Breaking News
light_mode

Liburan Asik di Wisata Batik Pati (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • visibility 68

salah satu wisata alternatif liburan ada di wisata batik pati
Wisata Batik Pati di Langgenharjo Juwana
Bosan liburan. Tidak ada salahnya
mengunjungi Wisata Batik Pati di Juwana. Pengunjung bisa melihat sekaligus
belajar langsung pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Erik
serius menyimak penjelasan dari Tamzis Al Anas (36). Bersama seorang temannya,
Erik sengaja berkunjung ke Wisata Batik Pati di Jalan Sunan Ngerang RT 7 RW 3,
Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana.

Di
tempat itu, pengunjung bisa berwisata sekaligus belajar tentang batik. Wahana wisata
ini didirikan pasangan suami istri Tamzis dan Yuliati Warno (34). Keduanya menekuni
batik sejak 2007. Lalu mendirikan wisata batik pada 2015 silam.

Ide
mendirikan wisata itu sederhana. Keduanya ingin ikut andil dalam melakukan
pelestarian dan pengembangan batik di Bumi Mina Tani. “Bertahun-tahun menekuni
batik dengan merek Yuliati Warno Batik, kami melihat semakin jarang orang yang
punya keterampilan membatik. Maka, kami membuat sarana edukasi batik. Supaya
menarik, kami bingkai dengan wisata,” kata Tamzis ketika ditemui di Wisata
Batik Pati, Selasa (19/11/2019).

Masuk
ke wahana wisata ini, pengunjung cukup membayar Rp 15 ribu. Tidak mahal dengan sederet
fasilitas yang ditawarkan pengelola. Karena di wisata ini pengunjung bisa
belajar proses membatik dari kain putih polos hingga menjadi batik jadi.

Pengunjung
langsung dipandu oleh Tamzis. Pengunjung akan mendapat ilmu mulai dari
pengenalan batik, membuat gambar pola/motif, mencanting, mewarnai batik, hingga
pelorotan dan pembilasan.
Di
Wisata Batik Pati ini, pengunjung bisa belajar membuat batik dengan motif apa
pun. Biasanya, Tamzis meminta pengunjung untuk menggambar pola sesuai dengan
potensi daerah asal masing-masing pengunjung.

“Misalnya
jeruk pamelo, atau biota laut untuk yang dari wilayah pesisir,” ucapnya.

Meski
selama ini dikenal sebagai produsen batik bakaran, Tamzis sebetulnya tidak
mengkhususkan hanya bakaran saja. Ia bisa melatih pengunjung untuk membuat
batik jenis lain sesuai permintaan.

Selama
ini, kataTamzis, kebanyakan pengunjung yang berwisata edukasi di Wisata Batik
Pati ialah rombongan pelajar. Tingkat usia rombongan pelajar ini bervariasi,
mulai PAUD hingga mahasiswa dan peserta Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dari
kalangan pesantren juga banyak yang ke sini. Dari Pondok Pesantren Gontor Putri
Mantingan malah rutin setiap tahun berkunjung,” ucapnya.

Tanpa
biaya tambahan, seluruh pengunjung Wisata Batik Pati akan mendapatkan kain
untuk membatik. Kain batik hasil latihan mereka juga bisa dibawa pulang. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Miftah Berceramah di Hadapan Ratusan Pekerja Karaoke Pati

    Gus Miftah Berceramah di Hadapan Ratusan Pekerja Karaoke Pati

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PATI – Dai kondang Gus Miftah memberikan ceramah di hadapan ratusan Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke di Kabupaten Pati, Selasa (29/4/2025). Acara yang bertajuk “Pengajian Tombo Ati bersama Gus Miftah” ini digelar di Cafe & Karaoke Permata, Puri, Kecamatan Pati, dan dihadiri oleh ratusan LC dan pekerja karaoke lainnya. Suasana pengajian semakin meriah dengan […]

  • Masjid Tanpa Sujud ?

    Masjid Tanpa Sujud ?

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Teater Gerak 11 PMII Cabang Kudus bersiap menggelar pentas produksi pada Sabtu (18/5/2019) nanti di Gedung O FKIP Universitas Muria Kudus pukul 20.00. Lakon yang dibawakan adalah “Masjid Tanpa Sujud”. Lakon itu merupakan naskah karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin, seniman dan budayawan dari Bumi Mina Tani, sekaligus pendiri Orkes Puisi Sampak GusUran dan pengasuh Ngaji […]

  • Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    Macan Kurung, Ikon Penting Seni Ukir Jepara yang Mendunia

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUMBER : DISKOMINFO JEPARA JEPARA – Selain terkenal dengan sebutan Bumi Kartini, Jepara juga masyur dengan sebutan kota ukir. Namun ada yang paling ikonik. Adalah seni ukir “Macan Kurung”, seni ukir tersebut sudah mendunia dan menjadi ciri khas yang melekat dengan kota di pesisir utara Jawa Tengah itu. Jepara sendiri memperoleh predikat kota ukir sekitar […]

  • Di Pati Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

    Di Pati Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PATI – Petani di Kabupaten Pati diminta tak risau mengenai pupuk. Kelangkaan pupuk dipastikan tidak akan terjadi di Kabupaten Pati. Pasalnya, kini ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pati mencapai 5000 ton yang akan didistribusikan ke petani. Hal itu diungkapkan, Manajer Penjualan Public Service Obligation (PSO) Wilayah II PT Pusri Palembang Arif Satya Kusuma saat berkunjung ke […]

  • Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    Persipa Pati Bidik Puncak Klasemen Lewat Kemenangan atas Persipura

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati menatap laga krusial melawan tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Rabu (5/2), dalam lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024/2025. Laskar Saridin datang dengan tekad bulat untuk setidaknya membawa pulang satu poin, bahkan lebih. “Misi kami mencuri poin karena ini playoff, poin sangat penting untuk menentukan kita untuk terhindar […]

  • Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 132
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati bergerak cepat merespons video viral yang memperlihatkan aksi pemukulan oleh oknum polisi terhadap massa aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025. Oknum tersebut, yang diketahui berinisial Brigadir Polisi TGP, telah diamankan dan akan menjalani proses hukum internal. “Kapolresta Pati melalui Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menyampaikan terima kasih atas informasi […]

expand_less