Breaking News
light_mode

Bupati Haryanto Rombak 28 Pejabat Struktural

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 6 Apr 2019
  • visibility 306

Para pejabat yang dilantik

PATI – Tak Ingin ditempati Plt terlalu lama,
Bupati Haryanto akhirnya melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Pati Jumat (5/4/2019). Total ada sebanyak 28 pejabat
struktural eselon III dan IV dengan penempatan di berbagai OPD.

Usai mengambil sumpah jabatan,
Bupati Haryanto mengungkapkan alasan pelantikan yang dilakukan hari ini. “Semua
ini dalam rangka memperkuat institusi, karena kita tidak mau berlama lama ada
kekosongan”, ujar Bupati Haryanto.

Lebih lanjut Bupati Haryanto
mengatakan, pengisian kekosongan jabatan ini khusus untuk pejabat administratur
dan pengawas, yang artinya untuk mengisi jabatan setingkat eselon III dan IV,
seperti posisi camat, sekretaris OPD, sekretaris camat, kepala bidang maupun
kepala seksi.

“Kecuali eselon II atau
pejabat pimpinan tinggi ini jelas berbeda, dimana prosesnya harus seleksi dan
membutuhkan waktu. Bila pelantikan seperti ini pejabat administratur atau
pengawas, cukup pengadaan rapat dan jabatan yang memenuhi”, jelas Bupati
Haryanto.

Bupati Haryanto menyematkan tanda

Haryanto pun menuturkan,
pelantikan yang dilaksanakan hari ini, tak lain sebab adanya kekosongan pejabat
agar tidak terlalu lama diampu oleh pelaksana tugaa (Plt). Apalagi menghadapi,
pileg, pilpres, yang mana membutuhkan konsentrasi penuh, bila diampu oleh Plt
pastinya tidak maksimal.

Menurutnya pelantikan baik itu
promosi atau rotasi adalah satu kebutuhan dalam rangka memaksimalkan
organisasi. Ia menampik anggapan adanya kata sentimen individu. Tak hanya itu,
Bupati Haryanto juga meminta seluruh jajarannya untuk tidak berprasangka buruk
seperti “kenapa ditempatkan disini”. 

“Terpenting setelah
pelantikan ini cepat pelajari tupoksi, segera bertugas, segera berkordinasi,
tidak usah menunda nunda atau menunggu nunggu,” tegas bupati.
Dalam pelantikan turut hadir,
Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Kabupaten Pati Suharyono, Komisi A DPRD
kabupaten Pati Aji Sudarmaji, serta disaksikan oleh seluruh camat, kepala OPD
dan para Kabag. (ris)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    Semur Kutuk Legendaris Langganan Wakil Bupati Saiful Arifin

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jadi Langganan Pejabat, Sehari Habiskan 10 Kilogram Ikan Kutuk   Wakil Bupati Pati Saiful Arifin sedang menyantap semur kutuk Masakannya sederhana. Bumbu semur lengkap yang gurih dengan potongan ikan Kutuk. Jadilah namanya semur kutuk. Karena rasanya yang khas, kuliner ini menjadi buruan orang-orang. Para pejabat sering kali datang, termasuk Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang menjadi […]

  • Anggota DPRD Pati Tekankan Pentingnya Integritas PPS dalam Pilkada 2024

    Anggota DPRD Pati Tekankan Pentingnya Integritas PPS dalam Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 332
    • 0Komentar

    PATI – Endah Sri Wahyuningati, anggota DPRD Kabupaten Pati, menekankan pentingnya peran Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam memastikan kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di tingkat desa. Ia berharap kehadiran PPS dapat menjamin proses demokrasi berjalan sesuai aturan. “Kami berharap dengan adanya PPS, Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” […]

  • Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.556
    • 0Komentar

    KUDUS – Penilaian terhadap kebersihan sebuah daerah bukan sekadar soal estetika, melainkan cerminan dari keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola lingkungan. Itulah yang kini menjadi perhatian di Kabupaten Kudus. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, secara terbuka menyebut Kudus masih masuk dalam kategori kota kotor karena belum mampu memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat. […]

  • Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    Playoff Liga 2, Prediksi Persijap Jepara vs Sulut United; Bisa Curi 1 Poin

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JEPARA – Persijap Jepara bakal berjumpa dengan Sulut United Jumat (12/1) di Stadion Klabat Manado, dalam laga lanjutan babak play-off Liga 2 musim 2023/24. Secara kebugaran kedua tim sama-sama bermasalah. Hal itu karena Persijap sebagai tim tamu harus menempuh perjalanan panjang dari Jepara ke Manado Sulawesi Utara. Sedangkan tim tuan rumah Sulut United juga baru […]

  • Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    Kalahkan Persipa Pati 2 – 0, Persijap Jepara Hattrick Kemenangan

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    BOYOLALI – Persijap Jepara mengalahkan Persipa Pati 2-0 dalam laga playoff Liga 2 (17/1) di Stadion Kebogiro Boyolali. Hasil tersebut membuat tim Laskar Kalinyamat berhasil meraih hattrick kemenangan dan mengokohkan posisi di puncak klasemen grup C. Gol kemenangan Persijap Jepara dicetak oleh Irfan Afghoni di babak pertama pada menit ke-16, sedangkan gol kedua dicetak oleh […]

  • Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Betapa gembiranya warga Desa Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah. Jamhari, modin desa setempat mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung […]

expand_less