Breaking News
light_mode

Macan Tutul Keluar Hutan Lindung dan Tewas Dekat Kandang Sapi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
  • visibility 313

Seekor macan tutul yang mengenaskan

Macan Muria. Hewan ini begitu lekat di telinga masyarakat di Jepara, Pati dan Kudus. Sempat disebut punah. Keberadaannya terpantau secara jelas dalam rekaman kamera trap yang terpasang di area hutan lindung. Temuan bangkainya di Plukaran, Pati menjadi alarm lagi tentang kekayaan Pegunungan Muria yang masih tersisa.

Macan tutul kembali bikin geger pada Selasa (14/1/2020). Warga di Desa Plukaran Kecamatan Gembong, Pati disebut menemukan
seekor macan tutul berusia 1,5 tahun dalam keadaan sudah menjadi bangkai. Macan tutul itu ditemukan dalam keadaan sudah dikerubuti lalat.

Sebelumnya macan tutul di kawasan
Pegunungan Muria menghebohkan masyarakat, karena rilis dari Yayasan Konservasi
Alam Nusantara (YKAN)  yang mengungkapkan telah mengabadikan gambar
belasan ekor macan tutul di radius 55 kilometer kawasan hutan muria.

Informasi yang dihimpun dari BKSDA
Jawa Tengah menyebutkan, satwa bernama latin Panthera pardus melas ditemukan mati pada Minggu (12/1) lalu. Macan
tutul itu berjenis kelamin jantan.

Proses evakuasi

Ditemukan mati di sekitar kandang
sapi, dengan kondisi anus berdarah. Macan tutul itu ditemukan oleh Siti, istri
dari Tarmuin, warga Dukuh Beji RT 3 RW 2, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong.

“Lokasi ditemukannya kira-kira 50
meter dari kendang sapi. Bangkai macan tutul yang ditemukan dalam kondisi anus
berdarah tersebut kemudian dikuburkan oleh masyarakat, sehari setelah
ditemukan,” ujar Kepala BKSDA Darmanto dalam keterangan tertulis.

Balai KSDA Jawa Tengah baru
mendapat informasi mengenai kematian satwa dilindungi tersebut pada Senin, 13
Januari 2020 sore. Pihaknya pun langsung melakukan evakuasi.

Jelang tengah malam, sekitar pukul
23.30, bangkai macan tutul tersebut sampai di Kantor Balai KSDA Jateng,
diantarkan oleh petugas Resort Konservasi Wilayah (RKW) Pati dan Ketua
Paguyuban Masyarakat Pelindung Hutan (PMPH) Gunung Muria, Shokib.
Dibawa ke Semarang Zoo

“Selanjutnya, kami bersama Drh
Hendrik dari Semarang Zoo melakukan pemeriksaan kematian dengan rontgen dan uji
laboratorium lambung dan usus,” jelasnya.

Pada hari ini, Selasa (14/1/2020),
hasil pemeriksaan di Klinik Hewan Griya Satwa Lestari menyatakan, tidak
ditemukan adanya proyektil atau benda asing maupun luka baru di tubuh macan
tutul tersebut. Struktur tulangnya pun tidak mengalami perubahan.

“Selanjutnya, untuk mengetahui
penyebab kematian lainnya, direncanakan akan dilakukan uji laboratorium lambung
dan usus di Departemen Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas
Airlangga,” imbuhnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Cermin Diri dari Panggung “Sinden” Teater Gerak 11

    Melihat Cermin Diri dari Panggung “Sinden” Teater Gerak 11

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Salah satu adegan pada pentas “Sinden” Teater Gerak 11  Apa yang terjadi di Desa Watugundul, sejatinya juga terjadi saat ini. Menonton pentas “Sinden” ini, bisa jadi menonton diri sendiri. KUDUS –  Muda-mudi memenuhi Gedung Auditorium Universitas Muria Kudus Selasa (26/11/2019) malam. Pentas 5 kota Teater Gerak 11, dengan naskah “Sinden”, tengah singgah di kota kretek […]

  • Bupati Pati Hadiri Rapat Pansus DPRD, Tegaskan Keterbukaan dan Penghormata 

    Bupati Pati Hadiri Rapat Pansus DPRD, Tegaskan Keterbukaan dan Penghormata 

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, memenuhi undangan rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati yang membahas kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Rapat penting ini berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPRD Kabupaten Pati, menandai sebuah babak baru dalam sinergi antara eksekutif dan legislatif di daerah tersebut. Dalam forum tersebut, Bupati Sudewo dengan […]

  • Asa yang Makin Terbuka di Pentas Asia

    Asa yang Makin Terbuka di Pentas Asia

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Bagas-Bagus saat merengkuh tropi Piala Asia U-16 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Kejutan dibuat Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-16 Malaysia. Menghadapi raksasa Asia, Iran, David Maulana cs berhasil memecundangi 2 – 0 pada laga perdana grup B tersebut. Kemenangan Garuda Muda dipersembahkan si anak kembar Bagus-Bagas yang sebelumnya memang menjadi ikon timnas […]

  • Pelajar SMK di Pati Tawuran Gunakan Bom Molotov, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

    Pelajar SMK di Pati Tawuran Gunakan Bom Molotov, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 347
    • 0Komentar

    PATI — Suasana dini hari di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati mendadak ricuh pada Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 02.30 WIB. Dua kelompok pemuda terlibat tawuran di depan warung makan “Botok Ayu” di Jalan Winong-Jakenan. Aksi kekerasan ini terekam video dan viral di media sosial. Video menunjukkan dua kelompok pemuda; satu datang dengan sepeda motor […]

  • View indah Stadion Wergu Wetan Kudus. (DOK PERSIKU 1934 WANENI)

    Laga Perpisahan dengan Stadion Wergu Wetan : Persiku Kudus Siap Menjamu PSIS Semarang

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KUDUS – Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang pada Sabtu 11 April 2026, bakal menjadi laga penuh emosional bagi masyarakat Kudus. Hal ini karena pertandingan ini menjadi pertandingan terakhir di Stadion Wergu Wetan, karena pada akhir bulan April stadion ini bakal dirobohkan dan dibangun ulang sesuai standar FIFA oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Pemain Persiku Kudus […]

  • PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    PMR Jadi Ekstra yang Digemari di SMP 3 Lasem

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, Rembang – PMR merupakan salah satu Ekstra kurikuler pilihan di SMPN 3 Lasem yang paling banyak digemari peserta didik. Keberadaan PMR di sekolah maupun kegiatan-kegiatan luar sekolah yang diikuti oleh PMR SMP Negeri 3 Lasem. Ekstra PMR dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan bimbingan langsung dari Bapak Basori salah satu guru andal di SMPN […]

expand_less