memberikan sambutan di acara forum perangkat daerah PATI – Bupati Haryanto meminta para camat untuk memetakan secara tepat penduduk miskin di wilayahnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah mencermati angka kemiskinan Kabupaten Pati yang turun sampai 9,90 persen. Bupati menginginkan bisa cepat melakukan pengentasan kemiskinan secara tepat. ”Saya ingin kecamatan-kecamatan melakukan pendataan dan pemetaan, […]

  • Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Jadi Langganan Pejabat, Sehari Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk   Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk Masakannya sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang menjadi […]

  • Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Ditresnarkoba Polda Jateng/HUMAS POLDA JAWA TENGAH Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil meringkus pengedar narkotika yang meresahkan. Total diamankan barang bukti berupa 353,99 gram sabu dari dua warga di Kecamatan Keling, Jepara. JEPARA –  Dua orang warga Kota Ukir Jepara diringkus Ditresnarkoba Polda Jateng dengan barang bukti seberat 353,99 gram. Menurut keterangan Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol. […]

expand_less