Breaking News
light_mode

Cegah Corona, Pemdes Pelemgede Periksa Warga Perantauan yang Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
  • visibility 191
Spanduk sosialisasi cegah corona 

Satu per satu warga berdatangan ke
kantor desa. Ruang tamu di kantor itu disulap menjadi posko yang sederhana. Hanya
ada satu bidan desa yang dibantu beberapa perangkat desa, mereka melakukan
pemeriksaan kesehatan kepada warganya yang baru saja pulang merantau.

PATI – Posko penanggulangan virus corona (Covid-19)
dibuat di Desa Pelemgede. Hal itu untuk mendeteksi kondisi kesehatan warga
desanya yang baru saja pulang dari perantauan.

Namun, kegiatan itu dirasa penuh
risiko. Pihak pemerintah desa sendiri cukup khawatir, mengingat saat melakukan
pemeriksaan terhadap warga perantauan yang pulang, alat pelindung diri yang
dikenakan hanya berupa masker dan sarung tangan saja.

Kekhawatiran itu tidak berlebihan,
mengingat daerah-daerah asal perantauan yang merupakan zona merah, dimana sudah
terjadi kasus pasien positif corona yang meninggal dunia. Disamping itu,
langkah pemerintah desa setempat juga perlu diapresiasi, mengingat langkah
pencegahan yang pro aktif ini akan membantu pemerintah dalam upaya mencegah
persebaran virus tersebut.

Kepala Desa Pelemgede Hadi Mustamar
mengungkapkan, pihaknya memang berkomitmen untuk melakukan pencegahan agar
warga desanya tidak terkena wabah corona. ”Ini bagian dari upaya pencegahan
kami. Diantaranya melakukan sosialisasi dengan selebaran yang ditempel-tempel
di tempat umum, penyemprotan disinfektan, hingga membuat posko penanggulan
virus corona dengan sasaran para perantau yang pulang agar memeriksakan diri,”
terang Hadi Mustamar.
Suasana pengecekan warga perantauan 

Saat ini (26/3/2020) sudah ada 23
warga desanya yang pulang merantau. Mulai dari luar kota seperti Semarang, Jakarta,
Surabaya, dan juga Batam. Dari luar negeri kebanyakan warga desanya perantauan
dari Malaysia. Total ada sekitar 200-an warga desanya yang merantau, namun
belum dipastikan dalam waktu dekat apakah akan pulang atau tidak.

”Sebenarnya kami arahkan untuk
langsung periksa ke puskesmas atau ke rumah sakit. Namun banyak warga yang
enggan. Karena itu kami berinisiatif dengan membuat posko ini,” jelasnya.

Setiap perantau yang dating, lanjut
kepala desa, mereka dilakukan cek kesehatan berupa pengukuran suhu tubuh, tensi
darah, dan pemberian multivitamin. Setelah itu mereka dianjurkan beristirahat
selama dua pekan.

”Yang kami periksa semua sehat.
Tidak ada keluhan seperti batuk maupun flu. Semoga sehat semua,” imbuhnya.

Untuk melakukan antisipasi ini,
kepala desa mengandalkan bidan desa, serta kader-kader kesehatan desa. Di Desa
Pelemgede ada 30 kader kesehatan. Termasuk untuk mengingatkan warga agar tidak
berkerumun, dan menjaga diri, menjaga kebersihan dan kesehatan masing-masing. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    Antisipasi Kasus Covid—19 Naik Bupati Pati Stop PTM

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Bupati Haryanto meninjau kegiatan PTM beberapa waktu yang lalu PATI –Saat ini Kabupaten Pati mengalami kenaikan kasus Covid-19. Bupati Haryanto mengambil langkah antisipatif agar kasus Covid-19 tidak meledak. Pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan sementara mulai Senin 14 Feberuari 2022. Bupati menghentikan kegiatan PTM di semua jenjang. Bupati Pati Haryanto mengeluarkan Surat Edaran No : 440 […]

  • The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Aksi sosial yang dilakukan PAC IPNU IPPNU keling, Jepara  Pemerintah pusat telah mengimbau masyarakat menggunakan masker. Atas rekomendasi dari badan kesehatan dunia WHO. Semua masyarakat diharapkan memakai masker, terutama saat ke luar rumah. Masker menjadi salah satu bentuk pencegahan persebaran wabah virus corona sekarang ini. Disamping gerakan cuci tangan, budaya hidup sehat, serta menaati imbauan-imbauan […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    DPRD Pati Minta Pemkab Tingkatkan Kesiapan Hadapi Kemarau Ekstrem Dipicu El Nino Godzilla

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.439
    • 0Komentar

    PATI – Menyikapi prediksi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang dan kering pada tahun 2026 akibat fenomena El Nino Godzilla, DPRD Kabupaten Pati meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi secara lebih matang dan maksimal. Hal ini disampaikan menyusui informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang menyatakan kondisi musim kemarau tahun ini diproyeksikan […]

  • Pelantikan Pengurus IKA PMII Pati 2025–2030: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Kontribusi

    Pelantikan Pengurus IKA PMII Pati 2025–2030: Momentum Perkuat Konsolidasi dan Kontribusi

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025–2030 resmi dilantik pada Minggu (27/4/2025) sore. Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja ini berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M. Mahbub […]

  • Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    Anti Rayap Ramah Lingkungan dari SMPN 3 Pati dapat Juara Internasional

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 233
    • 0Komentar

      Anggota tim sains project mendapat penghargaan dari Kepala SMPN 3 Pati Rukayah PATI – Tim sains project SMP Negeri 3 Pati berhasil menorehkan prestasi membanggakan, dengan meraih juara di ajang bergengsi World Invention Creativity Olympic (WICO). Inovasi anti rayap dari  limbah kulit randu dan tembakau mengantarkan mereka menjadi yang terbaik. Tim dari SMP N […]

  • Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

    • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

      Keseruan program mengolah sampah oleh mahasiswa PPG UPGRIS.  Keseruan dirasakan anak-anak TPQ Al-Falah Perum BPI, Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang, 17-25 Mei 2023. Mereka diajari cara memilah dan mengolah sampah, dalam program Gerakan Memilah dan Mengolah Sampah (GEMMES) yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas PGRI Semarang (Upgris). SEMARANG – Kegiatan ini […]

expand_less