Breaking News
light_mode

Siap-siap, Masuk Obyek Wisata di Jepara Bisa Gratis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
  • visibility 228


Pulau Panjang menjadi salah satu obyek wisata yang akan digratiskan Pemkab Jepara
Senin hingga Jumat, masuk obyek
wisata di Kabupaten Jepara gratis. Obyek wisata yang dimaksud itu adalah obyek
wisata yang dikelola Pemkab Jepara. Kebijakan itu diharapkan mampu meningkat geliat
pariwisata di Bumi Kartini ini.

Rancangan perda tentang perubahan
kedua atas Perda nomor 26 tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi yang
menjadi dasar aturan tersebut. Dalam lampiran regulasi di raperda itu,
disebutkan struktur dan besaran tarif retribusi tempat wisata, di mana setiap
Senin hingga Jumat retribusi masuk objek wisata nol rupiah atau ditiadakan.

Hanya di hari Sabtu, Minggu dan
libur nasional tetap diberlakukan retribusi. Begitu pula untuk pekan
syawalan/pesta lomban, tahun baru dan kegiatan lainnya. Nilainya sebagaimana
yang diberlakukan tahun lalu.

Objek wisata yang dikelola oleh
Pemkab Jepara itu meliputi Pantai Kartini, Pantai Tirta Samudra, Benteng
Portugis, Pulau Panjang dan Museum RA Kartini.

Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi
mengatakan, wisatawan yang berkunjung untuk berwisata di tempat-tempat wisata
di kota ukir ada kecenderungan beralih pada akhir pekan atau hari besar.

Para pengunjung sedang mendirikan tenda di Pulau Panjang

“Karena itu diperlukan adanya
manajemen penyelenggaraan pengelolaan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara,” kata Dian.

Di samping berubahnya pola waktu
berwisata, juga bertambahnya beberapa jenis tempat rekreasi di Kabupaten Jepara,
sehingga diperlukan langkah-langkah teknis dalam pengelolaan tempat rekreasi
tersebut.

Meliputi, penyediaan sumber daya
manusia dan mengatur kembali skema dan pengenaan retribusi tempat-tempat
rekreasi menjadi lebih proporsional sesuai tempat dan waktu.

Dengan adanya penghapusan retribusi
itu harapannya kunjungan wisata ke wilayah Jepara semakin meningkat.
”Harapannya mereka semakin lama tinggal di Jepara dan bisa melakukan aktivitas
lain. Misalnya menginap berbelanja di sekitar objek wisata yang dikunjungi
sehingga terjadi peningkatan pajak serta memberi peluang masyarakat untuk
berusaha di sektor pariwisata,” ujarnya.

Dengan demikian, sektor
perekonomian di sekitar lokasi wisata akan terus berkembang. ”Karena bagi kami,
multiplier effect yang kami harapkan muncul dari sektor pariwisata, dengan
begitu masyarakat akan lebih sejahtera,” tuturnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Pati: Hari Jadi ke-702 Momentum Wujudkan Pati yang Aman dan Makmur

    Ketua DPRD Pati: Hari Jadi ke-702 Momentum Wujudkan Pati yang Aman dan Makmur

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyampaikan harapannya pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702. Dengan tema “Pati Mutiara (Makmur, Unggul, Tertib, Inovatif, Rapi, dan Aman) ‘Saekapraya, Pati Kang Waskita’”. Ali Badrudin menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam mewujudkan Pati yang lebih baik. “Mudah-mudahan Pati ke depan aman, damai, tentram, dan sejahtera […]

  • Penasaran? Beginilah Penampakan Jersey Persipa Musim Ini

    Penasaran? Beginilah Penampakan Jersey Persipa Musim Ini

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Persipa bakal melaunching jersey beserta skuadnya untuk musim kompetisi 2018 ini. Launching dilakukan di Stadion Joyokusumo Jumat (23/3/18) sore sekaligus laga uji coba melawan melawan UNSA ASMI FC. Akan ada dua jersey Persipa yang bakal diperkenalkan kepada pendukungnya. Jersey pertama dengan warna merah dengan list warna putih, dan jersey kedua berwarna […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    Anggota DPRD Pati Dorong Peningkatan Fasilitas Perikanan di Juwana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendesak pemerintah untuk meningkatkan fasilitas di sektor perikanan di Juwana. Ia menilai sektor perikanan merupakan salah satu penunjang perekonomian utama di Pati yang berdampak luas pada sektor lainnya. “Perikanan di Juwana menjadi barometer perikanan di Indonesia. Kita harus akui bahwa sektor ini sangat penting […]

  • Pesta Rakyat Menyambut Desa Wisata Tluwuk Wedariijaksa

    Pesta Rakyat Menyambut Desa Wisata Tluwuk Wedariijaksa

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Tarian menyambut tim penilai calon desa wisata di balaidesa Tluwuk Wedarijaksa Pati Masyarakat Desa Tluwuk kompak untuk menjadikan desanya menjadi desa wisata. Desa ini mengandalkan hutan mangrove di pantai ujung Tluwuk sebagai destinasi utama. PATI – Kemeriahan ala pesta tersaji di balaidesa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, Senin (28/3/2022). Terik matahari tak menghalangi orang-orang memadati balaidesa. Mereka […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Soroti Pentingnya Pupuk Bersubsidi untuk Kemajuan Sektor Perikanan Budidaya

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pati – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya. Hal ini mengingat potensi besar yang dimiliki Pati sebagai Kota Mina Tani, dengan garis pantai mencapai 60 kilometer yang sangat mendukung kegiatan perikanan budidaya. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menekankan pentingnya dukungan […]

  • Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    Mahasiswa UIN Sunan Kudus Sosialisasikan Pengenalan dan Penanganan Halusinasi di Panti Jalma Sehat Kudus

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    KUDUS – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Sunan Kudus menggelar Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terintegrasi dengan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Panti Jalma Sehat Kudus. Rabu (16/7/2025), mereka menyelenggarakan sosialisasi bertema “Bagaimana Cara Mengenali dan Mengatasi Halusinasi pada Pasien Psikosis” bagi pasien yang kondisinya telah pulih 80%. Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi […]

expand_less