Breaking News
light_mode

Keberadaan Prawoto, Dikaji dari Serat Centini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
  • visibility 256
KAJI SEJARAH : Sejumlah warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo dan sekitarnya saat mengikuti tadarus Serat Centhini Sabtu (31/8/2019) malam lalu.


PATI, SUKOLILO – Malam suro (31/8/2019) malam
lalu digunakan warga Desa Prawoto dan sekitarnya untuk berdiskusi. Mereka
membedah Serat Centhini yang di dalamnya memuat informasi tentang Prawoto.

Lantunan kidung mengalun dari
beberapa orang tua yang melingkar di Balai Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo
pada malam 1 Suro atau yang jatuh pada Sabtu (31/8/2019) malam lalu. Tembang yang
dilantunkan itu dari Serat Centini. Mereka tengah melagukan bagian dari serat
yang menjadi salah satu rujukan penelitian sejarah tersebut.

Dalam bait yang ditembangkan itu
rupanya sangat familiar dengan desa tersebut. Seperti menyebutkan sendang
Gerudha atau yang dikenal Godo, sendang Beji dan sendang Jibing. Kesemua
sendang itu memang ada di Desa yang ada di bagian paling selatan sebelah barat
kabupaten Pati tersebut.

Warga dan para sesepuh desa itu
memang tengah mengkaji keterkaitan antara Prawoto yang disebutkan di Serat
Centhini. Keberadaan Prawoto baik sebagai wilayah maupun tokohnya yakni Sunan
atau Sultan Prawoto sendiri diakui memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah
Kerajaan Demak Bintoro.

Ali Romdhoni, salah seorang peneliti
dari desa setempat memang meyakini jika istana Keraton Prawoto pernah menjadi
pusat pemerintahan Kasultanan Demak. Mereka juga yakin jika hal tersebut juga
dijelaskan dalam serat centini yang mereka kaji.

“Seperti dikisahkan jika Raden
Jayengresmi cucu buyut dari Sunan giri pernah melakukan napak tilas yang pada
kemudian hari sampai di bekas istana Prawoto. Disana beliau bertemu dengan Kyai
Darmajati yang saat itu menjadi lurah,”terangnya.

Mereka bertemu di Sendang Beji untuk
kemudian diajak mampir ke rumah Lurah Kyai Damarjati. Setelah itu Raden
Jayengresmi ditunjukkan bekas istana para Sultan Demak termasuk digunakan untuk
Sultan atau Sunan Prawoto.

“Raden Jayengresmi juga ditunjukkan
Sendang Grudo yang merupakan tempat favorit pemandian raja-raja Demak dan
sendang Jibing yang menjadi tempat pemandian putri dan kerabat
keraton,”terangnya.

Informasi itu dinilai begitu penting
untuk kemudian digali secara menyeluruh. Oleh karena itulah mereka sengaja memilih
mengisi malam satu suro dengan tadarus serat Centhini. Yakni bertemakan “Istana
Prawoto dalam Pemberitaan Serat Centhini”.

“Kami sangat berharap nantinya
dengan memahami bahwa Prawoto memiliki nilai sejarah yang kuat bisa memotivasi
anak-anak muda sebagai generasi penerus agar dapat ikut melakukan
penelusuran,”terangnya.(has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam JEPARA – Wilayah terluar Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai […]

  • NU-PKB Harus Menang di Jepara pada Pemilu 2024

    NU-PKB Harus Menang di Jepara pada Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Kegiatan Muskercab 1 DPC PKB Jepara JEPARA – Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq menegaskan pada Pemilu 2024 mendatang NU dan PKB harus menang di Kota Ukir.  Hal itu diungkapkan dalam pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I DPC PKB Kabupaten Jepara di Kantor PKB Jalan MT. Haryono, Jepara, Sabtu (21/8/2021).  […]

  • Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    Pagu Dana Desa Pati 2026 Berkurang Sekitar Rp 60 Miliar Dibanding 2025

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.531
    • 0Komentar

    PATI – Pagu Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk Kabupaten Pati pasti akan menurun dibanding tahun lalu. Hal itu dikonfirmasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama. Menurut Tri Hariyama, alokasi Dana Desa 2026 untuk Kabupaten Pati berkurang sekitar Rp 60 miliar dibanding 2025. “Dibanding tahun kemarin, untuk Kabupaten Pati mengalami […]

  • DPRD Pati Desak Penindakan Tegas Tambang Ilegal di Sukolilo

    DPRD Pati Desak Penindakan Tegas Tambang Ilegal di Sukolilo

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil tindakan tegas terhadap penambangan galian C ilegal yang marak terjadi di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo. Desakan ini disampaikan oleh Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, menyusul polemik yang berkepanjangan terkait aktivitas penambangan ilegal tersebut. Bambang Susilo […]

  • DPRD Pati Dorong Generasi Muda Manfaatkan Potensi Alam untuk Berwirausaha

    DPRD Pati Dorong Generasi Muda Manfaatkan Potensi Alam untuk Berwirausaha

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda Pati. Beliau melihat potensi besar yang belum tergali dari sumber daya alam Pati, khususnya sektor kelautan dan pertanian. Hal ini disampaikan Danu saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pati baru-baru ini. “Anak-anak muda di Pati seharusnya […]

  • Halaqah Fiqih Peradaban di Kudus Kupas Masalah Minoritas

    Halaqah Fiqih Peradaban di Kudus Kupas Masalah Minoritas

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

      Halaqah Fikih Peradaban digelar di Kudus Halaqah Fikih Peradaban digelar di Aula Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an (PTYQ) Kudus, Minggu (13/11/2022). Mengkaji Fikih Siyasah dan masalah kaum minoritas. Menghadirkan sejumlah narasumber tokoh nasional. KUDUS – Kegiatan Halaqah Fikih Peradaban dihadiri narasumber antara lain Hasyim Asy’ari SH MSi PhD (ketua Komisi Pemilihan Umum/KPU) RI, KH Ulil […]

expand_less