Breaking News
light_mode

Gus Mus Bicara Pendidikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 21 Jan 2018
  • visibility 391
 

ISTIMEWA : GUS MUS

Namanya KH
Ahmad Mustofa Bisri, orang akrab menyebutnya Gus Mus.
Kiai yang juga budayawan ini tak sepakat dengan konsep pendidikan nasional, Ia
menyebut pendidikan nasional yang merupakan warisan kolonial Belanda masih
sebatas pengajaran, belum melaksanakan pendidikan.

Menurutnya,
mendidik atau melakukan pendidikan, masih terbatas dilakukan atau setidaknya
dijumpai di Raudlatul Athfal (RA) atau TK. Sementara di jenjang berikutnya,
mulai SD hingga pendidikan tinggi, lebih banyak melakukan pengajaran, daripada
pendidikan.

“Saya
melihat, mengamati, dan mencocokkan, pendidikan nasional kita masih sebatas
pengajaran, kecuali di RA atau TK. Saya melihat, pendidikan terjadi di RA.
Selebihnya, lebih banyak melakukan pengajaran,” ungkap Gus Mus saat memberikan
tausiah di acara peresmian gedung RA dan Kelompok Bermain Masyithoh di bilangan
Jalan KH Bisri Mustofa Kelurahan Leteh Kecamatan Rembang, Kamis (1/1/2015).
Seperti dilansir dari laman matairradio.com

Konsep tarbiyah
Pendidikan itu lebih pada
tarbiyah, sedangkan pengajaran itu lebih bermakna taklim. Makanya tidak heran,
karena pengajaran yang diuber, pendidikan menjadi terabaikan.
“Jadi
kalau hanya dipintarkan dengan pengajaran, bisa bahaya. Perbanyak mendidik,
jangan sekadar memberikan pengajaran atau memberikan informasi. Mereka yang
pintar tetapi tidak terdidik, bisa melakukan hal-hal yang justru menyimpang,”
tandasnya.

Dia
mencontohkan, sejumlah pejabat negara dan daerah yang terlibat dalam kasus
korupsi, adalah orang-orang yang bodoh karena mendapat pengajaran hingga di
universitas.
Tapi tidak mendapatkan proses
pendidikan.

Pendidikan seharusnya mengedepankan orientasi pembentukan
akhlak,
Pendidikan akhlakul karimah sangat penting dalam
rangka menyiapkan generasi unggulan.
Pendidikan harus ditekankan untuk
membentuk lingkungaan yang mencintai pengetahuan sekaligus mengamalkan ilmu dan
akhlakul karimah.
Karena sekarang ini kita
melihat sekelompok orang yang mengatasnamakan agama, tetapi prilakunya tidak
mencerminkan nilai dan ajaran agama.

“Tidak
ada generasi unggul kecuali dengan akhlakul karimah,” tandas Pengasuh
Pesantren Raudlatuth Thalibin Leteh Rembang
dalam
kuliah umum di UNISNU Jepara
nuonline.com (/7/12)


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

      PATI – Melangkah penuh semangat, puluhan pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Tlogowungu membagikan masker gratis untuk masyarakat sekitar. Pembagian masker dipusatkan di area Pasar Tlogorejo dan Pasar Desa Lahar. Kegiatan berbagi masker ini juga dibantu juga oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) UIN Walisongo Semarang. Pembagian masker yang diselenggarakan oleh pelajar NU […]

  • PPP Pati Prioritaskan Lahirnya Perda Pesantren

    PPP Pati Prioritaskan Lahirnya Perda Pesantren

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    BERJUANG : Sekretaris Fraksi PPP DPRD Pati Muslihan (tengah) berkomitmen melahirkan perda pesantren. Oleh : Muslihan, Sekretaris Fraksi PPP DPRD Pati Keberadaan Pesantren di Indonesia diakui sebagai institusi pendidikan Islam swasta yang merupakan bagian dari sistem pendidikan Indonesia, yang memiliki peran strategis di tengah-tengah masyarakat, dan memiliki kontribusi riil dalam membangun generasi muslim di negeri […]

  • Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    Lewat Program MBG, Read Aloud Kudus Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.671
    • 0Komentar

    KUDUS – Ruang Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus tampak penuh semangat saat diisi oleh anak-anak yang mengikuti kegiatan MBG (Membaca, Berkarya, Gembira) yang digagas oleh komunitas Read Aloud Kudus. Program ini dirancang khusus untuk menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus menumbuhkan minat baca, daya kreativitas, dan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Ketua Read Aloud […]

  • DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    DPRD Pati Siap Fasilitasi Ekspansi Usaha Perikanan Juwana ke Sukoharjo

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, Mukit, menyatakan kesiapannya memfasilitasi pengusaha perikanan dari Kecamatan Juwana untuk menjajaki pasar di Kabupaten Sukoharjo. Hal ini menyusul isu berkembang mengenai aktivitas perikanan di Sukoharjo yang melibatkan banyak pengusaha ikan asal Pati. “Saya akan mengajak teman-teman pengusaha perikanan di Juwana untuk ke Sukoharjo,” tegas Mukit […]

  • Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    Satpol PP Sampaikan Surat Peringatan Pengusaha Karaoke

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Dalam waktu dekat Satpol PP hendak melakukan penertiban bagi tempat karoke yang dinilai melanggar peraturan daerah (Perda) nomor 8 tahun 2013 tentang penyelenggaraan kepariwisataan. Sebelum melaksanakan penertiban itu, pihak Satpol PP melayangkan surat peringatan kepada para pemilik usaha karaoke seperti yang dilakukan Sabtu (3/2/18) malam lalu. Bersama kepolisian, TNI, Dinas Pemuda […]

  • Festival Nasyid Pati Gelorakan Musik Islami Generasi Milenial

    Festival Nasyid Pati Gelorakan Musik Islami Generasi Milenial

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Panitia dan bintang tamu dalam acara Festival Nasyid di Javanica Fims Pati berfoto bersama. Di tengah popularitas musik “ambyar-ambyaran” yang digilai generasi milenial, musik bernuansa Islam mencoba unjuk gigi. Gelaran Festival Nasyid di Pati menjadi ajang untuk mempopulerkan kembali genre musik ini. PATI – Di Javanica Fims Cafe, Perum Beran Desa Tambaharjo Kecamatan Pati, Senin […]

expand_less