Breaking News
light_mode

Islamic Center Kajen, Menjaga Kearifan Luhur Desa Santri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Des 2018
  • visibility 499

 

Masjid Jami Kajen merupakan peninggalan dari Mbah Murtamakkin. Saat ini bangunan masjid telah mengalami pemugaran 



PATI – Akhir
pekan lalu, Sabtu (22/12/2018), anak-anak muda dikukuhkan dalam sebuah wadah
bernama Islamic Center Kajen (ICK), pengukuhan dilakukan di gedung ICK komplek
Masjid Jami Kajen.
Ada
12 anak muda yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Takmir
Masjid Jami Kajen. KH. Muhammad Abbad Nafi’. 
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan yayasan mbah Ahmad
mutamakkin KH. Mujiburrohaman, para pembina ICK, KH. Niam Sutaman, KH. Ismail
Fayumi, KH. Syaifurrohman, KH. Ulil Bizawie Dan para Kiai lainnya.
ICK
yang diketuai M. Azwar Anas beserta rekannya adalah wadah khidmah para pemuda
Kajen dalam memakmurkan Masjid Jami Kajen, semua kegiatan ICK akan menjadikan
masjid menjadi basis gerakan sosial kultural dan spiritual.
Dalam
kepengurusan ICK dibagi menjadi pengurus harian, dan 3 divisi yang pertama,  Divisi Pendidikan dan Keagamaan, yang akan
berfokus pada pelatihan dan dalam pembinaan ubudiyah dan pengayaan pengetahuan
keagaaamaan.
Para punggawa ICK bersama para kiai di Kajen

Divisi
kedua adalah kajian Sejarah dan Budaya, yang akan berfokus pada pengarsipan dan
riset mengenai peninggalan sejarah Mbah Ahmad Mutamakkin sebagai pendiri Masjid
Kajen berupa benda cagar budaya dan manuskrip.
Divisi
ketiga adalah Media Teknologi dan Informasi nantinya berfokus sebagai sumber
Informasi mengenai  Masjid Jami Kajen dan
pondok Pesantren di kajen. Yang bisa diakses oleh semua masyarakat luas yang
ingin berziarah ke Kajen atau ingin memondokkan anaknya di desa santri ini.
KH.
Muhammad Abbad memberikan pesan kepada para pemuda yang telah dilantik agar
menjaga niat baik dan cara menjalankan tugas dengan baik, agar khidmah yang
laksanakan menjadi amal baik didunia hingga akhirat. Sementara itu,  KH. Mujiburrohman berpesan agar para pengurus
ICK ini nantinya akan punya wawasan mengenai hospitality kepada para pengunjung masjid atau sadar terhadap
wisata religi Kajen yang setiap harinya didatangi masyarakat dari penjuru
Indonesia.
Adapun
KH. Niam Sutaman berharap nantinya ICK mampu menjadi acuan masyarakat dalam
mengakses segala Informasi mengenai peribadahan dan kepesantrenan di kajen.
Mengingat Kajen menjadi kiblat keagaaamaan Islam di wilayah Pati dan
dekitarnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Konsumen Dulu Baru Produsen

    Jadi Konsumen Dulu Baru Produsen

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    SailaRachmawati INSTAGRAM Saila Rachmawati cukup cerdas. Perempuan yang kini menempuh studi S2 manajemen pendidikan di IAIN Kudus ini berhasil menerapkan teori ATM dalam mengembangkan sebuah produk yang digelutinya. Amati, tiru, dan modifikasi. Saila telah berhasil berinovasi menciptakan sebuah produk hijab, dari kebiasaannya suka membeli hijab-hijab produk orang lain. Bahkan sekarang, alumnus Fakultas IAIN Kudus ini […]

  • Para pemain yang akan berlaga 

    Jadi Ajang Pembinaan Pemain Liga Askab PSSI Pati Mulai Digelar

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Para pemain yang akan berlaga Askab PSSI Pati resmi memutar kompetisi Liga untuk kelompok umur 12 dan 14 tahun. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi pemain-pemain muda di desa-desa. PATI – Turnamen Asosiasi Kabupaten (Askab) Pati untuk kelompok umur 12 tahun dan 14 tahun mulai digelar. Turnamen itu diharapkan dapat memunculkan bibit potensial bagi […]

  • Bikin Bangga Cabor Sepatu Roda Persembahkan Medali Pertama Bagi Pati

    Bikin Bangga Cabor Sepatu Roda Persembahkan Medali Pertama Bagi Pati

    • calendar_month Jum, 19 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 272
    • 0Komentar

    SOLO – Cabor sepatu roda menyumbang medali perunggu. Perolehan medali tersebut tercatat menjadi medali pertama bagi kontingen Kabupaten Pati di ajang Porprov Surakarta 2018.   Bertanding di Velodrome Stadion Manahan  Laurainsya Putri Lilianti berhasil menyabet perunggu di kelas ITT 500 meterdengan catatan waktu 47.372 detik Atlet asal SMP 2 Pati yang bertempat tinggal di Desa Sugihrejo […]

  • DPRD Pati Minta Polisi Tuntaskan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Juwana

    DPRD Pati Minta Polisi Tuntaskan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Juwana

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.712
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan seluruh proses penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Kecamatan Juwana beberapa waktu lalu. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan pihaknya mendorong kepolisian agar segera mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut. […]

  • Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    Tampil Perkasa Persipa Pati Tak Terkalahkan di Grup B Liga 3 Jateng

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Para pemain Persipa Pati melakukan selebrasi kemenangan. PEKALONGAN – Persipa Pati tak terkalahkan di babak grup B Liga 3 Jawa Tengah. Dengan begitu Laskar Saridin berhasil lolos ke babak selanjutnya dengan status juara grup. Di pertandingan terakhir melawan PSD Demak, klub asal Kota Wali itu dibuat tak berdaya pada pertandingan yang berlangsung pukul 13.00 di […]

  • DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.028
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Yoga Dermawan mengajak seluruh sekolah negeri untuk tidak menjual buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada peserta didik. Ia telah mengajukan permintaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati agar memberikan klarifikasi resmi terkait larangan praktik ini di setiap satuan pendidikan. Yoga menyampaikan bahwa pihaknya secara berkala menerima laporan serta […]

expand_less