Breaking News
light_mode

Analisa Gempa yang Mengguncang Lingkar Muria, Ada Sesar yang Sedang Menggeliat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
  • visibility 282

Kawasan lingkar Muria, yang
terdiri atas Kudus, Pati, Jepara, ditambah Demak diguncang gempa tektonik pada
Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 11.22. Episenter gempa berkekuatan 4,2 SR ini
berpusat pada koordinat 6,69 Lintang Selatan dan 110,78 Bujur Timur, tepatnya
di darat pada jarak 14 kilometer arah barat laut Kota Kudus pada kedalaman 10
kilometer.

Guncangan gempa ini dilaporkan
dirasakan di Kudus, Pati, Jepara dan sekitarnya dalam skala intensitas II-III
MMI (Modified Mercally Intensity).
Masyarakat dilaporkan sempat berlarian keluar rumah akibat terkejut dan panik
akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

”Dengan memperhatikan lokasi
episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa
kerak dangkal (shallow crustal
earthquake)
yang diduga kuat akibat aktivitas Sesar Muria. Sesar Muria ini
memiliki magnitudo maksimum (Mmax) 6,2 dengan laju geser sesar sekitar 1 mm per
tahun,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini
Tunami BMKG, sebagaimana rilis yang didapatkan lingkarmuria.com

Zona ini secara tektonik cukup
kompleks karena ada beberapa sesar aktif, seperti: Sesar Lasem, Sesar Muria,
Pati Thrust, serta sesar mikro yang tersebar di daratan dan di lepas pantai
Laut Jawa. Semua sesar ini pernah aktif dan ada catatan aktivitasnya hasil
monitoring BMKG

Sesar Lasem sebagai sesar dengan
kelurusan paling panjang, menempati suatu depresi dengan sumbu yang berarah
barat daya-timur laut. Ciri morfologi lain yang mengindikasikan keberadaan
sesar ini adalah sebuah pola kelurusan dari selatan Semarang ke arah timur laut
melewati Lasem dan menerus ke Laut Jawa.

Sementara itu, Sesar Muria
terletak membujur melintasi Gunung Muria ke arah utara hingga mencapai pesisir
pantai utara. Selain Sesar Lasem dan Sesar Muria, masih ada lagi sekitar sesar
aktif lain yaitu Sesar Kendeng Segmen Semarang dan Segmen Purwodadi, ditambah
masih ada 7 (tujuh) sesar mikro lainnya yang tersebar di lepas pantai Laut Jawa
di sekitar zona Semenanjung Muria.

Berdasarkan catatan sejarah
gempa, zona sumber gempa tersebut di atas bertanggungjawab terhadap beberapa
peristiwa gempa kuat dan merusak masa lalu, diantaranya gempa Lasem 1847, gempa
Ambarawa 1865, dan gempa Pati M6,8 pada 1890 dengan radius kerusakan sekitar
500 km. Selain itu Sesar Lasem juga pernah memicu terjadinya gempa di Kudus
pada tahun 1877, serta gempa Semarang pada tahun 1856,1958, 1959 dan 1966.

Adapun gempa Muria yang terjadi
saat ini, jika ditinjau letak episenternya tampak tepat terletak di jalur Sesar
Muria. Karakteristik kedalaman hiposenter sangat dangkal hanya 10 kilometer
menunjukkan bahwa aktivitas gempa ini dibangkitkan oleh sesar aktif.

Sesar aktif yang memiliki sejarah
gempa merusak, seperti halnya seismogenik lainnya yang tersebar di Jawa Tengah
tampaknya perlu dicermati, mengingat periode ulang gempa yang sangat mungkin
terjadi. Khususnya di Muria, dimana peristiwa gempa ini seolah mengingatkan
kita semua, bahwa zona seismogenik Muria dan sekitarnya memang masih aktif. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    DPRD Pati Dorong Pelestarian Mangrove untuk Lindungi Masyarakat Pesisir

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mukit, menekankan pentingnya pelestarian mangrove di Kabupaten Pati, terutama di Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa. Ia menyatakan bahwa kelestarian hutan mangrove akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. “Dengan semakin lestarinya kawasan hutan mangrove di sana, akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Mukit. Mukit […]

  • 650 Peserta Berebut 387 Posisi PPPK di Pati

    650 Peserta Berebut 387 Posisi PPPK di Pati

    • calendar_month Sab, 23 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) telah digelar di SMKN 1 Pati Sabtu (23/2/2019). Sebanyak 650 peserta mengikuti seleksi tahap awal tersebut. Rekruitmen tahap awal ini difokuskan untuk tenaga honorer di bidang pendidikan, kesehatan dan THL penyuluh pertanian. Jumlah formasi […]

  • Kiat Sukses Bisnis Ala Safin : Kerja Keras, Kerja Cerdas, Mulai dari Kecil

    Kiat Sukses Bisnis Ala Safin : Kerja Keras, Kerja Cerdas, Mulai dari Kecil

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Ada tiga prinsip yang harus dipegang untuk sukses dalam berbisnis. Kerja keras, kerja cerdas, dan usaha dimulai dari yang kecil, nantinya kalau ditekuni akan menjadi besar sesuai kesenangannya. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin) saat menjadi pembicara dalam event talkshow dan pelantikan BPW VI Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia Wilayah Jawa Tengah di […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Para Calon Bupati Sampaikan Visi Misi Sebaik-baiknya

    Ketua DPRD Pati Minta Para Calon Bupati Sampaikan Visi Misi Sebaik-baiknya

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menghimbau para calon kepala daerah di Pati untuk memanfaatkan masa kampanye dengan maksimal. “Kami berharap semua paslon dapat memanfaatkan masa kampanye ini untuk menyampaikan visi dan misi mereka dengan baik kepada masyarakat secara maksimal,” ujarnya. Menurut Ali, masa kampanye merupakan kesempatan bagi calon untuk menunjukkan komitmen mereka […]

  • DPRD Pati dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD 2026, Fokus pada Efektivitas Program

    DPRD Pati dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD 2026, Fokus pada Efektivitas Program

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 487
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah mencapai kesepakatan mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (24/10/2025). Rapat paripurna tersebut […]

  • Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.728
    • 0Komentar

    Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah. Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di […]

expand_less