Breaking News
light_mode

Bupati Jepara Lindungi Rumah Tradisional Bugis di Karimunjawa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
  • visibility 364
Bupati Jepara Andi di depan rumah tradisional Bugis

Bupati Jepara berkomitmen terhadap pelestarian rumah tradisional di Karimunjawa. Pihaknya ingin menjadikan rumah tradisional ini sebagai salah satu destinasi wisata, selain suguhan utama wisata alam

JEPARA – Wilayah terluar
Kabupaten Jepara yaitu Kepulauan Karimunjawa terdapat rumah-rumah tradisional
dari berbagai wilayah di Indonesia. Keberadaan rumah adat dari berbagai suku dapat
menjadi destinasi wisata baru kepulauan Karimunjawa, selain wisata alam yang
sudah sangat terkenal dan menjadi jualan utama.

Pemerintah Kabupaten Jepara dalam
hal ini, berupaya untuk tetap mempertahankan rumah-rumah tradisional di
kepulauan Karimunjawa. Selain untuk melestarikan, juga mempertahankan
rumah-rumah tradisional agar dapat dijadikan pilihan tampat wisata di
Karimunjawa.

Karimunjawa ibarat miniatur
Indonesia.  Ada beragam suku, mulai dari
Suku Bugis, Madura, Jawa, Bajo, dan Mandar. Setiap suku itu tetap hidup dengan
identitas kesukuan masing-masing. Salah satu identitas yang masih kentara adalah
rumah adat tradisional.

“Saat ini rumah adat di Karimunjawa
ini tinggal sedikit. Ini jangan sampai kita biarkan. Nanti kalau sudah hilang,
kita akan kehilangan khazanah budaya luhur,” jelas Bupati Andi.

Tak dapat dipungkiri, salah
satunya yaitu rumah adat Bugis di Karimunjawa kian menipis. Perkampungan rumah
adat Bugis di kepulauan Karimunjawa banyak dijumpai di Pulau Kemujan. Jika
keberadaan rumah adat dapat dipertahankan, itu bisa dijadikan obyek wisata.
Sehingga, obyek wisata di Karimunjawa akan lebih variatif.

“Rumah-rumah adat ini nanti pasti
akan menjadi suguhan wisata tersendiri bagi wisatawan,” imbuhnya.

Salah satu upaya mempertahankan
rumah adat melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dimana
pemerintah kabupaten berkomitmen untuk tetap membangunkan rumah masyarakat
berdasarkan suku masing-masing.

“Misalnya nanti ada rumah panggung
yang masuk dalam program RTLH, kita akan bangun 
dengan tetap menjadi rumah panggung. Jika ada keharusan untuk membuat
regulasi khusus, saya akan buatkan. Yang penting rumah adat harus tetap masih
ada,” tegas Bupati Andi.

Harapanya, dengan adanya bantuan
ini masyarakat tetap bisa memiliki rumah layak huni dan tetap sesuai dengan
identitas kesukuan masing-masing. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    Emak-emak Muda Fatayat NU Tayu Bagikan Ratusan Bingkisan Lebaran

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Semangat berbagi ditunjukkan ratusan emak-emak muda di Kecamatan Tayu. Mereka dengan sigap turun ke jalanan di Alun-alun Kecamatan Tayu Jumat (31/5/2019). Berpakaian serba hijau, mereka dengan penuh semangat membagikan bingkisan kepada tukang becak, dan orang-orang duafa lainnya. Kegiatan bagi-bagi bingkisan menjelang lebaran itu memang dibudayakan kader Fatayat di Kecamatan Tayu.   “Pembagian bingkisan […]

  • Kolaborasi Kupat dan Siswa SMK Jateng Sediakan Paket Lebaran

    Kolaborasi Kupat dan Siswa SMK Jateng Sediakan Paket Lebaran

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Anak-anak SMK Jateng Pati membuat jajanan lebaran Komunitas UMKM Kabupaten Pati (Kupat) berkolaborasi dengan SMK Jateng di Pati untuk  menyediakan bingkisan lebaran. Kolaborasi dengan anak-anak SKM ini menjadikan anak-anak berkegiatan positif. PATI – Aneka jajanan khas lebaran dibuat oleh anak-anak SMK Jateng di Pati. Mereka mempersiapkan jajanan ini untuk paket bingkisan lebaran.  Ketua Kupat Kabupaten […]

  • Fraksi Golkar: Sektor Perikanan Pati Butuh Perhatian Lebih

    Fraksi Golkar: Sektor Perikanan Pati Butuh Perhatian Lebih

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati, Endah Sriwahyungiati, mendesak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan sektor perikanan di wilayah tersebut. Hal itu terungkap dalam pandangan umum fraksi terhadap Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Menurutnya, potensi perikanan di Kabupaten Pati sangat besar dan perlu dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita […]

  • Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    Miliki Rasa Khas, Durian Cempolongan Desa Banjaran Bangsri Jadi Raja Durian Jepara Tahun 2018

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Bupati Jepara dan wakilnya menikmati durian yang dipamerkan di Alun-alun Kabupaten Jepara Rabu (5/12/2018) JEPARA – Perlombaan buah durian kembali digelar pada tahun ini, tepatnya Rabu (5/12/2018) di Alun-alun Kabupaten Jepara. Tahun ini giliran Durian Cempolongan yang dinobatkan menjadi raja durian.   Durian Cemplongan ini milik Miftakhussururi warga Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri. Durian Cemplongan, berhasil […]

  • Relawan Dukung Bambang Pacul Nyalon Gubernur Jateng 2024

    Relawan Dukung Bambang Pacul Nyalon Gubernur Jateng 2024

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Relawan yang mengatasnamakan Relawan Mas Patjul Kabupaten Pati secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Patjul sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bertempat di Rumah Pemenangan di Desa Puri dan dihadiri oleh puluhan Relawan Mas Patjul pada hari Rabu (22/5/2024) pukul […]

  • Pemeriksaan mayat tanpa identitas yang ditemukan di lereng Gunung Muria Jolong 2.

    Kerangka Manusia Ditemukan di Perbukitan Blekutuk Gembong, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 4.110
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Blekutuk Pegunungan Muria, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan seorang petani saat menuju area kebunnya. Kapolsek Gembong, AKP Lilik Supardi, S.H., mewakili Kapolresta Pati, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika saksi bernama Sarmin melihat […]

expand_less