Breaking News
light_mode

Segera Daftarkan Kebudayaan Muria jadi Warisan Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 5 Nov 2020
  • visibility 287

 

 

Kegiatan monitoring dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Kampung Budaya Piji Wetan

KUDUS – Kepala Bidang Kebudayaan
Disbudpar Kabupaten Kudus Roro Lilik Ngesti W, mengaku simpatik dengan apa yang
sudah dilakukan oleh masyarakat Kampung Budaya Piji Wetan Desa Lau. Rencananya
ia akan mengajukan legalitas kebudayaan masyarakat Muria ini sebagai warisan
nasional.

“Termasuk kebutuhan administratif
lainnya juga segera kami upayakan agar kebudayaan masyarakat Muria, khususnya
Piji Wetan Desa Lau ini bisa diakui secara nasional,” jelasnya saat mengikuti kunjungan
tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke Kampung Budaya Piji Wetan Desa Lau,
pada Rabu (04/11/20).

Inisiator Kampung Budaya Piji Wetan
Desa Lau Muchammad Zaini menjelaskan agenda terdekat yang sedang disiapkan oleh
warga yakni peresmian. Bersamaan dengan itu, tim kreatif juga tengah menyiapkan
dokumen pemajuan kemajuan desa (DPKD) untuk bisa digunakan sebagai landasan
dalam mengurus dokumen administratif lainnya.

“Dengan DPKD itu juga nantinya kita
bisa memetakan secara lebih komprehensif potensi apa saja yang bisa kami angkat
dan bangun,” papar Wakil Ketua Lesbumi Kabupaten Kudus ini.

Untuk diketahui, upaya pemajuan
kebudayaan desa terus digenjot oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia (Kemdikbud RI). Salah satu langkah konkritnya yaitu dengan
mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev) di Kampung Budaya Piji Wetan.

Hadir dalam acara ini Tim Monev
Ditjen Kebudayaan Eko Sukarno, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Kudus Roro
Lilik Ngesti W, Kasi Sejarah Permuseuman dan Kepurbakalaan Mitta Hermawati,
Anggota Badan Permusyawaratan Desa Lau Wagiman Sutrisno, serta tokoh masyarakat
Piji Wetan Desa Lau.

Ketua Tim sekaligus Kasubpokja
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Cagar Budaya Kemdikbud RI, Eko Sukarno,
mengatakan monitoring ini adalah tindak lanjut dari kegiatan Lomba Cerita Budaya
Desaku yang digelar pada Agustus-September 2020, kemarin
 

“Lomba itu dan monev hari ini
termasuk bagian dari pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk memberi
rangsangan kepada masyarakat untuk tetap berkarya di masa pandemi,” ujar Eko.

Sesuai dengan tagline yang diusung,
tujuan utamanya tentu supaya generasi muda bisa mengetahui budaya desanya.
Generasi muda diharapkan juga mengerti makna serta filosofinya dan mau
melestarikan budaya tersebut secara berkesinambungan dengan generasi
sebelumnya.

“Bila sudah begitu, ini diharapkan
bisa berkelanjutan menjadi aktivitas dan kegiatan yang produktif dan
memakmurkan masyarakat berbasis budaya,” imbuh Eko. (hus)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal, Bupati Hartopo Beberkan Beragam Manfaatnya

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Bupati Kudus Hartopo memberi pemahaman terkait aksi gempur rokok ilegal Bupati Kudus Hartopo getol mengajak warga untuk ikut serta dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Bupati juga membeberkan beragam manfaat dari aksi itu untuk kesejahteraan bersama. KUDUS – Peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang berasal dari Kabupaten Kudus dijelaskan secara detail oleh […]

  • Edisi spesial 76 tahun Suara Merdeka.

    76 Tahun Suara Merdeka Menemani Pembaca

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.343
    • 0Komentar

    Suara Merdeka adalah adalah sebuah koran harian di Indonesia yang berbasis di Jawa Tengah. Didirikan oleh Hetami  dan edisi pertama diterbitkan pada 11 Februari 1950. Pada tahun 2026 ini Suara Merdeka telah berusia 76 tahun. Suara Merdeka telah menjadi bagian dari urat nadi perjalanan kehidupan masyarakat Jawa Tengah. Menjadi saksi suka – duka, tawa – […]

  • Kelurahan Pati Kidul Bersiap Lomba dan jadi Tempat Wisata

    Kelurahan Pati Kidul Bersiap Lomba dan jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    ASRI : Sudut kampung-kampung di kelurahan Pati Kidul terus berbenah. Salah satunya di Kampung Rogowangsan. Sudut-sudut kampung dicat dengan beraneka warna dan juga dihiasi dengan tanaman-tanaman yang diletakkan di dalam pot dengan rapi. Selain menyuguhkan kampung yang asri dan indah, Kelurahan Pati Kidul bersiap untuk mengikuti lomba kebersihan tingkat provinsi pada tahun 2018 ini, sementara […]

  • Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    Harga Ketela Anjlok, DPRD Pati Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PATI – Komisi B DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan yang dihadapi petani ketela saat ini akibat anjloknya harga jual. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani ketela. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyampaikan apresiasinya terhadap program ketahanan pangan yang fokus pada pertanian padi. “Di Kabupaten […]

  • Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    Belasan Ekor Macan Tutul Tertangkap Kamera di Hutan Muria

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 2.461
    • 0Komentar

    Ilustrasi Macan Tutul KUDUS – Secara umum kondisi hutan Muria masih bagus. Bahkan dalam sebuah pantauan, ada 13 ekor macan tutul dalam radius 55 kilometer yang berhasil diabadikan gambarnya. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Ratih Loekito dalam pertemuan di Command Center Selasa (5/3/2019). Pertemuan itu membahas soal pelestarian hutan Muria. ”Kami […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.932
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini. Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan […]

expand_less