Breaking News
light_mode

Daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang Wajib Dibawa Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
  • visibility 96
Sirup dan aneka olahan dari buah parijoto khas Kudus/alammu.official

Kudus adalah sebuah kota kecil di daerah Jawa Tengah yang cukup ramai. Sektor industri, dan bisnis berkembang pesat. Begitu juga dengan dunia pariwisata dan pendidikannya. 

Kudus sangat terkenal dengan industri rokok kretek yang telah melegenda. Selain itu Kudus juga terkenal dengan wisata religi yaitu malam Sunan Kudus dan Sunan Muria. Kudus juga menjadi salah satu kota yang menjadi jujugan untuk menuntut ilmu khususnya ilmu agama. Ada banyak pondok pesantren di kota ini. 

Karena itu jika anda berkunjung di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Kretek ini jangan lupa untuk pulang membawa oleh-oleh khas Kudus yang sangat terkenal. Berikut redaksi merangkum daftar Oleh-Oleh Khas Kudus yang wajib dibawa pulang untuk keluarga.

1. Jenang

Jenang adalah makanan yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan dan gula merah. Sepintas mirip dodol di Garut Jawa Barat. Tapi jenang Kudus memiliki rasa yang khas. Jenang menjadi oleh-oleh Kudus yang paling ikonik. Industri jenang banyak dijalankan secara tradisional di rumahan. Meskipun ada pula yang sudah modern. Sentra jenang Kudus berada di daerah Kaliputu, sebelah utara pusat kota Kudus. 

Di Kudus banyak tersebar toko-toko oleh-oleh yang menjajakan jenang Kudus. Salah satu toko oleh-oleh yang paling lengkap adalah di Jenang Mubarok Jalan Sunan Muria. 

Jenang kudus


2. Madu Mongso

Jajanan ini yang memiliki rasa dominan manis serta asam ini sekilas mirip jenang cara pembuatannya. Bahan utama madu Mongso adalah tape ketan hitam yang dimasak dengan tambahan gula hingga membentuk adonan yang lengket seperti jenang. Madu Mongso biasanya dibungkus kecil-kecil sebesar jari kelingking dalam kerta warna-warni. 

Untuk mendapatkan jajanan madu mongso ini cukup mudah karena semua toko oleh-oleh selalu menyediakan jajanan ini. 

Madu mongso/@madumongsomakti99


3. Kopi Muria

Wilayah Kudus memiliki daerah pegunungan di sebelah Utara, yaitu Pegunungan Muria. Dimana banyak tanaman kopi yang dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil kopi dari Gunung Muria cukup melimpah.

Kopi Muria saat ini semakin maju seiring dengan bertambahnya wawasan warga setempat dalam mengolah kopi untuk mendapatkan rasa yang terbaik. Kopi Muria baik jenis robusta, arabika, hingga liberika sudah banyak yang dikemas dengan baik untuk menjadi oleh-oleh. 

Kopi muria


4. Sirup Parijoto 

Selain kopi Gunung Muria banyak tumbuh tanaman parijoto. Tanaman yang buahnya memiliki warna merah muda ini banyak dibudidayakan di area hutan Muria. 

Parijoto banyak dijual di sekitar area wisata religi Sunan Muria di Desa Colo Kec. Dawe. Parijoto dijual dalam bentuk buah segar hingga olahan. Diantara yang paling banyak diolah adalah menjadi sirup. Kono parijoto memiliki khasiat yang dipercaya jika dikonsumsi wanita yang hamil kelak jika bayinya perempuan akan cantik dan jika laki-laki akan tampan. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Suroso : Pengesahkan UU Kebidanan, Dukung Perlindungan Profesi Bidan

    Imam Suroso : Pengesahkan UU Kebidanan, Dukung Perlindungan Profesi Bidan

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PATI – Angin segar bagi dunia kebidanan nasional berhembus. Rapat paripurna DPR RI pada Rabu (13/2/2019) lalu secara aklamatif mengesahkan RUU Kebidanan menjadi UU Kebidanan. Lahirnya undang – undang tersebut menjadi kado indah bagi profesi bidan di tanah air. Undang-undang tersebut di dalamnya mengatur soal peningkatan pendidikan, pelayanan masyarakat, perlindungan, dan juga kesejahteraan. Hal itu […]

  • Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    Daftar Temuan Bersejarah Balai Arkeologi di Jepara

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 111
    • 0Komentar

       Gunung Muria dari Desa Tempur Jepara/arlindhaa_ Kawasan semenanjung Muria memiliki sebaran situs-situs bersejarah yang kaya. Seperti yang ada di wilayah Kabupaten Jepara. Peninggalan masa Hindu-Budha itu diteliti dengan serius oleh Balai Arkeologi D.I. Yogyakarta. JEPARA – Tim penelitian arkeologi menelusuri sejumlah tempat di Kabupaten Jepara yang diduga menyimpan situs bersejarah. Penelitian ini dilakukan pada […]

  • Wakil Ketua DPRD Pati : Harus Ada Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    Wakil Ketua DPRD Pati : Harus Ada Reboisasi di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap program reboisasi dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak lingkungan di Pegunungan Kendeng. Penanaman pohon dinilai dapat berfungsi sebagai resapan air, terutama saat musim hujan tiba. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, mendorong semua pihak untuk menanam bibit pohon keras. Menurutnya, sinergitas dibutuhkan agar seluruh […]

  • Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    Kritik Tuding Menuding Sesat Beragama Kita

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Lampu temaram menyinari Gedung FKIP Universitas Muria Kudus, Sabtu (18/5/2019) malam. Hari itu sedang berlangsung pementasan teater oleh kelompok Tetater Gerak 11. Lakon yang dibawakan adalah Masjid Tanpa Sujud, karya Habib Anis Sholeh Ba’asyin. Budayawan dari Bumi Mina Tani. Masjid Tanpa Sujud merupakan refleksi diri, melihat kekacauan antar kelompok. Dimana masing-masing kelompok menganggap dirinya paling […]

  • Sumur Berkah PMI Pati, Penyedia Puluhan Ribu Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

    Sumur Berkah PMI Pati, Penyedia Puluhan Ribu Liter Air Bersih Setiap Hari untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PATI, LINGKARMURIA.COM – Dalam upaya membantu masyarakat di puluhan desa yang terdampak oleh kekeringan ekstrim, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati telah menjalankan aksi luar biasa. PMI Pati memiliki sebuah sumur yang menghasilkan puluhan ribu liter air bersih setiap hari, tanpa henti. Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, menjelaskan bahwa sumur ini memiliki kedalaman 60 meter […]

  • World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Para peserta menimbang sampah yang dipungutnya di sekitar Pasar Puri  PATI – Pemandangan tak biasa terjadi di Pasar Puri, Pati Sabtu, (15/9/2018) kemarin. Jika setiap harinya pasar puri dibersihkan oleh petugas kebersihan. Kali ini, untuk memperingati world clean up day, ratusan masyarakat dari berbagai elemen juga ikut membersihkan pasar. Aksi tersebut diawali dengan apel besar […]

expand_less