Breaking News
light_mode

Penempatan Pedagang Pasar Rogowongso Mundur Lagi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 26 Jan 2018
  • visibility 317
Tampak pekerja sedang mengerjakan
untuk pembuatan sekat di los Pasar Rogowongso
Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih
menempati kios darurat di kawasan Pecinan mengaku resah. Hal ini lantaran
jadwal untuk masuk ke dalam pasar yang telah selesai direvitalisasi pada akhir
Desember tahun kemarin, tak kunjung dapat ditempati.
Salah satu pedagang Kustini, 51,
mengaku dirinya ingin segera pindah dan menempati bangunan baru di dalam pasar.
Menurutnya, meskipun lebih ramai saat berjualan di tepi jalan, namun resiko
besar.
”Memang kalau di pinggir jalan
seperti ini lebih ramai. Akan tetapi ada rasa was-was ketika sedang melayani
pembeli, sebab banyak kendaraan berseliweran,” terang pedagang bumbu masakan
ini.
Untuk itu, lanjut Kustini, dirinya
ingin segera dipindah untuk menempati bangunan pasar, agar lebih nyaman dan
aman. Selain itu, lanjut Kustini saat berdagang di pinggir jalan juga iurannya
banyak.
”Ada iuran per hari Rp 10 ribu
untuk satu kios ditambah kebersihan Rp 2500. Cukup memberatkan, tapi namanya
butuh berdagang memenuhi kebutuhan hidup ya dijalani saja,” tutur perempuan
yang telah 40 tahun berdagang di pasar yang terletak di Jalan Setiabudi ini.
Lebih lanjut, Kustini berharap
dapat segera direlokasi ke bangunan yang secara telah diresmikan serentak di
Pasar Tayu beberapa waktu yang lalu. ”Jangan sampai mundur lagi,” katanya
singkat.
Sementara itu Kepala Pasar Rogowongso,
Karsiman mengaku pihaknya memang mengalami kendala. ”Rencananya memang hari ini
(kemarin, Red) pedagang yang masih berjualan di kios darurat sudah bisa
direlokasi. Namun, karena untuk menempatkan pedagang di los ini ada sedikit
kendala,” terang Karsiman.
Maksimal, lanjut Karsiman, pihaknya
menargetkan tanggal 30 Januari, semua pedagang sudah bisa kembali menempati
pasar. ”Selain karena akan ada gelaran pasar imlek, juga sudah seharusnya
pedagang bisa menempati bangunan baru yang sudah tertunda ini,” imbuhnya.
Kendala yang dihadapi dalam
penempatan pedagang ini, kata Karsiman, disebabkan ukuran pasar yang berubah.
Hal itu juga memengaruhi ukuran los yang ada. ”Itu kendala yang kami hadapi.
Sementara tekad kami usai revitalisasi ini ukuran los milik pedagang mesti
sesuai dengan izin yang dimiliki. Jangan sampai berkurang harus pas.
Kesulitannya, ukuran masing-masing berbeda dan angkanya tidak bulat. Jadi mesti
lebih cermat menghitungnya, supaya tak ada yang dirugikan,” papar Karsiman.
Dari pantauan di lapangan, hingga saat ini, masih terlihat beberapa
tukang yang sedang mengerjakan sekat untuk los-los yang bakal ditempati
pedagang. Pengerjaaan ini dilakukan swadaya oleh masing-masing pedagang
sendiri. Bahan material sekat juga diseragamkan.

”Karena saat ini Pasar Rogowongso
merujuk ke pasar modern, jadi tampilannya mesti berbeda dari sebelumnya.
Termasuk sekat los ini dikerjakan secara seragam supaya serasi. Dan juga
pengaturan zonasi dagangan, agar pembeli gampang untuk berbelanja,” imbuh
Karsiman. (lil)  
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemandangan pantai di Karimunjawa/ INSTAGRAM @saiul038

    Daftar Kecamatan-kecamatan di Jepara

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Pemandangan pantai di Karimunjawa/ INSTAGRAM @saiul038 Jepara merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Jepara terletak di Jawa Tengah bagian Utara, letaknya jika dilihat dari peta cukup unik. Karena berada di ujung yang terlihat menjorok ke laut.    Kabupaten Jepara terdiri dari 16 kecamatan. Satu diantaranya kecamatan itu berada di tengah laut Jawa, yaitu […]

  • Selamat! Bupati Kudus Raih Award Akselerasi Penanganan Covid-19

    Selamat! Bupati Kudus Raih Award Akselerasi Penanganan Covid-19

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

      Bupati Kudus Hartopo membawa trophy Indonesia Award 2021 atas prestasi akselerasi penanganan Covid-19 KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mendapatkan penghargaan kategori Public Health Care, ‘Encouraging Public Participation to Accelarate Pandemic Recovery’. Penghargaan diserahkan dalam acara Indonesia Award 2021 yang digelar di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021) malam. “Alhamdulillah, menerima penghargaan […]

  • Dewan Pati Desak Pemkab Ketatkan Izin Pendirian Pabrik Demi Lindungi Lingkungan

    Dewan Pati Desak Pemkab Ketatkan Izin Pendirian Pabrik Demi Lindungi Lingkungan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Haryono, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperketat izin pendirian pabrik. Hal ini dilakukan untuk mencegah dampak negatif limbah industri yang dapat merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. Kekhawatiran ini muncul setelah Haryono menerima laporan dan aduan dari warga Kecamatan Juwana yang merasa terganggu dengan keberadaan pabrik di wilayah […]

  • Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    Soroti Banjir Tahunan, DPRD Pati Minta Warga Siaga Penuh

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi ancaman banjir yang kerap melanda setiap tahun, DPRD Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk siaga penuh selama musim penghujan. Lembaga legislatif ini menyoroti bahwa wilayah Pati memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir dan berbagai penyakit yang menyertainya. Wakil Ketua 2 DPRD Pati, Bambang Susilo, menjelaskan bahwa banjir telah menjadi fenomena tahunan yang tak […]

  • Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    Gus Mus ; Pagelaran Budaya Menjadi “Pijet Bangsa”

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Gus Mus Gus Mus mengapresiasi kegiatan Panggung Penyair Asia Tenggara yang digelar di pelataran Menara Kudus, Sabtu (29/6/2019) malam. Menurutnya kegiatan tersebut menjadi semacam pijet saat orang sedang capek. ”Sekarang ini, kita ini rasa-rasanya sudah terlalu capek dengan kegiatan politik. Maka kegiatan budaya semacam ini, menjadi obat kita agar tak capek lagi. Ya semacam pijet […]

  • Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    Surat Untuk A, dan Melihat Orang-orang Sengsara di Hari Tua

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Naskah “Surat untuk A” dipentaskan anak-anak Teater Aliyah Salafiyah (Teasa) pagi kemarin. Pentas teater itu digelar dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional yang jatuh kemarin di aula MA Salafiyah Kajen. Pemilihan naskah karya Siwigustin tersebut menjadi perenungan bersama di hari pendidikan nasional. ”Konflik-konflik dalam naskah itu tak lepas dari dunia pendidikan kita hari […]

expand_less