Breaking News
light_mode

Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Des 2022
  • visibility 293
Kepala Desa Pelemgede memberikan keterangan terkait video viral yang tidak benar

Pemdes Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati geram dan merasa dirugikan, karena sebuah akun medsos @patinews memviralkan video wawancara dengan seorang pria paruh baya, yang dinarasikan tidak pernah tersentuh bantuan. Tetapi setelah diklarifikasi ternyata video tersebut tidak benar. 

PATI – Sebuah video tentang seorang pria asal Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi yang disebutkan tak pernah mendapatkan bantuan viral di media sosial pada akhir November lalu. 

Video itu diunggah di akun sosial media facebook dan instagram pada 30 November lalu. Dalam unggahan juga disebutkan narasi jika Mbah Jasmani (70) warga Desa Pelemgede, nekat berjalan sampai Pati lantaran tidak pernah mendapatkan bantuan beras ataupun uang. Hanya saja unggahan itu saat ini sudah tidak terlihat lagi.

Jasmani memang warga Desa Pelemgede. Namun kenyataannya dia pernah mendapatkan bantuan. Baik bantuan personal yang diberi kan kepala desa maupun bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) namun diterima oleh istrinya.

“Kalau istri bicara ke saya memang benar. Pernah dapat bantuan. Jadi saya keliru ngomong (di Video,Red) karena tidak tahu apa yang dimaksudkan (Penanya,Red),”terang Jasmani kepada awak media saat diklarifikasi kemarin.

“Saya pribadi sering diberi. Pernah diberi beras 25 kilogram, mi, uang tunai terus. Kemarin mau ke Pati diberi Rp 200 ribu, pulang dari Pati kehabisan uang diberi lagi Rp 200 ribu di balai desa dan beras 10 kilogram serta mi, dan istri juga diberi lagi Rp 200 ribu. Saya sering dibantu Pak Inggi,” imbuhnya.

Kepala Desa Pelemgede, Hadi Mustamar sangat menyesalkan lantaran tidak ada klarifikasi saat video itu diunggah di sosial media. Padahal dia mengklarifikasi jika Jasmani pernah mendapatkan BLT DD lewat istrinya Parsini. Terlebih Jasmani sering merantau ke luar pulau. 

“Jadi video kalau Mbah Jasmani tidak pernah mendapatkan bantuan tidak benar. Karena pernah mendapatkan BLT DD di tahun 2020 sebesar Rp 2,7 juta. Begitu pula mertuanya yakni Sarinah,” paparnya.

Apalagi baik Jasmani maupun mertuanya kini tengah diupayakan agar bisa masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Usulan itu bahkan telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu.

“Namun desa hanya memiliki kewenangan mengusulkan saja. Soal disetujui atau tidak kami tidak ada kewenangan tersebut,”terangnya.

Selalu Dibantu

“Setiap pulang merantau pasti datang ke balai desa untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Diapun menilai jika klarifikasi itu perlu disampaikan ke media dan pegiat sosial media. Lantaran telah sudah memberi citra buruk ke pemerintah desa (Pemdes).

“Akibat video itu berdampak besar. Terutama saling tuduh ke pemerintah desa.,”tambahnya.

Pasca kejadian itu diapun mendesak agar pihak media sosial yang mengunggah untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf. Dari informasi yang dihimpun pertemuan antara keduanya pun akhirnya terjadi pada Senin (5/12/2022) siang kemarin. Dimana pihak media sosial tersebut meminta maaf dan mengakui kesalahannya, karena mengaku kasihan. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    Anggota DPRD Pati Hardi : Meron Ajarkan Nilai dan Tradisi Luhur untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hardi, menekankan pentingnya tradisi Meron sebagai wadah untuk mengajarkan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. Menurutnya, Meron tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang kebersamaan, rasa syukur, dan ketaatan kepada Allah SWT. “Semoga tradisi Meron tetap lestari di Desa Sukolilo, dan dapat terus menginspirasi generasi mendatang,” ujar politisi dari […]

  • Wabup Pati Dukung Pengembangan Batik Nusantara di Wastra Batik Festival Bojonegoro

    Wabup Pati Dukung Pengembangan Batik Nusantara di Wastra Batik Festival Bojonegoro

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 216
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir dalam Wastra Batik Festival di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (18-21 Juni 2025). Kehadirannya menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Pati terhadap pelestarian dan pengembangan batik sebagai warisan budaya Nusantara. Festival yang dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro ini dihadiri pula oleh sejumlah kepala daerah dari Jawa Tengah […]

  • Polda Jateng Terjunkan Seribuan Personel Sukseskan PPKM Darurat

    Polda Jateng Terjunkan Seribuan Personel Sukseskan PPKM Darurat

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

      Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al Qudusy Semarang – Polda Jawa Tengah (Jateng) menegaskan bakal maksimal atau All Out untuk melaksanakan kebijakan Pemerintah soal Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di wilayah hukumnya. Sebanyak 1.520 personel kepolisian bakal diturunkan untuk melaksanakan kebijakan pengganti sementara PPKM Mikro tersebut. Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi […]

  • Ali Badrudin: Perangkat Desa Harus Netral dan Jaga Kondusivitas di Pilkada 2024

    Ali Badrudin: Perangkat Desa Harus Netral dan Jaga Kondusivitas di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati sekaligus Ketua Sementara DPRD Pati, Ali Badrudin, kembali mengingatkan perangkat desa di Kabupaten Pati untuk menjaga kondusivitas dan netralitas di tahun politik menjelang Pilkada 2024. “Perbedaan pandangan politik seringkali menjadi pemicu sekat antar masyarakat. Untuk itu, edukasi politik yang baik dan upaya pengamanan dari pihak pemerintah desa sangat penting untuk […]

  • Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    Mendes PDTT Luncurkan Inisiatif “Menteri Desa Cup” di Gelora Soekarno Mojoagung: Dorongan untuk Pariwisata Olahraga Desa

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 232
    • 0Komentar

    PATI – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengunjungi Kabupaten Pati pada Kamis (24/7/2025). Salah satu kunjungannya adalah ke Gelora Soekarno Mojoagung, di mana ia didampingi langsung oleh Bupati Pati, Sudewo. Dalam kunjungan tersebut, Mendes PDTT berencana akan menginisiasi penyelenggaraan “Menteri Desa Cup” di stadion tersebut. “Alhamdulillah, sebagai Menteri Desa, […]

  • Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    Tari Rondhek Banyumanis Unjuk Gigi di Jateng Fair 2019

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Tarian Rondhek Banyumanis  JEPARA – Kabupaten Jepara menampilkan kesenian Tari Rondhek dari Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo, di Pameran, Rekreasi, Produk Pembangunan (PRPP) Jateng Fair akhir pekan lalu di Semarang. Sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara unjuk gigi dalam ajang tahunan tersebut. Mulai dari produk khas daerah, hingga keunikan seni dan budaya masing-masing. […]

expand_less