Breaking News
light_mode

Sepedanan Keliling Kota, Bupati Bukber di Pusat Kuliner

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
  • visibility 205

PATI – Bersama Sekda Suharyono, dan para Kabag di
lingkungan Setda Pati, Bupati Haryanto bersepeda keliling kota akhir pekan
kemarin (11/5/2019). Selain bersepeda, bupati juga meninjau perkembangan pusat kuliner yang
menjadi pusat relokasi PKL di zona merah tersebut sekaligus berbuka puasa
bersama di sana.

Sepeda
santai sore hari itu dimulai dari halaman Setda Pati ke timur ke arah Pendopo
Kemiri, kemudian menuju pusat kuliner di Jalan Tunggul Wulung belakang GOR
Pesantenan, yang merupakan eks TPK Perhutani Pati.

Sesampainya
di pusat kuliner, bupati langsung meninjau tiap sudut bangunan pusat kuliner,
dan melihat hasil renovasi yang telah dilakukan. Bupati memastikan lokasi
tersebut dalam keadaan baik untuk ditempati para pedagang.

Dengan
berkeliling di pusat kuliner, Bupati Haryanto memastikan pusat kuliner
mengalami perkembangan yang baik setelah lebih dari dua pekan pedagang
direlokasi ke tempat tersebut.

”Alhamdulillah
sudah mulai ramai. Saya harap kunjungan masyarakat ke tempat ini semakin
meningkat. Karena di sini lengkap, sebagai pusat kuliner di Kabupaten Pati.
Selain makanan, wahana permainan dan pakaian juga dijual di tempat ini,” kata
Bupati Haryanto di sela-sela berkeliling di lokasi tersebut.

Bupati
juga berharap, agar para pedagang tak khawatir berlebihan dengan lokasi pusat
kuliner. Bupati berjanji akan memberi fasilitasi kepada para pedagang secara
bertahap.

Renovasi
yang akan segera dikerjakan nanti adalah tiga titik pagar yang akan dipugar dan
dijadikan pintu masuk. Tujuannya, agar para pengunjung mendapatkan akses masuk
yang lebih mudah nyaman dan leluasa.

Kedepan,
pihaknya yakin pusat kuliner tersebut akan lebih ramai oleh para pengunjung.
Oleh sebab itu, baik pedagang dan pengunjung tak usah khawatir dengan tempat
relokasi tersebut.

”Kedepan
semoga jualannya makin laris. Semuanya memang butuh proses, dan bertahap. Tidak
bisa tiba-tiba besar. Dalam dunia usaha juga seperti itu. Kita perjuangkan
sama-sama,” imbuhnya.

Masuk
waktu berbuka, ditemani pejabat dan juga beberapa pengunjung, bupati menyantap
empek-empek sebagai menu pembukanya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    DPRD Pati Dorong Penataan Infrastruktur Alun-Alun Kembangjoyo untuk Peningkatan Ekonomi Pedagang

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.902
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo, yang telah dibangun sebagai lokasi relokasi bagi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari zona merah PKL, memerlukan penataan infrastruktur guna mengembalikan statusnya sebagai pusat kuliner yang ramai di Kabupaten Pati. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, yang menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut sangat diperlukan. “Bahwa perbaikan […]

  • Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Ruang dosen di Gedung B lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong” karya Puthut Bukhorie. Gedung yang biasanya menjadi tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas […]

  • Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    Ketua DPRD Pati Berharap Pergantian Anggota Pansus Hak Angket Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menyampaikan harapannya terkait pergantian anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia berharap, dengan perubahan ini, rapat Pansus dapat berjalan lebih maksimal dan efektif. Menurutnya, hingga saat ini rapat Pansus telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan koridor yang ada. Ia menegaskan bahwa tidak ada […]

  • Edy Wuryanto Sebut Perpres 115/2025 MBG sebagai Langkah Besar, Tapi Butuh Kesiapan Lapangan

    Edy Wuryanto Sebut Perpres 115/2025 MBG sebagai Langkah Besar, Tapi Butuh Kesiapan Lapangan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan pentingnya memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar terlaksana secara efektif setelah pemerintah mulai mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola MBG. Menurutnya, keberhasilan program berskala nasional ini hanya dapat dicapai bila pusat dan daerah memahami perannya masing-masing secara jelas. […]

  • Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 245
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Babak 8 besar adalah laga final sesungguhnya bagi tim Persiku Kudus untuk memastikan tiket promosi ke Liga 2. Sebab dari 8 tim yang berhak promosi ke Liga 2 hanya 6 tim saja. Di babak 8 besar terbagi menjadi dua grup. Persiku Kudus berada satu grup dengan Persibo Bojonegoro, Persikota Tangerang, dan Tornado FC. […]

  • Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 458
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa. Pada Senin (22/4/2019) […]

expand_less