Breaking News
light_mode

Nyamuk Merebak di Desa Dadirejo, Warga Sindir Desanya sebagai Wisata Nyamuk

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
  • visibility 196

 Spanduk bertuliskan wisata sejuta nyamuk terpasang di Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo kemarin.
PATI – Warga Desa Dadirejo Kecamatan Margorejo geram. Hal itu lantaran
desanya yang diserbu nyamuk akibat limbah di sungai yang menumpuk. Wargapun
menyindir dengan memasang spanduk bertuliskan “Desa Wisata Sejuta Nyamuk”.
Ada beberapa sudut yang dipasang
spanduk desa wisata nyamuk. Seperti di gapura gang. Bahkan ada juga spanduk
bertuliskan jualan bibit nyamuk.
Heri, salah satu warga Desa
Dadirejo mengungkapkan, kurang lebih sudah sepekan nyamuk mewabah di desanya.
Namun, menurutnya penanganan terhadap nyamuk dinilai masih kurang.
”Foging sudah dilakukan. Namun
masih kurang. Hanya selokan-selokan dan depan rumah-rumah warga yang disemprot,
dan penyemprotan di sungai yang menjadi sumber jentik-jentik nyamuk kurang
mendapat perhatian,” paparnya.
Lanjutnya, pihaknya ingin supaya
pemerintah desa agar tanggap, dan jangan menyepelekan. Sebelum jatuhnya korban
akibat gigitan nyamuk. Menurutnya, wabah nyamuk ini cukup mengganggu,
gigitannya terasa gatal. Nyamuknya pun besar-besar dan hitam.
Limbah perusahaan jadi kambing hitam
Pj Kepala Desa Dadirejo, Sularso
mengungkapkan, wilayah yang dipimpinnya memang sedang terkena wabah serbuan
nyamuk. Hal itu diakuinya terjadi lantaran adanya beberapa tempat usaha seperti
usaha pembuatan tahu, dan rumah jagal yang membuang limbahnya ke sungai.
Sialnya, sungai saat musim kemarau airnya
surut. Hal itu menimbulkan genangan-genangan yang akibatnya menjadi tempat
bertelurnya nyamuk, yang pada akhirnya menyebar menyerang warga. Ada tiga dukuh
yang sangat terdampak serbuan nyamuk tersebut. Dukuh Prakitan, menjadi salah
satu yang paling terdampak.
”Memang berbagai upaya telah kami
lakukan. Seperti foging, dan juga ada upaya pengurukan di sungai. Namun belum
begitu membantu dan menangani masalah ini,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait limbah yang
ditimbulkan perusahaan tersebut, Sularso mengaku sudah ada niat baik dari
mereka. ”Mereka ada paguyubannya. Mereka telah melakukan penyemprotan, namun
belum juga terlihat hasilnya. Harus dilakukan intens,” imbuhnya. Sampai saat
ini memang nyamuk-nyamuk ini sangat mengganggu aktivitas warga, mesikupun belum
menimbulkan korban.
”Kalau menjelang maghrib dan pagi
hari, nyamuk sangat banyak. Saat berada di luar pasti langsung dikerubungi,”
pungkas pria yang juga menjadi sekretaris desa ini. (mil)   

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dispermades Pati Tri Haryama.

    Kepala Dispermades Pati Ikut Dipanggil KPK Soal OTT Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa, Begini Ceritanya

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 1.614
    • 0Komentar

    PATI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati, Tri Hariyama, mengaku turut dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati, Sudewo, dalam dugaan kasus jual beli jabatan perangkat desa. Tri mengatakan, pemeriksaan dilakukan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, pada Senin […]

  • DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Simbol Harmoni Manusia dan Alam

    DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Simbol Harmoni Manusia dan Alam

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.992
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang senantiasa menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur melalui tradisi Sedekah Bumi. Menurut pandangannya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi simbol nyata adanya keharmonisan antara manusia dengan Sang Pencipta serta hubungan yang selaras dengan alam semesta. “Di […]

  • Sambut Idul Adha, DPRD Pati Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

    Sambut Idul Adha, DPRD Pati Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.623
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pati diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban. Langkah ini penting guna memastikan daging yang disembelih dan dibagikan benar-benar sehat, layak konsumsi, serta aman bagi masyarakat. “Pengawasan terhadap hewan kurban harus ditingkatkan, supaya hewan kurban yang disembelih benar-benar sehat dan tidak membahayakan […]

  • Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.755
    • 0Komentar

    PATI – Guna meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat, Komisi D DPRD Kabupaten Pati secara tegas melarang segala bentuk pungutan yang dipungut melalui lembaga komite sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan saat digelarnya sosialisasi peraturan pengelolaan komite sekolah di SMP Negeri 1 Tayu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur legislatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, pihak manajemen sekolah, serta […]

  • Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    Pekerja Difabel Dilibatkan Rakit 22.076 Kotak Suara Pemilu di Pati

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Seorang pekerja difabel sedang merakit kotak suara di gudang KPU Desa Kutoharjo PATI – KPU Kabupaten Pati mulai pagi kemarin merakit kotak suara untuk pemilu 2019. Jumlah kotak suara yang dirakit sebanyak 22.076, yang dikerjakan sebanyak 25 pekerja. Lima diantaranya, merupakan warga penyandang disabilitas. Target pengerjaan perakitan kotak suara selesai dalam waktu 12 hari kerja. […]

  • Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    Hidup Dalam Bayang-Bayang Banjir Bandang

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Banjir bandang di Desa Prawoto Kec. Sukolilo Pati, (27/11/2022) PATI – Banjir bandang hampir tidak pernah absen setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. Wilayah yang kerap mendapat banjir “kiriman” ini antara lain di Kecamatan Sukolilo, Kayen, dan Tambakromo. Meskipun hanya air lewat, karena banjir biasanya surut satu jam kemudian, fenomena ini seharusnya menjadi alarm […]

expand_less