Breaking News
light_mode

Sujud Syukur Danu, Kades Termuda di Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 16 Des 2018
  • visibility 131

Penuh syukur Danu saat dipastikan terpilih menjadi kepala des Panjunan

PATI – Danu Ikhsan, calon kepalada desa Panjunan nomor urut 2 langsung bersujud syukur. Perolehan suaranya yang melejit dan dipastikan menang telak atas dua rivalnya, membuat putra politikus PDI Perjuangan Noto Subiyanto ini menjadi kepala desa termuda di Kabupaten Pati.
Danu berhasil mengumpulkan suara
paling banyak. Total dari enam wilayah pemilihan Danu mengumpulkan 1658 suara.
Calon nomor urut 1 hanya mengumpulkan 97 suara. Sedangkan calon yang merupakan
petahana, nomor urut tiga hanya mampu menguntit dengan perolehan 504 suara. Di
Panjunan, jumlah pemilih yang terdaftar ada 2659. Yang hadir mencoblos ada 2305
pemilih.
Danu Ikhsan
Kado Ultah dan Nikah
Terpilihnya Danu, sekaligus menjadi kado terindahnya. Danu, baru
saja genap berusia 26 tahun beberapa hari yang lalu. Selain itu Danu juga masih
dalam suasana bulan madu. Dia baru saja melangsungkan resepsi pernikahan pada
Sabtu 24 November lalu di Hotel Pati.
Terpilih memimpin Desa Panjunan,
Danu sangat berterimakasih kepada pendukungnya dan semua masyarakat Panjunan.
”Kepada para pendukung, kedua orang tua, dan semua masyarakat saya
berterimakasih,” kata Danu usai dipastikan unggul dalam penghitungan suara.
Sebagai kepala desa yang terbilang
muda, Danu mengaku akan memaksimalkan potensi anak-anak muda untuk turut serta
dalam pembangunan desa. Selain itu Danu juga berkomitmen dalam menjalankan
pemerintahannya nanti tidak akan membeda-bedakan siapapun. Agama, maupun siapa
mendukung siapa.
”Sesudah ini tidak ada lagi kubu-kubunan.
Siapa mendukung siapa. Kita adalah warga Deasa Panjunan. Semua untuk memajukan
desa yang kita cintai ini. Ayo rukun dengan tetangga,” kata Danu di hadapan
warga yang telah menunggu di depan gerbang balaidesa.
Danu oleh pendukungnya kemudian
diarak menuju rumahnya, dalam arak-arakan tersebut diiringi kesenian barongan.
Selain itu gelegar kembang api juga mengiringi kemenangan Danu di tengah rintik
hujan yang mengguyuk Kota Pati sejak siang kemarin. Penghitungan sendiri
selesai sekitar pukul 17.30, usai di[astikan menjadi kepala desa terpilih, Danu
yang berpakaian hem putih lengan panjang dan songkok hitam langsung bersujud
syukur di pendapa balai desa yang menjadi tempat pemungutan suara. (has)  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    Sidak Komisi D DPRD Pati: Pembangunan Revitalisasi SD Negeri Sampok Dinilai Tidak Sesuai Anggaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.705
    • 0Komentar

    PATI – Pembangunan revitalisasi SD Negeri Sampok yang berada di Kecamatan Gunung Wungkal menjadi perhatian publik. Hal ini muncul setelah anggaran pembangunan sebesar lebih dari Rp 700 juta dinilai tidak sesuai dengan hasil pembangunan yang terwujud. Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, mengungkapkan bahwa tim melakukan sidak ke sekolah tersebut setelah menerima laporan terkait […]

  • Meriahnya Tradisi Meron di Sukolilo, Gunungan Tinggi Simbol Kemakmuran

    Meriahnya Tradisi Meron di Sukolilo, Gunungan Tinggi Simbol Kemakmuran

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Meron, yang telah ada sejak abad ke-17, kembali digelar di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Selasa (17/9/2024). Acara ini bertujuan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga berkumpul di Jalan Pati-Purwodadi, tepatnya di Desa Sukolilo, untuk menyaksikan 13 gunungan Meron yang telah disiapkan. Gunungan-gunungan ini, yang mencapai tinggi sekitar 3 […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    Anggota DPRD Pati Dorong Generasi Muda Kembangkan Potensi Buah Lokal

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mendorong generasi muda untuk terjun dan mengembangkan sektor pertanian tanaman buah di Kabupaten Pati. Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah penghasil buah-buahan khas, seperti jambu citra dan kelapa kopyor. Anggota DPRD Pati, Eko Kuswanto, menyatakan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan menjanjikan. “Pertanian tanaman buah ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Potensinya […]

  • Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    Anggota DPRD Pati, Mukit Optimistis Wushu Pati Berprestasi di Bawah Kepemimpinan KONI yang Baru

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan optimisme terhadap masa depan olahraga Wushu di Pati. Ia berharap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang dipimpin oleh Sutarto Oentarso mampu membawa kemajuan bagi cabang olahraga ini. “Semoga dengan kepemimpinan Pak Kokok, olahraga khususnya wushu bisa lebih maju dan melahirkan atlet-atlet […]

  • Hadapi Dejan FC, Persipa Pati Buru Kemenangan untuk Keluar dari Juru Kunci 

    Hadapi Dejan FC, Persipa Pati Buru Kemenangan untuk Keluar dari Juru Kunci 

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    MAGELANG – Persipa Pati akan menghadapi Dejan FC dalam putaran kedua Liga Nusantara (Liga 3) musim 2025–2026 besok Sabtu (20/12/2025) pukul 15:00 WIB di Stadion Moch Soebroto Magelang. Tim yang menjadi kebanggaan warga Pati ini sedang dalam kondisi sulit setelah mengalami kekalahan pada laga sebelumnya. Pada Senin (15/12/2025) malam, Persipa Pati harus menerima kekalahan 0-1 […]

  • Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    Bercita-cita Membangun Masyarakat Desa

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Ema Nur Fadlillah Ema Nur Fadlillah/DOKUMEN PRIBADI Sekarang ini banyak anak muda yang acuh dengan desanya. Namun berbeda dengan Ema Nur Fadlillah. Perempuan kelahiran Pati 6 September 1998 ini malah merasa terpanggil memerhatikan desanya sendiri. Ia merasa galau, jika anak muda enggan bangga dengan desanya. Untuk itu meskipun ia sekarang banyak berkegiatan di luar kota, […]

expand_less