Breaking News
light_mode

Gus Mus Bicara Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
  • visibility 449
 

ISTIMEWA : GUS MUS

Namanya KH
Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus.
Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia
menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih
sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan.

Menurutnya,
mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya
dijumpai di Raudlatul Athfal (RA) atau TK. Sementara di jenjang berikutnya,
mulai SD hingga pendidikan tinggi, lebih banyak melakukan pengajaran, daripada
pendidikan.

“Saya
melihat, mengamati, dan mencocokkan, pendidikan nasional kita masih sebatas
pengajaran, kecuali di RA atau TK. Saya melihat, pendidikan terjadi di RA.
Selebihnya, lebih banyak melakukan pengajaran,” ungkap Gus Mus saat memberikan
tausiah di acara peresmian gedung RA dan Kelompok Bermain Masyithoh di bilangan
Jalan KH Bisri Mustofa Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, Kamis (1/1/2015).
Seperti dilansir dari laman matairradio.com

Konsep tarbiyah
Pendidikan itu lebih pada
tarbiyah, sedangkan pengajaran itu lebih bermakna taklim. Makanya tidak heran,
karena pengajaran yang diuber, pendidikan menjadi terabaikan.
“Jadi
kalau hanya dipintarkan dengan pengajaran, bisa bahaya. Perbanyak mendidik,
jangan sekadar memberikan pengajaran atau memberikan informasi. Mereka yang
pintar tetapi tidak terdidik, bisa melakukan hal-hal yang justru menyimpang,”
tandasnya.

Dia
mencontohkan, sejumlah pejabat negara dan daerah yang terlibat dalam kasus
korupsi, adalah orang-orang yang bodoh karena mendapat pengajaran hingga di
universitas.
Tapi tidak mendapatkan proses
pendidikan.

Pendidikan seharusnya mengedepankan orientasi pembentukan
akhlak,
Pendidikan akhlakul karimah sangat penting dalam
rangka menyiapkan generasi unggulan.
Pendidikan harus ditekankan untuk
membentuk lingkungaan yang mencintai pengetahuan sekaligus mengamalkan ilmu dan
akhlakul karimah.
Karena sekarang ini kita
melihat sekelompok orang yang mengatasnamakan agama, tetapi prilakunya tidak
mencerminkan nilai dan ajaran agama.

“Tidak
ada generasi unggul kecuali dengan akhlakul karimah,” tandas Pengasuh
Pesantren Raudlatuth Thalibin Leteh Rembang
dalam
kuliah umum di UNISNU Jepara
. nuonline.com (/7/12)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Totalitas Binda Jateng Jemput Target Vaksinasi ke Sawah

    Totalitas Binda Jateng Jemput Target Vaksinasi ke Sawah

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Penjemputan target vaksinasi hingga ke sawah dilakukan oleh Binda Jateng GROBOGAN – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jateng terus menggencarkan vaksinasi massal kepada masyarakat. Sistemnya tidak hanya digelar di satu titik, namun juga menyambangi sasaran vaksinasi secara door to door. Bahkan ke persawahan masyarakat. Lokasi persawahan dalam vaksinasi Rabu (16/3/2022) ini yakni di Desa Bandungharjo […]

  • Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT

    Progres Penggunaan Dana Desa Harus Disosialisasikan ke Warga

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Mendes PDTT Gus Halim/HUMAS KEMENDES PDTT Warga desa berhak tahu soal penggunaan dana desa. Dalam hal ini pendamping desa memiliki peran penting untuk sosialisasi ke warga desa setempat.    JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) meminta pendamping desa mensosialisasikan progres penggunaan dana desa ke setiap […]

  • Seniman Pati Menuntut Bisa Pentas “Normal” Lagi

    Seniman Pati Menuntut Bisa Pentas “Normal” Lagi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sebuah adegan dalam pentas ketoprak Pati beberapa waktu yang lalu/ @kusumaryanadi Para seniman ingin kembali pentas secara normal. Apalagi menjelang “musim panen” kesenian tradisional pada bulan Syawal, Apit, dan Besar. Pentas terbuka sangat diharapkan para seniman agar kehidupan mereka bisa bangkit lagi setelah dua tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19.  PATI – Para seniman sangat berharap […]

  • Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    Sudah Punya Official Store Persipa Pati Tinggal Bangun Training Ground Sendiri

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Logo Persipa Pati yang dipasang di offial store sekaligus kafe dan kantor Persipa Pati saat ini sudah memiliki kantor sekaligus official store dan kafe. Hadirnya fasilitas menegaskan keseriusan pengurus Persipa Pati untuk menjadi sebuah tim sepakbola profesional. PATI – Setelah memastikan diri naik kasta ke Liga 2 Persipa Pati terus berbenah di segala sisi, kini […]

  • Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    Beli Takjil Bonus Hiburan Tongtek hingga Akustik di Kampung Ramadan Kajen

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Kemeriahan Kampung Ramadan di Desa Kajen, Margoyoso, Pati PATI – Kampung Ramadan di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso kembali digelar tahun ini. Selain berbelanja aneka menu buka puasa, pengunjung mendapat bonus hiburan gratis berbagai kesenian seperti tongtek, rebbana, dan musik akustik. Even Kampung Ramadan di Desa Kajen merupakan program kerja pemuda karang taruna desa tersebut. Tahun […]

  • Persipa Pati Siap Hadapi Nusantara United FC di Stadion Kebo Giro

    Persipa Pati Siap Hadapi Nusantara United FC di Stadion Kebo Giro

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 365
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati bersiap untuk menghadapi Nusantara United FC (NUFC) di Stadion Kebo Giro, Boyolali pada Jumat (15/11/2024) sore dalam lanjutan Liga 2 2024/2025. Laga ini menjadi pertemuan kedua kedua tim setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di Stadion Joyokusumo, Pati pada 14 September lalu. Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah, menyatakan bahwa timnya tetap semangat […]

expand_less