Breaking News
light_mode

Cerita Rakyat, Keteladanan dan Identitas Daerah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
  • visibility 154

DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Kecamatan Mejobo.
Bedah buku DISKUSI: Penulis buku dan narasumber lain sedang membahas cerita-cerita rakyat di Kampung English Desa Temulus, Mejobo, Kudus
KUDUS –
Cerita
rakyat bisa jadi sumber belajar yang menarik. Ada nilai-nilai luhur yang bisa
digali dari jalan cerita yang berkembang di masyarakat. Meskipun hanya dari
tutur lisan. Lazim diketahui,
cerita
rakyat

ini umumnya “miskin”
data-data
sejarah yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan secara akademis.

Namun, bagi saya yang
penting nilai-nilai cerita itu bisa sampai kepada generasi milineal. Meskipun
hanya sebatas dongeng-dongeng
saja,” kata
Kanzunnudin

penulis buku ”
Cerita Rakyat
Pesisir Timur Jawa Tengah
.

Kanzunnudin
menulis 32 judul cerita dalam bukunya. Bersumber dari delapan cerita rakyat
yang berkembang di sekitaran Jepara, Kudus, Demak, hingga Pati.

Menurutnya,
banyak
cerita rakyat yang
terdapat di daerah Pantura Timur
itu.
Cerita yang lahir dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat ini menjadi sebuah
keteladanan bagi masyarakat setempat. Selain itu, cerita-cerita ini juga
menjadi identitas bagi daerah tersebut.

Menggali Cerita
Dalam penulisannya,
Kanzunnudin
tidak menampik kesulitan
cerita rakyat untuk menembus pikiran generasi milineal
. Karena generasi ini
umumnya
selalu
percaya dengan data. Sedangkan, cerita rakyat lebih banyak tidak diperkuat
dengan data-data sejarah yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan secara
akademis.

Ahdi Riyono, dosen
Universitas Muria Kudus (UMK)
yang membedah buku cerita rakyat itu
menyebut, jika buku tersebut bisa menjadi salah satu tempat untuk mempelajari nilai-nilai
luhur yang telah berlangsung lama di masyarakat.

”Seluruh cerita yang
ada dalam buku ini menjadi penting untuk diteladani. Sebab, di dalamnya
terdapat nilai-nilai keluhuran yang menjadi identitas cerita tersebut hidup,”
tuturnya.

Hal senada
juga diungkapkan
Muslimin,
founder Komunitas Kampung English
. Menurutnya, buku itu bisa menjadi semacam oase baru untuk khazanah literasi
di wilayah pesisir timur Jawa Tengah. Dia sangat senang dengan adany bedah buku
tentang
cerita rakyat
tersebut.

Kampung English ini tidak hanya menjadi tempat belajar bahasa Inggris.
Melainkan menjadi tempat diskusi tentang apa saja. Terutama terkait hal-hal
yang berlatar
belakang literasi,” terangnya (fmh)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Kader IPPNU Ciptakan Peluang Kerja di Masa Pandemi

    Cerita Kader IPPNU Ciptakan Peluang Kerja di Masa Pandemi

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Muhim adalah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Keling, Jepara periode 2018-2020. Dia mendirikan bisnis kreatif dengan memberdayakan sejumlah kadernya.  JEPARA – Pandemi global yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 sangat berdampak pada segala sektor, terutama sektor ekonomi. Bisnis yang pada mulanya berjalan dengan lancar harus […]

  • Gongcik:  Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun. “Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari […]

  • Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    Warga Geruduk Kantor DPRD Pati Dukung Pelaksaan Hak Angket, Tuntut Pemakzulan Jokowi

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 147
    • 0Komentar

    PATI – Aliansi Rakyat Menggugat menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (1/3/2024). Mereka melakukan unjuk rasa dalam rangka mendukung pelaksanaan hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024.Mereka menuding terdapat kecurangan dalam Pemilu 2024. Selain itu peserta aksi juga meminta Presiden Jokowi untuk dimakzulkan. Dalam dokumen tuntutan, ada pula permintaan agar aparat penegak hukum beserta instansi terkait […]

  • Dewan Pati Ingatkan Desa Wisata Harus Ada Inovasi Agar Tak Membosankan

    Dewan Pati Ingatkan Desa Wisata Harus Ada Inovasi Agar Tak Membosankan

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 427
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, mendorong desa-desa wisata di Pati untuk terus berbenah dan melakukan inovasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan dan membuat pengunjung ingin kembali lagi. “Inovasi bisa dilakukan dengan menyediakan paket-paket wisata, atau menggelar even-even seni dan budaya di spot-spot wisata di desa masing-masing,” ungkapnya. Saat ini, […]

  • Polda Jateng Berhasil Ungkap Kasus Premanisme Berkedok Wartawan, Tiga Pelaku Masih Buron

    Polda Jateng Berhasil Ungkap Kasus Premanisme Berkedok Wartawan, Tiga Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 163
    • 0Komentar

    SEMARANG – Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap kasus premanisme yang dilakukan oleh sindikat yang mengaku sebagai wartawan. Empat pelaku, tiga pria dan satu wanita, telah diamankan. Mereka adalah HMG (33), AMS (26), KS (25), dan IH (30), semuanya warga Bekasi, Jawa Barat. Pengungkapan kasus ini diumumkan langsung oleh Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, […]

  • Satlantas Polresta Pati Ambil Langkah Cepat Atasi Kerawanan Kecelakaan di Ruas Jalan Pati-Kudus

    Satlantas Polresta Pati Ambil Langkah Cepat Atasi Kerawanan Kecelakaan di Ruas Jalan Pati-Kudus

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati segera bertindak menyikapi serangkaian kecelakaan lalu lintas di lokasi proyek peningkatan jalan Pati–Kudus, tepatnya di ruas Pati hingga Tugu Bandeng. Langkah cepat ini diambil menyusul dua insiden kecelakaan fatal yang terjadi pada Minggu, 28 September, dan Selasa, 30 September 2025, yang keduanya mengakibatkan korban jiwa. Pada Selasa […]

expand_less