Breaking News
light_mode

Masjid Agung Demak dan Bantahan Telak “Opini” Ridwan Saidi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 228

Diskusi bersama para pakar
DEMAK
– Sejarah Raden Fatah dibedah. Inisiatornya Yayasan Dharma Bhakti Lestari dan
Research Center Media Group melalui Sahabat Lestari. Diskusi digelar untuk
menyegarkan kembali ingatan masyarakat tentang sejarah sultan pertama di Tanah
Jawa tersebut.

Selain itu, diskusi juga
menjadi respon para sejarawan atas pernyataan “ngawur” salah seorang budayawan yang
kerap muncul di layar kaca, Ridwan Saidi. Budayawan berambut gondrong itu
menyebut Raden Fatah dan Sultan Trenggono adalah seorang Yahudi. Pernyatan itu
dinilai telah melukai masyarakat Demak dan para sejarawan yang meneliti
Kerajaan Demak.

Retno Lukito, salah
satu perwakilan Yayasan Dharma Bhakti Lestari mengungkapkan, dengan mengangkat
tema “Menyegarkan Sejarah Raden Fatah,” diskusi tersebut bertujuan untuk
meluruskan opini publik yang tergiring oleh pernyataan Ridwan Saidi tersebut.
Pihaknya merasa sangat mendesak untuk melakukan counter terhadap diskusi liar yang berkembang di masyarakat.

”Kita harus meluruskan
opini publik yang sudah dibingungkan dengan pernyataan Ridwan Saidi. Terutama
diskusi-diskusi yang berkembang di media sosial,” tegas Retno dalam Forum Group
Discussion (FGD) di Hotel Amantis, baru-baru ini.

Senada dengan Retno,
Alamsyah, salah satu pakar penelitian Yayasan Dharma Bhakti Lestari menyatakan,
perlu pergerakan cepat untuk meluruskan pandangan publik terkait isu tersebut.
Melalui FGD tersebut, pihaknya mengajak seluruh narasumber yang hadir dari
berbagai kalangan untuk merekontruksi sejarah Raden Fatah dan Kerajaan Demak.

Senada, Chamamah
Suwarno, Guru Besar Filologi asal Universitas Gajah Mada (UGM) menegaskan bahwa
pernyataan Ridwan Saidi tersebut sangat fatal. Sebab tidak berdasar pada data
dan fakta sejarah yang valid. Dia menilai pernyataan tersebut sangat mudah
dibantah dengan bukti-bukti yang sampai saat ini masih ada.

”Ridwan Saidi itu
ngawur. Pernyataan itu menunjukkan kapasitas keilmuannya menganai sejarah
Kerajaan Demak. Itu sangat fatal,” tegas Chamamah.

Beberapa bukti yang
bisa membantah pernyataan Ridwan Saidi antara lain masih berdiri kokoh masjid
Demak, terdapat makam-makam bercorak Islam, dan hampir seluruh peninggalan
lainnya menunjukkan bahwa Raden Fatah, Sultan Trenggono dan Kerajaan Demak
secara umum beragama Islam. Tidak ada satu bukti yang menyimbolkan adanya
Yahudi di Kerajaan Demak.

Lebih dalam Chamamah
mendedahkan, di dalam Masjid Agung Demak terdapat empat tiang penyangga utama.
Dari intepretasinya, jika empat tiang tersebut ditarik dengan garis diagonal,
maka akan bertemu pada satu titik di tengah. Titik tersebut tepat berada di
bawah kubah masjid. Kaitan antara titik dan kubah itu bisa dimaknai sebagai
pemurnian ketauhidan kepada Tuhan.

”Titik utama tersebut
berada tepat di bawah kubah. Secara filosofis, titik itu terhubung langsung ke
atas kubah. Satu kubah tersebut merupakan simbol yang bisa mengantarkan hati
manusia menujusatu titik puncak semesta. Yakni Tuhan Yang Maha Esa,” terang
Chamamah.

Sementara itu, Joko
Suryo, guru besar sejarah UGM menegaskan bahwa dengan alasan dan dalih apapun,
Raden Fatah dan Sultan Trenggono tidak bisa disebut sebagai seorang Yahudi.
Sebab, Raden Fatah hidup bersama Walisongo yang sudah jelas keislamannya. Bukan
hanya itu, Walisongo lah yang menjadi penyebar Agama Islam di Tanah Jawa.

”Saya bisa bantah
dengan mudah pernyataan menyesatkan Ridwan Saidi itu. sebab, Kesultanan Demak
merupakan pusat peradaban Islam di Jawa dan Nusantara pada abad ke 16,” tegas
Joko. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, Nasi Jagung Jadi Rekomendasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi pangan lokal Pati untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau menyatakan bahwa Pati tak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tetapi juga kaya akan hasil pertanian lain seperti ketela, jagung, dan waloh. “Selain beras, kita punya ketela, jagung, waloh, dan berbagai hasil bumi […]

  • Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati bergerak cepat merespons video viral yang memperlihatkan aksi pemukulan oleh oknum polisi terhadap massa aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025. Oknum tersebut, yang diketahui berinisial Brigadir Polisi TGP, telah diamankan dan akan menjalani proses hukum internal. “Kapolresta Pati melalui Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menyampaikan terima kasih atas informasi […]

  • Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    Peduli Abrasi, Kodim Pati Tanam 1500 Mangrove

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Dandim Letkol Arm Arief Darmawan ikut menanam mangrove PATI – Jajaran Kodim  0718/Pati turut peduli dengan ancaman abrasi, untuk itu mereka terlibat langsung melakukan penanaman bibit mangrov di sepanjang Pantai Desa Margomulyo Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Senin (25/3/2019) kemarin. Total ada 1500 bibit yang ditanam prajurit angkatan darat ini. Penanaman mangrove dengan menggandeng masyarakat dan […]

  • Menteri P3A Kunjungi Pati, Apresiasi Kepemimpinan Bupati dan Kuliner Lokal

    Menteri P3A Kunjungi Pati, Apresiasi Kepemimpinan Bupati dan Kuliner Lokal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 183
    • 0Komentar

    PATI – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, mengunjungi Kabupaten Pati pada Sabtu (28/6) dan diterima langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, di Pendopo Kabupaten. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Turut hadir Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, Kepala […]

  • Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi RSUD Pati Diresmikan

    Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi RSUD Pati Diresmikan

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    RSUD Soewondo Pati Pelayanan kesehatan terhadap masyarakat terus ditingkatkan oleh RSUD Soewondo Pati. Terbaru rumah sakit tipe B ini meresmikan layanan onkologi dan kemoterapi. PATI – Bupati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin meresmikan layanan bedah onkologi dan kemoterapi di RSUD RAA Soewondo Pati, Rabu (25/5/2022). Peresmian layanan penyembuhan penyakit kanker ini antara lain dihadiri oleh […]

  • Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    Babak 8 Besar Final Sesungguhnya Persiku Kudus

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 219
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Babak 8 besar adalah laga final sesungguhnya bagi tim Persiku Kudus untuk memastikan tiket promosi ke Liga 2. Sebab dari 8 tim yang berhak promosi ke Liga 2 hanya 6 tim saja. Di babak 8 besar terbagi menjadi dua grup. Persiku Kudus berada satu grup dengan Persibo Bojonegoro, Persikota Tangerang, dan Tornado FC. […]

expand_less