Breaking News
light_mode

Desa Akan Tetap kelola Temuan Bangunan di Punden Mbah Gamirah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 25 Nov 2018
  • visibility 258
Seorang warga sedang berada di tengah temuan bangunan di Dukuh Cacah Desa Sukoharjo Kabupaten Pati yang kini telah ditembok keliling

PATI – Balai Arkeologi Yogyakarta yang meneliti temuan
warga, berupa struktur bangunan dari batu bata di Punden Dukuh Cacah Desa
Sukoharjo sudah menyimpulkan temuan itu bukan bangunan makam. Meskipun begitu,
pihak desa mengaku tetap meneruskan apa yang telah dibangun warga sekitar.
Suko Waluyo, Kepala Desa Sukoharjo
mengungkapkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada warganya. ”Namun kalau
ingin dibangun warga dipersilahkan berpartisipasi. Misalnya ada yang mau
menyumbangkan semen satu sak dipersilahkan,” katanya saat menggelar pertemuan
bersama Balai Arkeologi dan sesepuh desa setempat.
Lebih lanjut, Suko Waluyo juga
mengimbau kepada warganya supaya tetap menghormati tempat tersebut. ”Sejak lama
di sini diyakini memang sebagai cikal bakal sesepuh desa. Meskipun temuan warga
dinyatakan bukan sebagai makam oleh tim ahli, kami mengimbau supaya tetap
menghormati tempat tersebut sebagai punden. Sejak dulu selalu digelar acara
sedekah bumi di tempat ini,” katanya. Saat ini temuan bangunan tersebut sudah
dibangunkan tembok keliling, dari batu bata.
Diyakini Makam
Sebelumnya, temuan bangunan
tersebut memang diyakini sebagai makam. Hal itu berdasarkan penuturan juru
kunci punden tersebut yang mendapatkan wangsit usai melakukan tirakat.
Seperti diketahui, warga Desa
Sukoharjo meyakini temuan itu merupakan makam dari tokoh setempat yang dikenal
sebagai punden desa yang bernama Mbah Gamirah. Namun saat diteliti oleh Balai
Arkeologi, temuan bangunan tersebut tidak mengindikasikan berupa bangunan
makam.
”Di beberapa tempat yang kami
temui, yang paling tua sekalipun, misalnya makam di Troloyo, ataupun di Gresik
ditemukan nisan makamnya. Dan tulisannya sangat jelas terbaca. Sementara di
sini tak ditemukan apa pun. Hanya tumpukan batu bata yang sudah tidak membentuk
sebuah bangunan,” kata Ketua Tim Observasi dari Balai Arkeologi Yogyakarta
Masyhudi.
Pihaknya pun menyarankan kepada
pihak desa maupun, dinas terkait untuk meminta bantua kepada Balai Pelestari
Cagar Budaya (BPJB) Jawa Tengah. ”Yang bisa merekonstruksi bangunan dari sana,”
katanya. (has)  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Pati Narso Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Penghijauan

    Anggota DPRD Pati Narso Gugah Kesadaran Masyarakat untuk Penghijauan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 934
    • 0Komentar

    PATI – Gerakan penghijauan di Kabupaten Pati tidak hanya terbatas pada lahan milik pemerintah. Anggota DPRD Pati, Narso, menekankan pentingnya kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan ini. “Gerakan penghijauan memang perlu, namun semua itu butuh kesadaran dari semua pihak untuk melakukannya,” ujar Narso, politisi dari PKS. Ia menambahkan bahwa penghijauan memiliki […]

  • Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    Geger! Kenaikan PBB Pati 250%, HMI Pati Angkat Bicara

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Pati menyatakan sikap resmi terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250% di Kabupaten Pati. Meskipun menyetujui kenaikan tersebut, HMI Pati mengajukan beberapa catatan penting demi transparansi dan efektivitas penerapannya. Pernyataan sikap ini tertuang dalam surat nomor 008/Sek.Pan/HMI-PATI/V/1446 yang ditandatangani Ketua HMI Cabang […]

  • PWI dan IJTI Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Pemerasan di SPBU Tlogowungu Pati

    PWI dan IJTI Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Pemerasan di SPBU Tlogowungu Pati

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    SPBU di Desa Tlogorejo – Tlogowungu, Pati Dua orang di Kabupaten Pati mengaku wartawan diduga melakukan pemerasan terhadap pengurus SPBU di Tlogowungu. PWI dan IJTI meminta kepolisian untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus tersebut.   PATI – Sebelumnya ramai diberitakan berbagai media massa lokal dan nasional di Kota Pati, pengurus stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendorong penataan kawasan di Alun-alun Juwana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menarik. Ia menilai penataan kawasan publik seperti alun-alun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan di Pati. “Pastinya kita ingin menciptakan suasana yang bagus di Pati, salah satunya melalui […]

  • DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    DPRD Pati Nilai Hari Santri Jadi Momentum Cinta Tanah Air

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 907
    • 0Komentar

    PATI – Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemuda, khususnya para santri, untuk semakin mencintai tanah air. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, dalam sebuah pernyataan. “Hari Santri adalah momentum kita bersama untuk mencintai bangsa ini. Semangat NKRI, Pancasila, dan keberagaman ini adalah satu, dan santri harus berperan dalam hal […]

  • Selamat Tinggal Lokalisasi Selamat Datang Prostitusi Online?

    Selamat Tinggal Lokalisasi Selamat Datang Prostitusi Online?

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 258
    • 0Komentar

      Anggota Komisi D DPRD Pati Noto Subiyanto PATI – Lokalisasi Lorong Indah (LI) berhasil dibongkar pemkab Pati pada Kamis (3/2/2022). Sejumlah pihak mengapresiasi kebijakan “berani” dari pemerintah, karena telah melenyapkan tempat maksiat itu. Dikutip dari berbagai sumber, ada sekitar 70-an bangunan yang dirobohkan. Kini lokalisasi itu telah rata dengan tanah. Di lokalisasi ini memang […]

expand_less