Breaking News
light_mode

Dilirik Hotman Paris, Pengacara Muda Asal Pati Pilih Pulang dan Matangkan Diri di Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 99.730

PATI – Keberhasilan dan cara kerja Siti Halimah di dunia hukum ternyata menarik perhatian salah satu pengacara paling ternama di Indonesia, Hotman Paris Hutapea.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Kalim ini mengaku sering berpapasan dan berinteraksi dengan Hotman saat pengacara kondang itu menangani perkara di pengadilan Semarang.

Dari pertemuan-pertemuan tersebut, Kalim akhirnya mendapatkan tawaran istimewa dan kesempatan emas untuk bergabung dengan kantor hukum milik Hotman Paris yang berpusat di Jakarta.

Meski peluang itu terbuka lebar, perempuan kelahiran Pati, 10 Juli 1995 ini memilih untuk tidak langsung terbang ke ibu kota.

Ia memutuskan untuk tetap berkiprah di daerah dengan tujuan mematangkan berbagai keahlian hukumnya, mulai dari penyusunan dokumen, seni negosiasi, hingga kemampuan analisis dan penalaran hukum secara mendalam.

Keputusan berani menolak tawaran besar ini tidak terlepas dari mentalitas baja yang telah terbentuk sejak ia melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.

Kalim tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh. Ia kehilangan sosok ayah saat baru berusia satu bulan, dan kemudian dibesarkan sepenuhnya oleh ibu tunggal di tengah keterbatasan ekonomi.

Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangatnya; ia justru berhasil keluar dari lingkaran kemiskinan berkat tekad kuat menempuh pendidikan dan kerja keras tanpa henti.

Sejak masih kecil, Kalim selalu berusaha masuk ke sekolah-sekolah unggulan, baik yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) maupun Sekolah Standar Nasional (SSN), dengan mengandalkan beasiswa. Jejak pendidikannya tercatat di SD Negeri Kajen, SMP Negeri 1 Margoyoso, hingga akhirnya lulus dari SMA Negeri 2 Pati pada tahun 2014.

Untuk membiayai kuliahnya sendiri, Kalim merantau ke Semarang dan bekerja keras melakukan berbagai pekerjaan berat. Ia pernah menjadi buruh pabrik di Demak dan Semarang, serta bekerja sebagai pramuniaga di Alfamart selama satu setengah tahun.

Perjalanan menempuh S1 Ilmu Hukum di Universitas Semarang (USM) pun tidak mudah. Ia sering kali harus mengambil cuti kuliah karena terkendala biaya dan harus membagi waktu dengan pekerjaan.

Di tengah keterbatasan itu, jiwa wirausahanya justru tumbuh. Saat berusia 23 tahun, Kalim sukses membuka usaha kuliner ayam geprek dan tahu mercon yang berkembang hingga memiliki dua cabang.

Bisnis tahu mercon yang ia rintis sejak tahun 2018 terbukti tangguh dan masih berjalan hingga tahun 2026 ini. Selain itu, ia juga mengelola usaha jasa dekorasi balon dan buket bunga.

Setelah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum pada tahun 2023, aktivitas Kalim semakin luas. Ia melanjutkan pendidikan profesi advokat sekaligus terjun ke dunia politik praktis sebagai sarana memperluas jaringan dan relasi.

Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Daerah Pemilihan 3 Kota Semarang, aktif di kepengurusan DPD Hanura Jawa Tengah, dan kini menjabat sebagai Staf Khusus Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kota Semarang, yang berfokus pada pendampingan dan advokasi hukum bagi kaum perempuan.

Dedikasinya di bidang hukum diuji saat ia menjalani masa magang selama dua tahun tanpa menerima bayaran, di bawah bimbingan advokat senior. Pengorbanan itu berbuah manis saat ia resmi disumpah menjadi advokat pada tahun 2025, di bawah naungan Peradi Bersatu Jawa Tengah.

Saat ini, sambil menempuh pendidikan Magister (S2) Hukum, Kalim tetap aktif berpraktik di Kantor Hukum Semarang serta Koperasi Kota Semarang (KKBH) guna terus mengasah kemampuan profesionalnya.

Terinspirasi oleh semangat pantang menyerah yang dikenal sebagai mentalitas “Korea” ala Bambang Pacul, pengacara muda ini kini menyiapkan langkah yang jauh lebih besar. Ia sedang menyiapkan diri untuk mengikuti seleksi jabatan hakim, sebuah cita-cita tinggi yang ingin ia wujudkan di masa depan.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    DPRD Pati Ingatkan Pentingnya Ajarkan Bahasa Jawa untuk Anak

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 735
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati mengimbau orang tua untuk aktif mengajarkan bahasa Jawa kepada anak-anak mereka. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Muntamah, yang menyoroti semakin berkurangnya kemampuan generasi muda dalam berbahasa Jawa sesuai norma. “Orang tua harus aktif mengajari bahasa Jawa sesuai perkembangan anaknya,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya mengajarkan bahasa Jawa dengan memperhatikan strata […]

  • Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    Lengah di Awal, Ayo Berbenah Jap

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Persijap Jepara dihajar Persis Solo dengan skor 5-2 Rekor tak pernah kalah Persijap atas Persis Solo patah. Rekor tak pernah kalah selama babak grup Liga 2 musim ini juga patah. Persijap dibantai 5-2. Kekalahan pahit yang harus menjadi cambuk untuk bangkit.  SOLO – Gol cepat itu seperti meruntuhkan kepercayaan diri pemain. Penonton di rumah (seperti […]

  • Baginda Teladan Sepanjang Zaman

    Baginda Teladan Sepanjang Zaman

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Istimewa Oleh : Achmad Ulil Albab Hari ini kita dihadapkan dengan tontonan dagelan yang bisa dibilang menjijikkan. Tabrak sana tabrak sini tak peduli aturan, orang tak lagi punya pegangan. Kira-kira begitu pengamatan saya. Lebih tepatnya hari ini kita selalu dihadapkan dengan sebuah pernyataan dan kenyataan, bahwa bangsa ini sedang menghadapi krisis multi dimensional yang akut. […]

  • Mengenal Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme di Nusantara

    Mengenal Ratu Kalinyamat Perempuan Perintis Antikolonialisme di Nusantara

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Buku Ratu Kalinyamat  Yayasan Darma Bhakti Lestari berhasil menyuguhkan fakta-fakta baru tentang sosok Ratu Kalinyamat yang selama ini lebih dikenal dengan konotasi negatif hingga eksistensinya yang dianggap fiktif. Sang Ratu yang disegani Portugis ini memiliki nilai-nilai perjuangan yang layak dipedomani generasi masa kini. Tidak berlebihan jika pemerintah menyematkan gelar pahlawan nasional untuk perempuan pemberani ini. […]

  • Aksi Damai di Sukolilo: Warga Serukan Dukungan untuk Bupati Sudewo

    Aksi Damai di Sukolilo: Warga Serukan Dukungan untuk Bupati Sudewo

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Ratusan warga dari 16 desa di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, menggelar aksi “Pati Cinta Damai” pada Minggu (24/8/2025) di Lapangan Desa Gadudero. Aksi ini merupakan bentuk dukungan terhadap Bupati Sudewo yang tengah gencar melakukan pembangunan di wilayah tersebut. Masyarakat Sukolilo membawa spanduk-spanduk berisi dukungan untuk Sudewo, yang sebelumnya sempat menghadapi aksi demonstrasi yang […]

  • Jelang Lebaran, DPRD Pati Tekankan Perlunya Perhatian pada Ekonomi Masyarakat

    Jelang Lebaran, DPRD Pati Tekankan Perlunya Perhatian pada Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.220
    • 0Komentar

    PATI – Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih optimal menjadi perhatian khusus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Joni Kurnianto. Hal tersebut disampaikannya setelah menggelar kegiatan pembagian takjil gratis bagi masyarakat yang melintas di Jalan Dr Wahidin, Kota Pati, pada hari Jumat (13/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak pemerintah daerah untuk meningkatkan perhatian terhadap […]

expand_less