Breaking News
light_mode

Bangun Kesiangan Tak Jadi Nyunrise (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
  • visibility 281

Puncak Gunung Gede yang menakjubkan dengan kepulan asap dari kawahnya 

Matahari mulai meninggi. Kami tak sadar. Setelah makan malam itu kami
terlelap. Nyenyak sekali. Bangun kesiangan membuat momen
sunrise hilang. Padahal momen saat matahari terbit itu menjadi
dambaan para pendaki. Termasuk kami.

Setelah bangun, kami mulai bersiap-siap. Memasak sarapan dengan bahan-bahan
yang kami bawa dari rumah. Ada kacang ijo, jagung, sosis, tempe, dan nasi. Tak
ketinggalan kopi menjadi menu sarapan kami sebelum naik ke puncak. Tak lama
masakan jadi. Semua masakan disantap tiada sisa. Sambil makan, foto-foto tak
ketinggalan.

Makan selesai, tenda kami bongkar. Kami mendirikan dua tenda. Tapi hanya
satu tenda yang kami bongkar. Tenda teman kami dari Lampung tak dibongkar.
Rencananya saya bersama Ci’lo akan melanjutkan pendakian ke Gunung Pangrango.

Perjalanan ke puncak, kami benar-benar kesiangan. Saat yang lain turun,
rombongan kami baru menuju ke atas. Kami banyak berpapasan dengan pendaki lain
di alun-alun Surken itu. Seperti diketahui, dari berbagai sumber yang ada,
nama Alun-alun
Suryakencana berasal dari sejarah Raden Suryakencana, nama lengkapnya Raden
Suryakencana Winata Mangkubumi.

Beliau merupakan seorang putra dari Pangeran Arya Wiratanudar,
yaitu pendiri kota Cianjur yang beristrikan putri Jin Islam. Pangeran Arya
menikahkan anaknya Suryakencana dengan salah satu putri bangsa Jin dan di
percayai masyarakat sekitar sampai sekarang hidup di alam Jin dan bersemayam di
Gunung Gede Pangrango.

Di titik terakhir Surken sebelum tanjakan ke puncak, saya dan
William menuju sungai kecil untuk mengisi perbekalan air yang hampir habis.
Sementara yang lain duduk menunggu kami sambil mempersiapkan tenaga buat nanjak
nanti.

Menurut kepercayaan setempat, sumber air ini dahulu untuk
keperluan minum dan mandi Raden Suryakencana bersama rakyat Jin
nya. Sementara
alun-alun dijadikan lumbung Padi. Petilasan singgasana Kerajaan Raden
Suryakencana berupa sebuah batu besar berbentuk Pelana atau tempat duduk untuk
menunggang Kuda.

Sayang, waktu itu kami tak sempat menjumpainya. Setelah
mengisi perbekalan air minum
, kami lanjut berjalan. Kami berjalan
pelan menuju puncak.

Sampai di puncak meski kesiangan
Di perjalanan, sembari istirahat, kami di suguhi pemandangan Gunung
Gede dengan kemegahan dan keindahannya. Kami
akhirnya sampai juga
di puncak Gunung Gede
. Tingginya  2958 MDPL (Meter Diatas
Permukaan Laut).

Hamparan luasnya cakrawala terpampang di depan mata kami. Juga
cantiknya kawah Gunung Gede yang mengeluarkan asap
. Tanda Gunung Api
ini masih aktif. Kami istirahat sejenak sembari bergantian foto dengan pendaki
lain di tugu Puncak Gede.

Wajar saja, banyak juga pendaki yang sampai di puncak siang itu.
Beberapa saat kemudian
kami berpisah
dengan William, Elsa, Lela dan Khusnul. Saya bersama Ci’lo ingin lanjut ke
Puncak Pangrango lalu lintas lewat Cibodas, sementara mereka turun kembali di
jalur putri.
(Arif Bonvink/bersambung)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi C DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

    Komisi C DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.918
    • 0Komentar

    PATI – Masalah persampahan masih menjadi isu krusial yang terus mendapatkan perhatian serius, termasuk dari kalangan legislatif daerah. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Suyono. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai, salah satu aspek yang masih perlu perbaikan signifikan adalah sistem pengelolaan sampah yang bersumber dari rumah tangga. Menurutnya, penanganan […]

  • Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    Menteri Lingkungan Hidup : Kudus Masuk Kategori Kota Kotor 

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.547
    • 0Komentar

    KUDUS – Penilaian terhadap kebersihan sebuah daerah bukan sekadar soal estetika, melainkan cerminan dari keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola lingkungan. Itulah yang kini menjadi perhatian di Kabupaten Kudus. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, secara terbuka menyebut Kudus masih masuk dalam kategori kota kotor karena belum mampu memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat. […]

  • Haul Masyayih PIM Mujahidin Bageng Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

    Haul Masyayih PIM Mujahidin Bageng Santuni Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati PATI – Puluhan anak yatim serta dhuafa tersenyum lebar, mendapat santunan yang diberkan Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Sabtu (19/11/2022). Santunan digelar di Lantai 2 Gedung MTs PIM Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.  Santunan terhadap anak yatim dan dhuafa […]

  • Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    Polda Jateng Ciduk Pengedar Sabu Ratusan Gram di Keling Jepara

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Ditresnarkoba Polda Jateng/HUMAS POLDA JAWA TENGAH Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil meringkus pengedar narkotika yang meresahkan. Total diamankan barang bukti berupa 353,99 gram sabu dari dua warga di Kecamatan Keling, Jepara. JEPARA –  Dua orang warga Kota Ukir Jepara diringkus Ditresnarkoba Polda Jateng dengan barang bukti seberat 353,99 gram. Menurut keterangan Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol. […]

  • Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

    Bikin Merinding Tiga Anthem Paling Sangar di Indonesia

    • calendar_month Jum, 15 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Lingkar Muria – Banyak, bahkan hampir semua tim sepakbola legendaris di dunia memilik anthem atau lagu perang ala klubnya masing-masing. Anthem sudah menjadi lagu yang wajib dinyanyikan suporter kala klub kesayangan berlaga. Tentu kita sangat familiar dengan anthem klub-klub legend Inggris. Misal Setan Merah Manchester United dengan Come On You Redsnya, kemudian Arsenal dengan Good […]

  • Sinergi Polres Kudus dengan PWI dan IJTI: Gelar Buka Puasa dan Berikan Santunan untuk Anak Yatim

    Sinergi Polres Kudus dengan PWI dan IJTI: Gelar Buka Puasa dan Berikan Santunan untuk Anak Yatim

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.657
    • 0Komentar

    KUDUS – Sebagai bentuk kepedulian sosial dan untuk mempererat tali silaturahmi dengan kalangan pers, Polres Kudus menyelenggarakan acara buka puasa bersama yang juga menyertakan kegiatan santuni anak yatim. Acara berlangsung di area lobby Markas Kepolisian Resor Kudus pada hari Rabu, 25 Februari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut adalah para pejabat tinggi Polres Kudus, perwakilan dari […]

expand_less