Breaking News
light_mode

Revisi Perda RTRW di Pati, Zona Hijau Harga Mati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
  • visibility 260

Lingkar Muria, PATI  – Peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang
Wilayah (RTRW) Kabupaten Pati akan memasuki revisi. Hal ini melihat waktunya
yang sudah lima tahun. Perda RTRW perlu direvisi sebab dalam kurun waktu itu bisa
saja terjadi perubahan atas kondisi geografis yang ada. Hal itu dikatakan Ketua
Komisi C DPRD Kabupaten Pati Awi.  
”Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang
RTRW akan dilakukan revisi. Karena melihat waktunya yang sudah lima tahun, bisa
saja terjadi perubahan-perubahan kondisi geografis. Selain itu juga
menyesuaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah
disusun,” kata Awi.
Dalam revisi perda ini, lanjut
politisi dari Partai Gerindra itu, pihaknya akan tetap mempertahankan zona
hijau tetap sebagaimana mestinya. Seperti diketahui, perda RTRW ini erat
kaitannya dengan penanaman investasi industri yang ada di Bumi Mina Tani ini.
”Termasuk industri-industri yang
akan masuk, kami akan mempertahankan zona hijau yang menjadi penopang
kelangsungan produksi pangan. Jangan sampai zona hijau malah
diindustrialisasi,” lanjut Awi.
Kelangsungan penopang pangan ini
atau zona hijau, imbuh Awi memang menjadi harga mati. ”Oleh karena itu, saat public hearing nanti, stakeholder
seperti para tokoh masyarakat maupun LSM akan dilibatkan penuh. Didengar saran
dan juga pendapatnya, supaya RTRW ini benar-benar sesuai dan tidak tumpang
tindih dengan sektor lain,” kata Awi.  
Seperti diketahui pula, Perda RTRW
ini bisa dikatakan sebagai patokan dari perda lainnya. Masing-masing sektor
saling terkait. ”Revisi ini mesti cermat,” kata Awi.
Saat ini revisi Perda Nomor 5 Tahun
2011  tentang RTRW ini masih berada di
eksekutif. Masih di tahap penyelarasan sebelum dibahas ke dewan. (has)
            REVISI PERDA NOMOR 5 TAHUN 2011 TENTANG
RTRW
ALASAN REVISI
Sudah lima tahun
Menghadapi kemungkinan perubahan kondisi geografis
Menyesuaikan RPJMD
TAHAP
Sedang pada tahap penyelarasan di Dinas PUPR
KOMITMEN
Zona hijau harga mati
Tetap dipertahankan sebagai penopang produksi pangan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    DPRD Pati Dukung Penuh Pengembangan Tanaman Unggulan, Gandeng Swasta dan Bank BKK

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Pati, Warsiti, yang menekankan potensi pertanian Pati yang luar biasa, meliputi padi, mangga, melon, dan durian. “Potensi ini harus dimaksimalkan oleh petani dengan dukungan […]

  • Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    Seduluran, Anak Punk Se Pantura Timur Gelar Pertunjukan di Pati

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

     Komunitas anak punk di pantura timur menggelar pertunjukan bertajuk seduluran di Penda Kesenian komplek Stadion Joyokusumo Kabupaten Pati Kamis (19/7/2018) kemarin. Komunitas anak punk se pantura timur menggelar sebuah pertunjukan siang kemarin di Pendapa Kesenian komplek Stadion Joyokusumo. Tak hanya musik, pertunjukan seni rupa juga ditampilkan dalam kegiatan menggalang seduluran antar sesama anak punk tersebut. […]

  • Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    Anggota DPRD Pati Danu Ikhsan Ajak Masyarakat Uri-Uri Seni Budaya Wayang Kulit

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Danu Ikhsan, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai seni budaya daerah, khususnya wayang kulit. Ia berharap masyarakat dengan sadar mau melestarikan seni budaya wayang kulit. Ajakan ini disampaikan Danu saat menggelar pentas wayang kulit pada 19 Oktober di depan Balaidesa Panjunan Kecamatan Pati. Pentas wayang kulit ini merupakan acara syukurannya […]

  • Bunda PAUD Pati Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

    Bunda PAUD Pati Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI – Bunda PAUD Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, membuka acara halal bihalal dan pelatihan Himpaudi Kabupaten Pati di Gedung Haji Pati, Selasa (15/4/2025). Acara bertema “Merajut Silaturahmi, Wujudkan Pendidikan Hebat melalui Pelatihan Tari” ini dihadiri anggota DPRD Pati, Plt Kepala Disdikbud Pati, Ketua dan Penasehat Himpaudi, serta para pendidik PAUD se-Kabupaten Pati. Dalam sambutannya, […]

  • Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Para duta batik Bakaran tahun 2021 yang telah terpilih pada Minggu (10/10/2021) Dengan busana batik tulis Bakaran muda-mudi itu tampil anggun dan menawan. Aura kecantikan dan kegantengan muda-mudi ini seolah melonjak 100 persen. PATI –  Pemilihan duta Batik Bakaran Wetan 2021 kembali digelar, Minggu (10/10/2021) siang. M. Dicky dan Nadia Maharani terpilih menyandang gelar Duta […]

  • Santan Restaurant, Cita Rasa Kekinian Masakan Indonesia di Hotel @Hom Kudus

    Santan Restaurant, Cita Rasa Kekinian Masakan Indonesia di Hotel @Hom Kudus

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Menu baru di restoran Hotel @Hom Kudus KUDUS – Aroma sedap Grilled Salmon menguar di lobby area Hotel @Hom Kudus. Chef Ali cekatan menggoyang-goyang wajan. Menampilkan atraksi live cooking di depan para wartawan. Menandai bergantinya “bendera” Malabar Restaurant menjadi Santan Restaurant, Kamis (17/10/2019) siang. Mulai hari itu, tidak ada lagi papan nama Malabar Restaurant di […]

expand_less