Breaking News
light_mode

Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 305
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto 


Dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) ada 25 top topik, salah satunya adalah masalah pendayagunaan tenaga kesehatan.


JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengapresiasi kinerja Menkes Budi Gunadi Sadikin atas upaya cepat menyelesaikan DIM dalam waktu kurang dari 69 hari.


Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) dari hasil public hearing kepada Komisi IX DPR RI, Rabu (5/4/2023). Setelah diserahkan, DIM akan dijadikan bahan diskusi oleh Komisi IX DPR Ri dalam pembahasan RUU Kesehatan yang akan datang.


“Menkes beserta jajarannya telah bekerja keras untuk menyusun DIM ini dan saya mengapresiasi ini,” katanya.


Edy yang ditunjuk menjadi Panitia Kerja (Panja) Fraksi PDI Perjuangan ini menyatakan siap membahas RUU Kesehatan. Menurut pemaparan Menkes, RUU tersebut memuat total 3.020 ketentuan. Ada 1.037 ketentuan yang tetap sama, 399 ketentuan yang akan diedit dan 1.584 perubahan substansial.


“Dari public hearing dan sosialisasi ada 25 top topic. Salah satunya terkait pendayagunaan tenaga kesehatan,” tuturnya.


Menurutnya pembahasan RUU Kesehatan ini penting karena terkait dengan transformasi di bidang kesehatan. Ia berharap undang-undang keprofesian tidak dihapuskan tetapi direvisi. Dalam hal ini ia mengutip UU Keperawatan (No. 38 Tahun 2014) dan UU Kebidanan (No. 4 Tahun 2019) sebagai contoh terkini yang membutuhkan perhatian khusus. Meskipun undang-undang ini relatif baru, undang-undang ini sudah ada dan tidak boleh dihilangkan.


“Pasal yang beririsan saja yang direvisi tapi tidak menghilangkan Undang-Undang profesi,” harapnya.
Lanjut ia, perjuangan organisasi profesi untuk memiliki undang-undang memang tidak mudah. Sebagai contohnya UU Keperawatan yang pernah diperjuangkan dengan berbagai cara. Bahkan ia mengaku dulu ikut aksi untuk mendorong UU Keperawatan agar segera disahkan.


”Dulu perjuangannya cukup sulit. Jadi teman-teman organisasi profesi ini resah kalau RUU Kesehatan akan menghapus UU profesi,” ungkapnya.


Terakhir, sebagai Panja dari Fraksi PDIP Perjuangan, ia akan mempelajari DIM yang disampaikan dan mendengarkan pendapat masyarakat. Ia juga akan mendukung undang-undang jika itu memastikan layanan kesehatan yang lebih baik.


“Setelah penyerahan oleh Menkes Budi,  saya akan pelajari DIM yang cukup banyak ini,” pungkasnya. (ftw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Suasana mandi di kolam belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen PATI – Toyib, 17, sama sekali tak menggigil kedinginan. Walaupun sudah lebih 30 menit berendam di semua kolam besar di belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen tersebut. Sabtu (31/8) malam lalu, area kolam yang tepat bersebelahan dengan balai desa tersebut penuh sesak. Baik oleh orang-orang […]

  • Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI – Semangat berbagi ditunjukkan ratusan emak-emak muda di Kecamatan Tayu. Mereka dengan sigap turun ke jalanan di Alun-alun Kecamatan Tayu Jumat (31/5/2019). Berpakaian serba hijau, mereka dengan penuh semangat membagikan bingkisan kepada tukang becak, dan orang-orang duafa lainnya. Kegiatan bagi-bagi bingkisan menjelang lebaran itu memang dibudayakan kader Fatayat di Kecamatan Tayu.   “Pembagian bingkisan […]

  • Desa Tempur Dapat Pelatihan Pengelolaan Limbah Bank Sampah Universitas Pancasila

    Desa Tempur Dapat Pelatihan Pengelolaan Limbah Bank Sampah Universitas Pancasila

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

      Tim Universitas Pancasila mulai memberikan pelatihan pengelolaan limbah berbasis bank sampah untuk Desa Tempur JEPARA – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pancasila melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan pendampingan masyarakat dengan topik “Green Circular Economy Solusi Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan kegiatan Program Matching Fund (Kedaireka) […]

  • Anggota DPRD Pati Muntamah : Orang Tua Berperan Penting Tanamkan Ajaran Agama Sejak Dini

    Anggota DPRD Pati Muntamah : Orang Tua Berperan Penting Tanamkan Ajaran Agama Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muntamah, menekankan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya terbatas pada pelajaran agama di sekolah, tetapi juga harus ditanamkan oleh orang tua sejak dini. “Selain sekolah, orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan ajaran agama sejak dini. Sehingga anak memiliki akhlak yang baik untuk menunjang […]

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

  • Situs Patiayam Bukti Kuat Masa Pra Sejarah di Kudus

    Situs Patiayam Bukti Kuat Masa Pra Sejarah di Kudus

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Patung gajah purba di depan museum purbakala Patiayam/ @ericandoko Bupati Kudus Hartopo menilai penting membuat roadmap yang jelas, langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi situs patiayam. Hal ini mengingat temuan berbagai fosil yang sangat banyak. KUDUS – Museum Purbakala Patiayam memiliki situs purba yang terletak di Pegunungan Patiayam, Dukuh Kancilan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. Secara […]

expand_less