Breaking News
light_mode

Analisa Gempa yang Mengguncang Lingkar Muria, Ada Sesar yang Sedang Menggeliat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
  • visibility 315

Kawasan lingkar Muria, yang
terdiri atas Kudus, Pati, Jepara, ditambah Demak diguncang gempa tektonik pada
Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 11.22. Episenter gempa berkekuatan 4,2 SR ini
berpusat pada koordinat 6,69 Lintang Selatan dan 110,78 Bujur Timur, tepatnya
di darat pada jarak 14 kilometer arah barat laut Kota Kudus pada kedalaman 10
kilometer.

Guncangan gempa ini dilaporkan
dirasakan di Kudus, Pati, Jepara dan sekitarnya dalam skala intensitas II-III
MMI (Modified Mercally Intensity).
Masyarakat dilaporkan sempat berlarian keluar rumah akibat terkejut dan panik
akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

”Dengan memperhatikan lokasi
episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa
kerak dangkal (shallow crustal
earthquake)
yang diduga kuat akibat aktivitas Sesar Muria. Sesar Muria ini
memiliki magnitudo maksimum (Mmax) 6,2 dengan laju geser sesar sekitar 1 mm per
tahun,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini
Tunami BMKG, sebagaimana rilis yang didapatkan lingkarmuria.com

Zona ini secara tektonik cukup
kompleks karena ada beberapa sesar aktif, seperti: Sesar Lasem, Sesar Muria,
Pati Thrust, serta sesar mikro yang tersebar di daratan dan di lepas pantai
Laut Jawa. Semua sesar ini pernah aktif dan ada catatan aktivitasnya hasil
monitoring BMKG

Sesar Lasem sebagai sesar dengan
kelurusan paling panjang, menempati suatu depresi dengan sumbu yang berarah
barat daya-timur laut. Ciri morfologi lain yang mengindikasikan keberadaan
sesar ini adalah sebuah pola kelurusan dari selatan Semarang ke arah timur laut
melewati Lasem dan menerus ke Laut Jawa.

Sementara itu, Sesar Muria
terletak membujur melintasi Gunung Muria ke arah utara hingga mencapai pesisir
pantai utara. Selain Sesar Lasem dan Sesar Muria, masih ada lagi sekitar sesar
aktif lain yaitu Sesar Kendeng Segmen Semarang dan Segmen Purwodadi, ditambah
masih ada 7 (tujuh) sesar mikro lainnya yang tersebar di lepas pantai Laut Jawa
di sekitar zona Semenanjung Muria.

Berdasarkan catatan sejarah
gempa, zona sumber gempa tersebut di atas bertanggungjawab terhadap beberapa
peristiwa gempa kuat dan merusak masa lalu, diantaranya gempa Lasem 1847, gempa
Ambarawa 1865, dan gempa Pati M6,8 pada 1890 dengan radius kerusakan sekitar
500 km. Selain itu Sesar Lasem juga pernah memicu terjadinya gempa di Kudus
pada tahun 1877, serta gempa Semarang pada tahun 1856,1958, 1959 dan 1966.

Adapun gempa Muria yang terjadi
saat ini, jika ditinjau letak episenternya tampak tepat terletak di jalur Sesar
Muria. Karakteristik kedalaman hiposenter sangat dangkal hanya 10 kilometer
menunjukkan bahwa aktivitas gempa ini dibangkitkan oleh sesar aktif.

Sesar aktif yang memiliki sejarah
gempa merusak, seperti halnya seismogenik lainnya yang tersebar di Jawa Tengah
tampaknya perlu dicermati, mengingat periode ulang gempa yang sangat mungkin
terjadi. Khususnya di Muria, dimana peristiwa gempa ini seolah mengingatkan
kita semua, bahwa zona seismogenik Muria dan sekitarnya memang masih aktif. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    Safin Pati Sports School Tampil di Barati Cup International 2025

    • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 417
    • 0Komentar

    SURABAYA – Safin Pati Sports School turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Barati Cup International 2025 yang digelar di tiga kota Jawa Timur: Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Turnamen ini berlangsung selama enam hari, mulai Selasa hingga Minggu (15–20 April 2025). Menginjak gelaran ketiga, Barati Cup International tahun ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U13, U14, […]

  • Dari Ikut-ikutan Jatuh Cinta di Dunia Hiburan

    Dari Ikut-ikutan Jatuh Cinta di Dunia Hiburan

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Annisa Firda Nur Hidayah Terjun di dunia hiburan sebenarnya tak terpikirkan oleh Anisa Firda Nur Hidayah. Namun karena keluarga mendukung, akhirnya gadis kelahiran Pati, 20 Maret 2003 ini benar-benar menekuni dunia hiburan. Dari model sampai aktris sinetron dilakoni gadis berambut lurus ini. ”Ya saat kecil dulu saya suka sekali foto-foto. Dari sana coba-coba mau terjun […]

  • Bupati Kudus saat meninjau pengelolaan sampah.

    Pemkab Kudus dan Pura Group Olah Sampah Jadi Energi Lewat RDF

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 1.938
    • 0Komentar

    KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melakukan peninjauan langsung terhadap proses pengolahan sampah menggunakan metode Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo, Sabtu (31/1/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pura Group sebagai upaya nyata mengubah persoalan sampah menjadi potensi sumber energi alternatif. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani […]

  • Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati berhasil menangkap enam tersangka pelaku pembacokan terhadap tiga remaja di Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 01.45 WIB tersebut sempat viral di media sosial, memperlihatkan sekelompok remaja mengeroyok dan membacok korban menggunakan senjata tajam. Ketiga korban, AT (16), AA […]

  • Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    Makelar Ketela jadi Beban Pengusaha Tapioka

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Ilustrasi ketela pohon yang menjadi bahan utama pembuatan tepung tapioka PATI – Makelar ketela atau singkong yang banyak berperan menentukan harga jual, membuat repot para pengusaha tepung tapioka di Kabupaten Pati. Hal itu diakui sangat mempengaruhi produksi tepung tapioka. Karena itu para pengusaha tepung tapiokadi  Kabupaten Pati bertekad membentuk kelompok Asosiasi Tapioka Pati (Atap). Asosiasi […]

  • Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Anggota DPR RI Dorong Pati Perkuat Pendapatan Daerah Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 365
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, mendorong Kabupaten Pati untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menghadapi tantangan ekonomi global yang berdampak pada penurunan APBN. Menurut Firman, ketergantungan pada APBN saja tidak cukup untuk membangun Pati yang lebih maju di berbagai bidang. “Untuk membangun Pati yang lebih baik dan maju, kita […]

expand_less