Breaking News
light_mode

Korban Banjir di Pati Bikin Wisata Perahu Susur Bencana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
  • visibility 171

 

Wisata dadakan susur daerah banjir dengan naik perahu

Masa sulit selalu menghadirkan ide kreatif. Warga Desa Kasiyan, Sukolilo, Pati yang tak bisa bekerja karena terdampak banjir kini membuka wisata dadakan di lokasi bencana. Mereka menawarkan sensasi naik perahu di tengah-tengah banjir. 

PATI – Banjir yang terjadi sejak beberapa hari kemarin membuat aktivitas warga lumpuh. Mereka tidak bisa bekerja seperti hari-hari biasanya. Namun lantaran warga tak dapat bekerja, mereka pun membuka wisata bencana. Perahu yang mereka gunakan untuk mobilitas sehari-hari mereka manfaatkan untuk mengangkut warga dan wisatawan yang ingin melihat kondisi banjir.

“Banyak yang datang untuk melihat –lihat banjir. Jadi itu yang kami manfaatkan. Apalagi banyak warga yang menganggur jadi kami inisiatif membuat wisata dadakan untuk pemasukan harian,” terang Sarwan, Warga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Pati. 

Tarif naik perahu itu cukup murah. Hanya Rp 5 ribu untuk sekali naik. Itupun bagi anak-anak seringkali digratiskan. Dengan tarif tersebut warga sudah bisa merasakan naik perahu di lokasi banjir sepanjang dua kilometer.

“Total ada 14 perahu yang disiapkan untuk wisata banjir ini. Kami bagi berurutan. Sudah empat hari terakhir ini kami melakukannya,” lanjutnya.

Untuk diketahui cuaca ekstrem di penghujung tahun 2022 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pati terendam banjir. Banjir tergolong besar. Jumlah pengungsi akibat banjir yang menerjang sejumlah daerah di Pati terus bertambah. Sejumlah titik pengungsian pun telah dibuka. Kini warga berharap adanya bantuan logistik dan kesehatan.

Pengungsi

Dari informasi yang dihimpun dari tim relawan, setidaknya ada tiga titik tempat pengungsian yang telah didirikan dan ditempati. Seperti di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana yang ditempatkan di aula balai desa. Di tempat itu ditempati 33 pengungsi.

Kemudian pengungsian juga dibuka di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Total ada 17 jiwa dari enam kepala keluarga yang mengungsi. Ada juga yang mengungsi di rumah saudaranya.

Sedangkan satu tempat pengungsian lainnya yakni di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo. Balai Pengungsian yang berada di sebelah masjid Al Faruq di Dukuh Penggingwarno telah dijadikan pengungsian sejak tiga hari terakhir ini.

“Mulai mengungsi sejak Sabtu (31/12/2022) lalu. Karena air cukup dalam. Di bagian Selatan air bahkan mencapai 1 hingga 1,5 meter di dalam rumah. Akhirnya ada yang mengungsi di balai pengungsian juga ada yang ditempat saudaranya,” terang Muflikah, salah seorang warga setempat.

Total ada sedikitnya 15 orang dari enam KK yang mengungsi di tempat tersebut. Ada balita serta lansia yang ikut mengungsi. Masjid yang ada di sebelah tempat pengungsian itu juga sudah kebanjiran. Alhasil mereka telah menyekat balai pengungsian itu untuk beribadah. 

Namun dari pengamatan di lapangan, ada bagian atap yang telah rusak. Kondisi itu mendesak diperbaiki agar tidak bocor serta angin malam yang masuk.

“Kalau kebutuhan warga sepertinya sembako agar bisa dimasak karena warga sudah tidak bisa bekerja. Selain itu pengecekan kesehatan juga penting,” terangnya.

Dikatakannya di Dukuh Penggingwarno, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo itu ada 96 kepala keluarga yang kesemuanya terdampak banjir. Di bagian dalam, banjir bahkan telah terjadi dua minggu terakhir ini. Meskipun sebagian memilih mengungsi ke rumah saudaranya.

“Kalau melihat kondisinya sepertinya banjir ini lama karena ini baru awal Januari dan curah hujan masih tinggi. Dulu bahkan pernah sampai 40 hari. Semoga saja cepat surut,”terangnya.

Banjir di lokasi itu juga memutus akses jalan penghubung Kayen – Kudus sejak Sabtu (31/12/2022). Baik kendaraan roda dua dan roda empat tak ada yang berani melintas di jalur tersebut. Apalagi ketinggian air lebih dari satu meter. (arf)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Obor Desa Tegalsambi Jepara. (DOK HUMAS JATENG)

    Kobar Api Perang Obor : Tradisi Unik Tegalsambi Jepara yang Terus Menyala

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9.454
    • 0Komentar

    JEPARA – Malam itu, langit Desa Tegalsambi di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, seolah menyala. Kobaran api berputar di udara, memercikkan bara ke segala arah, sementara ribuan pasang mata terpaku menyaksikan ritual yang telah diwariskan lintas generasi: Perang Obor. Senin (25/5/2026), tradisi sakral itu tampil berbeda. Tidak hanya api yang menari di tengah jalan desa, tetapi […]

  • Gerai Presisi, Inovasi Vaksinasi Ala Polda Jateng

    Gerai Presisi, Inovasi Vaksinasi Ala Polda Jateng

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

      Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau vaksinasi di Gerai Presisi SEMARANG – Berbagai upaya dilakukan dalam penanganan pandemic Covid-19. Seperti yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia, dengan menggelar vaksinasi Covid-19 yang bertajuk Gerai Presisi. Inovasi tersebut bertujuan untuk mempercepat proses vaksinasi di sejumlah daerah di Indonesia, melalui kerjasama Polsek, […]

  • Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 408
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berakar pada kearifan lokal dan melibatkan masyarakat secara aktif. Hal ini disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Blora, Senin (27/10), yang dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta […]

  • Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    Datangi Kantor DPRD Kades di Pati Minta Kesejahteraan Naik

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Ketua Pasopati Pandoyo saat menyampaikan tuntutan di kantor DPRD Pati/ HUMAS DPRD PATI Para kepala desa (kades) di Kabupaten Pati meminta kenaikan kesejahteraan. Hal ini karena sesuai dengan kinerja yang telah dilakukan untuk melayani masyarakat siang – malam, di rumah maupun di kantor. PATI – Pimpinan DPRD Kabupaten Pati bersama anggota badan anggaran DPRD […]

  • Polresta Pati Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo, Pelaku Dijerat Hukuman Berat

    Polresta Pati Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo, Pelaku Dijerat Hukuman Berat

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.632
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu. Polisi telah mengamankan seorang tersangka berinisial AS (51) yang diduga melakukan tindakan asusila tersebut terhadap seorang santriwati. Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta […]

  • Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menunjukkan komitmen serius dalam upaya penurunan angka stunting melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati, Sudewo, dalam sambutannya pada acara Evaluasi Kinerja dan Sosialisasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/10). Sudewo mengungkapkan bahwa Pemkab Pati sebelumnya […]

expand_less