Breaking News
light_mode

Desa Kajen dan Ceritanya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
  • visibility 238


Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.  

PATI – Komunitas
Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya
desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba
itu mengharuskan
pesertanya mengirimkan
materi dalam bentuk narasi tulis
yang dilengkapi foto
dan video
. Dengan materi tentang potensi budaya yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Founder Komunitas Kadjen Heritage Trail, Mohammad Zuli
Rizal menjelaskan
, penentuan tema yang diangkat oleh Tim berdasar pada tema yang sudah ditentukan
oleh panitia “Potensi Budaya Desaku dan Pengembanganya”. Yakni
mencakup kekayaan sejarah di masa lampau, pengelolaan situs sejarah &
peninggalan di masa sekarang, dan bentuk pewarisan dari budaya leluhur untuk
generasi penerus.

Salah satu titik tekan yang menjadi garapan dari
komunitas yang sudah berdiri se
jak
tahun 2017 dan memiliki pengalaman menjadi tour guide
memandu tamu istimewa dari dalam maupun luar negeri untuk menelusuri tempat
ataupun situs benda dan bangunan peninggalan Mbah Ahmad Mutammakin ini adalah
Masjid Jami’ Kajen.

Masjid Jami’ Kajen sudah berumur 300 tahun lamanya.
Terdapat Mimbar, Papan Bersurat, Dairoh Dzikir, & peninggalan – peninggalan
lainnya dari Mbah Ahmad Mutamakkin yang masih terjaga keasliannya dan sarat
akan makna didalamnya.  

Seperti ukiran simbol Kuntul Nucuk Mbulan (Bangau mematuk
bulan) yang terpahat dalam mimbar Masjid, mengandung maksud doa dari Mbah Ahmad
Mutamakkin kepada keturunan baik secara darah maupun yang melanjutkan
perjuangannya, semoga mampu menggapai cita-cita mulia dan menjadi insan bersih
dengan semangat pantang menyerah. Bulan sendiri dimaknai sebagai pertanda
sebuah kemuliaan atau kebaikan dalam bentuk apapun. Sedangkan kuntul  mempunyai makna pencerahan dari segala hawa
nafsu – ahli tirakat dan orang yang nrimo ing pandum (menerima dengan ikhlas
apapun yang diberikan).

 Menurut Zuli, Mbah
Ahmad Mutamakkin adalah sosok ulama’ yang tidak hanya ahli dalam keagamaan
saja, tetapi sangat lihai dan peka terhadap seni. Darah seniman
mengalir dalam diri
beliau. Hal tersebut dapat disaksikan secara nyata dalam bangunan masjid yang
beliau buat dengan desain interior begitu indah dan estetik.



 “Dalam penggarapan
film pendek atau video ini maupun narasi dan foto untuk mengikuti lomba, kami
mencoba merangkul semua elemen yang ada di Desa Kajen. Seperti IPNU KAJEN,
Islamic Center Masjid Kajen, Pemerintah Desa, dan ormas – ormas lainnya.
Jadinya, kita bersinergi bersama untuk mengharumkan Desa Kajen tercinta dalam
rangka mencoba mengenalkan kekayaan – kekayaan sejarah dan kebudayaannya,” ujar
Zuli di kediamannya di Desa Kajen, Margoyoso, Pati,
pertengahan September 2020.

“Kami berharap, untuk keberlanjutan dari ikhtiar bersama
ini nanti pada waktunya akan membuahkan hasil yang selama ini diimpikan –
impikan, yaitu berdirinya Museum Kebudayaan Kajen. Sehingga ada wadah sejarah
untuk peninggalan artefak Mbah Ahmad Mutammakin dan peninggalan kerajaan islam,
salah satunya Kerajaan Pajang. Keberadaan museum nantinya akan lebih memudahkan
para wisatawan dan peneliti sejarah mempelajari peninggalan benda kebudayaan
tersebut,

jelasnya. (hus)

Adapun video berupa film pendek yang berjudul “Mimpi
Besar untuk Desa Kecil Kajen”
bisa ditonton pada link YouTube : Cerita
Budaya Desaku : KAJEN KAB. PATI atau dapat diakses pada Chanel YouTube Jelajah
Pusaka Kajen #KadjenHeritageTrail
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Dalam waktu dekat Satpol PP hendak melakukan penertiban bagi tempat karoke yang dinilai melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan. Sebelum melaksanakan penertiban itu, pihak Satpol PP melayangkan surat peringatan kepada para pemilik usaha karaoke seperti yang dilakukan Sabtu (3/2/18) malam lalu. Bersama kepolisian, TNI, Dinas Pemuda […]

  • Pasar Rakyat jadi Ajang Show UMKM Lokal

    Pasar Rakyat jadi Ajang Show UMKM Lokal

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo meninjau stand UMKM di Pasar Rakyat Mejobo Kudus Bupati Hartopo : Pasar Rakyat Jadi Ajang UMKM Lokal Berdaya KUDUS – Pengembangan UMKM menjadi salah satu kebijakan utama Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Pasar Rakyat di sembilan kecamatan, Bupati Kudus Hartopo memberikan kesempatan UMKM untuk memperkenalkan produknya pada khalayak.  Kali ini, Hartopo membuka Pasar […]

  • Polresta Pati Sigap Tangani Banjir di Batangan, Pastikan Warga Aman dan Terlayani

    Polresta Pati Sigap Tangani Banjir di Batangan, Pastikan Warga Aman dan Terlayani

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 474
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan banjir di Kecamatan Batangan. Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Batangan serta meluapnya sungai dan saluran irigasi menyebabkan sejumlah desa terendam air dengan ketinggian bervariasi. Desa-desa yang terdampak antara lain Kuniran, Tlogomojo, Dukuh Ngegot Desa Klayusiwalan, Gunungsari, Kedalon, hingga Ketitang Wetan. Ketinggian air mencapai 10–50 sentimeter, […]

  • PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

    Kekeringan Parah PWI Pati Kirimkan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PWI Pati mengirimkan bantuan air bersih untuk korban kekeringan di wilayah Pucakwangi Pati

  • Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    Mengenang Kejayaan PSIS Semarang di Masa Ribut Waidi

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Wawan Febrianto kala berkostum timnas Indonesia Wawan Febrianto pemain asal Pati, Jawa Tengah merapat ke PSIS Semarang musim ini. Kita jadi teringat class of 1987 dimana magis Ribut Waidi berhasil mengantarkan PSIS Semarang juara di era perserikatan. Kedua pemain ini berasal dari satu daerah, Desa/Kecamatan Trangkil. Desa di Pati yang menjadi penghasil pemain bola. SEMARANG […]

  • Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    Dari Pintu ke Pintu, Relawan Jokowi Pati Bidik Kemenangan 80 Persen

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Para relawan berfoto usai deklarasi kemenangan pasanagan capres 01  Matahari bersinar terik. Deru ratusan sepeda motor ikut memekikkan telinga. Berduyun-duyun ratusan orang memadati Gedung Haji di Jalan Panglima Sudirman Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo, Minggu (10/3/2019). Orang-orang itu adalah relawan yang hendak menyatakan diri kemenangan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebagai kandang banteng, Kabupaten Pati sangat percaya […]

expand_less