Breaking News
light_mode

Gus Mus Bicara Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
  • visibility 289
 

ISTIMEWA : GUS MUS

Namanya KH
Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus.
Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia
menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih
sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan.

Menurutnya,
mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya
dijumpai di Raudlatul Athfal (RA) atau TK. Sementara di jenjang berikutnya,
mulai SD hingga pendidikan tinggi, lebih banyak melakukan pengajaran, daripada
pendidikan.

“Saya
melihat, mengamati, dan mencocokkan, pendidikan nasional kita masih sebatas
pengajaran, kecuali di RA atau TK. Saya melihat, pendidikan terjadi di RA.
Selebihnya, lebih banyak melakukan pengajaran,” ungkap Gus Mus saat memberikan
tausiah di acara peresmian gedung RA dan Kelompok Bermain Masyithoh di bilangan
Jalan KH Bisri Mustofa Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, Kamis (1/1/2015).
Seperti dilansir dari laman matairradio.com

Konsep tarbiyah
Pendidikan itu lebih pada
tarbiyah, sedangkan pengajaran itu lebih bermakna taklim. Makanya tidak heran,
karena pengajaran yang diuber, pendidikan menjadi terabaikan.
“Jadi
kalau hanya dipintarkan dengan pengajaran, bisa bahaya. Perbanyak mendidik,
jangan sekadar memberikan pengajaran atau memberikan informasi. Mereka yang
pintar tetapi tidak terdidik, bisa melakukan hal-hal yang justru menyimpang,”
tandasnya.

Dia
mencontohkan, sejumlah pejabat negara dan daerah yang terlibat dalam kasus
korupsi, adalah orang-orang yang bodoh karena mendapat pengajaran hingga di
universitas.
Tapi tidak mendapatkan proses
pendidikan.

Pendidikan seharusnya mengedepankan orientasi pembentukan
akhlak,
Pendidikan akhlakul karimah sangat penting dalam
rangka menyiapkan generasi unggulan.
Pendidikan harus ditekankan untuk
membentuk lingkungaan yang mencintai pengetahuan sekaligus mengamalkan ilmu dan
akhlakul karimah.
Karena sekarang ini kita
melihat sekelompok orang yang mengatasnamakan agama, tetapi prilakunya tidak
mencerminkan nilai dan ajaran agama.

“Tidak
ada generasi unggul kecuali dengan akhlakul karimah,” tandas Pengasuh
Pesantren Raudlatuth Thalibin Leteh Rembang
dalam
kuliah umum di UNISNU Jepara
nuonline.com (/7/12)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Pati Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di Pucakwangi

    KPU Pati Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di Pucakwangi

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PATI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) di halaman SMP Negeri 1 Pucakwangi, Rabu (6/11/2024). Simulasi ini merupakan persiapan menjelang Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang. Ketua Divisi Penyelenggaraan Pemilihan KPU Pati, Khusnul Imanuddin, menyatakan bahwa simulasi ini dirancang untuk meniru proses pemungutan […]

  • Komisi IX DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Gerakkan Germas di Daerah, Libatkan Peran Mahasiswa

    Komisi IX DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Gerakkan Germas di Daerah, Libatkan Peran Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.325
    • 0Komentar

    REMBANG – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengajak seluruh perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) hingga ke tingkat daerah. Dorongan ini ditegaskan sekaligus ditandai dengan penandatanganan komitmen pelaksanaan program Germas yang berlangsung di Hotel Pollos, Rembang, pada Minggu (24/5). Anggota Komisi IX DPR RI, Edy […]

  • PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    PWI Kudus Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Para penerima penghargaan PWI Kudus KUDUS – PWI Kabupaten Kudus memberikan apresiasi khusus kepada sepuluh OPD, lembaga, instansi pemerintah dan swasta, termasuk pelaku wisata yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik dalam pelayanan keterbukaan informasi publik. PWI Kudus Award diberikan berbarengan dengan Sosialisasi UU Pers dan Literasi Media, Kamis (1/12/2022). Keterbukaan informasi publik menjadi tuntutan saat […]

  • Kofiku Gelar Bedah Buku “Pangeran dari Timur,” Soroti Nasionalisme Raden Saleh

    Kofiku Gelar Bedah Buku “Pangeran dari Timur,” Soroti Nasionalisme Raden Saleh

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 414
    • 0Komentar

    KUDUS – Komunitas Fiksi Kudus (Kofiku) bekerja sama dengan Out of the Boox Kudus dan penerbit Bentang Pustaka sukses menggelar acara Bedah Buku “Pangeran dari Timur” di GOR Multifungsi Balai Jagong Kudus, Sabtu malam (11/10). Acara ini menghadirkan dua pembicara dari Kofiku, Abdul Karim dan Arif Rohman, untuk mengulas novel karya Iksaka Banu dan Kurnia […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.849
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini. Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan […]

  • Dewan Pati Minta BPD dan Kepala Desa Jalin Sinergitas dalam Pembangunan Desa

    Dewan Pati Minta BPD dan Kepala Desa Jalin Sinergitas dalam Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 205
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desa dalam membangun desa di Kabupaten Pati. “Kesuksesan program pembangunan desa sangat bergantung pada sinergi yang baik antara BPD dan kepala desa,” ujarnya. Teguh menjelaskan bahwa BPD memiliki peran penting dalam mengkawal aspirasi masyarakat desa. […]

expand_less