Breaking News
light_mode

Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Masuk Top Topic RUU Kesehatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
  • visibility 228
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto 


Dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) ada 25 top topik, salah satunya adalah masalah pendayagunaan tenaga kesehatan.


JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengapresiasi kinerja Menkes Budi Gunadi Sadikin atas upaya cepat menyelesaikan DIM dalam waktu kurang dari 69 hari.


Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) tentang kesehatan (RUU Kesehatan) dari hasil public hearing kepada Komisi IX DPR RI, Rabu (5/4/2023). Setelah diserahkan, DIM akan dijadikan bahan diskusi oleh Komisi IX DPR Ri dalam pembahasan RUU Kesehatan yang akan datang.


“Menkes beserta jajarannya telah bekerja keras untuk menyusun DIM ini dan saya mengapresiasi ini,” katanya.


Edy yang ditunjuk menjadi Panitia Kerja (Panja) Fraksi PDI Perjuangan ini menyatakan siap membahas RUU Kesehatan. Menurut pemaparan Menkes, RUU tersebut memuat total 3.020 ketentuan. Ada 1.037 ketentuan yang tetap sama, 399 ketentuan yang akan diedit dan 1.584 perubahan substansial.


“Dari public hearing dan sosialisasi ada 25 top topic. Salah satunya terkait pendayagunaan tenaga kesehatan,” tuturnya.


Menurutnya pembahasan RUU Kesehatan ini penting karena terkait dengan transformasi di bidang kesehatan. Ia berharap undang-undang keprofesian tidak dihapuskan tetapi direvisi. Dalam hal ini ia mengutip UU Keperawatan (No. 38 Tahun 2014) dan UU Kebidanan (No. 4 Tahun 2019) sebagai contoh terkini yang membutuhkan perhatian khusus. Meskipun undang-undang ini relatif baru, undang-undang ini sudah ada dan tidak boleh dihilangkan.


“Pasal yang beririsan saja yang direvisi tapi tidak menghilangkan Undang-Undang profesi,” harapnya.
Lanjut ia, perjuangan organisasi profesi untuk memiliki undang-undang memang tidak mudah. Sebagai contohnya UU Keperawatan yang pernah diperjuangkan dengan berbagai cara. Bahkan ia mengaku dulu ikut aksi untuk mendorong UU Keperawatan agar segera disahkan.


”Dulu perjuangannya cukup sulit. Jadi teman-teman organisasi profesi ini resah kalau RUU Kesehatan akan menghapus UU profesi,” ungkapnya.


Terakhir, sebagai Panja dari Fraksi PDIP Perjuangan, ia akan mempelajari DIM yang disampaikan dan mendengarkan pendapat masyarakat. Ia juga akan mendukung undang-undang jika itu memastikan layanan kesehatan yang lebih baik.


“Setelah penyerahan oleh Menkes Budi,  saya akan pelajari DIM yang cukup banyak ini,” pungkasnya. (ftw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    Sekolah Cuaca Nelayan Biar Aman Saat Melaut

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

      Para nelayan dibekali pengetahuan tentang cuaca. Harapannya, para nelayan bisa mengukur bahan bakar dan logistik selama melaut. Dengan adanya rasa aman, jalur melaut sudah diketahui, mereka bisa mengukur itu dengan baik. PATI – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 2021 Jawa Tengah di […]

  • SMKN 2 Pati Menyelenggarakan Asesmen Bakat Minat untuk Siswa Kelas 12

    SMKN 2 Pati Menyelenggarakan Asesmen Bakat Minat untuk Siswa Kelas 12

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 195
    • 0Komentar

    EDUKASI – SMK Negeri 2 Pati telah dipercayakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menyelenggarakan Program Asesmen Bakat Minat (ABM) tahun ini. Program ini khusus diadakan untuk peserta didik kelas 12. Wakil Kepala Kurikulum SMK Negeri 2 Pati, Drs Iskhak Munthoha MSi, menjelaskan bahwa ABM bersifat opsional dan ditujukan hanya bagi siswa yang berminat. […]

  • Anggota DPRD Pati Sayangkan Aksi Vandalisme Suporter, Imbau Dukungan Positif

    Anggota DPRD Pati Sayangkan Aksi Vandalisme Suporter, Imbau Dukungan Positif

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati sekaligus CEO Persipa Pati, Joni Kurnianto, mengecam tindakan vandalisme yang dilancarkan oleh suporter Kudus terhadap Persipa Pati, pada Rabu (2/10/2024). Ia menyayangkan aksi tersebut, mengingat seharusnya persaingan dalam dunia olahraga dijalankan dengan sportif dan saling menghormati. “Saya sangat menyayangkan aksi vandalisme ini. Sepak bola seharusnya menjadi wadah untuk menjunjung tinggi […]

  • PMI Kabupaten Pati: Bantuan Nyata untuk Korban Kebakaran Sukolilo

    PMI Kabupaten Pati: Bantuan Nyata untuk Korban Kebakaran Sukolilo

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PATI – Sehari setelah pengukuhan Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Pati, Senin (21/7/2025), aksi nyata kemanusiaan langsung dilakukan. PMI Kabupaten Pati bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada Aan Setiawan, warga Dukuh Bacem, RT 3 RW 3, Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, yang menjadi korban kebakaran pada 5 Juli lalu. “Kami memberikan bantuan sembako dan uang tunai,” ungkap […]

  • Persipa Pati Siap Hadapi Nusantara United FC di Stadion Kebo Giro

    Persipa Pati Siap Hadapi Nusantara United FC di Stadion Kebo Giro

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati bersiap untuk menghadapi Nusantara United FC (NUFC) di Stadion Kebo Giro, Boyolali pada Jumat (15/11/2024) sore dalam lanjutan Liga 2 2024/2025. Laga ini menjadi pertemuan kedua kedua tim setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di Stadion Joyokusumo, Pati pada 14 September lalu. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, menyatakan bahwa timnya tetap semangat […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pekerja Miskin Dapat Jaminan Sosial, Iuran Bisa Diambil dari Hasil Investasi BPJS TK

    Edy Wuryanto Dorong Pekerja Miskin Dapat Jaminan Sosial, Iuran Bisa Diambil dari Hasil Investasi BPJS TK

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.202
    • 0Komentar

    JAKARTA – Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali pekerja yang berada di garis kemiskinan. Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak agar kelompok pekerja rentan segera mendapatkan akses Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tanpa harus memikirkan beban biaya iuran bulanan. Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan […]

expand_less