Kebakaran Hebat Melanda PT Dua Putra Utama Makmur, 70 Persen Area Pabrik Ludes Terbakar
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 99.624

Situasi di lokasi kebakaran PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, Jalan Raya Pantura Pati-Juwana. Api berhasil dikuasai setelah upaya pemadaman bersama berbagai pihak.
PATI – Sebuah peristiwa kebakaran besar terjadi di kawasan pabrik PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, yang berlokasi di Jalan Raya Pantura, jalur Pati–Juwana.
Api dilaporkan berhasil melahap sekitar 70 persen dari total luas bangunan pabrik tersebut. Perusahaan ini dikenal sebagai pengolah hasil laut dengan standar kualitas ekspor yang dikirim ke berbagai negara, antara lain Jepang, Korea, dan Singapura.
Kapolsek Pati Kota, Iptu Windarto, menjelaskan kronologi kejadian bermula dari laporan yang masuk dari masyarakat setempat.
“Tadi pagi sekitar pukul 06.00 kami mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya kebakaran yang melanda PT Dua Putra Makmur Tbk di Jalan Raya Pantura Pati-Juwana, setelah itu kita langsung ke tempat kejadian,” paparnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian pun telah berkoordinasi dan meminta bantuan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Semarang untuk melakukan penyelidikan di lokasi.
“Penyebab pastinya menunggu hasil penyelidikan dari Labfor Semarang. Kami sudah seizin dari Pak Kapolresta Pati dan Pak Kasat Reskrim untuk menghubungi tim labfor. Nanti sama-sama kita tunggu,” lanjutnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak manajemen perusahaan, dampak kerugian akibat kebakaran ini sangat besar.
Sebanyak 70 persen bangunan pabrik dilaporkan terbakar, termasuk di dalamnya ruang produksi hingga gudang penyimpanan barang jadi yang siap dikirimkan ke pembeli.
“Dari manajemen infonya 70 persen area bangunan pabrik terbakar. Yang itu dampaknya memang terhadap karyawan dan produksi yang otomatis akan terdampak. Ini pabrik memproduksi olahan hasil laut dan turunannya, jadi termasuk hasil produksi yang siap kirim, siap jual juga mengalami dampak akibat kebakaran ini,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa saat api mulai berkobar, belum ada satu pun karyawan yang sedang berada di lokasi kerja.
“Belum, belum. Karena kami pagi-pagi sudah sampai sini bersama anggota, situasi pabrik juga belum beroperasional,” imbuhnya.
Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan banyak unit dari berbagai pihak. Selain Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Pati, bantuan juga datang dari perusahaan-perusahaan di wilayah Pati, serta tim damkar dari kabupaten tetangga seperti Rembang dan Blora.
Bantuan personel dan armada juga disumbangkan oleh Polresta Pati, Palang Merah Indonesia (PMI) Pati, PT Djarum Kudus, Garudafood, dan sejumlah perusahaan lain yang memiliki unit pemadam kebakaran.
Saat berita ini disusun, upaya penjinakan api masih terus berlangsung, dengan tim pemadam yang memusatkan perhatian pada bagian belakang bangunan.
Sementara itu, kepulan asap tebal masih terlihat mengepul dan menyelimuti area pabrik. Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi dan mengamankan tempat kejadian perkara guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

