Breaking News
light_mode

Imam Suroso Siap Ikut Perjuangkan Normalisasi Penuh Sungai Juwana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 27 Mar 2019
  • visibility 191

Imam Suroso (berbaju putih) di sebelah Gubernur Ganjar Pranowo 
PATI – Belakangan, Sungai Juwana memiliki riwayat tak mengenakkan. Terutama bagi kalangan petani di Kabupaten Pati. Sebabnya, tiap kali musim penghujan, sungai yang mengalir sepanjang 60 kilometer tersebut selalu meluap. Imbasnya miliaran rupiah lenyap karena tak jadi menuai hasil tanam.


Untuk itu, anggota DPR RI Imam Suroso siap bertekad ikut memerjuangkan
normalisasi Sungai Juwana yang anggarannya mencapai Rp 1 triliun tersebut. Menurutnya,
“duit segitu” tidak ada artinya dibanding kerugian yang selalu menimpa
masyarakat yang tiap tahun menghampiri.

”Saya sebagai anggota dewan akan
ikut mengawal hal itu. Saya kan sudah lama di DPR RI, saya akan ikut lobi, ikut
memerjuangkan itu. Termasuk lobi di Komisi 5 DPR RI yang membidangi masalah
infrastruktur. Termasuk lobi juga kepada kementrian keuangan dan juga
Bappenasnya,” kata Imam Suroso saat menghadiri Musrenbangwil di Pendapa
Kabupaten Pati Rabu (27/3/2019).

Banjir tahunan yang terus terjadi
di beberapa wilayah di Kabupaten Pati, tentunya sangat meresahkan sekaligus
merugikan. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, pada tahun
2019 ini, setidaknya ada 7500 hektar lahan pertanian yang terdampak luapan
Sungai Juwana tersebut.

Akibatnya gagal panen, sekaligus gagal
tanam. Seperti diketahui, saat banjir di sepanjang aliran sungai yang juga
disebut Sungai Silugonggo tersebut air baru benar-benar surut hampir enam bulan
lamanya. Seperti yang terjadi di Desa Pasuruhan Kecamatan Kayen.

”Nah itu. Lebih besar ruginya
masyarakat. Maka saya sebagai wakil rakyat akan memerjuangkan itu di pusat. Saya
kira APBN kita mampu untuk mengalokasikan program tersebut. Saya berkomitmen
siap mengawal,” jelas politisi dari PDI Perjuangan ini.
Tahun ini, normalisasi hanya bisa dianggar Rp 40 miliar untuk pekerjaan sepanjang 5 kilometer di wilayah hilir. (fmh)
  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

    Sensasi Petik Melon Sendiri di Kebun Pinggir Tambak

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang petang, orang-orang berbondong menuju ke pematang tambak di Desa Dororejo Kecamatan Tayu. Bukan untuk memanen ikan, melainkan untuk ngabuburit di kebun melon. Lebih dari 3000 tanaman melon siap panen tumbuh memanjang di pematang tambak tersebut. Pemiliknya adalah Nur Cakwung. Lokasinya berada di RT 4 RW 2. Kebun melon itu disulap Cakwung menjadi […]

  • Rayakan Valentin dengan Kearifan Lokal, Sajikan Nasi Goreng Bumbu Spesial Kasih Sayang

    Rayakan Valentin dengan Kearifan Lokal, Sajikan Nasi Goreng Bumbu Spesial Kasih Sayang

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kencan valentin  Jika biasanya valentin identik dengan coklat, sebuah kafe di Kota Pati memilih jalan lain. Menyambut hari yang disebut kasih sayang itu, mereka menyuguhkan menu spesial kuliner lokal. Nasi goreng berbentuk love dengan warna merah muda disiapkan untuk melengkapi perayaan cinta muda-mudi. Namanya nasi goreng kasih sayang. Bangku-bangku di Kafe Up 2 Date di […]

  • Ali Badrudin: Edukasi Pengelolaan Air Penting untuk Mencegah Kekeringan di Pati

    Ali Badrudin: Edukasi Pengelolaan Air Penting untuk Mencegah Kekeringan di Pati

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Ketua sementara DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyoroti masalah penanganan bencana di wilayahnya yang terus berulang setiap tahun. Ia mendesak Pemkab Pati untuk mencari solusi jangka panjang guna mengurangi risiko bencana seperti kekeringan dan banjir. “Kami mendorong Pemkab Pati untuk memikirkan solusi jangka panjang terkait penanganan bencana. Setiap tahun, Pati dilanda kekeringan dan […]

  • Permintaan Ikan Meningkat, Harga Terangkat

    Permintaan Ikan Meningkat, Harga Terangkat

    • calendar_month Sab, 19 Mei 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    PATI – Permintaan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana mengalami peningkatan. Bahkan, harga masing-masing ikan hasil tangkapan nelayan, juga mengalami kenaikan. Emi Yuliati, salah seorang bakul di TPI II Juwana mengatakan, hari-hari ini harga ikan memang sedang bagus. Kemungkinan, stabilitas harga ini akan berlangsung hingga pertengahan puasa nanti. “Tetapi, kalau  sudah memasuki hari ke […]

  • Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    Mengintip Latihan Beladiri di Abror Muay Thai Boxing Camp Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

      PATI, Cluwak – Sore menjelang, anak-anak mulai berdatangan ke sebuah tempat latihan beladiri yang sederhana di Desa Mojo Kecamatan Cluwak. Tempat latihan itu bernama Abror Muay Thai Boxing Camp. Camp latihan ini berdiri sudah setahunan ini, sejak Desember 2020. Pendiri sekaligus pengelolanya adalah Ahmad Azarudin Al Abror. Dia berlatar belakang atlet beladiri. Namanya sempat […]

  • Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    Kampung Budaya Piji Wetan Gelar Kirab Budaya Pager Mangkok untuk Lestarikan Ajaran Sunan Muria

    • calendar_month Jum, 6 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KUDUS – Warga Dukuh Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, melaksanakan Kirab Budaya Pager Mangkok untuk memperkenalkan kembali ajaran bersedekah dari Sunan Muria. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka Festival Pager Mangkok #4 yang digagas oleh Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan pada Jumat (6/12/2024). Ritual dimulai dengan arak-arakan gunungan hasil bumi dari Panggung Ngepringan menuju Punden […]

expand_less