Breaking News
light_mode

Persipa Pati Terancam jadi Tim Musafir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
  • visibility 300
Tim verifikator PSSI ditemani oleh Ketum Persipa Pati Joni Kurnianto

Pemerintah sempat mengklaim lapangan Stadion Joyokusumo sudah berstandar FIFA. Namun nyatanya stadion ini terancam tidak memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan Liga 2 sesuai regulasi yang dikeluarkan PSSI.

PATI – Apa yang dikhawatirkan oleh para suporter Persipa Pati agaknya bakal menjadi kenyataan. Verifikator stadion dari PSSI memberikan banyak catatan untuk perbaikan infrastruktur Stadion Joyokusumo untuk bisa menggelar pertandingan Liga 2. Sertifikat FIFA soal rumput sintetis yang digunakan juga dipertanyakan.

Dalam video yang dirilis di fanspage facebook Persipa Pati pada Sabtu, (23/4/2022), Tim verifikator PSSI yang dipimpin oleh Head of Infrastructure, Safety and Security PSSI Adi Nugroho membeberkan banyak hal tentang kekurangan yang harus diperbaiki.

Penyenggaraan Liga 2 itu dari aspek infrastruktur utamanya adalah stadion harus memenuhi kreteria sesuai dengan regulasi stadion PSSI. 

“Kriteri-kriteria itu harus terpenuhi mulai dari lapangannya, dimensinya cukup atau tidak. Rumpunya boleh itu natural ataupun rumput sintetis. Nah untuk rumput sintetis juga harus memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh FIFA. Dan jenisnya pun juga harus yang terakreditasi dari pabrik yang ditunjuk,” ungkapnya.

Intinya, lanjutnya pihaknya masih menunggu sertifikat yang dikeluarkan oleh kontraktor rumput karena jenis rumput itu katanya standar FIFA. Jadi tentu ada asal usulnya dari mana dan pengetesannya dari mana. 

“Kami menunggu sertifikat itu seperti juga yang dikeluarkan oleh stadion-stadion sintetis ataupun lapangan sintetis yang ada di Indonesia dan diseluruh dunia. Karena itu ada semua dan terdaftar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persipa Pati Joni Kurnianto menambahkan. Dirinya sangat berterimakasih karena tim dari PSSI sudah datang ke Pati untuk langsung memverifikasi stadion Joyokusumo Pati. 

“Dan memang kenyataanya seperti itu, kami tadi juga ketemu dari Disporapar dan DPUPR yang mana disampaikan langsung oleh Pak Adi dari PSSI bahwa pihaknya butuh sertifikat FIFA yang asli. Agar bisa dicek itu memang betul-betul sesuai,” imbuhnya.

Karena tadi saat dilakukan pengetesan dengan bola, pantulannya itu tingginya lebih dari 60-80cm. Jadi tingkat pantulannya terlalu tinggi dan dilihat rumputnya juga tidak terlalu berdiri dan itu ada standar tertentu yang dipunyai oleh tim verifikator dari PSSI. 

“Jadi nanti kita beri masukan ke DPUPR dan DISPORA Kabupaten Pati supaya meminta kontraktor untuk segera memenuhi standart dari sertifikat itu,” pungkasnya

Kerugian besar

Jika sampai tidak bisa bertanding di Stadion Joyokusumo tentu hal ini menjadi kerugian besar bagi Persipa Pati. Sebab tidak bisa tampil di kandang sendiri. Musim 2022-2023 mendatang diperkirakan kompetisi akan berjalan normal dengan sistem kompetisi penuh home-away. 

Selain itu masyarakat Pati yang sangat merindukan mendukung langsung di stadion harus kecewa. Tidak bisa bermain di kandang sendiri juga merupakan sebuah kerugian dalam hal finansial karena ongkos yang dikeluarkan akan lebih besar ketika bermain di luar kota Pati.

Selain itu yang sangat disayangkan adalah anggaran yang sia-sia, sebab Stadion Joyokusumo dalam dua tahunan ini terus ditata. Bermiliar-miliar uang APBD menguap karena renovasi dilakukan tidak tepat manfaat. Sayang sekali. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Totalitas Binda Jateng Jemput Target Vaksinasi ke Sawah

    Totalitas Binda Jateng Jemput Target Vaksinasi ke Sawah

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Penjemputan target vaksinasi hingga ke sawah dilakukan oleh Binda Jateng GROBOGAN – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng terus menggencarkan vaksinasi massal kepada masyarakat. Sistemnya tidak hanya digelar di satu titik, namun juga menyambangi sasaran vaksinasi secara door to door. Bahkan ke persawahan masyarakat. Lokasi persawahan dalam vaksinasi Rabu (16/3/2022) ini yakni di Desa Bandungharjo […]

  • Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    Dicky dan Nadia Maharani Terpilih Duta Batik Bakaran 2021

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Para duta batik Bakaran tahun 2021 yang telah terpilih pada Minggu (10/10/2021) Dengan busana batik tulis Bakaran muda-mudi itu tampil anggun dan menawan. Aura kecantikan dan kegantengan muda-mudi ini seolah melonjak 100 persen. PATI –  Pemilihan duta Batik Bakaran Wetan 2021 kembali digelar, Minggu (10/10/2021) siang. M. Dicky dan Nadia Maharani terpilih menyandang gelar Duta […]

  • Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    Penegakan Perda, Satpol PP Pati Sita 53 Botol Minuman Beralkohol di Margorejo

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Kegiatan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dilaksanakan di wilayah Kabupaten Pati. Kegiatan ini melibatkan kekuatan personil dari berbagai instansi penegak hukum, termasuk Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Anggota Kepolisian Resort (Polresta) Pati, Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0718 Pati, dan Anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pati, pada Kamis, (13/6/2024), pukul […]

  • Anggota DPRD Pati Prihatin: Kecanduan Gadget Ancam Pendidikan Anak, Pancasila Terabaikan

    Anggota DPRD Pati Prihatin: Kecanduan Gadget Ancam Pendidikan Anak, Pancasila Terabaikan

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menyoroti fenomena kecanduan gadget pada anak-anak yang semakin mengkhawatirkan. Anggota DPRD dari Partai Golkar ini mengungkapkan keprihatinannya melihat banyak anak lebih memilih bermain gadget daripada belajar, bahkan hingga mengabaikan pendidikan kewarganegaraan yang penting. “Hari ini memang tragis, anak-anak bahkan tidak hafal Pancasila […]

  • Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    Tetap Rendah Hati Persipa Pati Target Kita Naik Kasta

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    “Kita sama-sama melihat apresiasi penampilan Persipa Pati bak pesta juara. Konvoi, bernyanyi, meluapkan energi kegembiraan yang luar biasa. Tidak heran karena hampir dua tahun suporter tak bisa mendampingi tim secara langsung”  PATI – Persipa Pati memang tampil gemilang sejauh ini. Di babak grup Liga 3 Jawa Tengah, Laskar Saridin tampil tanpa ternoda. Mengemas 10 poin […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.908
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini. Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan […]

expand_less