Breaking News
light_mode

Komunitas Sepeda Tua Pati Dikukuhkan, Siap Ramaikan Hari-hari Bersejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
  • visibility 230
Para peserta ngontel bareng pengukuhan Kosti Pati

PATI
– Minggu lalu (17/2/2019), pagi-pagi benar jalanan Kota Pati ramai. Jalanan dipenuhi
orang-orang bersepeda santai. Mayoritas memakai sepeda tua. Kita mengenalnya
sebagai sepeda ontel.
Ada
seribu lebih sepeda-sepeda ontel itu memenuhi jalanan Kota Pati.  Ribuan sepeda itu memeriahkan pengukuhan
Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Pati. Ribuan peserta sepeda ontel itu
datang tidak hanya dari Kabupaten Pati. Bahkan ada yang datang dari
Palangkaraya, Kalimantan.
Sejumlah
pejabat Kabupaten Pati turut menghadiri dan ngontel bareng keliling kota.
Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Suharyono, Kapolres
AKBP Jon Wesly, hingga Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan.
Endro
Sriyoto, Ketua Panitia Ngonthel Bareng dan Pengukuhan Kosti Pati menyebut,
ketertarikan masyarakat pada barang klasik khususnya sepeda memang masih sangat
tinggi. Terlihat dari seribu target peserta, rupanya mampu tembus hingga
sekitar dua ribu.
“Padahal
ini baru even pertama kami. Tapi pesertanya luar biasa. Selain dari Pati banyak
pula yang datang dari Rembang, Demak, Sidoarjo, Kebumen, Cilacap, bahkan
Palangkaraya,” terangnya di sela-sela acara pengukuhan Kosti Pati itu.
Bahkan
banyak peserta dari Semarang, Jepara, dan Demak terlihat begitu antusias dengan
ngontel dari asal daerahnya masing-masing. Padahal menggunakan sepeda klasik
tentu saja membutuhkan tenaga yang ekstra.
“Dengan
terbentuknya Kosti Pati dan digelarnya even ini kami memang berharap nantinya
akan semakin banyak pemuda yang mencintai sepeda klasik. Karena bagaimanapun
itu merupakan peninggalan nenek moyang yang memiliki nilai sejarah,” tambahnya.
Perjalanan
Kosti Pati diakuinya akan tetap menginduk pada Korwil Jateng. Meski begitu
pihaknya akan menargetkan untuk setidaknya membuat tiga kegiatan selama
setahun. Tiga kegiatan itu dalam momentum sejarah. Seperti saat hari jadi
Kabupaten Pati, 17 Agustus, maupun saat 21 April. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    DPRD Pati Minta Pengelolaan TPA Jangan Sampai Overload Sampah

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 495
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendesak Pemkab Pati untuk meningkatkan pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo. Menurutnya, TPA Sukoharjo, yang merupakan TPA terbesar di Kabupaten Pati, harus dikelola dengan bijak untuk mencegah overload sampah. “Penambahan sampah setiap harinya terus meningkat, sementara luas TPA terbatas. Kita harus mencari solusi agar TPA Sukoharjo bisa menampung […]

  • Nanti Lebih Greget Lagi Persipa !

    Nanti Lebih Greget Lagi Persipa !

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Salam penghormatan untuk suporter  PATI – Laskar Saridin akhirnya pecah telur kemarin. Menutup putaran pertama Liga 3 Zona Jawa Tengah 2019, Persipa berhasil meraup tiga poin. Dengan kemenangan tipis atas Persikama Kabupaten Magelang di Satdion Joyokusumo, Minggu (28/7/2019). Gol kemenangan Persipa lahir dari kaki Ikris Yamhin di menit ke 24, setelah memanfaatkan bola yang memantul […]

  • Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    Tingkatkan Ibadah SMP Negeri 1 Gunungwungkal Gelar Pesantren Ramadan

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Antusias ikut pesantren Ramadhan  PATI — Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Gunungwungkal mengikuti kegiatan pesantren Ramadan (13/4/2023). Kegiatan ini diharapkan membentuk pribadi anak didik yang berakhlak  dan berkualitas dalam iman dan taqwa.  Total ada 460 peserta yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan pesantren Ramadan diisi dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari pawai […]

  • Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    Jelang Pilpres 2024 PPI Jerman Gelar Debat Terbuka, Pembangunan Daerah dan Tata Ruang Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Edukasi – Forum debat terbuka yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jerman (PPI Jerman) telah sukses digelar, melibatkan tim ahli dari beberapa pasangan calon presiden dan wakil presiden RI untuk periode 2024-2029. Acara ini, yang bertajuk “Pembangunan Daerah dan Tata Ruang”, dilaksanakan dalam format hibrid, yaitu secara offline dan online pada hari Sabtu, (20/01/2024). […]

  • Ribuan Personel Amankan Aksi Pengiriman Surat ke KPK oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

    Ribuan Personel Amankan Aksi Pengiriman Surat ke KPK oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 1.245 personel gabungan dari BKO Polres Jajaran Polda Jateng, instansi terkait, dan Polresta Pati dikerahkan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Aksi ini berupa pengiriman surat serentak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Kantor Pos Kabupaten Pati, dengan titik konsentrasi massa di Kantor Pemda Pati dan Kantor […]

  • Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    Suporter Persijap Minta Panpel Dievaluasi

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Suporter Persijap Jepara dari kelompok CNS/ @ultraspersijap JEPARA – Pertandingan home perdana menghadapi Persekat Tegal Minggu (4/9/2022) mendapat sorotan netizen dan Persijap fans. Sebab dalam laporan resmi jumlah penontom yang tercatat hanya 8.500 penonton, padahal stadion berkapasitas sekitar 15.000 penonton itu hampir dipenuhi penonton.  Karena itu mencuat dugaan ada yang mengarah pada upaya memperoleh keuntungan […]

expand_less