Breaking News
light_mode

Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
  • visibility 195

Spot selfi

JEPARA
– Keberhasilan SD Negeri 2 Kuanyar, Mayong menjadi juara
pertama lomba Sekolah Dasar Bersih dan Sehat (SDBS) Kabupaten Jepara tahun 2019,
membuat sekolah ini makin tenar. Hal itu karena warga sekitar yang menjadikan
sekolah tersebut menjadi spot selfi dadakan.
 “Belakangan, warga sekitar
menjadikan sekolah kami sebagai spot foto. Kebanyakan berfoto tidak di jam
sekolah. Kami tahunya dari unggahan media sosial warga sekitar,” kata Kepala SD
N 2 Kuanyar, Hadi Ngusman awal Oktober 2019 ini.
Seperti dikutip dari jepara.go.id, ketertarikan warga berswafoto di SDN 2 Kuanyar, lalu
mengunggahnya ke media sosial bisa dipahami. Taman-taman di sekolah ini tertata
indah dan rapi. Berpadu rindang pohon mangga di halaman sekolah, hampir semua
sisi lingkungan terlihat sejuk dan sedap dipandang. Hadi Ngusman mengaku sangat
menyukuri keberhasilan ini. Menurutnya, kerja sama dari seluruh warga sekolah
menjadi kunci keberhasilan ini.
“Kami perlu waktu lama untuk menciptakan lingkungan sekolah
hingga seperti ini. Itu tak mungkin terjadi kalau tidak ada komitmen seluruh
warga sekolah. Baik siswa, guru, maupun karyawan,” kata Ngusman.
Ngusman menceritakan, proses panjang itu diawali tiga tahun.
Saat itu, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan
Mayong menunjuk sekolah ini mengikuti penilaian SDBS.
“Kami langsung berbenah. Belum berhasil pada penilaian
pertama tidak mematahkan semangat kami. Setelah berbenah lagi selama setahun,
kali ini kami bisa juara,” ceritanya.

Pembenahan yang dilakukan mulai dari fisik sekolah, gapura, hingga menghijaukan
dan memperbanyak bunga di taman sekolah. Pagar permanen yang semula hanya 2/3,
dilanjutkan pembangunannya hingga area keliling sekolah terpagar penuh.
“Kalau pagar, kami mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus)
bidang pendidikan. Dewan guru juga berkontribusi, iuran untuk menata sekolah.
Bahkan selama dua tahun, anak-anak rela membawa satu atau dua bunga dalam
beberapa kesempatan. Semua ditanam dan dirawat dengan baik,” lanjut Hadi
Ngusman bersama salah satu guru, Muhammad Rois.
Di taman, ban-ban bekas yang sudah dicat warna-warni
digunakan sebagai pot untuk mempercantik halaman yang penuh bunga. Di depan
setiap kelas juga dibuat taman gantung. Botol bekas air mineral digunakan
sebagai pot gantung, dicat dan disusun sedemikan rupa.
“Penataan oleh guru dan murid secara bertahap. Dirawat
setiap hari. Semua warga sekolah terlibat. Kami juga menggelar lomba taman
antarkelas,” lanjutnya.
Kini SDN 2 Kuanyar akan mewakili Kabupaten Jepara ke
penilaian tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2020. Meski saat ini lingkungan
sekolah sudah terhitung asri, berbagai pembenahan akan terus dilakukan. Di luar
perawatan, pagar belakang akan dipercantik. Plafon ruangan dan pintu besi juga
akan ditata. Sedangkan sekat dengan SDN 1 Kuanyar yang berbatasan dengan
sekolah ini akan ditinggikan. “Karena menjadi salah satu unsur penilaian,”
lanjutnya.
Pihak sekolah tidak mempersoalkan terkurasnya berbagai sumber daya
untuk mengikuti penilaian lanjutan. Warga sekolah yang terdiri dari 147 murid,
8 guru, serta masing-masing 1 orang operator dan penjaga sekolah memiliki
komitmen yang sama.
“Bagi kami, anak-anak betah belajar di sekolah karena
lingkungannya nyaman, serta masyarakat berikan apresiasi, sudah memberikan
kepuasan batin. Kondisi ini pun akan mampu tarik minat warga menyekolahkan
anaknya di sini,” tandasnya. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Kerja Keras Bule Perancis dalam Lezat Ikan Bakar di Pantai Bondo (2)

    Ada Kerja Keras Bule Perancis dalam Lezat Ikan Bakar di Pantai Bondo (2)

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bakar ikan  Ranting-ranting kayu yang kami kumpulkan, telah habis terbakar dan berubah menjadi bongkahan arang yang membara. Ikan tengkurungan dan banyar sudah bersih. Setidaknya sudah terbuang isi perutnya yang membuat pahit. Sayang, pesta kecil-kecilan yang menjadi agenda utama kami kacau. Berlagak seperti anak petualang, kami tak membawa bekal peralatan yang cukup untuk membuat pesta bakaran. […]

  • Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    Tawuran Antar Gangster Pecah di Perbatasan Pati-Kudus, Polisi Amankan Pelaku Pembawa Sajam

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Aksi tawuran antar dua kelompok pemuda kembali pecah di wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus. Peristiwa itu melibatkan Gangster Tos Babalan dari Kabupaten Kudus dan Gangster Steam24boys dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kericuhan terjadi pada Rabu dini hari, (30/7/2025), sekitar pukul 01.00 WIB, di Jalan Prawoto – Babalan, tepatnya di wilayah […]

  • Pengisian Perangkat Desa, Kecamatan Mejobo Sepakat Pakai Tes CAT

    Pengisian Perangkat Desa, Kecamatan Mejobo Sepakat Pakai Tes CAT

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Bintek bagi panitia pengisian perangkat desa se Kec. Mejobo Kudus KUDUS – Bimbingan teknis bagi panitia pengisian perangkat desa se kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus tahun 2022 digelar Kamis (29/9/2022) di aula balaidesa Kesambi.  Dalam kegiatan itu turut hadir sebagai pemateri adalah Dinas PMD Kabupaten Kudus yang diwakili oleh Kabid Pemberdayaan Desa, Dian Noor Tamzis Hanafi. […]

  • Tim Persijap Jepara.

    Peluang Persijap Jepara Bertahan di Liga 2 Hanya 50 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Jan 2024
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Peluang Persijap Jepara untuk bertahan di Liga 2 hanya 50 persen saja, butuh semangat dan kerja keras untuk menang.

  • Muntamah: Pemeriksaan Rutin di Posyandu Penting untuk Mencegah Stunting

    Muntamah: Pemeriksaan Rutin di Posyandu Penting untuk Mencegah Stunting

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PATI – Muntamah, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengimbau orang tua untuk secara rutin memantau perkembangan anak-anak mereka. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi D tersebut saat menekankan pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang anak di posyandu secara berkala. Muntamah menjelaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk mencegah stunting. Menurutnya, posyandu merupakan salah satu saluran efektif untuk melakukan […]

  • DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada masyarakat untuk bahu-membahu dalam upaya penanganan stunting. Stunting, menurutnya, merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian serius. Pasalnya, stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga dapat menghambat perkembangan otak anak dan meningkatkan risiko penyakit kronis. “Dampak stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga […]

expand_less