Breaking News
light_mode

Kejar Target Herd Imunity, BIN Daerah Vaksinasi Massal Pelajar di Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 15 Des 2021
  • visibility 77
Para pelajar tampak senang saat menerima vaksin Covid-19 yang digelar oleh BIN Daerah Jawa Tengah


Vaksinasi missal terus digalakkan
di berbagai daerah, seperti di Jepara. Termasuk untuk kalangan pelajar. Semua
pihak diharapkan  untuk sama-sama
mendukung target mencapai herd immunity 70%.

JEPARA – Badan Intelejen Negara
Daerah (BINDA) Jawa Tengah kembali melakukan vaksinasi massal untuk pelajar,
santri dan masyarakat secara door to door di 6 Kabupaten pada Selasa, (14
Desember 2021).

“Target vaksinasi massal
sebanyak 13.000 dosis jenis sinovac, kita bagikan ke enam kabupaten di Jawa
Tengah, yaitu : Kebumen, Jepara, Pekalongan, Wonosobo, Blora dan
Grobogan”, kata Kepala BINDA Jawa Tengah Brigjend TNI Sondi Siswanto
melalui rilis yang diterima 15 Desember 2021.

“Data yang kami peroleh dari
https://vaksin.kemkes.go.id per 13 Desember 2021, perkembangan capaian
persebaran vaksinasi di Jawa Tengah menunjukkan progress yang sangat baik,
rerata prosentase 74,02 %”,  imbuh
Sondi.

Dari 6 kabupaten sasaran, hanya
Grobogan yang sudah di atas rata-rata Jawa Tengah, yaitu  74,10%, sedangkan daerah yang lain masih di
bawah Jawa Tengah, meliputi Blora 70,59%, Wonosobo 68,78%, Kebumen 68,06%,
Pekalongan 65,35% dan paling buncit Jepara 64,80%.

“Khusus untuk Jepara,
setelah tahap pertama 4 Nopember 2021 lalu, hari ini selasa 14 Desember 2021
kita lanjutkan pemberian vaksin dosis 2 jenis sinovac untuk vaksinasi pelajar
di SMKN 3 Jepara, vaksinasi santri Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri dan
vaksinasi massal door to door di Desa Rengging dan Desa Pecangaan Wetan
Kecamatan Pecangaan”, kata Sondi.

“Tujuan kami ingin membantu
pemerintah kabupaten dalam mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) sebesar
70%”, lanjut Sondi.

Sementara Kepala SMKN 3 Jepara
Subandi merasa bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dan dukungan
vaksinasi yang dilaksanakan oleh BINDA Jawa Tengah.

“Semua guru, tenaga
kependidikan dan siswa-siswa kami sudah mendapatkan vaksinasi sehingga semester
depan mudah-mudahan pembelajaran tatap muka bisa berlangsung, tentu saja dengan
protokol kesehatan 5 M yang ketat”, tutur Subandi.

Menurut petugas yang melakukan
vaksinasi door to door kepada lansia di Desa Rengging dan Pecangaan Wetan
sebagian besar bisa divaksin, karena tidak dijumpai penyakit bawaan dan tekanan
darahnya normal.

Untuk Desa Pecangaan Wetan dari
sampling 10 orang Lansia bisa dilakukan vaksinasi, sedangkan di Desa Rengging
dari 10 sampling hanya 5 orang lansia yang tervaksin, 5 orang lainnya ditunda
karena tekanan darah tinggi.

Menurut petugas dinas kesehatan
yang mendampingi vaksinasi BINDA Jawa Tengah, untuk  mencapai dosis kesatu lansia 50 % masih
kurang 6.280 orang dan untuk  mencapai
total dosis kesatu 66 % masih kurang 22.541 orang.

“Diperlukan koordinasi semua
pihak untuk mencapai herd immunity 70%”, kata petugas yang enggan
disebutkan namanya. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pati Serukan Kesadaran Masyarakat Tangkal Tawuran

    Dewan Pati Serukan Kesadaran Masyarakat Tangkal Tawuran

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah aksi tawuran antar desa yang kian marak. Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus tawuran yang melibatkan para pemuda di beberapa wilayah di Pati. Anggota DPRD Pati, Joni Kurnianto, menekankan pentingnya peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam mendidik generasi […]

  • Anggota Dewan Desak Aturan Jelas Soal “Sound Horeg” di Karnaval Pati

    Anggota Dewan Desak Aturan Jelas Soal “Sound Horeg” di Karnaval Pati

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101
    • 0Komentar

    PATI – Keramaian yang ditimbulkan oleh “sound horeg” pada acara karnaval di desa-desa menjadi sorotan karena sering memicu konflik antarwarga. Pemerintah desa diharapkan dapat berperan dalam menjaga situasi tetap kondusif. Sebelumnya, sebuah insiden viral terjadi di Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso pada Minggu (11/8/2024) di mana seorang ibu bernama Sukati, 54, menyemprotkan air ke arah truk […]

  • Komunitas LITBAR:  Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

    Komunitas LITBAR: Berjuang Melawan Adiksi Gawai Lewat Literasi

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah komunitas literasi di Pati, Litbar, berhasil mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai dengan cara yang unik dan inspiratif. Mereka menggelar sekolah literasi yang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk menciptakan dan menerbitkan buku cerita mereka sendiri. Hasilnya? Sebuah buku berjudul “Petualangan dalam Kabut Misteri” yang diluncurkan dengan penuh semangat oleh para siswa SDIT Bias […]

  • Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    Apa sih keistimewaan Muhammad? Refleksi Maulid Nabi SAW

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Dokumen Pribadi Seperti seorang ratu dalam film Snow White (Putri Salju) yang bertanya ke cermin ajaib siapa yang paling cantik, sejarah peradaban manusia pun bertanya-tanya siapakah yang paling rupawan atau tampan. Tidak hanya kisah kanak-kanak, bahkan seorang filosof seperti Nietzsche pun menulis Thus Spoke Zarathustra yang bicara mengenai konsep ‘manusia unggul’ (Übermensch) yang lebih dari […]

  • Kerja Keras Seperti Ibu

    Kerja Keras Seperti Ibu

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Risma Nadia DOKUMEN PRIBADI Besar di keluarga yang boleh dibilang broken home, membuat Risma Nadia tumbuh menjadi perempuan yang kuat. Risma sapaan akrabnya, meneladani laku sang ibu, seorang pedagang kecil yang rela bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sang putri, hingga bisa lulus sampai sekolah tingkat atas. ”Berkat hal itu saya kini menjadi perempuan yang tak […]

  • Dikarantina Pemkab, Ini yang Didapat Para Kepala Desa Terpilih

    Dikarantina Pemkab, Ini yang Didapat Para Kepala Desa Terpilih

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Para kepala desa terpilih sedang berfoto bersama Bupati Haryanto PATI – Sebanyak 61 kepala desa terpilih hasil pilkades serentak 2018 bakal menjalani karantina. Karantina dimulai 18 – 26 Februari di Hotel Pati. Dalam karantina itu, para kepala desa terpilih akan mendapatkan bimbingan teknik tentang sejumlah masalah di pemerintahan desa.  Dalam mengikuti kegiatan bimtek tersebut para […]

expand_less