Breaking News
light_mode

Mansata Indah Maratona Raih Gelar Kartini Masa Kini, Jadi Teladan Perempuan Berkontribusi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24.842

GROBOGAN – Mansata Indah Maratona mendapatkan penghargaan istimewa sebagai Kartini Masa Kini yang diberikan oleh Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Grobogan. Penobatan tersebut berlangsung dalam acara Talkshow Kartini Muda yang digelar di wilayah Grobogan pada Sabtu (25/4/2026).

Pemberian gelar ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan bentuk apresiasi dan pengakuan resmi terhadap dedikasi yang ditunjukkan Mansata. Ia dinilai konsisten dalam mengamalkan nilai-nilai luhur, mulai dari memajukan dunia pendidikan, aktif dalam pengabdian masyarakat, hingga berperan signifikan dalam pemberdayaan perempuan di berbagai sektor kehidupan.

Ketua PC IPPNU Grobogan, Nailul Aslamatul Qoiriyah, menjelaskan bahwa sosok Kartini masa kini tidak hanya diukur dari semangat persamaan hak, tetapi lebih dari itu.

“Bukan hanya soal emansipasi, tapi bagaimana perempuan mampu hadir membawa nilai, keberpihakan, dan keteladanan,” ujarnya.

Perjalanan karier dan pengabdian Mansata bermula dari lingkungan pesantren, kemudian semakin terasah melalui perannya di berbagai organisasi, antara lain IPPNU, PMII, Fatayat NU, hingga Muslimat NU.

Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan, ia juga pernah berkarier sebagai tenaga pendidik dan wartawan. Kini, amanah yang diembannya adalah sebagai Anggota DPRD Grobogan serta menjabat Ketua Komisi D.

Meski berada di lingkungan pembuat kebijakan, Mansata tetap membawa visi yang sama, yakni memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan sosial masyarakat.

Mansata sendiri memaknai penghargaan ini sebagai sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Ia pun menyampaikan pesan inspiratif kepada generasi pelajar perempuan agar tidak ragu untuk berkarya dan mengambil peran penting.

“Perempuan harus percaya diri, berani belajar, dan berani berproses. Peradaban dibangun oleh nilai dan keberanian untuk mengabdi,” tuturnya.

Selain sesi talkshow dan penobatan, acara ini juga dimeriahkan dengan sejumlah rangkaian menarik, di antaranya lomba kecantikan dan fashion show yang diikuti oleh kader IPPNU dari seluruh Grobogan. Dalam penampilan tersebut, para peserta memamerkan kreasi busana bernuansa khas pelajar putri NU.

Melalui kegiatan ini, PC IPPNU Grobogan berharap dapat melahirkan semakin banyak perempuan muda yang tidak hanya berilmu tinggi, tetapi juga memiliki kemandirian dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    IDI Pati 2025-2028 Resmi Dilantik, PMI Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pati periode 2025-2028 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (5/7). Pelantikan ini dihadiri oleh para dokter anggota IDI serta perwakilan dari berbagai organisasi, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati. Ketua PMI Pati, Atik Sudewo, menyampaikan dukungannya kepada kepengurusan baru IDI. […]

  • Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    Rambu-rambu Sepuh Belum Pensiun

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Rambu-rambu di pertigaan depan Pasar Juwana Baru terlihat kusam. Warna merah dan hitam sudah tak nampak. Selain itu letaknya juga tak strategis, terhalang banner iklan hingga terkesan kumuh. (lil)

  • Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    Joni Kurnianto: Peran PKL Sebagai Penopang Ekonomi Harus Diakui dengan Regulasi

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.831
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menekankan bahwa Pedagang Kaki Lima (PKL) memerlukan penguatan regulasi yang substansial, mengingat mereka berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemikiran ini dijabarkan secara komprehensif dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Penguatan Regulasi Pedagang Kaki Lima dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah”, yang disusun pada Program […]

  • Terpilih Aklamasi, Istri Bupati Pati Janji Majukan PMI Kabupaten Pati

    Terpilih Aklamasi, Istri Bupati Pati Janji Majukan PMI Kabupaten Pati

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PATI – dr. Atik Kusdarwati Sudewo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati periode 2025-2030. Pengumuman tersebut disampaikan melalui pidato daring dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI yang digelar Kamis (29/5). Dalam pidatonya, istri Bupati Pati Sudewo ini menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut dengan penuh dedikasi. “Saya bersedia untuk mengemban amanah […]

  • Macan Muria Terkam Mahesa Jenar: Persiku Kudus Hajar PSIS Semarang 3-0 

    Macan Muria Terkam Mahesa Jenar: Persiku Kudus Hajar PSIS Semarang 3-0 

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 589
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus berhasil meraih kemenangan telak atas tamunya, PSIS Semarang, dalam lanjutan laga championship yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus, pada Selasa (11/11/2025). Tim berjuluk Macan Muria tersebut tampil superior dan melibas Laskar Mahesa Jenar dengan skor akhir 3-0. Kemenangan gemilang ini tidak lepas dari penampilan ciamik penyerang asing Igor Hanrique, yang […]

  • Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    Puisi Tidak Hanya Sebaris Kata-kata Indah

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Mukti Sutarman Espe saat hadir di FASBuK Bagaimana menulis puisi. Bagaimana menulis puisi yang indah. Bagaimana menulis puisi yang bernyawa. Bagaimana menulis puisi yang membawa pesan moral. Bagaimana menulis puisi sebagai kritik sosial. Bagaimana… Pertanyaan demi pertanyaan, membuat riuh sesi diskusi Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuk), Selasa (29/10/2019) di auditorium Universitas Muria Kudus. […]

expand_less