Breaking News
light_mode

Pendidikan Perempuan Di Atas Bahu IPPNU ?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
  • visibility 99


Anggota DPR RI F-PKB Drs. H. Fathan Subchi


KUDUS – Seminar bertema perempuan
digelar di Gedung Mubarokfood CIpta Delicia, Kota Kudus, Minggu (14/03/2020). Seminar
perempuan bertajuk  “Menata Diri Menjadi
Pelajar Putri yang Berdedikasi”.


Dalam momen itu, perempuan
diharapkan dapat memberi manfaat lebih kepada bangsa dan negara. Tidak hanya
urusan rumah tangga, tetapi juga yang menyangkut kepentingan masyarakat yang
lebih luas, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, budaya dan agama.


Hadir dalam acara tersebut Anggota
DPR RI F-PKB Drs. H. Fathan Subchi, Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus Dr. Siti
Malaiha Dewi, M.Si dan Wakil Ketua PC Lesbumi NU Kudus Muchammad Zaini.






Pada kesempatan itu, Fathan
menjelaskan perjuangan perempuan dalam lingkup organisasi IPPNU sejak dulu
telah banyak membantu negara dalam mengentaskan pendidikan kaum perempuan.
Akhirnya, kesadaran perempuan untuk mengenyam pendidikan semakin meningkat
dengan wadah serta visi misi yang jelas.


“Kita tahu organisasi IPPNU
memiliki tujuan mulia untuk mendorong generasi muda untuk selalu belajar,
berjuang dan bertaqwa untuk menghidupkan tiga pilar utama yaitu agama, bangsa
dan negara,” paparnya.


Untuk itu, imbuh Fathan, pelajar
perempuan Nahdlatul Ulama harus terlebih dahulu sadar peran untuk mendahulukan
kepentingan agama, bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi. Perempuan
harus cerdas dan memiliki kompetensi serta pandangan yang maju agar tidak
tergilas oleh ganasnya zaman.


“Pelajar perempuan ini perlu
terus didorong agar bisa mengakses pendidikan tinggi, bisa lewat beasiswa yang
disediakan pemerintah maupun swasta agar semakin berdaya,” kata Fathan.


Senada, Dosen IAIN Kudus, Siti
Malaiha Dewi juga mengungkapkan pentingnya peran perempuan di semua bidang.
Terlebih sebab tidak jarang perempuan justru lebih cakap dan teliti meski
mengerjakan banyak pekerjaan.


“Coba itu lihat ibu-ibu kita,
meski sambil mengasuh anak masih bisa mengerjakan pekerjaan rumah, melayani
suami dan sebagainya,” ujar Siti Malaiha.


Sayangnya, dedikasi yang sedemikian
besarnya, tidak banyak yang menghargai kiprah perempuan. Meski demikian,
Malaiha tetap berpesan agar perempuan generasi muda ini bisa percaya diri dan
tidak takut terhadap segala tantangan.

“Harus tetap berjuang dan
tunjukkan bahwa kita mampu dalam semua bidang,” ujarnya memotivasi.


Sementara itu, Wakil Ketua Lesbumi
NU Kudus Muchammad Zaini lebih menyarankan agar perempuan generasi milenial ini
menciptakan budaya baru positif ditengah merebaknya budaya-budaya negatif
akibat media sosial. Pelajar Putri NU, menurutnya, harus percaya diri dengan
ideologi serta nalar keagamaan yang dimiliki sehingga bisa memberi teladan bagi
pelajar lain.


“Manfaatkan media sosial itu
untuk menciptakan inspirasi dan gerakan budaya positif. Bukan malah terseret
arus negatif tik-tok, misalnya,” kata Zaini.


Acara tersebut dimoderatori oleh Pengurus PP IPPNU
Septianti, yang dihadiri tak kurang dari 200-an pengurus dan
anggota IPPNU dari tingkatan anak cabang, ranting dan komisariat Se-Kabupaten
Kudus. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Ungkap Alasan Pangkalan Truk Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PATI – Sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Pati (PSP) menggelar unjuk rasa di Alun-Alun Pati, tepat di depan kantor bupati, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membangun pangkalan truk yang representatif di Kabupaten Pati, pada Senin (1/7/2024). Setelah aksi unjuk rasa, sepuluh perwakilan sopir truk difasilitasi untuk beraudiensi dengan DPRD dan dinas terkait […]

  • Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    Kidungan Teks Pakem Kajen, Meriahkan Haul Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

      Festival Kajen, menembangkan Tesk Pakem Kajen PATI – Manuskrip yang ditulis pada tahun 1891 ini terakhir ditembangkan pada tahun 1950-an di Pasareyan Mbah Mutamakkin alias Kiai Cabolek alias Pangeran Hadikusuma, cucu Raja Pajang, Joko Tingkir alias Mas Karebet alias Sultan Hadiwijaya. Penulis manuskrip adalah Kiai Abdul Karim dari Margotuhu Ngerojo. Terakhir, sebab panambangnya setelah […]

  • Gubernur Ganjar Minta Percepat Pembongkaran Jembatan Juwana

    Gubernur Ganjar Minta Percepat Pembongkaran Jembatan Juwana

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pembongkaran jembatan Juwana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau progres pembangunan jembatan Juwana, Rabu (7/12/2022). Ganjar meminta pembongkaran jembatan itu dipercepat. Masyarakat sudah sangat repot dengan pembangunan jembatan ini yang membuat arus lalu lintas menjadi macet parah di jam-jam tertentu. PATI – Ganjar sendiri menyadari proses pembangunan jembatan yang […]

  • Wabup Safin Motivasi Peserta BPUN Untuk Banggakan Desanya

    Wabup Safin Motivasi Peserta BPUN Untuk Banggakan Desanya

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PATI– Pendaftaran perguruan tinggi negeri (PTN) tak lama lagi akan dilaksanakan. Para pelajar SMA yang tahun ini lulus mulai sibuk untuk mempersiapkan diri agar dapat masuk ke PTN impian. Salah satu jalur yang menjadi pilihan pelajar yaitu mengikuti Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) yang banyak disediakan oleh organisasi-organisasi kemahasiswaan. Pada Rabu (10/04/2019), Wakil Bupati Pati, […]

  • DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    DPRD Pati Soroti Keselarasan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Raperda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan catatan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati 2025-2029. Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Muntamah, menekankan perlunya keselarasan RPJMD Kabupaten Pati dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal ini dinilai krusial untuk […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

expand_less