Breaking News
light_mode

Siap-siap, Masuk Obyek Wisata di Jepara Bisa Gratis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
  • visibility 69


Pulau Panjang menjadi salah satu obyek wisata yang akan digratiskan Pemkab Jepara
Senin hingga Jumat, masuk obyek
wisata di Kabupaten Jepara gratis. Obyek wisata yang dimaksud itu adalah obyek
wisata yang dikelola Pemkab Jepara. Kebijakan itu diharapkan mampu meningkat geliat
pariwisata di Bumi Kartini ini.

Rancangan perda tentang perubahan
kedua atas Perda nomor 26 tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi yang
menjadi dasar aturan tersebut. Dalam lampiran regulasi di raperda itu,
disebutkan struktur dan besaran tarif retribusi tempat wisata, di mana setiap
Senin hingga Jumat retribusi masuk objek wisata nol rupiah atau ditiadakan.

Hanya di hari Sabtu, Minggu dan
libur nasional tetap diberlakukan retribusi. Begitu pula untuk pekan
syawalan/pesta lomban, tahun baru dan kegiatan lainnya. Nilainya sebagaimana
yang diberlakukan tahun lalu.

Objek wisata yang dikelola oleh
Pemkab Jepara itu meliputi Pantai Kartini, Pantai Tirta Samudra, Benteng
Portugis, Pulau Panjang dan Museum RA Kartini.

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi
mengatakan, wisatawan yang berkunjung untuk berwisata di tempat-tempat wisata
di kota ukir ada kecenderungan beralih pada akhir pekan atau hari besar.

Para pengunjung sedang mendirikan tenda di Pulau Panjang

“Karena itu diperlukan adanya
manajemen penyelenggaraan pengelolaan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara,” kata Dian.

Di samping berubahnya pola waktu
berwisata, juga bertambahnya beberapa jenis tempat rekreasi di Kabupaten Jepara,
sehingga diperlukan langkah-langkah teknis dalam pengelolaan tempat rekreasi
tersebut.

Meliputi, penyediaan sumber daya
manusia dan mengatur kembali skema dan pengenaan retribusi tempat-tempat
rekreasi menjadi lebih proporsional sesuai tempat dan waktu.

Dengan adanya penghapusan retribusi
itu harapannya kunjungan wisata ke wilayah Jepara semakin meningkat.
”Harapannya mereka semakin lama tinggal di Jepara dan bisa melakukan aktivitas
lain. Misalnya menginap berbelanja di sekitar objek wisata yang dikunjungi
sehingga terjadi peningkatan pajak serta memberi peluang masyarakat untuk
berusaha di sektor pariwisata,” ujarnya.

Dengan demikian, sektor
perekonomian di sekitar lokasi wisata akan terus berkembang. ”Karena bagi kami,
multiplier effect yang kami harapkan muncul dari sektor pariwisata, dengan
begitu masyarakat akan lebih sejahtera,” tuturnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    Panduan Nyoblos Ala Gus Mus : Pilih Sesuai Hati Nurani, Jangan Mengecam Pilihan Orang Lain

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PESTA DEMOKRASI – Ulama kharismatik asal Rembang, KH Mustofa Bisri memberikan fatwa menyejukkan menjelang Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari. Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini memberikan petunjuk untuk memilih calon pemimpin Indonesia. dalam pesannya yang disampaikan melalui video youtube KANAL MATA AIR, (12/2) Gus Mus menekankan agar masyarakat memilih menggunakan akal sehat […]

  • Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

    Melalui P5RA, MA Salafiyah Kajen Ajak Siswa Cintai Budaya Jawa

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menyelenggarakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alamin (P5RA) dengan tema kearifan lokal Jawa pada Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini menekankan pentingnya melestarikan tradisi Jawa seperti mitoni (tingkeban), upacara adat untuk merayakan kehamilan tujuh bulan. K.R.T. Meggi Hannusa, Abdi Dalem dari Keraton Surakarta, […]

  • IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati periode 2025-2028 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (5/7). Pelantikan ini dihadiri oleh para dokter anggota IDI serta perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati. Ketua PMI Pati, Atik Sudewo, menyampaikan dukungannya kepada kepengurusan baru IDI. […]

  • Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    Anggota DPRD Pati, Kastomo Tekankan Pentingnya Manajemen yang Baik untuk BUMDes

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Kastomo, menilai kondisi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pati masih belum sepenuhnya siap. Kesiapan tersebut meliputi manajemen dan sumber daya manusia (SDM). Realitanya, banyak BUMDes yang belum beroperasi. Pertumbuhan BUMDes di Kabupaten Pati juga masih minim, hanya sekitar 10 persen. “Saya melihat keadaan BUMDes di Kabupaten Pati, kesiapan […]

  • Pemdes Ngagel Salurkan Beras Gratis untuk Warganya

    Pemdes Ngagel Salurkan Beras Gratis untuk Warganya

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Penyaluran bantuan beras kepada warga Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Ribuan paket sembako dibagikan oleh Pemerintah Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti kepada warganya. Bantuan berupa beras itu dibagikan dalam rangka PPKM darurat yang turut berlaku di wilyah Kabupaten Pati. PATI – Dengan menggunakan angkutan bak terbuka, sejumlah perangkat Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti mendistribusikan langsung kepada warganya. Hal […]

  • Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    Caleg Gagal di Pati Ketangkap Nyabu Dalam Operasi Pekat Candi 2024

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PATI – Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Tengah asal Kecamatan Tlogowungu, Pati yang gagal terpilih turut serta terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Candi 2024 yang digelar Polresta Pati. Caleg tersebut berinisial AR, usianya masih cukup muda yakni 36 tahun. Sebelumnya AR merupakan anggota DPRD Pati periode 2019-2024, namun dirinya di-PAW karena […]

expand_less