Breaking News
light_mode

Atraksi Jembul Tulakan Pikat Parade Seni Pesta Rakyat Jawa Tengah di Wonogiri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
  • visibility 245

Jembul Tulakan

Tradisi
Jembul dari Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo mewakili duta seni Kabupaten
Jepara yang memeriahkan Pesta Rakyat Jawa Tengah, di Kabupaten Wonogiri, Minggu
(25/8/2019).

Penari-penari
cantik mengawali langkah kontingen Kota Ukir tersebut. Ada puluhan yang ikut di
rombongan Jepara, yang berada di urutan ke 13 setelah Kabupaten Rembang.
Diusungnya
Tradisi Jembul Tulakan ini sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat luas. Jika
di Jepara ada perayaan budaya yang cukup unik.

“Jika
biasanya sedekah bumi desa yang diarak adalah hasil bumi. Namun untuk di Desa
Tulakan adalah sebuah jembul, yang diarak berupa iratan-iratan bambu yang
disusun seperti gunungan besar yang menarik,” kata Plt Kepala Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan, Jepara, Zamroni Lestiaza.

Atraktif

Jembul Tulakan ini juga berkaitan kisah Ratu Kalinyamat saat
melawan Arya Penangsang. Kisahnya panjang.

Jembul Tulakan menurut cerita warga setempat, diyakini bisa
menjadi tolak bala. Sekaligus membantu mereka agar mendapatkan hasil pertanian
yang melimpah.

“Kami membawa pesan, untuk terus menjaga kearifan lokal
masyarakat. Jembul yang dibawa tidak hanya berupa gunungan, namun memiliki
makna yang mengikat. Tepat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng,” katanya.

Sutradara Pementasan Rhobi Sani menambahkan, dalam even tersebut
dirinya membawa delapan puluh personil yang terdiri dari tiga puluh penari
wanita dan sisanya adalah penari laki-laki, pengarak jembul dan personil musik
gamelan.

Persiapan sudah jauh hari dilakukan. Mulai dari materi hingga
personil yang tampil. “Kami menyaring dari berbagai sekolah di Kota Jepara,
Kecamatan Mlonggo, Bangsri, Donorojo, Tahunan dan Kedung. Semuanya
berkolaborasi menyuguhkan atraksi seni yang memikat hati penonton,” katanya.

Cantik

Dalam parade seni, duta seni menempuh perjalanan sekitar 2
Kilometer dengan finish lapangan
Giri Krida Bakti. Sepanjang perjalanan dari garis start mereka menari
dan melakukan display.
Salah satu peserta Ayu Emes mengaku senang bisa tampil dalam even
Jawa Tengah. 

Meskipun sudah sering mengikuti kegiatan parade budaya, menurutnya
kali ini agak berbeda. “Butuh stamina yang ekstra, karena tarian yang kami
tampilkan sangat menguras tenaga. Selain itu sepanjang perjalanan kita harus menari,”
katanya. Sepanjang jalan ribuan penonton memberikan sambutan yang meriah bagi
kontingen Jepara. 
Begitu juga Atikoh Ganjar Pranowo, istri gubernur Jawa Tengah
dan sejumlah pejabat lain yang duduk di panggung kehormatan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepergian Mbah Moen dan Warisannya untuk Kita

    Kepergian Mbah Moen dan Warisannya untuk Kita

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Medcom.id Seperti para nabi dan para wali. KH Maimoen Zubair tak mewariskan harta benda. Tapi ajaran hidup. Agar menjadi mulia. Selasa pagi. Pukul 08.56. Saya sedang sarapan nasi dengan sayur lodeh tewel di seberang Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. Dering hape saling menyahut. Membikin bising. Tung ting tung ting….. Sambil terus menyendok nasi saya buka […]

  • Polres Pati Sikat Motor Berknalpot Brong

    Polres Pati Sikat Motor Berknalpot Brong

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Petugas melakukan razia motor berknalpot racing brong di sekitar Stadion Joyokusumo baru-baru ini. Tindakan tegas dilakukan Polres Pati dalam menyikapi maraknya sepeda motor berknalpot racing brong. Mereka yang kedapatan memiliki sepeda motor berknalpot racing brong langsung ditilang. PATI – Polres Pati gencar menggelar razia dengan sasaran sepeda motor berknalpot racing atau brong. Adapun razia […]

  • Komisi D DPRD Pati Temukan Kondisi Mengejutkan di Puskesmas Gembong

    Komisi D DPRD Pati Temukan Kondisi Mengejutkan di Puskesmas Gembong

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Gembong pada Jumat (13/6/2025) menyusul keluhan masyarakat terkait fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Hasilnya mengejutkan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan rasa terkejutnya atas kondisi Puskesmas Gembong. “Hari ini Komisi D Sidak ke Puskesmas Gembong. Kita kaget, saya kira ini gudang […]

  • Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.983
    • 0Komentar

    PATI – Dalam upaya mengawal keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali mengangkat persoalan lemahnya sistem pengawasan pada penyelenggaraan Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG). Hal ini disampaikan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Menurut pengamatan dewan, pengawasan […]

  • Instagram PERSIJAP JEPARA 

    Kondisinya Memprihatinkan Rumput Stadion GBK Jepara jadi Sorotan Netizen

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Instagram PERSIJAP JEPARA JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) yang menjadi kandang Persijap Jepara disorot netizen. Banyak komentar miring karena kondisinya yang dinilai memprihatinkan. Bahkan mencuat wacana galang donasi untuk perbaikan rumput lapangan Stadion GBK. Setiap postingan latihan tim Persijap Jepara hampir selalu ada yang berkomentar soal rumput dinilai tidak layak untuk sebuah […]

  • Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    Gus Mus dan Kisah Proposal untuk Pejabat

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

      Ilustrasi Gus Mus bersama Mbah Moen/ @islamsantuy Oleh KH Yahya Cholil Staquf “Abahmu pernah rasan-rasan, kepingin merenovasi langggar”, kata paman saya, Kyai Mustofa Bisri, “tapi sampai meninggalnya belum kesampaian”. Saya tercenung. Itu bukan kalimat sharih, tapi mafhumnya jelas: perintah. Dan perintah yang musykil. Betapa tidak? Saya tidak punya uang. Dan saya bukan profesional dalam […]

expand_less