Breaking News
light_mode

Nyadong Syafaat Bagi Negeri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
  • visibility 304




Bertepatan
dengan malam nisfu sya’ban (20/4) kemarin, ngaji ngAllah Suluk Maleman
mengangkat tema menarik: Nyadong Syafa’at Kanjeng Nabi. Ini adalah edisi pengajian
tersebut yang ke 88.

Menurut
Anis Sholeh Ba’asyin, tema ini diangkat karena setidaknya ada sebagian
masyarakat, atau bahkan sebagian besar masyarakat, yang kuatir dan takut bila
eskalasi politik yang memanas pasca pilpres berkembang ke arah yang tak
terkendali. Bila tak terkelola, pertarungan politik yang semula berkembang di
tingkat elite, bisa melebar menjadi tubrukan antar rakyat secara horisontal.

Anis
menganalogikan ketakutan masyarakat ini dengan ketakutan sahabat Nabi, Abubakar
RA, saat bersembunyi bersama Nabi dari kejaran kafir Quraisy di gua Tsur.
Abubakar sangat takut atas keselamatan Nabi, karena para pengejar sudah berada
di mulut gua, bahkan sudah terlihat kakinya; sementara penghalang mereka
hanyalah sarang laba-laba, dua ekor burung dara yang sedang mengeram dan dahan-dahan
pohon.

Melihat
ketakutan sahabatnya, Rasulullah mengatakan: jangan bersedih, Allah bersamaku.
Seperti diungkap oleh Al Qur’an, penegasan Rasulullah inilah yang menjadi kunci
diturunkannya  ketenangan/sakinah dari
Allah dan bala bantuan berupa tentara yang tak terlihat mata, yang kemudian
terbukti tidak saja menyebabkan mereka selamat dari ancaman ketakutan, tapi
juga membuat mereka menang.

Maka,
demikian menurut Anis, dalam kondisi takut dan kuatir sekarang ini, ada dua
pilihan sikap yang bisa kita ambil: pertama, mengambil sikap seperti Rasulullah
waktu itu, dengan menegaskan keyakinan: jangan bersedih, Allah bersama kita.
Dan kedua, marilah kita ‘datangi’ Rasulullah, dan seperti Abubakar, kita
keluhkan ketakutan kita, agar beliau sudi mensyafa’ati kita semua.

“Yang
paling baik, keduanya kita lakukan bersamaan. Sehingga melalui syafa’atnya, pertolongan
Allah turun, membuat kita tenang sekaligus menyelamatkan kita semua dari
perpecahan yang mengancam di depan mata” jelas Anis.

Dr
Abdul Jalil dari Kudus, menambahi penjelasan Anis tersebut dengan mengatakan
bahwa untuk mendapat syafaat seseorang harus mampu mengakui keberadaan Allah
secara tulus dengan hati dan jiwanya. Syafaat akan berlaku bagi orang yang hati
dan jiwanya berikrar tentang Ketuhanan.

“Jadi
harus ada keutuhan antara fisik, hati, akal dan roh yang sama sama berikrar.
Yang seringkali terjadi dalam hati telah tulus namun tidak tertransformasi
nafs. Seperti seorang koruptor tentu tahu kalau korupsi itu tidak baik tapi
tetap dilakukan,” ujarnya.

Dia
pun menyebut jika syafaat tentunya pasti muncul manakala hati dan jiwanya
kembali. Namun manusia seharusnya dapat menyiapkan wadah atau tempatnya
terlebih dahulu. 
“Seperti
kopi baru bisa dinikmati jika ada gelasnya,” tambahnya.

Syafaat
itu sendiri menurut Abdul Jalil secara bahasa  artinya adalah melengkapi atau menggenapi.
Artinya ia berfungi untuk melengkapi atau menggenapi apa yang telah dicapai
manusia, tapi capaian tersebut dianggap belum sesuai standar yang ditentukan.

Anis
Sholeh Baasyin, kembali menambahi agar ummat senantiasa terus bergerak tanpa
perlu harus menunggu sesuatu. Terutama dalam senantiasa mengingat Allah.

“Kalau
keyakinan sudah dipegang tanpa sedikitpun keraguan hidup tentu akan beres. Akan
dibimbing melalui semesta dan yang ada didalam diri sendiri. Bukankah Tuhan
lebih dekat dari urat leher, kenapa harus khawatir,” terangnya.

Bahkan
saat tidak mengetahui pun, apalagi pada dasarnya manusia memang tidak tahu,
maka dengan keyakinan manusia akan diberitahu melalui berbagai jalan. Ini
berlaku selama keyakinan itu dapat dijaga. Hanya seringkali justru keyakinan
manusia tersebut dihalang-halangi dengan keraguan oleh pikirannya sendiri.
Banyak ketakutan-ketakutan yang dimunculkannya sendiri.

“Selain
jangan ragu, yang perlu diingat yakni jangan pernah sombong. Seringkali yang
membuat celaka adalah kesombongan itu sendiri. Merasa diri kotor itu lebih baik
daripada merasa paling jernih sendiri,” terangnya.

Sujiwo
Tedjo, budayawan yang turut hadir pun turut memberikan cerita terkait cerita di
dunia perwayangan. Presiden Jancukers itu menyebut ada kepercayaan dalam dunia
wayang tentang bagaimana bertapa dengan jalan mendiamkan ujung lidah.

“Diamnya
ujung lidah itu diharapkan untuk meminimalisir lisan dan mengolah apa yang ada
di jiwa. Dalam yoga sendiri ada tekhnik dimana untuk pikiran pun ada kalanya
harus berhenti dari aktivitas mengingat, menamai dan diheningkan,” ujarnya. 

Semua
itu dilakukan agar pengolahan yang ada di dalam diri dan jiwa manusia bisa
semakin dimaksimalkan. Menurut Sujiwo Tejo, dalam khasanah Jawa juga disebut adanya
mata ketiga pada diri manusia. Mata itulah yang bertugas untuk melihat ke dalam
diri manusia.

“Kalau
dirasakan, itulah sebabnya tidak ada alasan untuk saling berjarak dan tidak
bersyukur. Sekalipun dari luar terlihat tidak memiliki apa-apa. Kedekatan
dengan Tuhan inilah yang harus dipertahankan jangan justru dijauhkan sendiri,”
ujar cerpenis Budi Maryono menambahi semua penjelasan sebelumnya. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Dorong Penggunaan Pupuk Kandang untuk Bantu Petani

    Dewan Pati Dorong Penggunaan Pupuk Kandang untuk Bantu Petani

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI – Menanggapi penurunan signifikan alokasi pupuk subsidi pada tahun 2024, anggota dewan Pati mendorong penggunaan pupuk kandang sebagai alternatif untuk membantu para petani. Pupuk kandang dinilai lebih terjangkau dan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya terus meningkat. Suwarno, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, mengusulkan agar pemerintah kabupaten memfasilitasi pelatihan bagi […]

  • Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektar Tanah kepada BULOG untuk Infrastruktur Pasca Panen

    Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektar Tanah kepada BULOG untuk Infrastruktur Pasca Panen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.640
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati hari ini secara resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) hibah tanah seluas 5,2 hektar kepada Perum BULOG. Hal ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis Pemerintah Pusat dalam pembangunan 100 Lokasi Infrastruktur Pasca Panen di seluruh wilayah Indonesia. Penandatanganan MoU dilakukan di Pendopo Kabupaten Pati oleh Profesor Sudarsono Hardjosoekarto, […]

  • Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    Peringati Hari Guru Napas Tilas Sekolah Zaman Kolonial di Wedarijaksa Pati

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Para guru melakukan napak tilas di SD Wedarijaksa 1 yang menjadi peninggalan zaman kolonial Belanda PATI – Napak tilas sekolah pada masa kolonial dilakukan sekelompok guru untuk memeringati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November mendatang. Acara ini bertajuk napak tilas perjalanan pendidikan yang ada di Kabupaten Pati. Untuk meningkatkan semangat mengajar dewasa ini. […]

  • Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    Penalti Longji Song Gagal, Persipa Pati Kembali Meraih Hasil Seri Atas Persijap Jepara

    • calendar_month Ming, 1 Des 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 295
    • 0Komentar

      PATI – Persipa Pati Kembali meraih hasil buruk di kandang sendiri, karena kemenangan yang sudah ada di depan mata buyar oleh kesalahan antisipasi bola liar yang berbuah pelanggaran dan hadiah penalty untuk lawannya, Persijap Jepara. Kemenangan yang seharusnya diraih akhirnya sirna di detik-detik terakhir pertandingan. Dalam laga Derbi Muria (1/12/2024) melawan Persijap Jepara, pertandingan […]

  • Skuad Persiku Kudus di Liga 2 Championship musim 2025/2026.

    Saham Mayoritas Persiku Kudus Dilepas, SMM Was-Was

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.250
    • 0Komentar

    KUDUS – Rencana pelepasan mayoritas saham Persiku Kudus pada musim mendatang memunculkan kekhawatiran di kalangan suporter terkait masa depan klub kebanggaan masyarakat Kudus tersebut. Ketua SMM Kudus, Krisna Andrian, mengaku telah menerima informasi bahwa saham mayoritas Persiku akan dilepas kepada investor baru. Kondisi itu dinilai dapat memengaruhi arah dan identitas klub ke depan. Menurutnya, muncul […]

  • DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan   

    DPRD Pati Komitmen Kawal Pembangunan Selama Masa Transisi Pemerintahan  

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.483
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menegaskan siap menjalankan peran untuk mengawal proses pembangunan daerah pada masa peralihan kepemimpinan. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan bahwa pihaknya bersedia mendukung kebijakan strategis yang bertujuan memelihara stabilitas pemerintahan, khususnya di masa transisi kepemimpinan saat ini di Kabupaten Pati. “Kami di […]

expand_less