Breaking News
light_mode

Gus Mus Bicara Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
  • visibility 403
 

ISTIMEWA : GUS MUS

Namanya KH
Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus.
Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia
menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih
sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan.

Menurutnya,
mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya
dijumpai di Raudlatul Athfal (RA) atau TK. Sementara di jenjang berikutnya,
mulai SD hingga pendidikan tinggi, lebih banyak melakukan pengajaran, daripada
pendidikan.

“Saya
melihat, mengamati, dan mencocokkan, pendidikan nasional kita masih sebatas
pengajaran, kecuali di RA atau TK. Saya melihat, pendidikan terjadi di RA.
Selebihnya, lebih banyak melakukan pengajaran,” ungkap Gus Mus saat memberikan
tausiah di acara peresmian gedung RA dan Kelompok Bermain Masyithoh di bilangan
Jalan KH Bisri Mustofa Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, Kamis (1/1/2015).
Seperti dilansir dari laman matairradio.com

Konsep tarbiyah
Pendidikan itu lebih pada
tarbiyah, sedangkan pengajaran itu lebih bermakna taklim. Makanya tidak heran,
karena pengajaran yang diuber, pendidikan menjadi terabaikan.
“Jadi
kalau hanya dipintarkan dengan pengajaran, bisa bahaya. Perbanyak mendidik,
jangan sekadar memberikan pengajaran atau memberikan informasi. Mereka yang
pintar tetapi tidak terdidik, bisa melakukan hal-hal yang justru menyimpang,”
tandasnya.

Dia
mencontohkan, sejumlah pejabat negara dan daerah yang terlibat dalam kasus
korupsi, adalah orang-orang yang bodoh karena mendapat pengajaran hingga di
universitas.
Tapi tidak mendapatkan proses
pendidikan.

Pendidikan seharusnya mengedepankan orientasi pembentukan
akhlak,
Pendidikan akhlakul karimah sangat penting dalam
rangka menyiapkan generasi unggulan.
Pendidikan harus ditekankan untuk
membentuk lingkungaan yang mencintai pengetahuan sekaligus mengamalkan ilmu dan
akhlakul karimah.
Karena sekarang ini kita
melihat sekelompok orang yang mengatasnamakan agama, tetapi prilakunya tidak
mencerminkan nilai dan ajaran agama.

“Tidak
ada generasi unggul kecuali dengan akhlakul karimah,” tandas Pengasuh
Pesantren Raudlatuth Thalibin Leteh Rembang
dalam
kuliah umum di UNISNU Jepara
nuonline.com (/7/12)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peningkatan Kasus HIV di Kudus, Peran Agama dalam Pencegahan Diperlukan

    Peningkatan Kasus HIV di Kudus, Peran Agama dalam Pencegahan Diperlukan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KUDUS – Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus melaporkan peningkatan kasus HIV yang menjalani pengobatan antiretroviral (ARV). Direktur RSI Sunan Kudus, Dr. Syaifudin, menyatakan keprihatinan tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga pencegahan yang melibatkan edukasi dan pendekatan keagamaan. “Fokus kita adalah menjaga pasien tetap sehat dan produktif, namun mencegah penularan baru sama pentingnya,” tegasnya. Dr. […]

  • MA Salafiyah Kajen Gelar Acara ‘Unjuk Kinerja’ untuk Kembangkan Mental Peserta Didik

    MA Salafiyah Kajen Gelar Acara ‘Unjuk Kinerja’ untuk Kembangkan Mental Peserta Didik

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PENDIDIKAN – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Kabupaten Pati mengadakan acara “Unjuk Kinerja” dengan tujuan melatih dan mengembangkan mental peserta didik agar memiliki wawasan dan karakter yang baik. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu – Kamis (5-6/6/2024), di halaman barat MA Salafiyah Kajen. Ketua Pelaksana, Ahmad Rofiq, S.Pd.I, menjelaskan bahwa tujuan “Unjuk Kinerja” […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    Wagub Jateng Gus Yasin Ajak PWI Jateng Berkolaborasi Dalam Pembangunan Wilayah

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengajak wartawan khususnya yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, untuk berkolaborasi dalam pembangunan wilayah. Sebab pembangunan tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah. Hal itu dikatakan Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dalam pelantikan pengurus PWI Jawa Tengah Periode 2025-2030, di […]

  • Diskusi Pendakian Gunung di Desa Rahtawu: Menuju Pendakian yang Profesional dan Berkelanjutan

    Diskusi Pendakian Gunung di Desa Rahtawu: Menuju Pendakian yang Profesional dan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 248
    • 0Komentar

    KUDUS –  Suasana hangat tercipta di Abiyasa Inn, Desa Rahtawu. Tim pengabdian masyarakat LPPM Universitas Muria Kudus, dipimpin Dr. Mochamad Widjanarko, M.Si, berdiskusi dengan Karang Taruna Abiyasa. Diskusi kelompok terarah ini mengangkat tema “Menjadi Pendaki Profesional,” dengan Budi Kusriyanto (Koordinator Wilayah Pati Raya APGI 2022-2025) sebagai salah satu pemateri, pada Sabtu malam (15/2/2025). Desa Rahtawu, […]

  • MI PIM Mujahidin Bageng Berhasil Meraih Juara Umum di Loksis se-Kecamatan Gembong Pati 2023

    MI PIM Mujahidin Bageng Berhasil Meraih Juara Umum di Loksis se-Kecamatan Gembong Pati 2023

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 270
    • 0Komentar

    EDUKASI – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, mencatat prestasi gemilang sebagai juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan Gembong tahun 2023 yang digelar di MI PIM Mujahidin Bageng pada Rabu (15/11/2023). Keberhasilan ini dicapai melalui kontribusi dua siswa yang masing-masing meraih juara 1, dua siswa meraih juara […]

  • Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    Akhlak dan Perubahan Peradaban Pasca Pandemi

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Ngaji budaya Suluk Maleman Akhirnya setelah 26 bulan digelar secara live streaming, Ngaji NgAllah Suluk Maleman akhirnya bisa kembali digelar secara tatap muka. Hal itu bisa dilakukan setelah kasus Covid-19 kian melandai, sehingga pembatasan kegiatan yang merupakan dampak pandemi juga dilonggarkan. Dalam pengajian yang diselenggarakan pada Sabtu (21/5/2022) tersebut , Anis Sholeh Ba’asyin mengingatkan tentang […]

expand_less