Breaking News
light_mode

Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
  • visibility 255

DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Kecamatan Mejobo.
Bedah buku DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Mejobo, Kudus
KUDUS –
Cerita
rakyat bisa jadi sumber belajar yang menarik. Ada nilai-nilai luhur yang bisa
digali dari jalan cerita yang berkembang di masyarakat. Meskipun hanya dari
tutur lisan. Lazim diketahui,
cerita
rakyat

ini umumnya “miskin”
data-data
sejarah yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan secara akademis.

Namun, bagi saya yang
penting nilai-nilai cerita itu bisa sampai kepada generasi milineal. Meskipun
hanya sebatas dongeng-dongeng
saja,” kata
Kanzunnudin

penulis buku ”
Cerita Rakyat
Pesisir Timur Jawa Tengah
.

Kanzunnudin
menulis 32 judul cerita dalam bukunya. Bersumber dari delapan cerita rakyat
yang berkembang di sekitaran Jepara, Kudus, Demak, hingga Pati.

Menurutnya,
banyak
cerita rakyat yang
terdapat di daerah Pantura Timur
itu.
Cerita yang lahir dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat ini menjadi sebuah
keteladanan bagi masyarakat setempat. Selain itu, cerita-cerita ini juga
menjadi identitas bagi daerah tersebut.

Menggali Cerita
Dalam penulisannya,
Kanzunnudin
tidak menampik kesulitan
cerita rakyat untuk menembus pikiran generasi milineal
. Karena generasi ini
umumnya
selalu
percaya dengan data. Sedangkan, cerita rakyat lebih banyak tidak diperkuat
dengan data-data sejarah yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan secara
akademis.

Ahdi Riyono, dosen
Universitas Muria Kudus (UMK)
yang membedah buku cerita rakyat itu
menyebut, jika buku tersebut bisa menjadi salah satu tempat untuk mempelajari nilai-nilai
luhur yang telah berlangsung lama di masyarakat.

”Seluruh cerita yang
ada dalam buku ini menjadi penting untuk diteladani. Sebab, di dalamnya
terdapat nilai-nilai keluhuran yang menjadi identitas cerita tersebut hidup,”
tuturnya.

Hal senada
juga diungkapkan
Muslimin,
founder Komunitas Kampung English
. Menurutnya, buku itu bisa menjadi semacam oase baru untuk khazanah literasi
di wilayah pesisir timur Jawa Tengah. Dia sangat senang dengan adany bedah buku
tentang
cerita rakyat
tersebut.

Kampung English ini tidak hanya menjadi tempat belajar bahasa Inggris.
Melainkan menjadi tempat diskusi tentang apa saja. Terutama terkait hal-hal
yang berlatar
belakang literasi,” terangnya (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • View indah Stadion Wergu Wetan Kudus. (DOK PERSIKU 1934 WANENI)

    Laga Perpisahan dengan Stadion Wergu Wetan : Persiku Kudus Siap Menjamu PSIS Semarang

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 231
    • 0Komentar

    KUDUS – Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang pada Sabtu 11 April 2026, bakal menjadi laga penuh emosional bagi masyarakat Kudus. Hal ini karena pertandingan ini menjadi pertandingan terakhir di Stadion Wergu Wetan, karena pada akhir bulan April stadion ini bakal dirobohkan dan dibangun ulang sesuai standar FIFA oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Pemain Persiku Kudus […]

  • Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    Jaga Situasi Aman dan Kondusif, Bupati Pati Sudewo Larang Takbir Keliling ?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 252
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, mengajak masyarakat untuk memeriahkan malam takbir di masjid dan musala masing-masing, tanpa perlu melakukan takbir keliling. “Kami mengimbau agar malam takbir dilaksanakan di masjid di lingkungan masing-masing. Tidak perlu berkeliling di jalanan karena dapat berpotensi menimbulkan situasi yang kurang kondusif,” ujar Sudewo dalam acara tarawih keliling dan silaturahmi di Pendopo […]

  • Menghibur Diri dengan Membaca

    Menghibur Diri dengan Membaca

    • calendar_month Sel, 12 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Ita Rahmawati Tiga tahun nyantri di pondok pesantren, menghadirkan aktivitas yang sebelumnya belum pernah dilakoni. Sejak di pesantren Ita Rahmawati mempunyai satu aktivitas baru, ia mulai gemar membaca, terutama bacaan sastra. Hal itu Ita lakukan sebab untuk membunuh kebosanan yang datang. Sebabnya, saat di pondok pesantren banyak waktu luang yang ada. Waktu luang itu menurutnya […]

  • Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    Gelar Tourism Expo, Targetkan Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Pati Torism Expo 2018 dibuka secara resmi hari ini Sabtu (7/3/18) di Pasar Produk Unggulan Pragfolo. Puluhan stand aneka produk khas Pati dan juga layanan, akan menyambut para pengunjung yang diperkirakan datang dari berbagai daerah ini. Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Wiyadi menuturkan, ada sejumlah 64 […]

  • Anggaran Cukup, DPRD Pati Yakin Pati Bisa Tembus Tiga Besar Porprov

    Anggaran Cukup, DPRD Pati Yakin Pati Bisa Tembus Tiga Besar Porprov

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.979
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan posisi tiga besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Target tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang […]

  • Geliat Infrastruktur Pati Rp294 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan 72 Ruas Jalan dan Jembatan

    Geliat Infrastruktur Pati Rp294 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan 72 Ruas Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 668
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menggenjot pembenahan infrastruktur transportasi dengan mengalokasikan anggaran mencapai ratusan miliar rupiah. Gelombang perbaikan masif ini menyasar puluhan ruas jalan dan jembatan yang tersebar di berbagai penjuru wilayah, menandai tahun 2025 sebagai periode pemulihan infrastruktur bagi masyarakat Pati. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat, setidaknya 72 titik […]

expand_less