Breaking News
light_mode

Korban Banjir di Pati Bikin Wisata Perahu Susur Bencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
  • visibility 274

 

Wisata dadakan susur daerah banjir dengan naik perahu

Masa sulit selalu menghadirkan ide kreatif. Warga Desa Kasiyan, Sukolilo, Pati yang tak bisa bekerja karena terdampak banjir kini membuka wisata dadakan di lokasi bencana. Mereka menawarkan sensasi naik perahu di tengah-tengah banjir. 

PATI – Banjir yang terjadi sejak beberapa hari kemarin membuat aktivitas warga lumpuh. Mereka tidak bisa bekerja seperti hari-hari biasanya. Namun lantaran warga tak dapat bekerja, mereka pun membuka wisata bencana. Perahu yang mereka gunakan untuk mobilitas sehari-hari mereka manfaatkan untuk mengangkut warga dan wisatawan yang ingin melihat kondisi banjir.

“Banyak yang datang untuk melihat –lihat banjir. Jadi itu yang kami manfaatkan. Apalagi banyak warga yang menganggur jadi kami inisiatif membuat wisata dadakan untuk pemasukan harian,” terang Sarwan, Warga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Pati. 

Tarif naik perahu itu cukup murah. Hanya Rp 5 ribu untuk sekali naik. Itupun bagi anak-anak seringkali digratiskan. Dengan tarif tersebut warga sudah bisa merasakan naik perahu di lokasi banjir sepanjang dua kilometer.

“Total ada 14 perahu yang disiapkan untuk wisata banjir ini. Kami bagi berurutan. Sudah empat hari terakhir ini kami melakukannya,” lanjutnya.

Untuk diketahui cuaca ekstrem di penghujung tahun 2022 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pati terendam banjir. Banjir tergolong besar. Jumlah pengungsi akibat banjir yang menerjang sejumlah daerah di Pati terus bertambah. Sejumlah titik pengungsian pun telah dibuka. Kini warga berharap adanya bantuan logistik dan kesehatan.

Pengungsi

Dari informasi yang dihimpun dari tim relawan, setidaknya ada tiga titik tempat pengungsian yang telah didirikan dan ditempati. Seperti di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana yang ditempatkan di aula balai desa. Di tempat itu ditempati 33 pengungsi.

Kemudian pengungsian juga dibuka di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Total ada 17 jiwa dari enam kepala keluarga yang mengungsi. Ada juga yang mengungsi di rumah saudaranya.

Sedangkan satu tempat pengungsian lainnya yakni di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo. Balai Pengungsian yang berada di sebelah masjid Al Faruq di Dukuh Penggingwarno telah dijadikan pengungsian sejak tiga hari terakhir ini.

“Mulai mengungsi sejak Sabtu (31/12/2022) lalu. Karena air cukup dalam. Di bagian Selatan air bahkan mencapai 1 hingga 1,5 meter di dalam rumah. Akhirnya ada yang mengungsi di balai pengungsian juga ada yang ditempat saudaranya,” terang Muflikah, salah seorang warga setempat.

Total ada sedikitnya 15 orang dari enam KK yang mengungsi di tempat tersebut. Ada balita serta lansia yang ikut mengungsi. Masjid yang ada di sebelah tempat pengungsian itu juga sudah kebanjiran. Alhasil mereka telah menyekat balai pengungsian itu untuk beribadah. 

Namun dari pengamatan di lapangan, ada bagian atap yang telah rusak. Kondisi itu mendesak diperbaiki agar tidak bocor serta angin malam yang masuk.

“Kalau kebutuhan warga sepertinya sembako agar bisa dimasak karena warga sudah tidak bisa bekerja. Selain itu pengecekan kesehatan juga penting,” terangnya.

Dikatakannya di Dukuh Penggingwarno, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo itu ada 96 kepala keluarga yang kesemuanya terdampak banjir. Di bagian dalam, banjir bahkan telah terjadi dua minggu terakhir ini. Meskipun sebagian memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

“Kalau melihat kondisinya sepertinya banjir ini lama karena ini baru awal Januari dan curah hujan masih tinggi. Dulu bahkan pernah sampai 40 hari. Semoga saja cepat surut,”terangnya.

Banjir di lokasi itu juga memutus akses jalan penghubung Kayen – Kudus sejak Sabtu (31/12/2022). Baik kendaraan roda dua dan roda empat tak ada yang berani melintas di jalur tersebut. Apalagi ketinggian air lebih dari satu meter. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    DPRD Pati Gencarkan Penghijauan Lahan Kritis di Pegunungan Kendeng untuk Cegah Banjir

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 366
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menunjukkan keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menginisiasi program penghijauan di lahan-lahan kritis, khususnya di kawasan Pegunungan Kendeng. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan bahwa langkah ini adalah wujud nyata komitmen dewan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mencegah bencana banjir. “Sebagai representasi rakyat, DPRD […]

  • TBM Omah Dongeng Marwah Kudus:  Bantuan Buku Perpusnas Sukses Tingkatkan Minat Baca

    TBM Omah Dongeng Marwah Kudus: Bantuan Buku Perpusnas Sukses Tingkatkan Minat Baca

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    KUDUS – Taman Baca Masyarakat (TBM) Omah Dongeng Marwah (ODM) di Kudus, Jawa Tengah, merasakan manfaat besar dari bantuan seribu buku yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Buku-buku tersebut telah meningkatkan semangat literasi anak-anak, khususnya siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ODM. “Sebelum pembelajaran dimulai, anak-anak PKBM ODM memang punya tradisi setiap pagi membaca cerita,” […]

  • Pelanggaran Dana Desa Capai 10 Persen

    Pelanggaran Dana Desa Capai 10 Persen

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Istimewa Lingkar Muria, PATI – Inspektorat Kabupaten Pati masih menemukan pelanggaran terhadap pemerintah desa. Hal ini terlihat dari masih banyaknya desa yang  belum melakukan pembayaran pajak penambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh), setelah pengunaan sumber dana desa. Kepala Inspektorat Sumarsono Hadi mengatakan, pihaknya selalu melakukan teguran terhadap desa yang belum melunasi pajak. Sebab jika tidak […]

  • Ali Badruddin Minta Komisi D Panggil Sekolah dan Disdikbud usai Kepala SMPN 1 Tayu Dinilai Kurang Responsif

    Ali Badruddin Minta Komisi D Panggil Sekolah dan Disdikbud usai Kepala SMPN 1 Tayu Dinilai Kurang Responsif

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.966
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, menginstruksikan Komisi D DPRD Pati untuk segera mengundang pihak pengelola SMPN 1 Tayu serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati. Langkah ini diambil setelah Kepala SMPN 1 Tayu dinilai tidak memberikan respon yang memadai saat anggota dewan melakukan kunjungan mendadak (sidak) ke sekolah tersebut. Ali mengungkapkan […]

  • DPRD Pati Dorong Generasi Muda Manfaatkan Potensi Alam untuk Berwirausaha

    DPRD Pati Dorong Generasi Muda Manfaatkan Potensi Alam untuk Berwirausaha

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 422
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menekankan pentingnya pengembangan kewirausahaan di kalangan generasi muda Pati. Beliau melihat potensi besar yang belum tergali dari sumber daya alam Pati, khususnya sektor kelautan dan pertanian. Hal ini disampaikan Danu saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pati baru-baru ini. “Anak-anak muda di Pati seharusnya […]

  • DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    DPRD Pati Apresiasi Festival Literasi

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menyelenggarakan festival literasi membaca dan menulis untuk mendorong minat baca dan tulis di kalangan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca dan menulis. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, festival literasi sangat penting untuk […]

expand_less