Breaking News
light_mode

Sang Pendekar Al-Qur’an itu Berpulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
  • visibility 312

 

KH Ahmad Minan bin KH Abdullah Salam 


KH.
Ahmad Minan bin KH. Abdullah Zain Salam adalah sosok pendekar al-Qur’an. Beliau
memahami al-Qur’an tidak hanya tekstual, tapi kontekstual. Beliau sosok hamilul
qur’an yang nafasnya bersama al-Qur’an.

Penulis
hanya satu tahun mendapatkan ilmu ulama al-Qur’an ini ketika studi di Perguruan
Islam Mathali’ul Falah tahun 1996 saat kelas 2 Aliyah. Beliau mengajar ilmu
al-Tafsir karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi.

Lebih
dari itu, penulis melihat sosok ini ketika sedang menunaikan shalat jum’at.
Meskipun masih banyak ulama sepuh, KH. Ahmad Minan mendapat amanah menjadi imam
shalat jum’ah. Masih teringat bacaan merdu-berwibawa Kiai ini pada dua rakaat
shalat jum’ah, yaitu Surah al-Jum’ah pada rakaat pertama dan Surah al-Munafiqun
pada rakaat kedua.

Sebagai
santri kampung yang tidak terbiasa dengan bacaan surah panjang tentu awalnya
kaget. Namun, pada akhirnya terlatih dengan bacaan panjang saat shalat jum’ah
dengan Imam KH. Ahmad Minan ini.

Gus
Minan, biasa kami para santri PIM memanggil, adalah sosok yang tawadlu’ (rendah
hati). Ketika beliau berjalan, wajahnya menunduk ke bawah sebagai bukti
ketawadluan beliau yang selalu menganggap diri tidak lebih tinggi dari orang
lain.

Ingat
dawuh Nabi yang artinya

Orang
yang rendah hati karena Allah, maka derajatnya diangkat Allah.

Gus
Minan mempraktekkan ini. Di sela-sela mengajar di PIM, khususnya saat
istirahat, di ruangan utara bersama para guru sepuh, beliau berdiskusi dan
bercengkrama dengan akrab tanpa ada kelas sosial. Meskipun beliau dari keluarga
pendiri PIM, namun beliau akrab dan ngobrol gayeng dengan para guru.

Memang
begitu orang yang mendalam ilmunya. Laksana padi, semakin tua semakin menunduk.
Kedalaman ilmu al-Qur’an beliau luar biasa. Ketika mengajar ilmu al-Tafsir,
banyak sekali keterangan yang beliau sampaikan kepada kami, para santri. Beliau
memaknai al-Qur’an secara kontekstual agar al-Qur’an hidup sesuai spirit zaman.

Beliau
sering menjelaskan nama-nama sahabat yang berperan dalam ilmu tafsir al-Qur’an.
Hal ini tidak lepas dari rihlah ilmiyyah beliau di Mekkah. Beliau menghafalkan
al-Quran kepada ayahandanya, KH. Abdullah Zain Salam, kemudian menurut KH.
Samhadi (2021) berguru kepada Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki dalam waktu yang
relatif panjang.

Perjalanan
panjang rihlah ilmiyyah KH. Ahmad Minan Abdillah ini juga meneruskan jaringan
Kajen-Haramain yang sebelumnya dilakukan para santri-kiai Kajen dan sekitarnya,
seperti KH. Mahfudh Salam, KH. Hasbullah, KH. Mukhtar, dan KH. Hambali
Waturoyo.

Maka
wajar jika KH. Ahmad Minan lahir sebagai ulama ahli al-Qur’an yang luas
wawasannya, mendalam ilmunya, dan santun pribadinya sehingga dengan ijin Allah
bisa melahirkan kader-kader penerus al-Qur’an yang bertebaran di banyak wilayah
di Indonesia.

Kecintaan
mendalam KH. Ahmad Minan Abdillah kepada al-Qur’an benar-benar sepanjang hayat.
Meskipun kondisi kesehatannya menurun, namun semangat mendaras al-Qur’an beliau
tidak pernah luntur. KH. Ahmad Mu’adz Thohir (2021) menjelaskan kegigihan KH.
Ahmad Minan Abdillah dalam mendaras al-Qur’an yang luar biasa, meskipun kondisi
kesehatanya kurang mendukung.

Beliau,
Gus Minan ini, kata KH. Samhadi (2021), ketika sedang membaca al-Qur’an, maka
konsentrasinya di atas rata-rata orang biasa. Dari awal sampai akhir beliau
asyik bersama al-Qur’an sehingga tidak mau diganggu dengan aktivitas lain,
seperti makan, minum, dan lain-lain. Subhanallah.

Bersama
istri Hj. Maftuhah Minan, Gus Minan berjuang membumikan al-Qur’an di seluruh
penjuru daerah di Kabupaten Pati. Qiro’ati adalah metode baca al-Qur’an yang
ketat dan disiplin dalam makhraj dan tajwid sehingga menghasilkan kader-kader
al-Qur’an yang handal.

TPQ
Qiro’ati Kabupaten Pati di bawah pimpinan Hj. Maftuhah Minan tidak hanya
mengajarkan al-Qur’an, tapi juga praktek ibadah, hafalan surat-surat pendek dan
hal-hal lain yang penting dalam pembentukan karakter Qur’ani. Bahkan, dalam
perkembangannya, TPQ Qiro’ati ini juga membuka cabang untuk orang tua.

Di
samping ahli al-Qur’an, KH. Ahmad Minan adalah sosok yang peduli kepada fakir
miskin. Menurut KH. Samhadi (2021), KH. Ahmad Minan Abdillah aktif menyantuni
fakir miskin yang berkahnya dirasakan anak cucu dan para santri. Ini adalah
bukti kesalehan sosial beliau yang harus diteladani para santri. Sebuah teladan
agung dari Sang Pendekar Al-Qur’an yang menjadi inspirasi para santri.

KH.
Ahmad Minan bin KH. Abdullah Zain Salam yang merupakan dzurriyyah Syaikh Ahmad
Mutamakkin Kajen dimakamkan di Waturoyo, di samping masjid Waturoyo. Insya
Allah ada isyarat langit yang menunjukkan daerah ini menjadi daerah yang
berkah, baik ilmu, masyarakat, dan lain-lain. Amiin.

Kajen,
Selasa, 4 Rajab 1442 – 15 Februari 2021

Jamal
Ma’mur Asmani, penulis adalah Wakil Ketua
PC NU Pati, produktif menulis biografi para kiai di Pati, tulisan ini sebelumnya telah dimuat di status facebooknya.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional. PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini […]

  • Polri Perintahkan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    Polri Perintahkan Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, untuk memberikan perlindungan kepada wartawan yang bertugas meliput berbagai peristiwa. Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap sejumlah insiden kekerasan yang melibatkan oknum personel kepolisian terhadap jurnalis yang sedang bertugas dalam beberapa hari terakhir. “Meminta […]

  • IKAPMII Jateng Dorong Kader Aktif dalam Pembangunan Desa

    IKAPMII Jateng Dorong Kader Aktif dalam Pembangunan Desa

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    KUDUS – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Jawa Tengah mendorong seluruh kader dan alumni untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan desa melalui penguatan ekonomi dan pemanfaatan teknologi modern. Dorongan ini disampaikan oleh Arif Wahyudi, salah satu pengurus IKAPMII Jateng, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PMII yang diadakan bersama pengurus wilayah di Kudus. “PMII […]

  • DPRD Pati : Investasi Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

    DPRD Pati : Investasi Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya investasi pendidikan sebagai fondasi bagi masa depan bangsa. Dalam sebuah pernyataan, beliau mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan alokasi anggaran di bidang pendidikan. “Investasi dalam pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita perlu memastikan bahwa semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” tegas Muntamah. Politisi […]

  • DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    DPRD Pati Soroti Keterbatasan Anggaran dan Lokasi TPA Terpusat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti kendala anggaran dan lokasi dalam upaya pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpusat. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, mengungkapkan bahwa fasilitas TPA terpusat membutuhkan anggaran yang cukup besar dan hingga kini lokasinya belum tersedia. “Pengadaan TPA terpusat juga belum bisa direalisasikan mengingat fasilitas tersebut membutuhkan anggaran […]

  • Potensi Krisis Pangan, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

    Potensi Krisis Pangan, DPRD Pati Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Narso, mengungkapkan keprihatinan terkait potensi krisis pangan yang mengancam di masa depan. Ia mendesak Pemkab Pati untuk segera merumuskan strategi khusus guna mengantisipasi ancaman tersebut. “Kita harus proaktif menghadapi potensi krisis pangan. Indonesia, termasuk Pati, memiliki potensi keanekaragaman pangan lokal yang melimpah. Ini adalah modal kita untuk mengatasi masalah ini,” […]

expand_less