Breaking News
light_mode

Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 334

Diskusi bersama para pakar
DEMAK
– Sejarah Raden Fatah dibedah. Inisiatornya Yayasan Dharma Bhakti Lestari dan
Research Center Media Group melalui Sahabat Lestari. Diskusi digelar untuk
menyegarkan kembali ingatan masyarakat tentang sejarah sultan pertama di Tanah
Jawa tersebut.

Selain itu, diskusi juga
menjadi respon para sejarawan atas pernyataan “ngawur” salah seorang budayawan yang
kerap muncul di layar kaca, Ridwan Saidi. Budayawan berambut gondrong itu
menyebut Raden Fatah dan Sultan Trenggono adalah seorang Yahudi. Pernyatan itu
dinilai telah melukai masyarakat Demak dan para sejarawan yang meneliti
Kerajaan Demak.

Retno Lukito, salah
satu perwakilan Yayasan Dharma Bhakti Lestari mengungkapkan, dengan mengangkat
tema “Menyegarkan Sejarah Raden Fatah,” diskusi tersebut bertujuan untuk
meluruskan opini publik yang tergiring oleh pernyataan Ridwan Saidi tersebut.
Pihaknya merasa sangat mendesak untuk melakukan counter terhadap diskusi liar yang berkembang di masyarakat.

”Kita harus meluruskan
opini publik yang sudah dibingungkan dengan pernyataan Ridwan Saidi. Terutama
diskusi-diskusi yang berkembang di media sosial,” tegas Retno dalam Forum Group
Discussion (FGD) di Hotel Amantis, baru-baru ini.

Senada dengan Retno,
Alamsyah, salah satu pakar penelitian Yayasan Dharma Bhakti Lestari menyatakan,
perlu pergerakan cepat untuk meluruskan pandangan publik terkait isu tersebut.
Melalui FGD tersebut, pihaknya mengajak seluruh narasumber yang hadir dari
berbagai kalangan untuk merekontruksi sejarah Raden Fatah dan Kerajaan Demak.

Senada, Chamamah
Suwarno, Guru Besar Filologi asal Universitas Gajah Mada (UGM) menegaskan bahwa
pernyataan Ridwan Saidi tersebut sangat fatal. Sebab tidak berdasar pada data
dan fakta sejarah yang valid. Dia menilai pernyataan tersebut sangat mudah
dibantah dengan bukti-bukti yang sampai saat ini masih ada.

”Ridwan Saidi itu
ngawur. Pernyataan itu menunjukkan kapasitas keilmuannya menganai sejarah
Kerajaan Demak. Itu sangat fatal,” tegas Chamamah.

Beberapa bukti yang
bisa membantah pernyataan Ridwan Saidi antara lain masih berdiri kokoh masjid
Demak, terdapat makam-makam bercorak Islam, dan hampir seluruh peninggalan
lainnya menunjukkan bahwa Raden Fatah, Sultan Trenggono dan Kerajaan Demak
secara umum beragama Islam. Tidak ada satu bukti yang menyimbolkan adanya
Yahudi di Kerajaan Demak.

Lebih dalam Chamamah
mendedahkan, di dalam Masjid Agung Demak terdapat empat tiang penyangga utama.
Dari intepretasinya, jika empat tiang tersebut ditarik dengan garis diagonal,
maka akan bertemu pada satu titik di tengah. Titik tersebut tepat berada di
bawah kubah masjid. Kaitan antara titik dan kubah itu bisa dimaknai sebagai
pemurnian ketauhidan kepada Tuhan.

”Titik utama tersebut
berada tepat di bawah kubah. Secara filosofis, titik itu terhubung langsung ke
atas kubah. Satu kubah tersebut merupakan simbol yang bisa mengantarkan hati
manusia menujusatu titik puncak semesta. Yakni Tuhan Yang Maha Esa,” terang
Chamamah.

Sementara itu, Joko
Suryo, guru besar sejarah UGM menegaskan bahwa dengan alasan dan dalih apapun,
Raden Fatah dan Sultan Trenggono tidak bisa disebut sebagai seorang Yahudi.
Sebab, Raden Fatah hidup bersama Walisongo yang sudah jelas keislamannya. Bukan
hanya itu, Walisongo lah yang menjadi penyebar Agama Islam di Tanah Jawa.

”Saya bisa bantah
dengan mudah pernyataan menyesatkan Ridwan Saidi itu. sebab, Kesultanan Demak
merupakan pusat peradaban Islam di Jawa dan Nusantara pada abad ke 16,” tegas
Joko. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mr. Gendut’s Barbershop Tempat Cukur Kekinian di Pati

    Mr. Gendut’s Barbershop Tempat Cukur Kekinian di Pati

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Nur Aziz owner Mr Genduts Barbershop Mau tampil keren tapi tetap ramah di kantong, percayakan saja urusan potong rambutmu di Mr. Gendut’s Barbershop.  PATI – Dengan mengusung model tata rambut yang kekinian, Mr. Gendut’s Barbershop kini hadir di jalan Juwana – Pucakwangi Km. 3 tepatnya di Desa Bringin Juwana atau tepat di depan Dawet Tunggal […]

  • DPRD Pati Apresiasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Polsek Batangan

    DPRD Pati Apresiasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Polsek Batangan

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 309
    • 0Komentar

    PATI – Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diinisiasi oleh Polresta Pati mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dalam penilaian P2B di Polsek Batangan, Jumat (16/5/2025), yang pekarangannya milik warga Desa Tlogomojo, Raminto. Penilaian dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk tim penilai dari Dinas Pertanian Pati, Polresta Pati, Kapolsek Batangan AKP Heru Triasmoro […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Akan Kembali Konsultasi dengan Pakar Akademisi

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Akan Kembali Konsultasi dengan Pakar Akademisi

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati berencana untuk kembali melakukan konsultasi dengan pakar akademisi sebagai bagian dari upaya memperdalam kajian terkait isu yang ditangani. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil yang diperoleh memiliki dasar yang kuat dan komprehensif. Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa timnya […]

  • DPRD Pati: Bantuan Sarana Produksi Tebu Harus Dibarengi Pendampingan

    DPRD Pati: Bantuan Sarana Produksi Tebu Harus Dibarengi Pendampingan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.591
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Ketua DPRD Pati Hardi mendorong agar pendampingan terhadap petani tebu dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menunjang upaya peningkatan produktivitas tebu sekaligus mendukung program swasembada gula nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Hardi, dukungan terhadap petani tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana produksi, termasuk program bongkar ratoon. Petani juga […]

  • Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    Jumlah Anggota DPRD Perempuan di Jepara Naik

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    KPU Jepara KPU Kabupaten Jepara telah menetapkan 50 kursi calon anggota DPRD Kabupaten Jepara periode 2019. Hasilnya, PPP menjadi parpol terbanyakyang memeroleh suara dengan total mengamankan 10 kursi di Taman Sari (Red, Gedung DPRD Jepara). Selain itu kabar baik bagi kaum perempuan. Dari 50 anggota DPRD Jepara yang bakal duduk di kursi legislatif periode mendatang, […]

  • Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    Belajarlah pada Rizky Ridho, Pemain Lokal Jangan Takut Bersaing

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 448
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Wacana slot 8 pemain asing di Liga 1 musim 2024/2025 mendapat reaksi keras dari sejumlah pemain lokal. Bahkan diantara mereka ramai-ramai membuat #IniSepakbolaIndonesia dalam akun sosial media mereka. Postingan ini disinyalir karena para pemain lokal menolak wacana penambahan kuota pemain asing. Lantaran pemain lokal takut akan tergusur. Beberapa pemain lokal yang menyuarakan tagar […]

expand_less