Breaking News
light_mode

BIN Suntik Vaksin Ratusan Warga di Grobogan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
  • visibility 233

 

Kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh BIN Daerah Jawa Tengah di Grobogan, Sabtu (5/2/2022)

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah terus menggenjot kegiatan vaksinasi di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Grobogan.

GROBOGAN– Sebanyak 600 dosis
vaksin berhasil disuntikkan dalam vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah
(Binda) Jawa Tengah, yang digelar di Balaidesa Depok, Kecamatan Toroh, Sabtu
(5/02/2022). Warga tampak antusias mengikuti vaksinasi yang ditargetkan untuk
masyarakat umum ini.

Meski jadwal vaksinasi
pukul 08.00, namun masyarakat sudah datang beberapa menit sebelumnya. Setelah
mendaftar dan lolos skreening, warga pun disuntik.

Kepala BIN Daerah (Binda)
Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengungkapkan, vaksinasi dosis kedua ini
diharapkan bisa membuat masyarakat lebih kebal terhadap kemungkinan
terjangkitnya virus Covid-19. Terlebih, sekarang kasus positif sedang naik
menyusul merebaknya varian Omicron.

“Kami terus menggelar
vaksinasi di berbagai daerah, salah satunya di Grobogan ini. Baik masyarakat
umum maupun anak-anak,” katanya.

Ya, tidak hanya di
Grobogan, vaksinasi oleh Binda Jateng hari ini juga secara serentak digelar di
sejumlah daerah lain seperti Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kebumen,
Sukoharjo, Demak, Pati, Kudus, Banyumas, dan Pemalang.

Selain itu, bukan hanya
masyarakat umum, vaksinasi yang dilakukan Binda Jateng juga menyasar anak-anak
usia 6-11 tahun sebanyak total 19 ribu dosis.

Sesuai dengan instruksi
pemerintah, Brigjen TNI Sondi pun mengimbau masyarakat untuk tidak berpergian
keluar negeri terlebih dahulu. Selain, juga tetap membatasi aktivitas di luar
rumah. Ini menjadi langkah dan upaya pemerintah Indonesia menghadapi virus
omicron atau Pandemi Covid-19.

Brigjen TNI Sondi Santoso
mengatakan, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari
pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah
dibandingkan pada orang dewasa.

“Hal ini membuktikan
bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya (KIPI)
cenderung ringan serta mudah diatasi,” tuturnya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang penyandang disabilitas sedang mengurus pelayanan SIM di Satlantas Polres Jepara. (DOK SATLANTAS POLRES JEPARA)

    Program Khusus Satlantas Polres Jepara Permudah Pembuatan SIM untuk Difabel

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 395
    • 0Komentar

      JEPARA – Satlantas Polres Jepara, Jawa Tengah (Jateng) memprioritaskan para penyandang disabilitas yang membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Mereka diberi kemudahan selama proses pemenuhan syarat. Mereka diakomodir melalui progran khusus. Kasatlantas Polres Jepara, AKP Rahandy Gusti Pradana menyebutkan Program itu bernama “Sereh Manis” atau Satpas Jepara Empati dan Humanis Melayani Kaum Disabilitas. Program ini […]

  • Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    Polrestabes Semarang Ungkap Modus Baru Penyelundupan Sabu 8,4 Kilogram

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kapolda Jawa Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 8,4 kilogram. Barang haram sabu seberat 8,4 kilogram berhasil digagalkan penyelundupannya oleh Polrestabes Semarang. Sabu itu disinyalir akan diedarkan di wilayah Semarang saat Natal dan Tahun Baru. Kapolda Jawa Tengah mengapresiasi kerja anak buahnya yang berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut. SEMARANG –  Polrestabes Semarang berhasil […]

  • DPRD Pati Fokus Dorong Program Jagung, Komisi B Siap Koordinasi dengan Pemkab dan Pihak terkait

    DPRD Pati Fokus Dorong Program Jagung, Komisi B Siap Koordinasi dengan Pemkab dan Pihak terkait

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.915
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menjadikan pengembangan program peningkatan produksi jagung sebagai salah satu prioritas perhatian, dengan Komisi B yang diberi mandat untuk mengambil peran aktif dalam mengkoordinasikan berbagai pihak terkait guna memastikan implementasinya berjalan optimal. Sebagai bagian dari peran pengawasan dan pendorong kebijakan daerah, Komisi B melalui Muslihan menegaskan bahwa […]

  • DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 461
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang sempat merendam jalur Pantura Batangan – Rembang mendapat perhatian serius dari DPRD Pati. Pemerintah diharapkan tanggap untuk benar-benar menuntaskan persoalan banjir yang melumpuhkan aktivitas warga dan lalu lintas. Banjir pada 27 Oktober lalu meluber hingga jalur pantura, tepatnya di sekitar pabrik sepatu, menyebabkan kemacetan dan sejumlah sepeda motor mogok. Selain jalur […]

  • Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    Hindari Praktik Pungli, Komisi D DPRD Pati Dorong Pengusulan Program Revitalisasi

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.278
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati didesak untuk segera mengajukan usulan program perbaikan dan pembangunan gedung sekolah untuk tahun anggaran 2026. Langkah ini dianggap sangat mendesak mengingat masih banyaknya fasilitas pendidikan yang kondisinya sudah memprihatinkan. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, dalam keterangannya di Gedung DPRD setempat, […]

  • Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.878
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program […]

expand_less