Breaking News
light_mode

Warga Pelemgede Pati Diviralkan Medsos Tak Dapat Bansos, Inilah Faktnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 6 Des 2022
  • visibility 127
Kepala Desa Pelemgede memberikan keterangan terkait video viral yang tidak benar

Pemdes Pelemgede Kecamatan Pucakwangi Pati geram dan merasa dirugikan, karena sebuah akun medsos @patinews memviralkan video wawancara dengan seorang pria paruh baya, yang dinarasikan tidak pernah tersentuh bantuan. Tetapi setelah diklarifikasi ternyata video tersebut tidak benar. 

PATI – Sebuah video tentang seorang pria asal Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi yang disebutkan tak pernah mendapatkan bantuan viral di media sosial pada akhir November lalu. 

Video itu diunggah di akun sosial media facebook dan instagram pada 30 November lalu. Dalam unggahan juga disebutkan narasi jika Mbah Jasmani (70) warga Desa Pelemgede, nekat berjalan sampai Pati lantaran tidak pernah mendapatkan bantuan beras ataupun uang. Hanya saja unggahan itu saat ini sudah tidak terlihat lagi.

Jasmani memang warga Desa Pelemgede. Namun kenyataannya dia pernah mendapatkan bantuan. Baik bantuan personal yang diberi kan kepala desa maupun bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) namun diterima oleh istrinya.

“Kalau istri bicara ke saya memang benar. Pernah dapat bantuan. Jadi saya keliru ngomong (di Video,Red) karena tidak tahu apa yang dimaksudkan (Penanya,Red),”terang Jasmani kepada awak media saat diklarifikasi kemarin.

“Saya pribadi sering diberi. Pernah diberi beras 25 kilogram, mi, uang tunai terus. Kemarin mau ke Pati diberi Rp 200 ribu, pulang dari Pati kehabisan uang diberi lagi Rp 200 ribu di balai desa dan beras 10 kilogram serta mi, dan istri juga diberi lagi Rp 200 ribu. Saya sering dibantu Pak Inggi,” imbuhnya.

Kepala Desa Pelemgede, Hadi Mustamar sangat menyesalkan lantaran tidak ada klarifikasi saat video itu diunggah di sosial media. Padahal dia mengklarifikasi jika Jasmani pernah mendapatkan BLT DD lewat istrinya Parsini. Terlebih Jasmani sering merantau ke luar pulau. 

“Jadi video kalau Mbah Jasmani tidak pernah mendapatkan bantuan tidak benar. Karena pernah mendapatkan BLT DD di tahun 2020 sebesar Rp 2,7 juta. Begitu pula mertuanya yakni Sarinah,” paparnya.

Apalagi baik Jasmani maupun mertuanya kini tengah diupayakan agar bisa masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Usulan itu bahkan telah dilakukan sejak tahun 2020 lalu.

“Namun desa hanya memiliki kewenangan mengusulkan saja. Soal disetujui atau tidak kami tidak ada kewenangan tersebut,”terangnya.

Selalu Dibantu

“Setiap pulang merantau pasti datang ke balai desa untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Diapun menilai jika klarifikasi itu perlu disampaikan ke media dan pegiat sosial media. Lantaran telah sudah memberi citra buruk ke pemerintah desa (Pemdes).

“Akibat video itu berdampak besar. Terutama saling tuduh ke pemerintah desa.,”tambahnya.

Pasca kejadian itu diapun mendesak agar pihak media sosial yang mengunggah untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf. Dari informasi yang dihimpun pertemuan antara keduanya pun akhirnya terjadi pada Senin (5/12/2022) siang kemarin. Dimana pihak media sosial tersebut meminta maaf dan mengakui kesalahannya, karena mengaku kasihan. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama Pemkab Kudus dan PT. Djarum Sukses Bangun 92 Rumah Layak Huni

    Kerja Sama Pemkab Kudus dan PT. Djarum Sukses Bangun 92 Rumah Layak Huni

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus dan PT. Djarum kembali menunjukkan sinergi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, Kamis (24/4/2025), menerima secara simbolis bantuan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dari PT. Djarum untuk 92 keluarga di empat kecamatan. “Program ini tak hanya memperbaiki kualitas hidup, tapi juga membangun harapan baru,” ujar Sam’ani. Program […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    DPRD Pati Minta Pemkab Temukan Solusi Atasi Pernikahan Dini

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya kasus pernikahan dini di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa pernikahan dini dapat berdampak buruk terhadap masa depan anak. Muntamah menuturkan bahwa angka pernikahan dini di Pati erat kaitannya dengan tingginya angka putus sekolah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengambil langkah solutif guna menekan angka […]

  • Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Betapa gembiranya warga Desa Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah. Jamhari, modin desa setempat mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung […]

  • DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Bantuan Sarana Prasarana dan Asuransi bagi Pembudidaya Ikan

    DPRD Pati Dorong Pemkab Tingkatkan Bantuan Sarana Prasarana dan Asuransi bagi Pembudidaya Ikan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Muslihan, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk meningkatkan bantuan sarana dan prasarana produksi perikanan, baik untuk sektor budidaya maupun perikanan tangkap. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pati. Selain bantuan sarana dan prasarana, Muslihan juga menyoroti pentingnya perlindungan […]

  • Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    Hari Kartini 2020 : Pameran Benda Bersejarah Pahlawan Emansipasi

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Foto RA Kartini dan sekolah yang didirikannya JEPARA – Bulan April nanti, komunitas Rumah Kartini menggelar pameran bertajuk “Kartini di Mata Jepara”. Semua barang-barang bersejarah yang terkait dengan sang pahlawan emansipasi itu akan dipajang di Pendapa Kartini pada 23-24 April. Ada 300-an data yang telah terkumpul. Salah satu pendiri Rumah Kartini, Apeep Qimo mengungkapkan, Jepara […]

  • Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102
    • 0Komentar

      PATI – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) karena diduga melanggar aturan netralitas ASN. Ketiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati, Riyoso, serta Kepala Bagian […]

expand_less