Breaking News
light_mode

Ngecamp Malam Senin, Serasa Miliki Pulau Sendiri (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2019
  • visibility 376

Menikmati pantai yang bersih dan berpasir putih dengan tenang
@Arif

Laut yang tenang mengantarkan
saya ke Pulau Panjang, Jepara Minggu (7/4/2019) siang. Benar-benar tenang.
Debur ombak hanya sayup-sayup seperti genjrengan pengamen malas. Cuaca cukup
terik. Untung saya memakai kaos oblong katun. Adem.

Dari dermaga Pantai Kartini
perjalanan dimulai. Saya berangkat berlima. Naik perahu Sapta Pesona nomor 5.
Selain saya dan teman-teman, ada rombongan peziarah yang turut satu perahu.
Mereka datang dari Batang. Di Pulau Panjang memang bersemayam seorang yang
dikenal waliyullah. Namanya Syeh Abu Bakar. Lengkapnya Syeh Abu Bakar Bin Yahya
Ba’alawy.

Jarak Pulau Panjang dengan Pantai
Kartini amat dekat, 1,5 mil. Kurang lebih 15 menitan naik perahu. Minggu siang
Pulau Panjang ramai pengunjung. Di pintu dermaga, para pengunjung berjejalan.
Petugas memungut karcis kepada pengunjung. Besarnya Rp 5 ribu. Karcis dipungut
tiap akhir pekan saja. Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Sampai di pulau, saya dan
teman-teman bergegas mencari tempat mendirikan tenda. Kami dapat tempat yang
kurang tepat sebenarnya. Tempat-tempat terbaik dengan view lepas pantai sudah banyak didirikan tenda.

Tugu yang merupakan ikon Pulau Panjang
@Arif

Ya, di malam Minggu memang banyak
yang kamping. Biasanya mereka menikmati Pulau Panjang sampai Minggu sore. Sehabis
azan asar biasanya mereka pulang. Kami mendirikan tenda di bawah pohon cemara
laut. Di pantai sisi selatan memang banyak sekali cemara.  

Sore menjelang. Tenda sudah
berdiri. Tikar digelar, dua buah hammock bergantung di pohon cemara seukuran
lengan orang dewasa. Perlahan-lahan pulau yang masuk Kelurahan Bulu, Kecamatan
Kota ini mulai sepi.

Rombongan peziarah, dan anak-anak
muda yang berkemah, berbondong-bondong menuju perahu lalu pulang. Angin tak
terlalu kencang berhembus. Bahkan hanya sesekali saja menebar udara segar.
Selebihnya panas menyengat yang lebih terasa.

Ngecamp di bawah pohon cemara


Air laut yang jernih kebiruan
nampak segar. Mengundang badan untuk lekas berenang. Dan berlama-lama berendam
di air yang asin tersebut. Saya pun tak melewatkan kesempatan berenang.
Meskipun hanya sedalam paha saya. Maklum sebagai bukan orang pesisir, juga
bukan orang gunung, saya tak pandai berenang. Cukuplah hanya bermain-main air
berbasah-basahan saja.

Pantai di Pulau Panjang ini masuk
kreteria kebanyakan para pecinta pantai. Airnya berwarna biru jernih. Nyaris tak
berombak, dan berpasir putih. Airnya juga tak terlalu dalam. Sepanjang 20 meter
dari bibir pantai kita masih bisa bermain air sesuka hati. Sebab, airnya masih
dangkal. Namun yang perlu diwaspadai, setelah jarak 20 meter itu kita harus
waspada. Banyak bulu babinya.

Di sore yang tenang itu saya puas
bermain air. Sepanjang pantai di sisi selatan pulau, tak ada orang lain kecuali
saya dan rombongan. Juga penjaga menara suar dan penjaga makam. Pantai hanya
milik kami hari itu. Para pemancing juga sudah pulang dengan sekepis ikan-ikan
kecil. (alb)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    Bupati Pati Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Visitasi Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Ruang Pragola, Setda Kabupaten Pati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah untuk mengevaluasi transparansi dan akuntabilitas informasi publik di Pemerintah Kabupaten Pati, Selasa (21/10/2025). Dalam acara tersebut, Sudewo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati menyambut baik penilaian ini dan […]

  • Lagu-Lagu Tsaqiva Meriahkan Gelar Sastra Jateng bareng Gus Mus

    Lagu-Lagu Tsaqiva Meriahkan Gelar Sastra Jateng bareng Gus Mus

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    BUDAYA – Tsaqiva Kinasih Gusti, seorang alumni dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Omah Dongeng Marwah (ODM) di Kudus, Jawa Tengah, tampil memukau dalam acara seni di Gedung Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) pada Selasa, 31 Oktober 2023. Penampilannya di acara Pelayanan Seni Gelar Sastra Jawa Tengah 2023, yang dimeriahkan oleh Gus Mus, menampilkan […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pembinaan PKL Berdasarkan Perpres

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pembinaan PKL Berdasarkan Perpres

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.951
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo yang berlokasi di Jalan Kembangjoyo, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kalidoro, Kota Pati, dibangun Pemerintah Kabupaten Pati untuk menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang harus direlokasi dari zona merah. Zona merah tersebut mencakup Alun-Alun Simpanglima Pati serta beberapa jalan protokol lainnya. Sebelumnya, para PKL yang direlokasi ini ditempatkan di kawasan Perhutani Pati […]

  • Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    Penanganan Kasus Wartawan Abal-Abal Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Bakal Demo Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Nimerodi Gulo, kuasa hukum para korban PATI – Kuasa hukum para korban pemerasan yang dilakukan oleh wartawan abal-abal mendorong pihak kepolisian agar cepat menangani dugaan kasus pemerasan di beberapa SPBU di Kabupaten Pati. Jika tidak, dalam waktu dekat ia bakal menggeruduk Mapolresta Pati. “Misalnya ini kalau tidak ditingkatkan kasusnya, pekan depan saya bawa masa untuk […]

  • Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.941
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program […]

  • Dewan Pati Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Tingkatkan PAD

    Dewan Pati Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Tingkatkan PAD

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Hardi, yang menilai bahwa Pati memiliki potensi wisata yang belum tergarap maksimal. “Pati memiliki banyak destinasi wisata yang menarik, mulai dari wisata alam hingga budaya. Namun, promosi dan pengelolaan yang baik […]

expand_less